wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Manajemen Layanan Psikologi

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Manajemen layanan psikologi memerlukan setidaknya 2 wawasan pengetahuan dalam garis besar, yaitu wawasan terkait manajemen dan bisnis, serta wawasan terkait konten dalam layanan psikologi. Dalam bidang manajemen, henry fayol mengungkapkan beberapa fungsi manajemen:

a)

planning, organizing, actuating, plotting, sorting

b)

plotting, sorting, operating, finishing, commanding

c)

planning, organizing, commanding, coordinating, controlling

d)

planning, plotting, leading, coordinating, controlling

e)

leading, coordinating, commanding, controlling

2.

Undang-undang yang mengatur mengenai layanan psikologi Indonesia:

a)

UU No. 20 Tahun 2021

b)

UU No. 21 Tahun 2021

c)

UU No. 22 Tahun 2022

d)

UU No. 23 Tahun 2022

e)

UU No. 24 Tahun 2022

3.

Undang-undang yang mengatur mengenai layanan psikologi tersebut adalah tentang

a)

Undang-undang Pendidikan Psikologi

b)

Undang-undang Layanan Psikologi

c)

Undang-undang Kesehatan Jiwa

d)

Undang-undang Manajemen Layanan Psikologi

e)

Undang-undang Pendidikan dan Layanan Psikologi

4.

Pendidikan Psikologi dan Layanan Psikologi diselenggarakan berdasarkan ....

a)

UU No. 23 Tahun 2022

b)

UU No. 22 Tahun 2022

c)

UUD 1945

d)

Pancasila

e)

Kekeluargaan

5.

Pendidikan psikologi terdiri atas:

1. Pendidikan akademik

2. Pendidikan non-akademik

3. Pendidikan kejuruan

4. Pendidikan profesi

Pernyataan yang benar mengenai pendidikan psikologi adalah pada nomor...

a)

1 dan 2

b)

2 dan 4

c)

1 dan 3

d)

3 dan 4

e)

1 dan 4

6.

Induk organisasi profesi sebagaimana tercantum dalam UU Pendidikan dan Layanan Psikologi adalah ...

a)

Ikatan Psikolog Klinis Indonesia

b)

Ikatan Sarjana Psikologi Indonesia

c)

Himpunan Psikologi Indonesia

d)

Himpunan Praktisi dan Akademisi Psikologi Indonesia

e)

Keluarga Besar Psikologi Indonesia

7.

Surat Tanda Registrasi (STR) yang diberikan kepada psikolog berlaku selama ...

a)

satu tahun

b)

tiga tahun

c)

lima tahun

d)

sepuluh tahun

e)

seumur hidup

8.

Layanan psikologi dilaksanakan oleh ...

1. Psikolog

2. Praktisi psikologi

3. Lembaga Layanan Psikologi

4. Lulusan pendidikan akademik psikologi

5. Profesi terkait kejiwaan

a)

1 dan 4

b)

1, 2 dan 3

c)

1, 2, 3 dan 4

d)

1 dan 5

e)

1, 2, 4 dan 5

9.

Psikologi terdiri atas

1. Psikolog umum

2. Psikolog spesialis

3. Psikolog Super spesialis

4. Psikolog Sub Spesialis

a)

semua benar

b)

semua salah

c)

1, 2 dan 3 benar

d)

1, 2 dan 4 benar

e)

1, 3 dan 4 benar

10.

Persetujuan oleh klien dalam layanan psikologi bersifat ...

a)

wajib

b)

sukarela

c)

sesuai peruntukan

d)

tidak memiliki dasar hukum

e)

sesuai judgment psikolog

11.

Persetujuan oleh klien dalam layanan psikologi tidak diperlukan apabila ...

1. dalam kondisi darurat kebencanaan

2. untuk alasan kemanusiaan

3. untuk proses penegakan hukum

4. layanan jelas memberikan manfaat untuk klien

a)

semua benar

b)

semua salah

c)

1, 2, 3 benar

d)

2, 3, 4 benar

e)

1, 2, 3, 4 benar

12.

a. meningkatkan kesejahteraan psikologis diri Klien

b. mengembalikan fungsi psikologis dalam kehidupan

c. memaksimalkan kehidupan sesuai dengan kondisi

Yang merupakan kewenangan psikolog umum adalah ...

a)

poin a

b)

poin a dan b

c)

poin a, b, dan c

d)

poin b

e)

poin c

13.

a. meningkatkan kesejahteraan psikologis diri Klien

b. mengembalikan fungsi psikologis dalam kehidupan

c. memaksimalkan kehidupan sesuai dengan kondisi

Yang merupakan kewenangan psikolog spesialis adalah ...

a)

poin a

b)

poin a dan b

c)

poin a, b, dan c

d)

poin b

e)

poin c

14.

a. meningkatkan kesejahteraan psikologis diri Klien

b. mengembalikan fungsi psikologis dalam kehidupan

c. memaksimalkan kehidupan sesuai dengan kondisi

Yang merupakan kewenangan psikolog sub spesialis adalah ...

a)

poin a

b)

poin a dan b

c)

poin a, b, dan c

d)

poin b

e)

poin c

15.

Layanan psikologi terdiri atas:

1, jasa psikologi

2. praktik psikologi

a)

1 benar

b)

2 benar

c)

1 dan 2 benar

d)

1 dan 2 salah

e)

tidak dapat ditentukan

16.

Layanan jasa psikologi diberikan dalam bentuk berikut, kecuali ...

a)

pengukuran psikologis

b)

psiko edukasi untuk tindakan promotif dan preventif

c)

pendidikan psikologi

d)

intervensi sosial

e)

penelitian

17.

Layanan praktik psikologi meliputi intervensi psikologi dan bantuan psikologis awal. Intervensi psikologi meliputi:

1. konsultasi psikologi

2. konseling psikologi

3. psikoterapi

4. psikodedukasi

5. pelatihan psikologi

a)

1 sampai 5 benar

b)

1 sampai 5 salah

c)

hanya 1 sampai 4 yang benar

d)

hanya 4 yang benar

e)

tidak disebutkan dalam UU PLP

18.

standar penyimpanan laporan hasil layanan dalam bentuk cetak dan/atau digital bukan merupakan bagian dalam standar layanan psikologi Indonesia KARENA standar layanan disusun mengacu pada standar layanan psikologi internasional

a)

pernyataan dan alasan betul, dan memuat hubungan sebab akibat

b)

pernyataan betul alasan betul tapi tidak memuat hubungan sebab akibat

c)

pernyataan betul alasan salah

d)

pernyataan salah alasan betul

e)

pernyataan salah alasan salah

19.

Terhadap beberapa tindakan psikologis yang dilakukan oleh pihak lain diluar bidang psikologi, dengan adanya UU PLP ini yang seharusnya dilakukan adalah ...

a)

membawa ke ranah pidana untuk membuat efek jera

b)

memberi pesan permusuhan dan ancaman untuk membuat semua pihak menyadari ngerinya undang-undang ini

c)

memberi edukasi agar masyarakat memberi karpet merah untuk psikologi

d)

memberi edukasi sebelum melakukan tindakan hukum yang lebih tegas

e)

membiarkan saja sebagai bentuk kesiapan akan persaingan dalam layanan psikologi

20.

asosiasi psikologi dalam bidang klinis dibawah Himpunan Psikologi Indonesia ...

a)

asosiasi psikologi forensik

b)

Ikatan Psikolog Klinis Indonesia

c)

Ikatan Psikologi Klinis HIMPSI

d)

Himpunan Psikolog Klinis Indonesia

e)

Asosiasi Psikomedis

21.

Salah satu prinsip umum dalam kode etik psikologi adalah penghormatan pada harkat martabat manusia. Berikut ini terkait dengan prinsip tersebut kecuali ...

a)

menekankan pada hak asasi manusia dalam memberikan layanan psikologi

b)

meneguhkan prinsip kebebasan manusia termasuk dalam pemilihan orientasi seksual

c)

menyadari dan menghormati perbedaan budaya, individu dan peran termasuk usia, identitas dan sebagainya

d)

menghormati martabat setiap orang serta hak-hak individu akan keleluasaan pribadi, kerahasiaan dan pilihan pribadi seseorang

e)

diperlukan kehati-hatian khusus untuk melindungi hak dan kesejahteraan individu atau komunitas yang karena keterbatasan yang ada dapat mempengaruhi otonomi dalam pengambilan keputusan

22.

Psikolog merupakan scientific practitioner, ini berarti psikolog harus ...

a)

mengedepankan sikap profesional dengan meminta bayaran yang mahal sesuai jenis layanan

b)

memperlihatkan kemampuan praktis untuk mempengaruhi klien

c)

mendasarkan praktik psikologi pada perkembangan dan update keilmuan psikologi

d)

melakukan tindakan profesional secara terukur sesuai dengan kompetensi yang dimiliki

e)

mengidentifikasi berbagai jenis aliran dalam psikologi untuk kebutuhan praktik

23.

Penyelenggara organisasi di HIMPSI yang memberikan pertimbangan etis maupun penyelesaian masalah pelanggaran kode etik psikologi Indonesia adalah ...

a)

Ketua Umum PP HIMPSI

b)

Sekretaris Jenderal PP HIMPSI

c)

Majelis Psikologi Indonesia

d)

Kompartemen Praktik Psikologi

e)

Majelis Kode Etik

24.

Tindakan yang dilakukan oleh Psikolog dan/atau Ilmuwan Psikologi yang secara sengaja memanipulasi tujuan, proses maupun hasil yang mengakibatkan kerugian merupakan pelanggaran ...

a)

bukan pelanggaran

b)

ringan

c)

sedang

d)

berat

e)

extra ordinary

25.

Aspek yang perlu dicantumkan dalam informed consent, kecuali ....

a)

kesediaan mengikuti proses tanpa paksaan

b)

gambaran tentang apa yang akan dilakukan

c)

keuntungan dan/atau resiko yang dialami selama proses tersebut

d)

jaminan kerahasiaan selama proses tersebut

e)

kesimpulan dari proses yang akan dilaksanakan

26.

Penggunaan keterangan atau data mengenai pengguna layanan psikologi dapat didiskusikan ...?

a)

sama sekali tidak dapat didiskusikan kepada pihak lain

b)

pendiskusian hal yang harus dirahasiakan dapat mengarah pada hukum pidana

c)

dapat didiskusikan secara bebas sesuai prinsip keterbukaan informasi

d)

Dapat didiskusikan hanya dengan orang-orang atau pihak yang secara langsung berwenang atas diri pengguna layanan psikologi.

e)

tidak dapat didiskusikan dalam forum ilmiah

27.

Wewenang ilmuwan psikologi meliputi hal berikut kecuali ...

a)

Bidang-bidang penelitian dan pengajaran

b)

Bidang pengembangan instrumen asesmen psikologi

c)

Bidang supervisi dalam pelatihan dan layanan masyarakat

d)

Bidang pengembangan karir dan intervensi individu

e)

Bidang keilmuan praktis

28.

Dalam hal biaya layanan, praktik psikologi haruslah ...

a)

mengambil keuntungan terbesar yang paling memungkinkan secara profesional

b)

memberikan harga bersaing supaya tetap unggul

c)

menggunakan cakupan standar yang pantas untuk masyarakat/kelompok pengguna layanan psikologi khusus

d)

memberikan biaya sesuai strata sosial kelayan

e)

mempersilahkan kelayan untuk memberikan imbalan seikhlasnya

29.

Konsep profesi yang salah di bawah ini adalah ...

a)

Merupakan faktor pembangun sebuah masyarakat

b)

Merupakan panggilan hidup

c)

Pernyataan kepercayaan atau janji untuk bersikap tertentu

d)

Tidak dapat diminta pertanggungjawabannya

e)

meminta imbalan sesuai layanan yang diberikan

30.

Psikolog dan/atau Ilmuwan Psikologi menghindar dari melakukan peran profesional apabila kepentingan pribadi, ilmiah, profesional, hukum, finansial, kepentingan atau hubungan lain diperkirakan akan merusak objektivitas, kompetensi, atau efektivitas mereka dalam menjalankan fungsi sebagai Psikolog dan/atau Ilmuwan Psikologi atau berdampak buruk bagi pengguna layanan psikologi serta pihak-pihak yang terkait dengan pengguna layanan psikologi tersebut merupakan isi dari pasal yang membahas terkait ...

a)

hubungna majemuk

b)

konflik kepentingan

c)

eksploitasi

d)

hubungan personal

e)

hubungan profesional

31.

Deinstitusionalisasi dalam bidang layanan kesehatan mental mencakup hal berikut ini, yaitu terutama adalah …

a)

Perubahan orientasi layanan dari fasilitas psikiatri skala besar kepada sistem perawatan modern dengan model pengobatan baru yang lebih efektif hingga kepada community support system.

b)

Perubahan model layanan kesehatan mental kepada institusi yang lebih memiliki kepekaan layanan.

c)

Program kesehatan jiwa yang lebih menitikberatkan pada penguatan kapasitas individu yang bersangkutan melalui institusi mitra

d)

Perubahan individu melalui model kesehatan mental yang menitikberatkan pada proses hubungan interpersonal terapis – pasien

e)

Perubahan struktur organisasi supaya lebih berorientasi pada etika pelayanan yang sesuai dengan world health organization (WHO)

32.

Metafora mutakhir terkait konsep organisasi yang menjadi upaya untuk membuat dan memahami konsep tentang organisasi:

a)

Organisasi sebagai kultur (culture)

b)

Organisasi sebagai sistem hidup (living systems)

c)

Organisasi sebagai jaringan (networks)

d)

Organisasi sebagai komputer (computer)

e)

Organisasi sebagai mesin (machine)

33.

Karakteristik komunikasi suportif dalam organisasi, kecuali …

a)

Empati

b)

Equality

c)

Problem orientation

d)

Spontaneity

e)

Superiority

34.

Dalam konteks manajemen tim multidisiplin kesehatan mental, bagaimana strategi kolaborasi antar anggota tim dapat meningkatkan responsivitas terhadap kebutuhan pasien dengan masalah kesehatan mental yang kompleks?

a)

Mengimplementasikan sistem rotasi peran secara acak untuk mendorong fleksibilitas

b)

Membatasi pertemuan tim hanya pada keadaan darurat untuk efisiensi waktu.

c)

Menerapkan pendekatan pembelajaran berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman kolektif.

d)

Menetapkan satu pemimpin dominan untuk meminimalkan konflik kepemimpinan

e)

Memisahkan tanggung jawab antar anggota tim untuk meningkatkan akuntabilitas

35.

Dalam konteks manajemen tim multidisiplin dalam layanan kesehatan mental, apa yang menjadi strategi efektif untuk mencapai sinergi dan kinerja optimal?

a)

Menetapkan satu kepemimpinan dominan untuk menghindari kebingungan.

b)

Mengurangi variasi keahlian agar peran setiap anggota tim menjadi seragam

c)

Mendorong komunikasi terbuka dan kolaboratif di antara anggota tim

d)

Memisahkan tugas administratif dan klinis untuk menghindari tumpang tindih.

e)

Menetapkan target kinerja individu sebagai fokus utama manajemen.

36.

Bagaimana beban kerja yang tinggi dapat mempengaruhi kesejahteraan staf dan kualitas layanan terhadap klien dalam konteks layanan kesehatan mental?

a)

Beban kerja yang tinggi cenderung meningkatkan kesejahteraan staf karena memberikan tantangan yang memotivasi, dan kualitas layanan terhadap klien menjadi lebih baik.

b)

Beban kerja yang tinggi dapat menyebabkan peningkatan stres dan kelelahan pada staf, yang pada gilirannya dapat merugikan kesejahteraan staf dan mengurangi kualitas layanan terhadap klien

c)

Beban kerja yang tinggi memiliki dampak positif pada kesejahteraan staf karena meningkatkan produktivitas, namun tidak memengaruhi kualitas layanan terhadap klien

d)

Beban kerja yang tinggi dapat meningkatkan kualitas layanan terhadap klien karena staf merasa terdorong untuk memberikan yang terbaik, sementara kesejahteraan staf tetap terjaga.

e)

Tidak ada hubungan antara beban kerja, kesejahteraan staf, dan kualitas layanan terhadap klien dalam konteks layanan kesehatan mental.

37.

Bagaimana peran transparansi dalam manajemen budget organisasi layanan kesehatan mental dapat mendukung kepercayaan masyarakat dan kesejahteraan klien?

a)

Menjaga kerahasiaan anggaran adalah kunci untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat, bahkan jika itu mengorbankan kesejahteraan klien

b)

Mengungkapkan informasi budget secara terbuka dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memastikan alokasi dana yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan klien

c)

Kepercayaan masyarakat dapat terjaga tanpa perlu memberikan rincian anggaran, asalkan hasil layanan kesehatan mental tetap memuaskan.

d)

Mengurangi transparansi anggaran membantu menghindari pertanyaan masyarakat yang tidak perlu, sehingga fokus dapat dipertahankan pada pelayanan kesehatan mental.

e)

Kesejahteraan klien lebih dipengaruhi oleh efisiensi penggunaan dana daripada oleh tingkat transparansi dalam manajemen budget.

38.

Dalam konteks organisasi layanan kesehatan mental, manakah dari berikut ini yang termasuk contoh pengeluaran fixed cost?

a)

Pembelian obat-obatan yang diperlukan secara berkala

b)

Gaji dan tunjangan pegawai

c)

Biaya promosi kampanye kesehatan mental.

d)

Pembayaran honorarium untuk tenaga ahli tamu.

e)

Biaya peralatan medis yang digunakan untuk penelitian.

39.

Dalam konteks peningkatan kualitas layanan kesehatan mental, apa yang dimaksud dengan Root Cause Analysis (RCA) dan mengapa penting untuk diterapkan?

a)

RCA adalah metode untuk menilai keberlanjutan layanan dan mengukur kepuasan pasien.

b)

RCA adalah pendekatan untuk mengidentifikasi akar penyebab dari suatu permasalahan atau insiden dalam layanan kesehatan mental.

c)

RCA adalah strategi pemasaran untuk meningkatkan citra organisasi kesehatan mental.

d)

RCA adalah proses pemantauan rutin untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi kesehatan mental.

e)

RCA adalah langkah terakhir dalam perencanaan strategis organisasi layanan kesehatan mental.

40.

Apa yang dimaksud dengan burnout dalam konteks pekerjaan di bidang layanan kesehatan mental, dan apa dampaknya terhadap kesejahteraan staf serta pelayanan kesehatan mental secara keseluruhan?

a)

Burnout adalah suatu kondisi di mana seseorang merasa bersemangat dan antusias terus menerus, meningkatkan produktivitas staf dan kualitas layanan kesehatan mental.

b)

Burnout adalah perasaan lelah yang wajar yang dialami oleh semua staf di bidang layanan kesehatan mental, tidak memiliki dampak negatif pada pelayanan.

c)

Burnout adalah kelelahan fisik dan emosional yang ekstrem akibat stres kerja yang berkepanjangan, dapat mengurangi kesejahteraan staf dan mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan mental.

d)

Burnout hanya terjadi pada staf yang kurang berkompeten, sehingga tidak memengaruhi kesejahteraan staf yang berkualitas dan tidak berdampak pada pelayanan.

e)

Burnout adalah gejala sementara yang akan hilang dengan sendirinya, tidak perlu dikelola dengan serius dalam konteks layanan kesehatan mental.