NEW
Font size
WorksheetsKUIS KE 2 SEMINAR NASIONAL KEFARMASIAN (HMPF-USB)
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Berikut yang merupakan kegiatan pelayanan farmasi klinik di rumah sakit adalah :
Perencanaan kebutuhan obat antibiotik
Penyimpanan obat sitostatika
Pelayanan resep
Pelaporan narkotika dan psikotropika
Seorang pasien datang ke apotek untuk menebus resep, hal yang perlu diperhatikan oleh apoteker atau asisten apoteker saat harus melakukan pemeriksaan secara administrasi, yaitu :
berat badan anak
kelengkapan jumlah obat dalam satu R/
ketepatan dosis obat
potensi interaksi obat
aturan pakai obat
Kegiatan konseling diutamakan untuk pasien berikut, kecuali :
Obat Indeks terapi sempit
Pasien yang sudah keluar dari RS
Pasien Geriatri
Pasien penyakit kronik
suatu permintaan tertulis dari dokter, dokter gigi, atau dokter hewan kepada apoteker untuk membuatkan obat dalam bentuk sediaan tertentu dan menyerahkannya, merupakan pengertian resep menurut ?
Pengertian resep berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 1027MENKESSKIX2004
Pengertian Resep Menurut Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.280MENKESSKV1981
Pengertian Resep Secara Umum
Pengertian Resep Menurut Farmakope indonesia
Suatu Resep yang lengkap terdiri atas beberapa bagian , di bawah ini yang termasuk dalam bagian resep, kecuali
Inscriptio
Subsiotio
Signatura
Subsiotio
Praescriptio
Dibawah ini yang bukan termasuk dalam Tenaga kefarmasian adalah..
Apoteker
Asisten Apoteker
Analis Farmasi
Pengantar Obat
1.Mengecek kesiapan apotek sebelum operasional
2.Menyusun produk racikan yang di distribusi dari gudang farmasi ke apotek
3.Melakukan peracikan obat Melayani pembelian pasien
4.Membuat copy resep Melakukan penyerahan produk kepada pasien
Asisten Apoteker
Apoteker
Analis Farmasi
Asisten Farmasi
Berikut ini tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas yang benar adalah ?
Permenkes No 9 Tahun 2014
Permenkes No. 73 Tahun 2016
Permenkes No. 74 Tahun 2016
Permenkes No. 72 Tahun 2016
PMK 59 tahun 2022
Revolusi Industri 5.0 kerap diistilahkan dengan terminologi:
Cyber Physical System
Cyber Automation System
Cyber Intelligence System
Cyber Cognitive System
Dalam konsep Society 5.0 (Jepang), yang dicoba diseimbangkan adalah antara "economic advancement" dan "the resolution of _____"
political problems
technological problems
cultural problems
social problems
Internet problems
Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang pertama adalah:
Syamsul Muarif
Tifatul Sembiring
Muhammad Nuh
Sofyan Djalil
Johnny Gerard Plate
Berikut adalah Achieving Society 5.0, kecuali
menghubungkan semua orang dan perangkatnya, semua ilmu pengetahuan & informasi akan dengan mudah didapatkan dan pada akhirnya akan lahirlah “nilai yang baru”
menganalisis informasi dalam jumlah besar, logika yang ada dalam otak manusia akan mulai “ditanamkan” pada perangkat IoT.
Membatasi manusia untuk bisa berkembang dan membatasi aktivitas sosial
memanfaatkan robot, mobil penggerak otomatis (no pilot) yang tentu saja dilengkapi “logika” manusia dll
Revolusi Industri 5.0 merupakan penyempurnaan dari 2 aspek teknologi ?
Big Data dan Data Science
Internet of Things dan Artificial Intelligent
Big Data dan Artificial Intelligent
Internet of Things dan Data Science
Siapakah yang diuntungkan dalam pengesahan RUU kefarmasian?
Seluruh Farmasis/Apoteker atau Tenaga Kefarmasian dan masyarakat
Masyarakat
Seluruh Farmasis/Apoteker atau Tenaga Kefarmasian
DPRD dan masyarakat
Mahasiswa farmasi/Apoteker
Apa yang terjadi jika RUU kefarmasian tidak di-sah kan?
Farmasis gelisah, galau dan merana.
Maraknya penjualan obat bebas, tidak ada standar pelayanan, sistem pendidikan tidak merata.
Pendidikan berjalan dengan baik, obat dapat dibeli dengan mudah.
Farmasis bebas melakukan apapun dan sejahtera
Akses akan obat-obatan lebih cepat dan mudah
