WorksheetsBAHASA INDONESIA
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Walupun Sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena Sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan Sang Elang lebih banyak terbang, namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Sang Kura-kura.
Kutipan tersebut merupakan struktur isi yaitu …
bagian pembuka sebuah fabel
bagian pemunculan masalah sebuah fabel
bagian pertentangan sebuah fabel
bagian penutup sebuah fabel
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang kayu.
Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …
Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang dipimpinnya
Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang supaya selamat
Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk rakyatnya sehingga berhasil
Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam keadaan bahaya sekali pun
Penulisan kalimat langsung yang benar pada kutipan fabel adalah …
“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” Teriak Si Semut.
“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” teriak Si Semut.
“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! Teriak Si Semut.”
“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! teriak Si Semut.”
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Merasa dipermainkan, Beruang pun marah dan berkata, “Awas kamu, Cing! Tidak akan kumaafkan! Beruang pun turun dengan menjatuhkan dirinya sambil tetap memeluk pohon. Oleh karena itu, sampai sekarang jika Kucing buang kotoran, ia akan membuat lubang dan menutupnya kembali. Hal itu dilakukan agar kotorannya tidak dimakan Beruang. Sementara itu, Beruang bisa memanjat pohon, tetapi ketika turun ia akan memerosotkan badannya ke bawah.
Kata kerja pasif pada kutipan fabel di atas terdapat pada kalimat …
pertama dan kedua
kedua dan keempat
ketiga dan kedua
pertama dan keempat
Kalimat berikut yang mengadung kata sifat adalah …
Sudah dua hari Imah tidak masuk sekolah.
Dia anak yang rajin dan sebelumnya tak pernah begini.
Aku, Ana, dan Afga berencana mengunjunginya usai pulang sekolah.
Kami bertiga sepakat untuk berangkat bersama-sama.
Perhatikan kutipan cerpen berikut!
“Asmi, lihat! Padi ini telah matang.”
Alis Asmi mengerut, “Bagaimana disebut matang, Ayah? Padi ini belum menjadi nasi.”
Ayah tertawa-tawa, “Fase pematangan padi di daerah tropis umumnya memerlukan waktu 25-35 hari dan terjadi pada umur 90 hari. Pada fase ini terjadi pematangan isi gabah. Daun-daun bawah mengalami kekuningan karena menua. Berat biji semakin bertambah. Itulah yang disebut pematangan.”
Asmi mengangguk-angguk tanda mengerti.
“Ayah memakai pupuk apa?”
“Ya, pupuk NPK yang selama ini Ayah gunakan.”
“Apakah ada perbedaan jika Ayah menggunakan pupuk jenis lain?”
Berdasarkan isi dan fitur bahasa yang digunakan, kutipan teks tersebut termasuk jenis fiksi …
misteri
ilmiah
fantasi
imajinatif
Kutipan I
“Cepat naik!”
“Tidak biarkan aku sendiri…!”
“Kamu jangan gila, ini tengah malam, kamu mau naik apa? Apakah kamu akan berjalan kaki sampai kos?
”Aku terus berjalan. Kurasakan air mataku berderai membasahi pipi. Hatiku sudah terlanjur sakit…
Kutipan II
Sebelum jam 5, Min sudah berkemas. Kira-kira setengah jam kemudian dia nampak seperti astronot siap ke angkasa. Jaket, helm, dan handuk kecil menjadi kostum resminya. Jam setengah enam, pelanggan ojek pertamanya adalah Rusmi, bakul sayuran di Pasar Legi. Hampir semua langganan ojeknya adalah pedagang sayur. Sekita jam 9, Min baru nongkrong di pangkalan ojek sampai sore.
Perbedaan pola pengembangan kedua kutipan cerita tersebut adalah dimulai dengan….
kutipan I : latar cerita, kutipan II : aksi tokoh
kutipan I : latar cerita, kutipan II : masalah yang harus diselesaikan
kutipan I : garis besar cerita, kutipan II : aksi tokoh
kutipan I : aksi tokoh, kutipan II : garis besar cerita
Bacalah kutipan cerita Berikut!
“Namaku Aini,” Aini mengulurkan tangan sambil menyebut namanya.
“O, iya,” jawab gadis yang belakangan diketahui bernama Deswita itu. Tampaknya anak baru itu agak malas menyambut perkenalan Aini.
“Jika kamu butuh informasi tentang sekolah ini, aku bisa bantu, kok,” lanjut Aini.
“Maaf, deh. Aku tahu dengan siapa aku harus berteman di kelas baruku ini,” Deswita menjawab sambil sedikit menaikkan alis matanya.
Cara pengarang menggambarkan watak tokoh Deswita pada kutipan cerita tersebut adalah ….
diceritakan tokoh lain
penggambaran fisik
tingkah laku tokoh
dialog antartokoh
Bacalah kutipan cerita berikut!
Tanah di pekuburan umum itu masih basah ketika para pelayat sudah pulang. Sementara aku masih duduk sambil sesekali menyeka air mata. Ibu yang selama ini paling aku hormati dan sayangi tadi malam telah menghadap Sang Pencipta.
Latar suasana yang tergambar pada kutipan cerita tersebut adalah ….
kecewa
sedih
marah
khawatir
Bacalah kutipan cerita berikut!
“Hai Gemblong!” sapa teman-teman Daryati dengan nada penuh candaan. Memang, ia sering mendapatkan sapaan seperti itu di kelasnya, bahkan juga dari teman kelas lain. Tubuh Daryati tidak gemuk. Sapaan itu diberikan karena ibunya memang seorang bakul gemblong, makanan dari ketela pohon yang dikukus lalu ditumbuk halus. Namun untaian candaan itu tak pernah dipedulikannya meski secara jujur Daryati merasa tak nyaman. Ia merasa mendapat tempat untuk berlatih sabar.
Penyebab konflik yang dialami tokoh pada kutipan cerita tersebut adalah …
sering dipanggil dengan nada ejekan
tubuh Daryati gemuk alias gendut
ibunya seorang bakul gemblong
ia harus sabar setiap hari
