wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

kritik dan esai

Total questions: 25

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Cermati paragraf berikut!

Akulah Jibril, yang angin adalah aku, yang embun adalah aku, yang asap adalah aku, yang gemersik adalah aku, yang menghantarkan panas dan dingin. Aku mengirimkan kesejukan, pikiran segar yang mengajak giat belajar. Aku adalah yang menyodorkan keheranan dan sekaligus jawaban. Aku di kebun rimbun, aku di padang pasir, aku di laut, aku di gunung, aku di udara, kukirimkan layang-layangku kepadamu, kepada kalian.

(Mereka Toh Tidak Mungkin Menjaring Malaikat: Danarto)

Kalimat kritik yang sesuai dengan isi kutipan tersebut adalah ...

a)

Danarto dikenal sebagai penulis cerpen yang religius, tercermin dalam tokoh cerpen yang telah ditulisnya.

b)

Menuntut pembaca harus lebih cermat untuk memahami isi cerita karena banyak menggunakan kata-kata lambang.

c)

Penggunaan kalimat-kalimat yang unik membuat cerpen ini diminati pembacanya.

d)

Cerpen Danarto pada umumnya beraliran religius sesuai dengan latar belakang pendidikan beliau.

e)

Penggunaan kalimat yang sederhana memudahkan pembaca untuk memahami isi cerita

2.

Bacalah paragraf esai berikut!

Jika saya katakan penyair membebaskan diri dari kata-kata ialah sikap penyair yang tidak atau kurang mengacuhkan kata-kata. Berbeda dengan kecermatan dan hiraunya Amir hamzah dan Chairil Anwar terhadap kata-kata. Bebas dari kata-kata cenderung menyebabkan kata-kata menjadi kurang penting. Penyair tidak lagi memedulikan apakah kata yang ditampilkannya itu terlalu denotatif, kurang puitis, kurang imajinatif berlebihan (kurang hemat), dan semacamnya. Ia bebas terhadap kata-kata....


Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf esai tersebut adalah....

a)

Kata-kata sangat dipentingkan dalam proses kreatif pembuatan puisinya.

b)

Kata-kata tidak lagi menjadi taruhan bagi kepenyairannya.

c)

Penyair kurang cermat terhadap kata-kata atau daya seleksinya kurang.

d)

Penyair cenderung menulis prosa dalam puisinya.

e)

Puisi yang dihasilkan penyair disebut puisi kontemporer.

3.

Perhatikan cuplikan berikut, .

' Tentu saja cara ini bukan tanpa resiko. Rangkaian peristiwa yang membangun alur certa jadinya terasa agak lambat. Ia juga boleh jadi akan mendatangkan masalah bagi pembaca yang tidak bisa menikmati kalimat panjang.

Cuplikan tetsrbut di atas termasuk ....

a)

artikel

b)

esai

c)

kritik

d)

tesensi

e)

ringkasan

4.

Bacalah teks betikut dengsn saksama !

Cara menutup cerita membuat pembaca mengulang kembali agar dapat mengerti dan menikmati cerita yang disampaikan. Pembaca bertanya-tanya tentang akhir cerita selanjutnya. Banyaknya bahasa Melayu yang digunakan membuat pembaca tidak mengerti. Pemakaian ungkapan dan kiasan dalam kalimat membuat cerita agak terasa berat. Untuk dapat memahami cerita ini pembaca terpaksa berpikir lebih mendalam

Kalimat resensi yang menyatakan kelemahan novel dalam petikan tersebut adalah ....

a)

Cerita ini perlu berkali-kali dibsca untuk dapat memahaminya

b)

Ungkspan yang sering digunakan menjenuhkan pembaca

c)

Cerita kurang dapat dipahami karena jalan cerita tidak jelas

d)

Terdapatnya bahasa yang kurang dipahami pada masa kini

e)

Perlu pemikiran dan konsentrasi untuk memahami cerita

5.

Cermati kutipan berikut!

Begitulah maka aku pun pernah jadi buah harap mereka. Buah cakap yang manis didengar dari gadis dan ibu-ibu di kampong. Tiap kali kalau kebetulan aku lewatdi muka rrumah mereka, dari celah celah kerai menjeling beberapa mata jelita. Dan tak jarang aku dapat gangguan ibu-ibu yang suka menyindir. Tapi, akuyang masih terlalu muda, tak mungkin sanggup memikirkan hal-hal yang sulit itu.Lagi pula ayahku (pentolan Serikat Islamnya Tjokroaminoto yang tergolong progresif) tak suka pada fiil macam itu.

Sumber : Djamil Suherman,

“Jadi Santri”

Kalimat kritik yang sesuai dengan kutipan cerpen tersebut adalah…

a)

cerpen sulit dipahami karena bahasanya berbelit-belit dan mementingkankeindahan.

b)

Penyajian konflik dalam cerita dilakukan secara tersirat, yaitu melalui pikiran-pikiran tokoh.

c)

Cerpen itu kurang menarik karena menggunakan “akuan‟

yang jarang ditemukandalam cerita lain.

d)

Cerpen tersebut sulit dipahami karena memakai kata prog-resif dan banyak kataasing lainnya.

e)

Latar yang tidak jelas membuat cerpen tersebut tidak me-narik si pembaca dantidak bermakna.

6.

BBM pada tingkat internasional menurun, pemerintah baru akan mengambil kebijakan menurunkan harga BBM bersubsidi di dalam negeri sesuai tingkat yang wajar. Langkah ini ditempuh untuk meringankan beban masyarakat.


Kritik terhadap isi paragraf tersebut adalah …

a)

Sudah kewajiban pemerintah untuk menurunkan harga.

b)

Pemerintah harus konsekuen menurunkan harga.

c)

Pemerintah tak perlu menunggu untuk menurunkan harga

d)

Sudah sewajarnya pemerintah menurunkan harga

e)

Pemerintah harus cepat mengambil tindakan

7.

Dokter Sukartono yang beristrikan Sumartini, rumah tangganya dilanda krisis. Keduanya sudah tidak ada lagi komunikasi yang baik. Tini seorang wanita cantik, lincah, sibuk dengan keorganisasiannya. Sedangkan Tono sebagai dokter sibuk mengurusi pasiennya. Bila Tono pulang ke rumah, tidak pernah mendapatkan sambutan ramah dan istrinya (Tini). Tono menuduh Tini sebagai seorang istri yang tidak setia, Tini dianggap angkuh, tidak mau menuruti perintah suami. Keduanya sama-sama egois tidak ada yang mau mengalah.


Kalimat kritik yang sesuai dengan penjelasan tersebut adalah….

a)

Cerita ini tidak lagi sesuai dengan perkembangan zaman, karena dalam rumah tangga yang harmonis harus ada saling pengertian.

b)

Tema cerita berkisar krisis sosial manusia golongan intelektual yaitu seorang dokter tidak dapat mengatasi kehidupan rumah tangganya.

c)

Pelukisan ceritanya sedemikian realistis cenderung kepada ekspresionisme, ini terlihat pada pelukisan keadaan secara blak-blakan antara tokoh Tono dan Tini.

d)

Dalam novel ini dijelaskan bagaimana sikap tokoh aku yang selalu berusaha mencintai istrinya dengan baik, lemah lembut, sabar.

e)

Seharusnya kaum intelektual memberikan contoh yang baik kepada generasi muda bukan memberikan contoh yang negatif.

8.

Perhatikan kutipan di bawah ini!


Masih dengan gaya menulis khas Andrea yang penuh humor dan sindiran sosial, Sirkus Pohon ini secara umum menceritakan soal kehidupan masyarakat di Tanjong Lantai, Belitung dengan kondisi perekonomian menengah ke bawah. Bisa dikatakan Sirkus Pohon ini novel yang “ramai”. Banyak tokoh yang dimunculkan. Banyak humor dan sindiran sosial yang diangkat, dan bisa membuat pembaca tertawa sekaligus terharu ketika mengikuti kisah masing-masing tokohnya.


Kalimat kritik sastra yang mengungkapkan kelebihan novel dengan tepat sesuai penjelasan di atas adalah ...

a)

Novel Sirkus Pohon menyajikan cerita dengan latar kehidupan dengan kondisi perekonomian menengah ke bawah.

b)

Novel Sirkus Pohon memunculkan banyak tokoh, penuh humor dan sindiran sosial sehingga membuat pembaca tertawa dan terharu.

c)

Novel Sirkus Pohon menceritakan tokoh yang berasal dari Tanjong Lantai dengan segala problematika kehidupan.

d)

Pembaca akan terus mengikuti alur cerita novel Sirkus Pohon karena menarik dengan bahasa yang mudah dimengerti.

e)

Andrea Hirata selalu mengambil latar daerah Belitung karena ia sangat paham latar belakang budayanya.

9.

Cermati kutipan di bawah ini!


Menurut saya, sikap penyair membebaskan diri dari kata-kata adalah sikap penyair yang tidak atau kurang mengacuhkan kata-kata. Berbeda dengan kecermatan dan hiraunya Amir Hamzah dan Chairil Anwar terhadap kata-kata. Bebas dari kata-kata cenderung menyebabkan kata-kata menjadi kurang penting. Penyair tidak lagi memedulikan apakah kata yang ditampilkannya itu terlalu denotatif, kurang puitis, kurang imajinatif berlebihan (kurang hemat), dan semacamnya. Ia bebas terhadap kata-kata.


Kutipan di atas adalah bagian dari teks ...

a)

resensi

b)

esai

c)

artikel

d)

kritik

e)

berita

10.

Cermati kutipan di bawah ini!


(1) Kebahasaan menjadi sorotan utama dalam cerita ini. (2) Hal tersebut dikarenakan untuk memahami cerita, pembaca terpaksa harus berpikir lebih keras. (3) Banyaknya bahasa Jawa yang digunakan adalah salah satu alasannya. (4) Misalnya pada percakapan tokoh di paragraf pertama, penulis menuliskan percakapan dengan bahasa Jawa tanpa menyertakan terjemahannya. (5) Pembaca yang tidak tahu-menahu tentang bahasa Jawa tentu akan mendapatkan masalah yang cukup serius. (6) Rangkain cerita bisa saja tidak sesuai karena ada kesalahan pemahaman bahasa.


Kalimat dalam teks kritik di atas yang merupakan bukti berupa data ditunjukkan oleh nomor ...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

11.

Perhatikan kutipan kritik di bawah ini!


Meskipun penggambaran karakter tokoh diserahkan sepenuhnya pada diri penulis, tetapi akan lebih baik jika karakter tokoh yang dimunculkan tetap memiliki keseimbangan. Dalam arti, jika tokoh yang dimunculkan memang berkarakter baik, maka paling tidak ada sisi lain yang dimunculkan. Akan tetapi, tentu saja dengan porsi yang lebih kecil atau bisa diminimalisasikan. Jangan sampai karakter ini dihilangkan karena pada kenyataannya tidak ada sosok yang sempurna, selain Rasulullah.


Kutipan di atas dalam struktur kritik masuk ke dalam bagian ...

a)

tesis

b)

penjelasan

c)

argumentasi

d)

simpulan

e)

penegasan ulang

12.

Perhatikan kutipan di bawah ini!


(1) Kisah-kisah yang ditulis dalam novel Supernova sangat menarik dan unik. (2) Tokoh kadang muncul berdasarkan pemikiran manusia yang sangat rasional, tetapi pada saat yang lain menjadi makhluk yang sulit dipahami. (3) Pengarang tampaknya berhasil mengajak pembaca berkenalan berpindah-pindah dari logika ke imajinasi, bahkan ilusi. (4) Oleh karena itu, agar kita mampu memahaminya secara lebih mendalam, adabaiknya kita lebih dahulu memberkali diri dengan pengetahuan sosial, psikologis, dan sains modern yang lebih memadai. (5) Latar belakang pengetahuan ini diperlukan untuk mendukung pemahaman perilaku tokoh sebagai makhluk sosial yang dibesarkan oleh suatu budaya tertentu dan secara psikologis dibesarkan dengan keyakinan, pengetahuan, dan harapan-harapannya.


Kalimat persuasif dalam kutipan di atas ditandai dengan kalimat bernomor ...

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

e)

(5)

13.

Perhatikan kutipan di bawah ini!


Berbicara tentang masalah sajak, kita sering menjumpai kata-kata masih mentah, gagal sebagai sebuah sajak, tidak berbobot. Penyebabnya ada dua kemungkinan. Pertama, penulis belum mahir dalam teknik menulis sajak. Kemungkinan kedua kurangnya penghayatan terhadap hidup. Tidak menaruh perhatian. Pada filsafat atau memang usianya belum memungkinkan untuk berkecimpung. Dalam dunia filsafat. Realita yang terdapat dalam dirinya belum sanggup dia kaitkan dengan realita di luar karena usianya masih muda remaja.


Kalimat penilaian yang sesuai dengan isi kutipan di atas adalah ...

a)

Banyak karya sastra berupa sajak, namun tidak tergolong ke dalam sajak berkualitas

b)

Karya sastra yang berkualitas terlahir dari sastrawan yang berpengalaman.

c)

Penulis sajak yang berkualitas memerlukan penghayatan.

d)

Ilmu filsafat sangat menentukan kualitas karya sastra yang dibuatnya.

e)

Penulis sajak harus mahir dalam teknik menulis sastra.

14.

Penggalan kritik di bawah ini yang mengandung kata kerja mental kecuali ...

a)

Seno Gumira Ajidarma menulis imajinasinya menjadi teka-teki yang epik dalam Saksi Mata.

b)

Beberapa penulis kadang mengkhawatirkan bagaimana persepsi yang mungkin muncul dari pembaca novelnya.

c)

Sastrawan jarang memikirkan hal-hal lain di luar tujuan utama dalam penciptaan sebuah karya.

d)

Teater Gandrik lagi-lagi menerima pujian yang sepadan dengan penampilannya yang sangat memukau.

e)

Pembaca dapat benar-benar menghayati nilai kepenulisan Nh. Dhini yang penuh perhitungan dalam novelnya Pada Sebuah Kapal.

15.

Perhatikan kutipan di bawah ini!


Novel Ayat-Ayat Cinta jika dilihat dari banyak sisi hampir mirip seperti cerita Hollywood tahun 1950-an. Salah satu hal yang mencolok adalah dari segi alur. Penyelesaian konflik cerita dinilai sangat sederhana khas dengan gaya penceritaan 1950-an. Hal lain yang mendukung penilaian ini adalah dari segi penokohan. Fahri, tokoh utama, nampak dilukiskan sebagai tokoh yang sempurna. Kenyaaan ini cukup relevan dengan gaya penceritaan 1950-an.


Paragraf di atas adalah bagian dari teks ...

a)

artikel

b)

berita

c)

esai

d)

resensi

e)

kritik

16.

Kalimat esai di bawah ini yang mengandung pernyataan persuasif adalah ...

a)

Novel ini dapat dinikmati semua kalangan karena bersifat menghibur dan mengandung nilai pengetahuan yang tinggi.

b)

Oleh karena itu, ada baiknya terlebih dahulu kita membekali diri dengan pengetahuan sosial, psikologis, dan sains modern supaya mampu memahami maksud cerita.

c)

Alur dalam novel Supernova sangat berbelit-belit sehinga pembaca kesulitan mengetahui maksud penulis yang ingin disampaikan dalam novel ini.

d)

Novel ini sangat menarik untuk dibaca terutama untuk kalangan yang menyenangi pengetahuan sosial, psikologis, dan sains.

e)

Pengarang membatasi hasil karya hanya untuk kalangan muda karena kosakata terlalu sulit dan kemungkinan sulit dipahami oleh pembaca pada tingkat umur tertentu.

17.

Perhatikan kalimat di bawah ini!


Cerpen Robohnya Surau Kami menghadirkan kehidupan dan sikap kemanusiaan yang begitu dihayati manusia.


Perbaikan penulisan yang tepat untuk kalimat di atas adalah ...

a)

Cerpen "Robohnya Surau Kami" menghadirkan kehidupan dan sikap kemanusiaan yang begitu dihayati manusia.

b)

Cerpen Robohnya Surau Kami menghadirkan kehidupan dan sikap kemanusiaan yang begitu dihayati manusia.

c)

Cerpen 'Robohnya Surau Kami' menghadirkan kehidupan dan sikap kemanusiaan yang begitu dihayati manusia.

d)

Cerpen Robohnya Surau Kami menghadirkan kehidupan dan sikap kemanusiaan yang begitu dihayati manusia.

e)

Cerpen Robohnya Surau Kami menghadirkan kehidupan dan sikap kemanusiaan yang begitu dihayati manusia.

18.

Bacalah kutipan esai berikut dengan saksama! Antibiotik merupakan substansi yang dihasilkan organisme hidup yang dalam konsentrasi rendah dapat membunuh organisme lainnya, Secara sederhana, antibiotik adalah obat untuk menanggulangi infeksi bakteri. Antibiotik ini sangat penting karena infeksi bakteri dapat menyerang di bagian tubuh mana pun. Apabila infeksi ini menyerang otak, akan menjadi meningitis, terkena paru-paru, dan akan menjadi bronkitis.

Hal yang diungkapkan dalam kutipan esai tersebut adalah .. . .

a)

infeksi yang menyerang otak manusia

b)

infeksi yang mengenai paru-paru manusia

c)

kegunaan antibiotik bagi tubuh manusia

d)

infeksi bakteri yang menyerang bagian tubuh tertentu

e)

antibiotik yang diproduksi dari tumbuhan tingkat tinggi

19.

Beberapa tahun belakangan ini kesenjangan di Indonesia cenderung naik. Kesenjangan tersebut terlihat dengan adanya berbagai perubahan di negeri ini. Pertama, adanya peningkatan kesenjangan pemilikan lahan dalam sektor pertanian.


Kedua, adanya kesenjangan akses untuk bergabung dalam aktivitas ekonomi sebagai sumber pendapatan. Misalnya saja di sektor pertanian, banyak petani kecil yang merasa kesulitan untuk mendapatkan kredit. Ketiga, adanya kesenjangan untuk mendapatkan akses pelayanan dasar bagi masyarakat, contohnya seperti mendapatkan pendidikan dan kesehatan.


Hal yang diungkapkan dalam esai di atas adalah ...

a)

Kesenjangan merupakan salah satu pokok persoalan ekonomi kita akhir-akhir ini

b)

Pendidikan dan kesehatan semakin tidak dijangkau oleh petani.

c)

Petani kecil selalu mendapatkan kesulitan untuk memperoleh kredit dari pemerintah

d)

Kesenjangan yang terjadi antara petani dengan pemerintah Indonesia

e)

Petani semakin sulit hidupnya sehingga lahan pertaniannya semakin menipis

20.

Tanah Air

-Kumbokarno

Akulah ksatria Pangeburgangsa

Satu wilayah kerajaan Alengka

Di bawah kekuasaan prabu Dasamuka

Abangku, raja berilmu Pancasona


Meskipun wujudku gandarwa

Kutrima wujud, kupunya budi

Dan pada setiap cobaan hidup;

“sedumuk bathuk sanyari bumi”

. . .

Karya : Linus Suryadi

Dikutip dari : Suminto A. Sayuti, Berkenalan dengan Puisi, Yogyakarta, Gama Media, 2010


Kalimat esai yang sesuai dengan kutipan puisi tersebut adalah...

a)

Linus menggunakan kata-kata yang mudah dibaca penikmat sastra.

b)

Linus menggambarkan kehidupan yang dialami sangat menakutkan.

c)

Pesan puisi karya Linus Suryadi mengungkap cerita menyedihkan.

d)

Diksi dalam puisi “Tanah Air” karya Linus sulit dipahami pembaca.

e)

Linus menggambarkan peristiwa sesuai dengan pengalaman pembaca

21.

Sajak-sajak yang ditulis generasi penyair masa kini termasuk karya yang cukup baik. Para penyair masa kini merupakan orang-orang kreatif pada zamannya. Hanya mereka masih membutatulikan kemampuan lain untuk mengasah kepekaan estetis dalam memilih diksi dan metafora. Kemampuan yang dapat ditingkatkan dari kebiasaan membaca realitas yang hadir di lingkungannya. Kebiasaan yang tidak akan didapat dari bangku sekolah.

Kalimat simpulan yang sesuai dengan isi paragraf tersebut adalah …

a)

Kepekaan estetis dapat diasah melalui kebiasaan membaca realitas yang hadir di lingkungan dan di bangku sekolah.

b)

Generasi penyair masa kini masih harus mengasah kepekaan estetis melalui membaca realitas yang hadir di lingkungannya.

c)

Kreativitas penyair masa kini tercermin melalui karyanya yang teliti dalam memilih diksi dan metafora.

d)

Pemilihan diksi dan metafora dalam karya-karya penyair masa kini tidak diperoleh dari bangku sekolah.

22.

Cara menutup cerita membuat pembaca perlu mengulang kembali agar dapat mengerti dan menikmati cerita yang disampaikan. Pembaca bertanya-tanya tentang akhir cerita selanjutnya. Banyaknya bahasa Melayu yang digunakan membuat pembaca tidak mengerti. Pemakaian ungkapan dan kiasan dalam kalimat membuat cerita agak terasa berat. Untuk dapat memahami cerita ini pembaca terpaksa berpikir lebih mendalam.

Kalimat resensi yang menyatakan kelemahan novel dalam petikan tersebut adalah ….

a)

Perlu pemikiran mendalam dan konsentrasi untuk memahami cerita

b)

Ungkapan yang sering digunakan menjenuhkan pembaca

c)

Cerita kurang dapat dipahami karena jalan cerita tidak jelas

d)

Terdapatnya bahasa yang kurang dipahami pada masa kini

23.

Jika saya katakan penyair membebaskan diri dari kata-kata ialah sikap penyair yang tidak atau kurang mengacuhkan kata-kata. Berbeda dengan kecermatan dan hiraunya Amir hamzah dan Chairil Anwar terhadap kata-kata. Bebas dari kata-kata cenderung menyebabkan kata-kata menjadi kurang penting. Penyair tidak lagi memedulikan apakah kata yang ditampilkannya itu terlalu denotatif, kurang puitis, kurang imajinatif berlebihan (kurang hemat), dan semacamnya. Ia bebas terhadap kata-kata....


Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf esai tersebut adalah...

a)

Kata-kata sangat dipentingkan dalam proses kreatif pembuatan puisinya.

b)

Kata-kata tidak lagi menjadi taruhan bagi kepenyairannya.

c)

Penyair kurang cermat terhadap kata-kata atau daya seleksinya kurang.

d)

Penyair cenderung menulis prosa dalam puisinya.

e)

Puisi yang dihasilkan penyair disebut puisi kontemporer.

24.

Pahami kutipan kritik sastra berikut!

Film “Si Doel The Movie” tidak lagi neko-neko. Film yang disutradarai Rano Karno ini seperti beberapa

cerita film masa lalu yang ditulis ulang dengan gaya kekinian. Meskipun menggunakan latar modern,

“Si Doel The Movies” tetap menggambarkan kehidupan masyarakat Betawi.

[ . . . . . . . . . . . . ] Meskipun tanpa almarhum Benyamin Sueb, jalan cerita tetap disajikan secara apik.

Penyajiannya tidak berlebihan dari cerita sebelumnya.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi kritik sastra tersebut adalah …

a)

Film “Si Doel The Movie” mampu mencuri hati penonton.

b)

Kehidupan masyarakat Betawi sangat menarik dipelajari.

c)

Tokoh dalam film “Si Doel The Movie” sangat menghibur.

d)

Kisah hidup dalam film “Si Doel The Movie” sangat unik.

e)

Kisah hidup si Doel membuka ruang untuk bernostalgia.

25.

Bacalah kutipan teks berikut!

...Sebuah novel yang juga masih memendam semangat eksperimen. Berbeda dengan Cantik itu

Luka yang mengandalkan kekuatan narasi yang seperti lepas kendali dan deras menerjang apa saja, Lelaki Harimau memperlihatkan penguasaan diri narator yang dingin terkendali, penuh pertimbangan, dan kehati-hatian.

Kutipan tersebut termasuk ...

a)

Sistematika kritik (pernyataan pendapat)

b)

Sistematika kritik (argumentasi)

c)

Sistematika esai (pernyataan pendapat)

d)

Sistematika esai (argumentasi)

e)

Sistematika esai (penegasan ulang)