Font size
WorksheetsPENGANTAR ILMU EKONOMI PRA UAS
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Manakah dari dibawah ini yang merupakan contoh dari ekonomi makro?
Kenaikan harga gandum
Praktek monopoli yang dilakukan perusahaan
Efisiensi dalam pendistribusian barang
Turunnya laju pertumbuhan ekonomi
Expenditure Approach yang digunakan di dalam mengukur Gross National Product (GNP), meliputi antara lain :
i. Konsumsi masyarakat
ii. Investasi
iii. Pengeluaran pemerintah
iv. Ekspor netto
I dan II saja
III saja
I, II, dan III saja
I, II, III, dan IV
Pengenduran kegiatan perekonomian yang ditandai dengan penurunan GNP riil dan kenaikan tingkat pengangguran selama 2 kuartal secara berurutan disebut :
Inflasi
Depresi
Stagflasi
Resesi
Dalam rumus perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran, yaitu Y=C+I+G+X-M. Unsur pajak tersirat di dalam variabel :
C
I
G
M
Bagian dari ilmu ekonomi yang lebih memfokuskan pada analisis tentang pengaruh kegiatan ekonomi terhadap perekonomian secara keseluruhan disebut sebagai .................
Makro Ekonomi
Mikro Ekonomi
Ilmu Ekonomi
Teori Ekonomi
fungsi C=200+75Y. maka fungsi S (a)
diketahui Y=160, I=20. fungsi C=20+0,75Y. Maka konsumsi sebesar (a)
Kebijakan yang mengatur persediaan uang adalah................
Fiskal
Moneter
APBN
Pajak
Kebijakan fiskal kontraktif akan meningkatkan ................. dan dalam jangka pendek akan meningkatkan .......
Aggregate Demand, real GDP
Real GDP, Aggregate Demand
Surplus budget, real GDP
Real GDP, employment
Kebijakan moneter sulit diterka, sehingga menyulitkan penggunaannya dalam praktek, sehingga pemerintah secara otomatis dan teratur menaikkan jumlah uang yang beredar sesuai dengan kenaikan kebutuhan rata-rata sebagai ganti dari kebijakan moneter. Pernyataan diatas sesuai dengan pemikiran :
Adam Smith
John Maynard Keynes
Milton Friedman
David Ricardo
Inflasi tidak akan meningkatkan daya beli masyarakat
benar
salah
Hubungan trade off inflasi dengan pengangguran menunjukkan kombinasi kebijakan dimana dengan menciptakan kebijakan full employment, maka akan terjadi...
Peningkatan produktivitas
Penurunan tingkat harga
Pengangguran
Inflasi turun
Di bawah ini merupakan penentu kegiatan makro ekonomi pada sauatu negara, kecuali
Pengeluaran konsumsi rumah tangga
Tingkat investasi perusahaan
Laba yang dihasilkan perusahaan
Net ekspor
Bukan fokus ekonomi makro
Pendapatan nasional
Pengangguran
Tingkat bunga
Permintaan dan penawaran
Komponen pembentuk GDP, kecuali
Konsumsi
Investasi
Pendapatan Pemerintah
Ekpor bersih
Beberapa asumsi ekonomi makro dalam APBN ini rentan oleh faktor ekonomi politik internasional, kecuali:
Tingkat bunga SPN
Nilai Tukar Rupiah
Harga minyak
Lifting gas
Asumsi ekonomi makro yang sangat memengaruhi tingkat pengangguran dan kesejahteraan masyarakat adalah
Tingkat bunga
Inflasi
Nilai tukar Rupiah
Pertumbuhan ekonomi
Neraca pembayaran adalah suatu ringkasan pembukuan yang menunjukkan aliran pembayaran yang dilakukan dari Negara-negara lain ke dalam negeri, dan dari dalam negeri ke Negara-negara lain dalam satu tahun tertentu. Pembayaran pembayaran yang dilakukan tersebut meliputi :
Penerimaan dari ekspor dan pembayaran untuk ekspor barang dan jasa.
Aliran masuk penanaman modal asing dan pembayaran penanaman modal keluar negeri
Aliran ke luar dan aliran masuk modal jangka panjang
Penerimaan dari impor dan pembayaran untuk ekspor barang dan jasa
Pendapatan nasional adalah merupakan jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh masyarakat dalam suatu negara selama satu tahun, Faktor yang mempengaruhi pendapatan Nasional adalah sebagai berikut, kecuali ....
Supply and Demand
Invesment
growth economic
Consumption and Saving
Kebijakan moneter merupakan proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu misalnya menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Berikut merupakan jenis kebijakan moneter ....
Kebijakan Moneter Ekspansif, Caranya dengan menurunkan suku bunga, membeli sekuritas pemerintah oleh bank sentral, dan menurunkan persyaratan cadangan untuk bank
Kebijakan Moneter Kontraktif ialah kebijakan uang ketat (tight money policy) ialah kebijakan menambah jumlah uang yang beredar.
Kebijakan Moneter Ekspansif, Caranya dengan menaikan suku bunga, menjual sekuritas pemerintah oleh bank sentral, dan menurunkan persyaratan cadangan untuk bank
Kebijakan Moneter Kontraktif, utamanya melakukan penambahan uang yang beredar dalam masyarakat agar roda perekonomian semakin berjalan cepat.
