Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

USAHA MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN

Total questions: 20

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Pertempuran Lima Hari di Semarang merupakan salah satu pertempuran dalam rangka mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang dilakukan oleh para pemuda Semarang. Salah satu penyebab meletusnya pertempuran ini adalah ....

a)

Terbunuhnya Brigjen A.W.S. Mallaby

b)

Terbunuhnya Letnan Kolonel Isdiman

c)

Terbunuhnya dr. Kariadi

d)

Terbunuhnya Mohammad Toha

2.

Peristiwa perobekan bendera Belanda yang dilakukan oleh tokoh muda dari Surabaya terjadi di sebuah hotel yang bernama Hotel Yamato. Insiden perobekan bendera tersebut menjadi salah satu pemicu terjadinya Pertempuran Surabaya yang memuncak pada tanggal ....

a)

19 September 1945

b)

10 Oktober 1945

c)

10 November 1945

d)

19 November 1945

3.

Pertempuran yang meletus di wilayah Ambarawa, Jawa Tengah merupakan sebuah pertempuran yang melibatkan pihak Indonesia dan Sekutu. Berikut tokoh yang tepat menggambarkan pimpinan dari Sekutu dan Indonesia pada pertempuran ini adalah ....

a)

Kolonel Soedirman – Brigjen Bethel

b)

Mayor Martinus – Brigjen T.E.D. Kelly

c)

Jenderal Menserg – Letnan Kolonel Isdiman

d)

Brigjen Bethel – Kolonel Soedirman

4.

Seorang tentara NICA (Netherlands Indies Civil Administration) mencabut lencana Merah Putih milik seorang anak kecil kemudian menginjak-injaknya. Hal ini merupakan salah satu sebab khusus terjadinya pertempuran ....

a)

Medan Area

b)

Puputan Margarana

c)

Surabaya

d)

Lima Hari di Semarang

5.

Tujuan kedatangan sekutu ke wilayah Jawa Barat yang menimbulkan Pertempuran Bojongkokosan di antaranya untuk ....

a)

Mengambil tawanan Belanda di Sukabumi dan sekitarnya

b)

Melucuti senjata Jepang yang ada di tangan rakyat Sukabumi

c)

Memberikan bantuan ke Sukabumi yang pada saat itu sedang terjadi pergolakan

d)

Memberikan bantuan kepada para sekutu yang sedang berjuang di wilayah Bandung

6.

Pada tanggal 17 Oktober 1945 pasukan Sekutu memasuki kota Bandung dan mengeluarkan ultimatum agar Bandung Utara dikosongkan namun tidak diindahkan oleh rakyat sehingga Sekutu mengeluarkan ultimatum yang kedua, yaitu pada tanggal ....

a)

23 Maret 1946

b)

24 Maret 1946

c)

25 Maret 1946

d)

26 Maret 1946

7.

Pada pertempuran Puputan Margarana, pasukan Ciung Wanara dipimpin oleh .... untuk bertempur hingga titik darah penghabisan. Pertempuran ini menimbulkan korban jiwa sebanyak kurang lebih 96 orang dari Indonesia dan 400 orang dari Belanda.

a)

I Gusti Ngurah Jelantik

b)

I Gusti Ketut Jelantik

c)

I Gusti Ngurah Rai

d)

I Gusti Ketut Rai

8.

Pertempuran yang terjadi di Palembang dalam rangka mempertahankan kemerdekaan Indonesia terjadi selama lima hari lima malam yaitu pada tanggal 1 – 5 Januari 1947. Pertempuran ini diakhiri dengan ....

a)

Kemenangan rakyat Palembang atas Belanda

b)

Persetujuan gencatan senjata antara Indonesia dan Belanda

c)

Diusirnya Belanda dari Palembang

d)

Perang habis-habisan oleh rakyat Palembang

9.

Berikut ini yang termasuk ke dalam tokoh yang terlibat pada usaha mempertahankan kemerdekaan di wilayah Manado adalah ....

a)

Kolonel Bambang Soegeng dan Letnan Kolonel Taulu

b)

Residen Lapian dan Letnan Kolonel Taulu

c)

Letnan Kolonel Ventje Sumual dan Residen Lapian

d)

Kolonel A.H. Nasution dan Residen Lapian

10.

Berikut yang bukan merupakan dampak positif adanya Serangan Umum 1 Maret 1949 yang terjadi di Yogyakarta bagi bangsa Indonesia adalah ....

a)

Meningkatkan moral rakyat dan TNI yang sedang bergerilya

b)

Mendukung perjuangan diplomasi Indonesia

c)

Meredam berbagai pemberontakan yang terjadi di daerah

d)

Menunjukkan kepada dunia internasional bahwa TNI masih memiliki kekuatan

11.

Salah satu bentuk perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan ialah melalui jalur diplomasi. Berikut yang termasuk ke dalam perjuangan diplomasi tersebut ialah, kecuali ....

a)

Perjanjian Linggarjati

b)

Perjanjian Tuntang

c)

Perjanjian Renville

d)

Konferensi Meja Bundar

12.

Hasil dari perundingan Philip Christison yang dilaksanakan pada 10 Februari – 12 Maret 1946 tidak mencapai titik temu. Setelah perundingan berakhir, diadakan lagi perundingan selanjutnya yang dilaksanakan di Belanda, yaitu perundingan ....

a)

Hooge-Veluwe

b)

Den Haag

c)

Roem – Royen

d)

Meja Bundar

13.

Pada perundingan Hooge – Veluwe, delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Mr. Suwandi berencana untuk memperoleh pengakuan secara de facto dari pihak Belanda atas wilayah berikut, yaitu ....

a)

Sumatera

b)

Madura

c)

Jawa dan Sumatera

d)

Sumatera, Jawa, dan Madura

14.

Salah satu isi Perjanjian Linggarjati adalah pendirian Uni Indonesia – Belanda yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal ....

a)

1 Maret 1948

b)

1 Januari 1949

c)

1 Maret 1949

d)

1 Januari 1950

15.

Komisi Tiga Negara (KTN) merupakan sebuah komite yang dibentuk oleh Dewan Keamanan PBB untuk menjadi penengah konflik antara Indonesia dan Belanda. Negara anggota KTN yang mewakili Indonesia ialah ....

a)

Amerika Serikat

b)

Belgia

c)

Swedia

d)

Australia

16.

Pada Perjanjian Renville yang diadakan pada tanggal 17 Januari 1948, dihasilkan beberapa kesepakatan berikut, di antaranya ....

a)

Republik Indonesia menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat bersama Negara Borneo dan Negara Indonesia Timur.

b)

Uni Indonesia-Belanda akan didirikan pada tanggal 1 Januari 1949.

c)

Garis demarkasi disetujui sebagai pemisah wilayah Indonesia dan wilayah pendudukan Belanda.

d)

Mengembalikan pemerintahan Indonesia ke Yogyakarta.

17.

Sebelum diadakannya Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag, Indonesia dan Belanda melaksanakan perjanjian Roem – Royen pada tanggal 7 Mei 1949. Pada pelaksanaannya, perjanjian ini tidak kunjung menemui titik temu dan pada akhirnya harus menghadirkan dua tokoh dari Indonesia, yaitu ....

a)

Mohammad Hatta dan Sutan Syahrir

b)

Mohammad Hatta dan Sri Sultan Hamengkubuwono IX

c)

Sutan Syahrir dan Sri Sultan Hamengkubuwono IX

d)

Adam Malik dan Sutan Syahrir

18.

Bijeenkomst voor Federaal Overleg (BFO) merupakan komite bentukan Belanda untuk mengelola Republik Indonesia Serikat. Pada perjanjian KMB, wakil BFO yang menandatangani Piagam Penyerahan Kedaulatan adalah ....

a)

Sri Sultan Hamengkubuwono IX

b)

Sultan Hamid II

c)

Mohammad Hatta

d)

Paul van Zeeland

19.

Sesuai dengan isi perjanjian KMB, kedaulatan Indonesia akan diserahkan selambat-lambatnya pada tanggal ....

a)

30 Desember 1949

b)

31 Desember 1949

c)

1 Januari 1950

d)

1 Maret 1950

20.

Usaha mempertahankan kemerdekaan Indonesia dilakukan dengan cara...

a)

Perjuangan fisik dan diplomasi

b)

Memecah belah kekuatan musuh

c)

Peningkatan taraf hidup rakyat

d)

Pembentukan angkatan perang yang kuat