NEW
Font size
WorksheetsPOST TEST FIRST AIDER I
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang Jumlah petugas P3K & kotak P3K di tempat kerja adalah :
Permennakertrans No. Per. 15/Men/VIII/2008
Permennakertrans No. Per. 15/Men/VI/2008
Permenakertrans No. Per. 01/Men/1970
Permenakertrans No. Per. 03/Men/1982
Dalam P3K, Ciri gangguan pada korban adalah :
Gangguan yang bersifat umum dan lokal
Gangguan yang bersifat mendadak
Gangguan peralatan
Gangguan personil
Rasio jumlah petugas P3K dengan pekerja dan faktor risiko di tempat kerja adalah:
1 orang petugas untuk setiap 150 pekerja dengan risiko kecelakaan tinggi
1 orang petugas untuk jumlah pekerja ≤100 dengan risiko kecelakaan tinggi
1 orang petugas untuk 25 - 150 pekerja dengan risiko kecelakaan tinggi
1 orang petugas untuk 25 - 100 pekerja dengan risiko kecelakaan rendah.
Pertolongan pertama pada Luka dan memar, kecuali :
Kompres air hangat
Tinggikan posisi luka
Bebat tekan luka
Istirahatkan bagian luka
Langkah-langkah yang harus dilakukan sebagai dasar melakukan P3K adalah:
Menilai situasi
Menilai Tempat Kejadian
Menyiapkan kotak P3K
Menyiapkan tandu sesuai status korban
Yang bukan pertolongan pertama pada kecelakaan akibat pajanan bahan kimia adalah :
Membebaskan jalan nafas kontak seminimal mungkin
Mengguyur bagian yang terpajan dengan air sesegera mungkin
Korban diberi minum air dingin
Melonggarkan pakaian agar tidak sesak nafas
Yang bukan syarat menghentikan RJP :
Saat penolong kelelahan
Muncul Tanda - tanda kematian
ROSC
Fraktur Iga
Tanda-tanda korban yang mengalami perdarahan dalam antara lain sebagai berikut, kecuali:
Terdapat Lebam berpola
Nadi tidak dapat diraba
Korban tampak pucat, kulit dingin dan lembab
Koban merasa nyeri/kesakitan
Jika ada pekerja ditemukan tidak sadar, apa yang pertama kali dilakukan :
Panggil Bantuan
Cek kesadaran
RJP
Amankan situasi
Kapan kita gunakan AED :
ROSC
nadi tidak teraba
setelah AED memberi petunjuk
saat henti jantung
Cara melakukan pertolongan pertama pada luka bakar :
Aliri luka dengan air mengalir
Buka kain/baju yang membalut luka
Dibalut dengan kain kasa dingin
jauhkan dari sumber api
Sumber bahaya pada ruang tertutup dan terbatas (confined spaces) :
Oksigen deficiency
Gas berbahaya
Suhu lingkungan
Semua benar.
Pertolongan pertama pada Luka Bakar, kecuali :
Luka ditutup dengan perban steril atau kain
Lepaskan pakaian dan perhiasan di daerah sekitar luka bakar
Oleskan kulit yang mengalami luka bakar dengan minyak atau pasta gigi
Siram bagian yang luka dengan air dingin sekitar 20 menit untuk meredakan nyeri
Syarat pembidaian patah tulang adalah :
Tertutup 2 persendian
Ikatan tidak ketat
harus menggunakan papan panjang
Luka ditutup dahulu sebelum dibidai
Alat pada gambar berfungsi untuk :
Penopang lengan
Pembalut luka
Bidai
Pelindung diri
Yang dilakukan pada perdarahan luka tembus berikut ini yang benar adalah:
Cabut benda yang tertancap apabila tidak berdarah
Hentikan perdarahan
Cuci dengan air
Beri gendongan elevasir
Tujuan penggunaan AED adalah, kecuali :
1. menganalisis irama jantung
2. memberikan kejut jantung
3. mengembalikan jantung yang berhenti
1 dan 2 benar
Cara melakukan RJP yang baik dan benar, kecuali :
Recoil sempurna
Kompresi dilakukan dengan cepat dan kuat
Kedalaman 5-6 cm
Menggunakan sumber kekuatan tangan
Timbul kemerahan dan lepuh (blister) pada kulit tetapi tidak merusak seluruh lapisan kulit merupak ciri luka bakar:
Derajat satu
Derajat empat
Derajat tiga
Derajat dua
Tujuan pembidaian adalah :
Memberi istirahat pada korban
Terapi patah tulang
Menyembuhkan patah tulang
Mengurangi rasa nyeri
