NEW
Font size
WorksheetsTitrasi Iodometri dan Permanganometri
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
KMnO4 dapat mengalami reaksi reduksi dalam suasana …
Asam
Basa
Basa dan netral
Netral
Sedikit basa
KMnO4 tidak tahan terhadap cahaya oleh karena itu harus …
disimpan dalam botol berwarna gelap
dilarutkan dalam air bebas CO2
dilarutkan dalam air bebas O2
dilarutkan dalam H2SO4
disaring sebelum larutannya digunakan
Pada titrasi permanganometri sebaiknya asam yang digunakan ...
H2SO4 encer
HCl encer
Asam oksalat
H2SO4 pekat
HCl pekat
Untuk garam-garam yang tidak dapat dioksidasi dan akan ditetapkan secara permanganometri. Maka jenis titrasi yang dilaksanakan adalah titrasi...
Langsung
Tidak langsung
Kembali
Substitusi
Metatetik
Titrasi Permanganometri merupakan titrasi ....
Reduksimetri
Oksidimetri
Asidimetri
Alkalimetri
Presipitimetri
Permanganometri adalah titrasi yang didasarkan pada reaksi...
Penetralan
Pengendapan
Reaksi oksidasi dan reduksi
Pembentukan senyawa kompleks
Sifat kalium permanganat adalah:
1. Oksidator kuat
2. Autoindikator
3. Tidak dapat berfungsi sebagai katalisator
4. Mudah diperoleh dan tidak mahal
Yang merupakan sifat kalium permanganat adalah....
1,2,3 benar
1,2,4 benar
1,3,4 benar
1,3,4 benar
2.3.4 benar
Didalam titrasi permanganometri digunakan larutan standar...
Natrium hidroksida
Larutan Iod
Kalium permanganat
Asam klorida
Kalium dikromat
sulfat atau ferro sulfat merupakan preparat yang digunakan untuk mengatasi defisiensi Zat Besi. dalam kehidupan sehari2 defisiensi tersebut dikenal sebagai
Degisiensi Kalium
Defisiensi Anemia
Defisiensi Kalsium
Defisiensi Kalsemia
Sebutkan Nama Resmi dan Rumus Kimia dari besi (II) Sulfas
a. Nama resmi : Ferros Sulfas
b. Rumus kimia : FeSO3
a. Nama resmi : Ferosi Sulfas
b. Rumus kimia : FeSO3
a. Nama resmi : Ferrosi Sulfas
b. Rumus kimia : FeSO4
a. Nama resmi : Ferro Sulfas
b. Rumus kimia : FeSO4
Larutan titer yang digunakan pada metode yang dipraktikumkan adalah...
NaOH
H2SO4
KMnO4
K2MNO4
Jenis oksidimetri yang menggunakan larutan kalium permanganat sebagai titrannya dikenal dengan nama...
asidimetri
alkalimetri
permanganometri
iodimetri
Suatu proses penambahan larutan baku yang diketahui konsentrasinya menggunakan buret ke dalam larutan yang akan ditentukan kadarnya sampai reaksi tepat selesai secara sempurna disebut ?
Titik Ekuivalen
Titrasi
Titik Akhir Titrasi
Pengukuran seksama
Zat yang ditambahkan ke dalam larutan analit untuk mengamati perubahan fisik terjadinya titik akhir titrasi disebut ...
Oksidator
Reduktor
Katalisator
Indikator
Larutan KI yang ditambahkan pada titrasi iodometri harus bebas iodat. Cara uji bebas iodat dilakukan dengan ….
Menambahkan aquades dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.
Menambahkan HCl dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.
Menambahkan NaOH dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.
Menambahkan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.
Menambahkan aquades, HCl, NaOH, dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.
Warna kompleks dari Iod-Amylum adalah …
Merah muda
Putih
Hijau
Biru ungu
Kuning muda
Titik akhir titrasi secara iodometri adalah ….
Biru Kehijauan
Biru Tepat Hilang
Biru Mantap
Biru Muda
Tidak Berwarna
Penambahan indikator amilum pada titrasi iodometri dilakukan pada saat ….
Pertengahan titrasi
Awal dan akhir titrasi
Awal titrasi
Menjelang TAT
Akhir titrasi
Berikut ini adalah perbedaan antara iodometri dan iodimetri, kecuali ….
TA pada iodometri adalah biru tepat hilang dan TA pada iodimetri adalah biru mantap
Reaksi pada iodimetri merupakan oksidimetri sedangkan iodometri reduksimetri
Keduanya menggunakan amilum/kanji sebagai indikatornya
Larutan baku yang digunakan pada iodimetri adalah I2 sedangkan pada iodometri adalah natrium tiosulfat.
Pada iodimetri I2 merupakan oksidator sedangkan pada iodometri I- sebagai reduktor
Pada penentuan titik akhir diperlukan bantuan indikator, amilum adalah termauk jenis indikator.....
eksternal
alami
spesifik
internal
logam
Perhatikan tahapan-tahapan standarisasi larutan standar dalam titrasi iodometri berikut :
1) Membuat larutan standar
2) Memindahkan Larutan ke dalam buret
3) Menempatkan larutan ke dalam erlenmeyer
4) Menambahkan larutan KI
5) Menambahkan beberapa larutan asam sulfat
6) Melakukan titrasi dengan larutan Na2S2O3 sampai warnanya kuning jerami
Tahapan berikutnya adalah…
Catat skala pada buret
Menghentikan titrasi
terbentuknya warna biru
Tambahakn indikator amilum
Titrasi samapi biru tepat menghilang
Berdasarkan cara/teknik titrasinya, iodometri termasuk jenis titrasi..............
Redoks
Substitusi
Langsung
Tidak langsung
Balik/kembali
Untuk menetukan kadar vitamin C dapat digunakan metode
Alkalimetri
Asidi-alkalimetri
Iodometri
Iodimetri
Indikator yang digunakan untuk penetapan kadar vitamin C adalah
Fenolftalein
Metil Merah
Kanji
Metil jingga
Prinsip percobaan penetapan kadar vitamin C pada metode iodimetri menggunakan prinsip...
Reaksi oksidasi
Reaksi asam basa
Reaksi netralisasi
Reaksi oksidasi reduksi
warna kuning pucat pada titrasi iodometri menandakan bahwa
I2 menguap
I2 tersisa sedikit
I2 mengalami oksidasi
I2 masih banyak dierlenmeyer jadi titrasi lagi dengan digerojok
Reaksi Reduksi adalah reaksi …
Pengikatan Elektron
Substitusi
Penetralan
Pelepasan Elektron
Koordinasi
Titrasi iodometri termasuk titrasi redoks jenis ….
Permanganometri
Redoksimetri
Dikrometri
Oksidimetri
Reduksimetri
Larutan baku natrium tiosulfat adalah zat baku sekunder yang sebelum digunakan harus dibakukan terlebih dahulu. Larutan baku primer yang tepat adalah ….
Arsen trioksida
Natrium tetraborat
Kalium kromat
Asam oksalat
Kalium dikromat
Larutan baku I2 adalah zat baku sekunder yang sebelum digunakan harus dibakukan terlebih dahulu. Larutan baku primer yang tepat adalah ….
Natrium Hidroksida
Amilum
Arsen Trioksida
Asam Oksalat
Natrium oksalat
Pembuatan larutan baku Na2S2O3 harus netral supaya tidak terbentuk endapan belerang yang menyebabkan larutan menjadi keruh. Pembuatannya dilakukan dengan cara ….
Dilarutkan dalam air bebas CO2
Dilarutkan dalam aquades dan ditambah Na2CO3
Dilarutkan dalam larutan KI
Dilarutkan dalam air bebas CO2 dan ditambah Na2CO3
Dilarutkan dalam aquades
Reaksi yang terjadi antara K2Cr2O7 dengan Na2S2O3 adalah reaksi...
Balik
Langsung
Tidak Langsung
Kembali
Substitusi
Larutan KI yang ditambahkan pada titrasi iodometri harus bebas iodat. Cara uji bebas iodat dilakukan dengan ….
Menambahkan aquades dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.
Menambahkan HCl dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.
Menambahkan NaOH dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.
Menambahkan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.
Menambahkan aquades, HCl, NaOH, dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.
Warna kompleks dari Iod-Amylum adalah …
Merah muda
Putih
Hijau
Biru ungu
Kuning muda
Titik akhir titrasi secara iodometri adalah ….
Biru Kehijauan
Biru Tepat Hilang
Biru Mantap
Biru Muda
Tidak Berwarna
Titik akhir titrasi secara iodimetri adalah ….
Biru Kehijauan
Biru Tepat Hilang
Biru Mantap
Biru Muda
Tidak Berwarna
Tujuan titrasi iodometri harus dilaksanakan dalam labu erlenmeyer bertutup gelas asah adalah ….
Mempermudah titrasi
Mempercepat titik akhir titrasi
Mencegah I2 yang terbentuk tidak menguap keluar
Menunjukkan TA yang tepat
Mempermudah reaksi reduksi oksidasi
Penambahan indikator amilum pada titrasi iodimetri dilakukan pada saat ….
Pertengahan titrasi
Awal dan akhir titrasi
Awal titrasi
Menjelang TE
Akhir titrasi
Dalam penetapan ion besi (III) sebagai pelarutnya adalah asam sulfat. Fungsi dari penambahan zat ini adalah ...
Mencegah terjadinya ionisasi ion Fe3+
Mengoksidasi ion Fe
Mencegah terjadinya hidrolisis
Menghilangkan CO2 dalam air
Melepaskan ion Fe3+
Suatu sampel tembaga oksida seberat 10 g dilarutkan dalam asam dan diencerkan hingga 250 mL, dipipet 25 mL dan pHnya disesuaikan kemudian ditambahkan KI berlebih, yang membebaskan I2, I2 itu dititrasi dengan 30,34 mL larutan thiosulfat 0,1045 N. Kadar tembaga yang terkandung dalam sampel tersebut adalah ...
1,58 %
11,57 %
2,01 %
20,13 %
63,5 %
Analit yang sifatnya reduktor lemah dikenal dengan istilah
Iodometri
Gravimetri
Iodimetri
Argentometri
Berikut ini merupakan ciri fisik dari kalium permanganat, kecuali....
Keadaan fisik : padatan berbau
Warna : ungu ( ungu gelap )
Warna : merah muda seulas
sedikit larut dalam air
mudah larut dalam methanol
Dasar permangganatometri adalah reaksi.....
Metatetik
Redoks
Alkalimetri
Asidimetri
Kompleks
Biloks Mn dalam MnO4- adalah.....
1
3
5
7
8
Baku primer yang digunakan dalam praktikum permanganometri adalah....
Kalsium oksalat
asam oksalat
KMnO4
PP
HCl
Peralatan yang digunakan dalam menimbang bahan kimia untuk membuat larutan adalah….
Neraca, spatula, erlenmeyer
Kaca arloji, neraca, Erlenmeyer
Neraca, kaca arloji, spatula
Neraca, buret, spatula
Erlenmeyer, buret, neraca
Jika diketaui Menuliskan Ar masing -masing
Ar C = 12
Ar O= 16
Ar H= 1
Maka Mr dari H2C2O4 2 H2O adalah ....
28
63
126
128
218
suatu metode analisa yang didasarkan pada terjadinya reaksi oksidasi dan reduksi antara analit dengan titran analit yang mengandung spesi reduktor dititrasi dengan titran yang berupa larutan standar dari oksidator atau sebaliknya, disebut dengan
Titrasi penetralan
Titrasi redoks
Titrasi pengendapan
Titrasi asam basa
