wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Titrasi Iodometri XII FK 2

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Reaksi Reduksi adalah reaksi …

a)

Pengikatan Elektron

b)

Substitusi

c)

Penetralan

d)

Pelepasan Elektron

e)

Koordinasi

2.

Titrasi iodometri termasuk titrasi redoks jenis ….

a)

Permanganometri

b)

Redoksimetri

c)

Dikrometri

d)

Oksidimetri

e)

Reduksimetri

3.

Larutan baku natrium tiosulfat adalah zat baku sekunder yang sebelum digunakan harus dibakukan terlebih dahulu. Larutan baku primer yang tepat adalah ….

a)

Arsen trioksida

b)

Natrium tetraborat

c)

Kalium kromat

d)

Asam oksalat

e)

Kalium dikromat

4.

Larutan baku I2 adalah zat baku sekunder yang sebelum digunakan harus dibakukan terlebih dahulu. Larutan baku primer yang tepat adalah ….

a)

Natrium Hidroksida

b)

Amilum

c)

Arsen Trioksida

d)

Asam Oksalat

e)

Natrium oksalat

5.

Pembuatan larutan baku Na2S2O3 harus netral supaya tidak terbentuk endapan belerang yang menyebabkan larutan menjadi keruh. Pembuatannya dilakukan dengan cara ….

a)

Dilarutkan dalam air bebas CO2

b)

Dilarutkan dalam aquades dan ditambah Na2CO3

c)

Dilarutkan dalam larutan KI

d)

Dilarutkan dalam air bebas CO2 dan ditambah Na2CO3

e)

Dilarutkan dalam aquades

6.

Iodium (I­2) adalah senyawa yang sukar larut dalam air, dalam proses pembuatannya dilakukan dengan proses pelarutan menggunakan …

a)

Air dingin yang ditambah dengan KI

b)

Air bebas CO2

c)

Air bebas O2

d)

CHCl3

e)

Air panas

7.

Reaksi yang terjadi antara K2Cr2O7 dengan Na2S2O3 adalah reaksi...

a)

Balik

b)

Langsung

c)

Tidak Langsung

d)

Kembali

e)

Substitusi

8.

Larutan KI yang ditambahkan pada titrasi iodometri harus bebas iodat. Cara uji bebas iodat dilakukan dengan ….

a)

Menambahkan aquades dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.

b)

Menambahkan HCl dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.

c)

Menambahkan NaOH dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.

d)

Menambahkan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.

e)

Menambahkan aquades, HCl, NaOH, dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.

9.

Warna kompleks dari Iod-Amylum adalah …

a)

Merah muda

b)

Putih

c)

Hijau

d)

Biru ungu

e)

Kuning muda

10.

Titik akhir titrasi secara iodometri adalah ….

a)

Biru Kehijauan

b)

Biru Tepat Hilang

c)

Biru Mantap

d)

Biru Muda

e)

Tidak Berwarna

11.

Tujuan titrasi iodometri harus dilaksanakan dalam labu erlenmeyer bertutup gelas asah adalah ….

a)

Mempermudah titrasi

b)

Mempercepat titik akhir titrasi

c)

Mencegah I2 yang terbentuk tidak menguap keluar

d)

Menunjukkan TA yang tepat

e)

Mempermudah reaksi reduksi oksidasi

12.

Berikut ini adalah perbedaan antara iodometri dan iodimetri, kecuali ….

a)

TA pada iodometri adalah biru tepat hilang dan TA pada iodimetri adalah biru mantap

b)

Reaksi pada iodimetri merupakan oksidimetri sedangkan iodometri reduksimetri

c)

Keduanya menggunakan amilum/kanji sebagai indikatornya

d)

Larutan baku yang digunakan pada iodimetri adalah I2 sedangkan pada iodometri adalah natrium tiosulfat.

e)

Pada iodimetri I2 merupakan oksidator sedangkan pada iodometri I- sebagai reduktor

13.

Dalam penetapan ion besi (III) sebagai pelarutnya adalah asam sulfat. Fungsi dari penambahan zat ini adalah ...

a)

Mencegah terjadinya ionisasi ion Fe3+

b)

Mengoksidasi ion Fe

c)

Mencegah terjadinya hidrolisis

d)

Menghilangkan CO2 dalam air

e)

Melepaskan ion Fe3+

14.

Perlakuan awal yang harus dilakukan terhadap zat K2Cr2O7 yang akan digunakan sebagai zat baku primer adalah ...

a)

Dipanaskan

b)

Dilebur dalam panas tinggi

c)

Dioksidasi

d)

Direduksi

e)

Diasamkan

15.

Zat yang ditambahkan ke dalam larutan analit untuk mengamati perubahan fisik terjadinya titik akhir titrasi disebut ...

a)

Oksidator

b)

Reduktor

c)

Katalisator

d)

Indikator

16.

Larutan KI yang ditambahkan pada titrasi iodometri harus bebas iodat. Cara uji bebas iodat dilakukan dengan ….

a)

Menambahkan aquades dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.

b)

Menambahkan HCl dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.

c)

Menambahkan NaOH dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.

d)

Menambahkan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.

e)

Menambahkan aquades, HCl, NaOH, dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.

17.

Warna kompleks dari Iod-Amylum adalah …

a)

Merah muda

b)

Putih

c)

Hijau

d)

Biru ungu

e)

Kuning muda

18.

Titik akhir titrasi secara iodometri adalah ….

a)

Biru Kehijauan

b)

Biru Tepat Hilang

c)

Biru Mantap

d)

Biru Muda

e)

Tidak Berwarna

19.

Penambahan indikator amilum pada titrasi iodimetri dilakukan pada saat ….

a)

Pertengahan titrasi

b)

Awal dan akhir titrasi

c)

Awal titrasi

d)

Menjelang TE

e)

Akhir titrasi

20.

Berikut ini adalah perbedaan antara iodometri dan iodimetri, kecuali ….

a)

TA pada iodometri adalah biru tepat hilang dan TA pada iodimetri adalah biru mantap

b)

Reaksi pada iodimetri merupakan oksidimetri sedangkan iodometri reduksimetri

c)

Keduanya menggunakan amilum/kanji sebagai indikatornya

d)

Larutan baku yang digunakan pada iodimetri adalah I2 sedangkan pada iodometri adalah natrium tiosulfat.

e)

Pada iodimetri I2 merupakan oksidator sedangkan pada iodometri I- sebagai reduktor

21.

Berikut ini adalah perbedaan antara iodometri dan iodimetri, kecuali ….

a)

TA pada iodometri adalah biru tepat hilang dan TA pada iodimetri adalah biru mantap

b)

Reaksi pada iodimetri merupakan oksidimetri sedangkan iodometri reduksimetri

c)

Keduanya menggunakan amilum/kanji sebagai indikatornya

d)

Larutan baku yang digunakan pada iodimetri adalah I2 sedangkan pada iodometri adalah natrium tiosulfat.

e)

Pada iodimetri I2 merupakan oksidator sedangkan pada iodometri I- sebagai reduktor

22.

Perhatikan tahapan-tahapan standarisasi larutan standar dalam titrasi iodometri berikut :

1) Membuat larutan standar

2) Memindahkan Larutan ke dalam buret

3) Menempatkan larutan ke dalam erlenmeyer

4) Menambahkan larutan KI

5) Menambahkan beberapa larutan asam sulfat

6) Melakukan titrasi dengan larutan Na2S2O3 sampai warnanya kuning jerami

Tahapan berikutnya adalah…

a)

Catat skala pada buret

b)

Menghentikan titrasi

c)

terbentuknya warna biru

d)

Tambahakn indikator amilum

e)

Titrasi samapi biru tepat menghilang

23.

Pada penentuan titik akhir diperlukan bantuan indikator, amilum adalah termauk jenis indikator.....

a)

eksternal

b)

alami

c)

spesifik

d)

internal

e)

logam

24.

Berdasarkan cara/teknik titrasinya, iodometri termasuk jenis titrasi..............

a)

Redoks

b)

Substitusi

c)

Langsung

d)

Tidak langsung

e)

Balik/kembali

25.

warna kuning pucat pada titrasi iodometri menandakan bahwa

a)

I2 menguap

b)

I2 tersisa sedikit

c)

I2 mengalami oksidasi

d)

I2 masih banyak dierlenmeyer jadi titrasi lagi dengan digerojok

26.

Metode iodometri berdasarkan .....

a)

Reaksi Reduksi dan Oksidasi

b)

Reaksi asam basa

c)

Reaksi pengendapan

d)

Reaksi kesetimbangan

e)

Reaksi pembentukan kompleks

27.

Titrasi dengan metode iodometri dilakukan secara .....

a)

langsung

b)

tidak langsung

28.

Larutan standar natrium tiosulfat merupakan larutan standar ....

a)

Primer

b)

Sekunder

29.


I2I_2  yang dihasilkan pada saat titrasi merupakan ....

a)

indikator

b)

reduktor

c)

larutan standar sekunder

d)

oksidator

e)

larutan standar primer

30.

Natrium tiosulfat merupakan larutan standar yang bersifat

a)

primer, reduktor

b)

primer, oksidator

c)

sekunder, reduktor

d)

sekunder, oksidator

e)

sekunder, indikator

31.

Pada metode iodometri, apabila sampel berupa oksidator maka sampel tersebut harus ....

a)

direaksikan dengan kalium dikromat

b)

direaksikan dengan asam asetat

c)

direaksikan dengan HCl untuk menghasilkan I2

d)

direaksikan dengan I2 berlebih

e)

direaksikan dengan KI berlebih untuk menghasilkan I2

32.

Pada iodometri, sampel yang bersifat reduktor diperlakukan dengan cara ....

a)

direaksikan dengan amilum untuk membentuk I2

b)

direaksikan dengan KI berlebih untuk membentuk I2

c)

direaksikan dengan I2 berlebih

d)

direaksikan dengan larutan CuSO4

e)

direaksikan dengan kalium dikromat

33.

titrasi iodometri dilakukan dalam suasana

a)

asam

b)

basa

c)

netral

d)

suhu tinggi

e)

suhu rendah

34.

titik akhir titrasi metode iodometri adalah ....

a)

hilangnya warna kuning pada larutan

b)

terbentuk warna biru tua pada larutan

c)

hilangnya warna biru tua pada larutan

d)

terbentuknya warna kuning jerami pada larutan

e)

hilangnya warna biru muda pada larutan

35.

Pada metode iodometri kalium dikromat merupakan ....

a)

indikator, reduktor

b)

larutan standar primer, oksidator

c)

larutan standar primer, reduktor

d)

larutan standar sekunder, oksidator

e)

larutan standar sekunder, reduktor

36.

Indikator yang digunakan dalam iodometri adalah ....

a)

PP

b)

Kalium dikromat

c)

Kalium kromat

d)

Amilum

e)

EBT

37.

titik akhir titrasi metode iodometri adalah ....

a)

hilangnya warna kuning pada larutan

b)

terbentuk warna biru tua pada larutan

c)

hilangnya warna biru tua pada larutan

d)

terbentuknya warna kuning jerami pada larutan

e)

hilangnya warna biru muda pada larutan

38.

Indikator pada iodometri sebaiknya diberikan pada saat ....

a)

Sebelum titik akhir

b)

Sesudah titik akhir

c)

Sebelum titik ekivalen

d)

Sesudah titik ekivalen

e)

Sebelum titrasi

39.

Pada standardisasi larutan kalium dikromat dengan natrium sulfat, reaksi di atas merupakan reaksi pada saat ...

a)

Sebelum titrasi

b)

Saat titrasi

c)

Sesudah titrasi

d)

Titik akhir titrasi

e)

Titik ekivalen

40.

Pada standardisasi kalium dikromat dengan natrium tiosulfat, reaksi diatas terjadi pada saat ....

a)

Sebelum titrasi

b)

Sesudah titrasi

c)

Selama titrasi

d)

Titik akhir titrasi

e)

Titik ekivalen

41.

Terbentuknya iodium bebas ditandai dengan larutan menjadi berwarna ....

a)

kuning

b)

kuning kemerahan

c)

kuning jerami

d)

tidak berwarna

e)

biru tua

42.
titrasi ridak langsung dengan menggunakan larutan standar sekunder natrium tiosulfat disebut dengan…
a)
iodometri
b)
iodimetri
43.
Titrasi yang mennggunakan Na2S2O3 sebagai larutan penitar termasuk Metode
a)
yodometri
b)
yodimetri
c)
permanganometri
d)
kompleksometri
44.
Pada penetapan kadar Cu dalam kristal terusi secara iodometri,digunakan beberapa larutan reagen, kecuali ….
a)
HCl 4N
b)
H2SO4 4 N
c)
KI 10%
d)
Amilum 1%
45.
Titik Akhir titrasi Yodometri ditandai dengan….
a)
Warna merah muda
b)
Timbulnya warna Biru
c)
Hilangnya warna biru
d)
Warna kuning
46.
sampel pada iodometri bersifat…
a)
oksidasi
b)
autoindikator
c)
reduktor
d)
oksidator
47.

warna kuning pucat pada titrasi iodometri menandakan bahwa

a)

I2 menguap

b)

I2 tersisa sedikit

c)

I2 mengalami oksidasi

d)

I2 masih banyak dierlenmeyer jadi titrasi lagi dengan digerojok

48.

sebutkan nama dari senyawa berikut


Na2S4O6

a)

Natrium sulfat

b)

Natirum thiosulfat

c)

Natrium Thiosianat

d)

Natrium Tetrationat

49.

sebutkan nama dari senyawa berikut

NH4S203

a)

amonium sulfat

b)

amonium tiosianat

c)

amonium tiosulfat

d)

amonium tetrationat

50.

sebutkan nama dari senyawa berikut


NH4CNS

a)

amonium sulfat

b)

amonium tiosianat

c)

amonium tiosulfat

d)

amonium tetrationat