wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

test

Total questions: 60

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

1. Keberadaan  Pasal 25 ayat ( 1 ) dan Pasal 27 ayat ( 1 )  U.U.KUP tentang hak WP  mengajukan keberatan dan banding menggambarkan bahwa salah satu syarat pembuatan U.U. Pajak telah terpenuhi yaitu :

a)

Azas Falsafah Hukum  

  

b)

Azas Certainty     

c)

Azas Yuridis

2.

2. Dokumen yang dibuat oleh satu pihak terutang Bea Meterai adalah pada saat ;  

a)

Dokumen itu diserahkan   

 

  

b)

     Selesainya dokumen dibuat   

c)

Digunakan di Indonesia

3.

Dokumen yang dibuat oleh lebih dari satu pihak terutang Bea Meterai adalah pada saat ;  

a)

Dokumen itu diserahkan   

b)

Selesainya dokumen dibuat   

c)

Digunakan di Indonesia

4.

PBB terutang menurut SPPT harus dilunasi paling lambat  ;

a)

3 bulan sejak diterimanya SPPT     

b)

6 bulan sejak diterimanya SPPT   

c)

6 bulan sejak tanggal dterbitkannya SPPT

5.

Apabila NPOP BPHTB tidak diketahui atau lebih rendah dari NJOP PBB dasar pengenaan BPHTB adalah ; 

a)

NJOP TKP   

b)

NPOPTKP   

c)

NJOP PBB

6.

Landasan hukum dilakukannya pemungutan pajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa untuk keperluan Negara di Indonesia :

a)

U.U.D. 1945 Pasal 23 ayat [ 1 ] 

b)

U.U.D. 1945 Pasal 23 ayat [ 2 ] 

 

c)

U.U.D. 1945 Pasal 23A

7.

Landasan strategi pemungutan pajak di Indonesia  adalah : 

a)

Rencana Kerja Direktorat Pajak   

  

b)

Rencana Kerja Kementerian Keuangan RI  

c)

APBN setiap tahun anggaran dan kebijakan Pemerintah yang dituangkan  dalam berbagai peraturan

8.

Wajib Pajak Dalam Negeri dikenakan pajak atas dasar 

a)

Azas Domisili 

b)

Azas Sumber 

c)

Azas Kebangsaan 

9.

Wajib Pajak Luar Negeri dikenakan pajak atas dasar 

a)

Azas Domisili 

b)

Azas Sumber 

c)

Azas Kebangsaan 

10.

Azas falsafah hukum yang menjadi salah satu syarat pembuatan U.U.Pajak : 

 

a)

Sejalan dengan Sila ke 3 dari Panca Sila  

b)

Sejalan dengan Sila ke 2 dari Panca Sila  

c)

Sejalan dengan Sila ke 4 dari Panca Sila 

11.

U.U.Pajak hanya boleh dilakukan oleh pembuat Undang-Undang  merupakan suatu konsep  dari :

a)

Penafsiran U.U.secara analogi 

b)

Penafsiran U.U.secara otentik

c)

Penafsiran U.U.secara ketat

12.

WP diberikan keringanan untuk tidak membayar denda / bunga , namun tetap diwajibkan untuk membayar utang pokoknya,   merupakan salah satu cara mengakibatkan berakhirnya utang pajak : 

a)

Penghapusan 

b)

Penangguhan 

c)

Pembebasan

13.

Pajak-pajak yang umumnya timbul karena suatu kejadian atau perbuatan yang tidak diketahui sebelumnya siapa yang melakukan  termasuk :

a)

Pajak tidak tertulis 

b)

Pajak tertulis 

c)

Pajak objektif

14.

Adanya ketentuan pajak terutang harus dilunasi sebelum SPT Tahunan PPh disampaikan sebagaimana diatur dalam Pasal 29 U.U. PPh, mempunyai makna stelsel pemungutan U.U.PPh menganut faham : 

a)

Campuran riil dan fiktieve Stelsel   

b)

Fictieve Stelsel   

c)

Campuran riil dan fictieve 

15.

Apabila Wajib Pajak secara ikhlas bersedia membayar pajak yang terutang penagihannya telah daluwarsa :

a)

Yang dibayarkan disebut “  uang tebusan “ 

b)

Yang dibayarkan disebut “  uang pengampunan pajak “ 

c)

Yang dibayarkan disebut “  uang pembasuh bathin

16.

Makna “ daluwarsa “  sehubungan dengan berakhirnya utang pajak adalah : 

  

a)

WP tidak wajib membayar pajak terutang karena lampaunya waktu penagihan

b)

WP tidak wajib membayar pajak terutang karena lampaunya waktu pelunasan  

c)

WP tidak wajib membayar pajak terutang karena lampaunya waktu pembayaran

17.

Stelsel  pemungutan U.U. No. 28 Tahun 2009 Tentang PDRD STDD U.U.No.11 Tahun 2020  

a)

Riil stelsel 

b)

Fiktieve stelsel   

c)

Campuran riil stelsel & fiktieve stelsel  

18.

Sistem pemungutan U.U. No. 7 Tahun 1983 Tentang PPh STDD U.U.No.11 Tahun 2020  

a)

Self assessment system  

b)

With holding system    

c)

Campuran self dan with holding  system

19.

Sistem pemungutan U.U. No. 8 Tahun 1983 Tentang PPN STDD U.U. No. 11 Tahun 2020  

a)

Self assessment system  

b)

With holding system    

c)

Campuran self dan with holding  system

20.

Sistem pemungutan U.U. No. 12 Tahun 1985 Tentang PBB STDD U.U.No.11 Tahun 2020  

a)

Self assessment system  

b)

Official assessment system   

c)

Kerjasama antara Wajib Pajak dengan Fiskus

21.

PPh Pasal 23  yang dipotong oleh PT.BCA Tbk atas transaksi pembayaran jasa cleaning service kepada perusahaan penyedia tenaga kerja   harus disetor paling lama : 

a)

Tanggal 10 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

b)

Tanggal 7   bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

c)

Tanggal 15 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir

22.

PPh Pasal 23  yang dipotong oleh PT.BCA Tbk atas transaksi pembayaran jasa cleaning service kepada perusahaan penyedia tenaga kerja   harus disetor paling lama : 

a)

Tanggal 10 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

b)

  

Tanggal 7   bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

c)

Tanggal 15 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

23.

PPh Pasal 23  yang dipotong oleh PT.BCA Tbk atas transaksi pembayaran jasa pengiriman dan pengisian uang ke ATM   harus disetor paling lama : 

a)

Tanggal 7   bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

b)

Tanggal 10 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

c)

Tanggal 15 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

24.

PPh Pasal 23  yang dipotong oleh PT.BCA Tbk atas transaksi pembayaran jasa catering  kegiatan diklat di BCA Learning Institute   harus disetor paling lama : 

a)

Tanggal 7   bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

b)

Tanggal 15 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

c)

Tanggal 10 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir

25.

PPh Pasal 21 yang dipotong oleh PT.BCA Tbk atas transaksi pembayaran honorariun tenaga medis yang bertugas di poliklinik  Wisma Asia BCA  harus disetor paling lama : 

a)

Tanggal 10   bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir

b)

Tanggal 7     bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

c)

Tanggal 15 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir

26.

PPh Pasal 23  yang dipotong oleh PT.BCA Tbk atas transaksi pembayaran jasa keamanan  kepada perusahaan penyedia tenaga kerja   harus disetor paling lama : 

a)

Tanggal 7   bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

b)

Tanggal 10 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir

c)

Tanggal 15 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir 

27.

Ditetapkannya Pengusaha Kecil dikecualikan dari kewajiban melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP sebagaimana diatur dalam pasal 3A ayat ( 1 ) U.U.PPN menggambarkan bahwa salah satu syarat pembuatan U.U. Pajak telah terpenuhi yaitu :  

a)

Azas Yuridis

b)

Azas Ekonomis

c)

Azas Financial

28.

Ditetapkannya tanggal jatuh tempo pembayaran PPh Pasal 21/23/26 paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 242/PMK.03/2014  menggambarkan bahwa salah satu syarat pembuatan U.U. Pajak telah terpenuhi yaitu :  

a)

Azas Effesiency   

    

b)

Azas Certainty

c)

Azas Convenience of Payment 

29.

Keberadaan  Pasal 7 ayat ( 1 ) U.U.PPh tentang PTKP  menggambarkan bahwa salah satu syarat pembuatan U.U. Pajak telah terpenuhi yaitu :  

a)

Azas Equality

b)

Azas Certainty  

c)

Azas Effesiency

30.

Keberadaan  Pasal 2 ayat ( 1 ) dan Pasal 4 ayat ( 1 )  U.U.PPh dan Pasal 4 ayat ( 1 ) U.U.PPN tentang subjek dan objek menggambarkan bahwa salah satu syarat pembuatan U.U. Pajak telah terpenuhi yaitu :  

a)

Azas Falsafah Hukum  

b)

Azas Certainty     

c)

Azas Yuridis  

31.

Sistem pemungutan U.U. No. 11 Tahun 2020 Tentang Tentang Bea Meterai   

a)

Self assessment system  

b)

Official assessment system   

c)

Kerjasama antara Wajib Pajak dengan Fiskus

32.

Sistem pemungutan U.U. No. 28 Tahun 2009 Tentang PDRD  STDD U.U.No. 11 Tahuna 2020 

a)

Self assessment system  

b)

Official assessment system   

 

c)

Campuran self dan Official assessment system  

33.

Timbulnya utang pajak dalam U.U. No.7 Tahun 1983 Tentang PPh STDD U.U.No.11 Tahun 2020  

a)

Tanpa SKP [ ajaran materiil ]

b)

Jika sudah ada SKP [ ajaran formil ]

c)

Setelah ada pemeriksaan pajak

34.

Timbulnya utang pajak dalam U.U. No.12 Tahun 1994  Tentang PBB STDD U.U.No.11 Tahun 2020

a)

Tanpa SKP [ ajaran materiil ]

b)

Jika sudah ada SKP [ ajaran formil ]

c)

Setelah ada pemeriksaan pajak

35.

Pemotongan PPh pasal 21 atas gaji pada saat gaji dibayarkan menganut azas 

a)

Equality

b)

Certainty

c)

Convenience of payment

36.

Self assessment system menganut azas

a)

Equality

b)

Convenience of payment

c)

Effesiency

37.

Pajak Pertambahan Nilai sebesar 10%  yang diatur dalam Pasal 7 ayat ( 1 ) U.U.No.8 tahun 1983 STDD U.U.No.11 Tahun 2020 termasuk tarif :

a)

Sepadan ( proposioneel ) 

b)

Meningkat ( progressief ) 

c)

Tetap ( vast ) 

38.

Tarif  pajak yang diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak Wajib Pajak orang  pribadi yang diatur dalam Pasal 17 ayat ( 1 )  huruf  a U.U.No.36  tahun 2008   STDD U.U.No.11 Tahun 2020 termasuk tarif: 

a)

Sepadan ( proposioneel ) 

b)

Meningkat ( progressief )

  

c)

Tetap ( vast )

39.

Tarif  pajak yang diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak Wajib Pajak Badan  yang diatur dalam Pasal 17 ayat ( 1 )  huruf  a U.U.No.36  tahun 2008   STDD U.U.No.11 Tahun 2020 termasuk tarif: 

a)

Sepadan ( proposioneel ) 

b)

Meningkat ( progressief ) 

c)

Tetap ( vast )  

40.

Bea Meterai  sebesar  Rp. 10.000, atas dokumen yang akan digunakan sebagai alat pembuktian di muka Pengadilan  yang diatur dalam Pasal  3 ayat ( 1 )   U.U.No.11  tahun 2020   termasuk tarif:

a)

Sepadan ( proposioneel ) 

b)

Meningkat ( progressief ) 

c)

Tetap ( vast )

41.

Alasan U.U. tentang PBB & Bea Meterai serta U.U.  tentang PDRD  dikategorikan sebagai hukum pajak formil sekaligus hukum pajak materiil adalah karena isinya memuat tentang ;

a)

Hak fiskus, Kewajiban dan Hak Wajib Pajak serta Sanksi perpajakan; 

 

b)

Objek, Subjek dan peraturan yang memuat tarif pajak ;

c)

Hak, Kewajiban, Sanksi dan Objek,Subjek serta tarif pajak 

42.

Alasan PPh  dan PBB Sektor  P2 dan Sektor  P3  termasuk pajak langsung adalah;

a)

Dalam arti ekonomis harus dipikul sendiri oleh WP dan tidak dapat dilimpahkankepada pihak lain;

b)

Dapat dilimpahkan kepada pihak lain;

c)

Tidak dikenakan periodik

43.

Alasan U.U. No.8 Tahun 1983 Tentang PPN STDD U.U.No.11 Tahun 2020    termasuk pajak tidak langsung adalah;

a)

Dalam arti ekonomis harus dipikul sendiri oleh WP dan tidak dapat dilimpahkan kepada pihak lain;

b)

Dapat dilimpahkan kepada pihak lain;

c)

Dikenakan secara periodic

44.

Sanksi berupa denda administrasi sebesar Rp. 1.000.000. diberikan kepada WP yang tidak menyampaikan dalam waktu yang ditetapkan ; 

a)

SPT Tahunan  PPh WP Orang Pribadi   

b)

SPT Tahunan  PPh WP Badan   

    

c)

SPT Masa PPN

45.

Sanksi berupa kenaikan sebesar 200% dari jumlah pajak yang kurang dibayar melalui SKPKB  dalam hal ;

  

a)

Menyampaikan SPT tetapi isinya tidak benar     

    

b)

Dengan sengaja tidak menyampaikan SPT 

c)

Dengan sengaja memperlihatkan pembukuan yang palsu

46.

Adilnya Negara memungut pajak dengan alasan “ Pajak disamakan dengan pompa “ dinyatakan dalam teori :

a)

Kepentingan ; 

b)

Asuransi;

c)

Azas gaya beli.

47.

PPh Pasal 21 yang dipotong oleh PT.BCA Tbk atas transaksi pembayaran gaji karyawan  harus disetor paling lama : 

a)

Tanggal 7   bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

b)

Tanggal 10 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir

  

c)

Tanggal 15 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir

48.

PPh Pasal 25 yang merupakan angsuran bulanan PPh  PT.BCA Tbk  harus disetor paling lama : 

a)

Tanggal 7   bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

b)

Tanggal 15 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir

c)

Tanggal 10 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir 

49.

PPh Pasal 23  yang dipotong oleh PT.BCA Tbk atas transaksi pembayaran sewa / charter mobil / bus   harus disetor paling lama : 

a)

Tanggal 7   bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

b)

Tanggal 15 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

c)

Tanggal 10 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir

50.

PPh Pasal 4 ayat ( 2 )   yang dipotong oleh PT.BCA Tbk atas transaksi pembayaran sewa gedung untuk KCP    harus disetor paling lama : 

a)

Tanggal 7   bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

 

b)

Tanggal 10 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir  

 

c)

Tanggal 15 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir

51.

Tarif pajak PBB sektor P2 yang dikenakan atas objek pajak paling tinggi  sebesar 0,3% yang diatur dalam Pasal 80  ayat ( 1 ) U.U.No.28 tahun 2009 tentang PDRD ( PBB ) STDD U.U.No.11 Tahun 2020 termasuk tarif :

a)

Sepadan ( proposioneel ) 

b)

Meningkat ( progressief ) 

c)

Tetap ( vast ) 

52.

PBB sektor P2 PBB yang diatur dalam U.U.No.28 tahun 2009 tentang PDRD ( PBB ) STDD U.U.No.11 Tahun 2020 termasuk  :

a)

Pajak langsung dan Pajak Subjektif  

b)

Pajak langsung dan Pajak Objektif yang dipungut Pemerintah Daerah

  

c)

Pajak yang dipungut Pemerintah Daerah 

53.

PBB sektor P3 yang diatur dalam U.U.No.12 tahun 1985 STDD U.U.No.11 Tahun 2020 termasuk :

a)

Pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah   

 

b)

Pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat

c)

Pajak yang dipungut  oleh pemerintah daerah 

54.

Adanya penghasilan tertentu dikenai pajak bersifat final  seperti bunga deposito sebagaimana diatur  dalam Pasal 4 ayat ( 2 )  U.U. PPh, mempunyai makna stelsel pemungutan U.U.PPh juga menganut faham : 

 

a)

Riil Stelsel   

b)

Fictieve Stelsel   

c)

Campuran riil dan fictieve  

55.

Suatu azas pemungutan pajak yang digantungkan pada tempat kediaman WP di suatu Negara dinamakan : 

  

a)

Domicilie beginsel 

  

b)

Bronbeginsel 

c)

Nationaliteits beginsel

56.

Suatu azas pemungutan pajak yang digantungkan pada adanya suatu sumber disuatu Negara  dinamakan : 

a)

Domicilie beginsel 

b)

Bronbeginsel 

   

c)

Nationaliteits beginsel

57.

Disebut hukum pajak materiil apabila isinya memuat tentang ;

a)

Hak fiskus, Kewajiban dan Hak Wajib Pajak serta sanksi perpajakan; 

 

b)

Tatacara penyelengaraaan penetapan suatu utang pajak ;

c)

Objek, Subjek dan peraturan yang memuat tarif pajak

58.

Tidak disebut hukum pajak formil  apabila isinya memuat tentang ;

a)

Hak fiskus, Kewajiban dan Hak Wajib Pajak serta Sanksi perpajakan; 

b)

Tatacara penyelengaraaan penetapan suatu utang pajak ;

 

c)

Objek, Subjek dan peraturan yang memuat tarif pajak

59.

Alasan U.U. No.6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan dikategorikan sebagai hukum pajak formil karena isinya tidak memuat tentang ;

a)

Hak fiskus, Kewajiban dan Hak Wajib Pajak serta Sanksi perpajakan; 

b)

Tatacara penyelengaraaan penetapan suatu utang pajak ;

c)

Objek, Subjek dan peraturan yang memuat tarif pajak

60.

Alasan U.U. No.7 tahun 1983 tentang PPh dan U.U No.8 tahun 1983 tentang PPN dikategorikan sebagai hukum pajak materiil karena isinya memuat tentang ;

a)

Hak fiskus, Kewajiban dan Hak Wajib Pajak serta Sanksi perpajakan; 

b)

Tatacara penyelengaraaan penetapan suatu utang pajak ;

c)

Objek, Subjek dan peraturan yang memuat tarif pajak 

Similar Resources on Wayground