wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Masa Demokrasi Liberal di Indonesia

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Faktor dari luar (ekstern) yang mendorong munculnya nasionalisme di Indonesia adalah.... (Jawaban lebih dari satu)

a)

Kenangan kejayaan masa lalu

b)

Kemenangan Jepang atas Rusia tahun 1905

c)

Berkembangnya paham liberalisme, demokrasi, sosialisme

d)

Munculnya golongan terpelajar

2.

Kebijakan ekonomi untuk meningkatkan kerjasama pengusaha pribumi dan Tionghoa disebut...

a)

sistem Ali-Baba

b)

Gunting Syafrudin

c)

Gerakan Benteng

d)

Gerakan ekonomi sosialis

e)

Gerakan ekonomi kapitalis

3.

9. Berikut ini merupakan keberhasilan kinerja kabinet Burhanuddin Harahap, kecuali ...

a)

Melanjutkan program kabinet Ali I yang tertunda

b)

Menyelenggarakan pemilihan umum

c)

Menghentikan pertikaian TNI AD

d)

Mengakhiri hubungan Uni Indonesia-Belanda

4.

8. Sosok tersebut berhasil menjabat sebagai perdana menteri sebanyak dua kali pada masa demokrasi liberal. Beliau adalah ...

a)

Ali Sastroamidjojo

b)

Burhanuddin Harahap

c)

M. Natsir

d)

Ir. Djuanda

5.

Sistem pemerintahan pada awal kemerdekaan mengalami perubahan dari sistem Presidensial menjadi sistem parlementer.Kondisi tersebut ditandai dengan adanya peristiwa.....

a)

Penetapan Maklumat Nomor X pada 16 Oktober 1945 oleh Wakil Presiden MOhammad Hatta.

b)

Pergantian UUD 1945 ke UUD RIS pada tahun 1949.

c)

Pembubaran Republik Indonesia Serikat pada 17 Agustus 1950.

d)

Penetapan Maklumat KNIP No 5 Tanggal 11 Nopember 1945.

e)

Perpindahan Ibu kota Negara dari Jakarta ke Yogjakarta pada 14 Januari 1946.

6.

Partai-partai pada masa Demokrasi Liberal lebih cenderung untuk ....

a)

mementingkan kepentingan bangsa daripada kepentingan partainya

b)

meningkatkan kerja sama antarpartai politik

c)

secara bersama-sama mendukung program pemerintah

d)

mementingkan kepentingan partainya daripada kepentingan bangsa

e)

mengutamakan pembangunan fisik

7.

1. Pada masa pemerintahan Presiden Soekarno, terjadi perubahan sistem pemerintahan yang berlangsung dari tahun 1950 sampai 1959. Sistem pemerintahan ini disebut dengan sistem ...

a)

Orde lama

b)

Orde Baru

c)

Demokrasi Terpimpin

d)

Demokrasi Liberal

8.

Pemilihan Umum yang di laksanakan pada 15 Desember 1955 untuk memilih....

a)

Anggota Dewan perwakilan Daerah.

b)

Anggota Dewan KOnstituante.

c)

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

d)

Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat.

e)

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

9.

Kesusesan Pemilu pada tahun 1955 membawa nilai positif bagi kehidupan mayarakat Indonesia. salah satu nilai positif yang ditunjukan masyarakat Indonesia pada pemilu tersebut adalah....

a)

Menerapkan sikap terbuka antar pemilih.

b)

Merelakan harta pribadi unutk kampanye.

c)

Mendukung Partai politik secara berlebihan.

d)

Saling membantu dalam hal pencoblosan.

e)

Memiliki kesadaran berdemokrasi yang tinggi.

10.

Pelaksanaan Pemilu 1955 dilakukan dalam 2 tahap, yaitu pada tanggal 29 September 1955 dan 15 Desember 1955. Tahap pertama bertujuan memilih...

a)

anggota MPR

b)

perwakilan dalam KNIP

c)

anggota DPR

d)

anggota Badan Konstituante

e)

presiden dan wakil presiden

11.

Partai terkuat yang berkuasa pada masa demokrasi liberal adalah

a)

PKI

b)

PNI

c)

Masyumi

d)

NU

12.

Pada demokrasi liberal, partai politik memiliki peranan yang sangat besar karena...

a)

kabinet dipilih oleh partai politik besar

b)

partai politik dapat membentuk kabinet partai

c)

presiden dapat dipilih dari partai politik besar

d)

kekuasaan terpusat hanya pada partai politik

e)

kabinet bertanggung jawab pada pemimpin partai

13.

Ciri utama penerapan demokrasi liberal di Indonesia adalah...

a)

dominasi kelompok agama

b)

berkuasanya satu partai

c)

pembentukan berbagai partai politik

d)

pengangkatan presiden seumur hidup

e)

pemegang kendali pemerintahan adalah presiden

14.

Pada masa pemerintahan Kabinet Sukiman sering terjadi pertikaian politik antara pemerintah dan parlemen.Salah satu peristiwa yang menjadi pemicu pertikaian pada masa itu adalah....

a)

Penarikan tokoh tokoh Masyumi dari kursi Parlemen.

b)

Pengangkatan tokoh tokoh PKI sebagai anggota Parlemen.

c)

Penggunaan lahan milik negara untuk kepentingan kabinet.

d)

Pengangkatan tokoh tokoh PNI menjadi Menteri dalamKabinet.

e)

Pembebasan tahanan SOB oleh salah satu menteri Kabinet Sukiman.

15.

Pada masa awal kemerdekaan Indonesia belummemiliki mata uang sendiri.Langkah yang dilakukan pemerintah untuk menangani permasalahan tersebut adalah....

a)

Mengijinkan peredaran mata uang Jepang dan mata uang NICa.

b)

Mendukung langkah NICA untuk menerapkan mata uang di Indonesia.

c)

Menasionalisasi DE Javasche Bank agar mencetak uang.

d)

Menggunting mata uang Belanda agar dapat di gunakanmasyarakat Indonesia.

e)

Menerapkan mata uang Belanda sebagai mata uang sementara.

16.

Keluarnya Deklerasi Djuanda merupakan hasil gemilang dari kabinet

a)

Natsir

b)

Karya

c)

Wilopo

d)

Burhanudin Harahap

17.

Pada masa pemerintahan Kabinet Syahrir 1 mayoritas suara parlemen tidak berpihak kepada Kabinet.Kondisi tersebut menyebabkan....

a)

Perubahan kembali sistem ketatanegaraan menjadi sistem Presidensial.

b)

Penolakan Presiden Soekarno terhadap penerapan sistem Parlementer.

c)

Penyerahanmandat Kabinet Syahrir kepada Presiden Soekarno.

d)

Pemberhentian sejumlah tokoh politik dalam parlemen.

e)

Pembubaran parlemen pada masa Kabinet Syahrir I

18.

Perhatikan gambar diatas. Dalam perkembangan Demokrasi Parlementer, terdapat 7 Kabinet yang pernah memerintah di Indonesia. Dimana salah satunya pernah memerintah sebanyak 2 kali. Kabinet yang dimaksudkan adalah Kabinet.....

a)

Ali Sastroamijoyo

b)

Wilopo

c)

Natsir

d)

Djuanda

e)

Sukiman

19.

Salah satu ciri-ciri dari Demokrasi Liberal adalah ....

a)

Konstitusi UUD 1945

b)

Berkonsepsi NASAKOM

c)

Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan

d)

Berkonstitusi UUDS 1950

e)

Presiden dan parlemen dipilih langsung oleh rakyat

20.

4. Perundingan antara Indonesia dengan Belanda yang pertama kali membahas masalah pembebasan Irian Barat terjadi pada masa pemerintahan Kabinet ...

a)

Kabinet Natsir

b)

Kabinet Sukiman

c)

Kabinet Ali Sastroamidjojo I

d)

Kabinet Djuanda