WorksheetsREDOKS
Total questions: 75
Worksheet time: 10mins
Tentukan bilangan oksidasi H pada H2O
-1
+1
0
-2
Reaksi reduksi yaitu ... .
reaksi yang terjadi karena penurunan biloks
reaksi yang terjadi karena kenaikan biloks
reaksi yang terjadi ketika ada biloks yang naik dan turun
reaksi yang terjadi ketika biloks tetap
Bilangan oksidasi untuk golongan IA selalu adalah sebesar ....
+1
+2
+3
-1
reaksi yang terjadi ketika bilangan oksidasi naik disebut reaksi ... .
reduksi
oksidasi
redoks
biloks
bilangan oksidasi S pada H2SO4 adalah ... .
+4
+6
+8
+2
bilangan oksidasi yang paling kecil dari Mn di bawah ini yaitu pada ... .
K2MnO4
MnO4-
MnO2
MnO
biloks Cr pada K2CrO4
+2
+4
+6
+7
biloks Cl pada KCl
0
-1
+1
+2
biloks C pada K2CO3
+2
+4
+6
+7
biloks S pada H2SO4
+4
+5
+6
+7
biloks C pada CO2
-4
+4
-3
+3
Biloks S pada SO42-
+4
+6
-4
-2
biloks N pada NO3-
+3
+4
+5
+1
biloks Cu pada CuO
-2
+2
-1
+1
biloks C pada CaCO3
+2
+4
-2
-3
Perhatikan pernyataan berikut
1) reaksi pelepasan hidrogen
2) reaksi penurunan bilangan oksidasi
3)reaksi pembebasan elektron
4)reaksi pengikatan elektron
Dari pernyataan diatas yang merupakan konsep dari reaksi reduksi adalah ....
(2), (4)
(1), (2), (3)
(1), (3)
(3) (4)
CuO + H2 → Cu + H2O
Yang bertindak sebagai Oksidator adalah …
COOH
CuO
H2O
Cu
MnO2 + 4HCl → MnCl2 + 2H2O + Cl2
Yang bertindak sebagai Reduktor adalah . . .
HCl
MnCl2
MnO2
2H2O
Bilangan oksidasi atom Cl tertinggi di antara senyawa berikut adalah …
CaO2
KClO
KCl
KClO3
Reaksi berikut termasuk reaksi oksidasi jika dilihat dari kemampuan menerima atau melepaskan oksigen adalah
2Na2O → 4 Na + O2
2Na2O2 →2 Na2O + O2
2 BaO2 →2 BaO + O2
2K + O2 →2K2O
Bilangan Oksidasi Fe dalam Fe2O3 adalah...
+2
+3
+1
0
Bilangan oksidasi N dalam HNO3
+3
+2
+5
-2
Pada reaksi CuO + H2 ---> Cu + H2O, hasil oksidasi adalah
CuO
H2
Cu
H2O
Hasil reduksi pada reaksi Cl2 + H2O ---> HCl + HOCl adalah
Cl2
HCl
HOCl
H2O
1. Perubahan bilangan oksidasi atom Mn pada reaksi : MnO2 + HCl ---> MnCl2 + H2O + Cl2 adalah……….
+4 menjadi +2
+4 menjadi +6
tetap, tidak berubah
+2 menjadi +4
Berikut ini pernyataan yang tepat mengenai
reaksi reduksi adalah ….
1) Reaksi penangkapan elektron
2) Reaksi penangkapan oksigen
3) Reaksi penurunan bilangan oksidasi
4) Reaksi pelepasan elektron
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
Bilangan oksidasi unsur C dalam CO2 adalah …
0
-2
+2
+4
Bilangan oksidasi Mn dalam KMnO4 adalah ….
0
+2
+5
+7
Bilangan oksidasi unsur klorin paling kecil adalah ….
Cl2
KClO
Cl-
ClO2-
Pernyataan yang benar mengenai reduktor adalah …
1) Zat yang mengalami reduksi
2) Zat yang mengalami oksidasi
3) Zat yang mengalami penurunan biloks
4) Zat yang mengalami kenaikan biloks
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
2 dan 4
Reaksi berikut yang merupakan reaksi redoks adalah ….
HCl + NaOH→ NaCl + H2O
Ca(OH)2 +H2SO4 → CaSO4 + 2H2O
2Al + 6HCl → 2AlCl3 + 3H2
MgCl2 + Na2SO4 → 2NaCl +MgSO4
Spesi yang bertindak sebagai oksidator (mengalami reduksi) pada reaksi redoks berikut adalah ….
2MnO + 5PbO2 --> 2MnO4- + 5Pb2+
PbO2
MnO
H+
H2O
Perhatikan reaksi-reaksi berikut.
1) CO2 ---> CO + 1/2 O2
2) Na ---> Na+ + 1e-
3) MnO4- ---> MnO2
4) 2CO2 + 2e- ---> C2O42-
Pasangan reaksi reduksi dan oksidasi berturut-turut adalah ….
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
2 dan 4
Perhatikan contoh peristiwa berikut.
1) Baterai jam dinding
2) Peluruhan zat radioaktif
3) Reaksi asam basa
4) Charge handphone
Yang termasuk contoh reaksi redoks adalah ….
1 dan 2
3 dan 2
1 dan 4
3 dan 4
Bilangan oksidasi Cr dalam ion Cr2O72- adalah ....
-2
+2
+6
+12
Bilangan oksidasi fosfor paling rendah terdapat pada senyawa....
PH4Br
POBr3
PF3
PCl5
Ca3(PO4)2
Reaksi berikut ini yang merupakan reaksi redoks adalah… .
NaOH + HCl → NaCl + H2O
CaSO4 + 2 LiOH → Ca(OH)2 + Li2SO4
Mg(OH)2 + 2 HCl → MgCl2 + 2 H2O
BaCl2 + H2SO4 → BaSO4 + 2 HCl
MnO2 + HCl → MnCl2 + 2 H2O + Cl2
Di antara reaksi-reaksi tersebut di bawah ini yang merupakan contoh reaksi redoks adalah… .
AgNO3 + NaCl → AgCl + NaNO3
2 KI + Cl2 → I2 + 2 KCl
NH3 + H2O → NH4+ + OH-
NaOH + CH3COOH → CH3COONa + H2O
Al2O3 + 2 NaOH → 2 NaAlO2 + H2O
Biloks Mn tertinggi terdapat pada senyawa… .
KMnO4
MnO2
K2MnO4
MnCl2
MnS
Pada reaksi
3 CuS + 8 H+ + 2 NO3- -> 3 Cu2+ + 2 NO + 3S + 4 H2O
Unsur yang mengalami oksidasi adalah....
Cu
N
H
S
O
Di antara reaksi-reaksi di bawah ini yang bukan reaksi redoks adalah....
SnCl2 + I2 + 2 HCl -> SnCl4 + 2 HI
H2 + Cl2 -> 2 HCl
CuO + 2 HCl -> CuCl2 + H2O
Cu2O + C -> 2 Cu + CO
MnO2 + 4 HCl -> MnCl2 + 2 H2O + Cl2
Terdapat reaksi kimia sebagi berikut :
C6H12O6 + 6 O2 → 6 CO2 + 6 H2O
Reaksi kimia tersebut berdasarkan konsep reduksi oksidasi adalah...
Reaksi oksidasi, karena reaksi yang ditandai dengan pengikatan elektron
Reaksi oksidasi, karena reaksi yang ditandai dengan pelepasan elektron
Reaksi oksidasi, karena reaksi yang ditandai dengan pengikatan oksigen
Reaksi reduksi, karena reaksi yang ditandai dengan pelepasan oksigen
Yang bertindak sebagai oksidator dan reduktor pada reaksi :
SnO2(s) + 2CO(g) → Sn(s) + CO2(g) adalah....
Sn dan CO2
SnO2 dan Sn
SnO2 dan CO
CO dan CO2
Perhatikan persamaan reaksi : Cl2 + 2 NaOH → NaCl + NaClO + H2O
Zat manakah yang mengalami reaksi autoredoks/disproporsionasi berikut perubahan biloksnya?
Klorin dari biloks 0 menjadi -1 dan +1
Klorin dari biloks 0 menjadi -1 dan +2
Natrium dari biloks -1 menjadi 0 dan +1
Natrium dari biloks -2 menjadi -1 dan 0
Oksigen dari biloks -2 menjadi -1 dan +1
Pada reaksi redoks
MnO2 + 2 H2SO4 + 2NaI -> MnSO4 + Na2SO4 + 2 H2O + I2
yang berperan sebagai oksidator adalah....
NaI
H2SO4
Mn4+
I-
MnO2
Pada reaksi
MnO2 + 4 HCl -> MnCl2 + 2 H2O + Cl2
yang bertindak sebagai oksidator adalah....
MnO2
HCl
MnCl2
H2O
Cl2
Nilai bilangan oksidasi Cr dalam senyawa K2CrO4 adalah....
4
5
6
7
8
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(1) dan (4)
(2) dan (4)
(2) dan (3)
Cu2O + 2HCl → Cu + CuCl2 + H2O
Zat yang mengalami reaksi autoredoks beserta perubahan bilangan oksidasinya adalah ....
Cu, perubahan +1 menjadi 0 dan +2
Cu, perubahan +1 menjadi +1 dan +2
Cu, perubahan –2 menjadi 0 dan +2
Cl, perubahan –2 menjadi 0 dan +2
Cl, perubahan +2 menjadi +1 dan +2
Unsur klor dalam senyawa dapat ditemukan dengan bilangan oksidasi dari -1 hingga +7. Dari ion-ion ClO-, ClO4-, dan Cl-, yang tidak dapat mengalami reaksi disproporsionasi adalah....
ClO-
ClO4-
Cl-
ClO- dan ClO4-
Cl- dan ClO4-
Pada reaksi
MnO2 + 4 HCl -> MnCl2 + 2 H2O + Cl2
yang bertindak sebagai oksidator adalah....
MnO2
HCl
MnCl2
H2O
Cl2
Pada reaksi
3 CuS + 8 H+ + 2 NO3- -> 3 Cu2+ + 2 NO + 3S + 4 H2O
Unsur yang mengalami oksidasi adalah....
Cu
N
H
S
O
Reaksi berikut yang merupakan redoks adalah ….
AgNO3 + NaCl → AgCl + NaNO3
SO3 + KOH → K2SO4 + H2O
Cl2 + SO2 + H2O → HCl + H2SO4
CuO + 2H → Cu2 + H2O
Bilangan oksidasi N dalam HNO3
+3
+2
+5
-2
Perhatikan pernyataan berikut
1) reaksi pelepasan hidrogen
2) reaksi penurunan bilangan oksidasi
3)reaksi pembebasan elektron
4)reaksi pengikatan elektron
Dari pernyataan diatas yang merupakan konsep dari reaksi reduksi adalah ....
(2), (4)
(1), (2), (3)
(1), (3)
(3) (4)
Perhatikan persamaan reaksi berikut!
(1) PbO2 → Pb2+
(2) C2O42- → 2 CO2
(3) MnO4- → MnO2
(4) Cl2 → 2 ClO3-
Reaksi yang merupakan reaksi reduksi adalah… .
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
(3) dan (4)
Bilangan Oksidasi unsur belerang dalam senyawa Na2S2O3 adalah… .
+5
+4
+3
+2
+1
Bilangan oksidasi unsur Cr dalam senyawa CrO42- adalah… .
+6
+5
+4
+3
+2
Pada masing-masing perubahan berikut, yang merupakan contoh reaksi oksidasi adalah….
Cu2+ menjadi Cu
F2 menjadi F-
Cl- menjadi Cl2
Cr2O72- menjadi CrO42-
H2O menjadi H+
Reaksi berikut ini yang merupakan reaksi redoks adalah… .
NaOH + HCl → NaCl + H2O
CaSO4 + 2 LiOH → Ca(OH)2 + Li2SO4
Mg(OH)2 + 2 HCl → MgCl2 + 2 H2O
BaCl2 + H2SO4 → BaSO4 + 2 HCl
MnO2 + HCl → MnCl2 + 2 H2O + Cl2
Unsur yang memiliki bilangan oksidasi sama dengan unsur Cl di dalam HClO3 adalah… .
Cr dalam ion CrO42-
Fe dalam ion Fe2(SO4)3
Cr dalam ion Cr2O72-
Sb dalam ion SbO43-
Mn dalam ion MnO4-
Perhatikan persamaan reaksi : 3 H2S + 2 HNO3 + 6 H+ → 2 NO + 2 S + 4 H2O
Spesi yang merupakan oksidator adalah… .
H2O
HNO3
NO
S
H2S
Perhatikan persamaan reaksi : Cl2 + 2 NaOH → NaCl + NaClO + H2O
Zat manakah yang mengalami reaksi autoredoks/disproporsionasi berikut perubahan biloksnya?
Klorin dari biloks 0 menjadi -1 dan +1
Klorin dari biloks 0 menjadi -1 dan +2
Natrium dari biloks -1 menjadi 0 dan +1
Natrium dari biloks -2 menjadi -1 dan 0
Oksigen dari biloks -2 menjadi -1 dan +1
Bilangan oksidasi Xenon pada XeF5+ adalah….
-5
-4
+4
+5
+6
Bilangan oksidasi Cl pada Cl2, KClO2, AlCl3, dan HClO berturut-turut adalah….
0, +4, -1, dan +3
0, +2, +1, dan +3
0, +3, -1, dan +1
0, +3, +1, dan -1
0, +2, +1, dan -1
Diketahui beberapa reaksi sebagai berikut:
(1) MnO4 → MnO2
(2) Zn → ZnO2-
(3) 2 CO2 → C2O42-
(4) Cr2O3 → CrO4
Peristiwa reduksi terjadi pada pasangan….
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(1) dan (4)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
Perhatikan pernyataan berikut.
(1) pengikatan oksigen
(2) pelepasan oksigen
(3) pelepasan elektron
(4) penyerapan elektron
(5) pertambahan bilangan oksidasi
(6) penurunan bilangan oksidasi
Pernyataan yang sesuai dengan konsep reaksi reduksi ditunjukkan oleh nomor ....
(1), (3) dan (5)
(2), (4) dan (6)
(1), (3) dan (6)
(2), (4) dan (5)
(1), (2) dan (4)
Definisi reaksi oksidasi yang benar adalah ...
Pelepasan Oksigen
Pelepasan elektron
Penurunan Bilangan Biloks
Pengikatan Hidrogen
Perhatikan reaksi berikut: Mg + 2HCl → MgCl2 + H2
yang mengalami reaksi reduksi adalah senyawa ...
Mg
HCl
MgCl2
H2
CuO + 2HCl → CuCl2 + H2O
Reaksi tersebut merupakan reaksi ...
Bukan Redoks
Redoks
Autoredoks
Anti autoredoks
Peristiwa berikut bukan contoh reaksi redoks dalam kehidupan sehari-hari, yakni . . .
Perkaratan logam besi; Fe dalam pagar terkelupas catnya
Pelapisan logam besi oleh logam seng
Proses pemutihan noda dalam serat kain putih
Pembakaran bahan-bakar di kendaraan bermotor
Obat maag bereaksi dalam lambung
Reaksi berikut termasuk reaksi reduksi ialah . . .
Sn2+ → Sn 4+.
Cl2 → 2 Cl-.
Fe 2+ → Fe3+.
2 Br - → Br2.
Mg → Mg+2
Bilangan oksidasi alumunium dalam Al2O3 adalah ….
-1
0
+1
+2
+3
Bilangan oksidasi unsur C dalam CO2 adalah …
0
-2
+2
+4
Bilangan oksidasi Mn dalam KMnO4 adalah ….
0
+2
+5
+7
