WorksheetsPAT - TEMA 9 - BAHASA INDONESIA
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Rangkaian peristiwa yang disampaikan untuk membentuk sebuah cerita disebut …..
Alur/plot
tema
latar
amanat
Cerita yang bukan karangan atau khayalan, melainkan kenyataan adalah ...
fabel
legenda
fiksi
nonfiksi
Cerpen merupakan kependekan dari ....
cerita yang sangat pendek
cerita pendek
cerita dan pengarang
cerita dan keanekaragamannya
Cerpen merupakan salah satu bentuk karya sastra ....
cerita visual
cerita panjang
fiksi
nonfiksi
Karangan fiksi adalah karangan yang berisi kisah atau cerita yang dibuat berdasarkan ....
imajinasi pengarang
fakta di lapangan
keadaan yang sebenarnya
informasi yang terpercaya
Cerpen adalah karya cerita pendek yang terdiri kurang lebih dari ....
sepuluh ribu kata
sebelas ribu kata
dua belas ribu kata
tiga belas ribu kata
Tokoh yang mendukung tokoh utama dalam sebuah cepen disebut ....
tokoh cadangan
tokoh hiburan
tokoh utama
tokoh tambahan
Tokoh yang banyak diceritakan di dalam sebuah karangan disebut dengan …
tokoh utama
watak
alur
tokoh tambahan
Karangan yang berisi kisah atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang disebut .…
karangan fiksi
laporan
karangan non fiksi
wawancara
Arya senang sekali hari ini. Ayah akan mengajaknya menonton film tentang makhluk luar angkasa. Ia sudah lama menantikan kesempatan ini. Kebetulan, kali ini ayah dapat menemaninya.
“Wah, antreannya sudah panjang, Ayah!” kata Arya agak murung ketika telah sampai di bioskop. Penjualan tiket ternyata sudah dibuka setengah jam yang lalu, dan sekarang antreannya cukup panjang. Seandainya saja tadi Ayah tidak membantu Mbak Ita membetulkan sepedanya, pasti kita tidak akan mengantri sepanjang ini.
“Tidak apa, Arya. Kita masih punya waktu. Pemutaran filmya masih 45 menit lagi, kok. Yuk, segera mengantre!” ajak Ayah sambil berjalan menuju antrean.
Siapakah tokoh utama dalam cerita di atas …
Ayah
Mbak Ita
Arya
Tidak ada
Arya senang sekali hari ini. Ayah akan mengajaknya menonton film tentang makhluk luar angkasa. Ia sudah lama menantikan kesempatan ini. Kebetulan, kali ini ayah dapat menemaninya.
“Wah, antreannya sudah panjang, Ayah!” kata Arya agak murung ketika telah sampai di bioskop. Penjualan tiket ternyata sudah dibuka setengah jam yang lalu, dan sekarang antreannya cukup panjang. Seandainya saja tadi Ayah tidak membantu Mbak Ita membetulkan sepedanya, pasti kita tidak akan mengantri sepanjang ini.
“Tidak apa, Arya. Kita masih punya waktu. Pemutaran filmya masih 45 menit lagi, kok. Yuk, segera mengantre!” ajak Ayah sambil berjalan menuju antrean.
Bagaimana watak Arya dalam cerita tersebut .…
sabar
pemarah
penolong
baik hati
Firman masih terjaga. Ditemani jam weker dan segelas susu hangat yang baru diantar ibunya. Mulutnya komat-kamit menghafal rumus metematika. Kadang matanya terpejam, berharap rumus yang dihafal dapat melekat di otak. Namun tasa kantuk yang kuat, sering menghapus hafalannya.
Harus bisa! Tekadnya dalam hati. Firman tak rela gelar juara pertamanya direbut oleh Andi untuk yang kedua kali. Apalagi ayahnya sudah berjanji akan membelikan sepeda baru kalau ia berhasil merebut kembali juara pertama. "Luas kerucut adalah...., adalah...aahhh...! Lupa lagi!" Keluhnya kesal.
Tokoh tambahan pada teks di atas adalah...
Firman
ibu
ibu guru
ayah
Perhatikan teks berikut ini!
Deo pulang sekolah sambil meringis kesakitan. Ia menuntun sepedanya dengan sedikit terpincang-pincang. Celana dan baju seragamnya terlihat kotor. Keringat mengucur di dahinya. Hari itu udara memang cukup terik.
Ibu segera menyambut Deo dengan membukakan pintu pagar. Ibu pun membantu.
Deo memasukkan sepedanya di halaman rumah. Ibu mengambil tas Deo yang ikut kotor dan menuntunnya masuk ke dalam rumah. Setelah ibu memberikan minum, ibu memeriksa luka-luka gores di lutut dan siku Deo. Deo meringis kesakitan ketika luka-luka itu dibersihkan dan diberikan obat. Setelah Deo mulai terlihat tenang, ibu meminta Deo bercerita.
Latar dari cerita pada teks di atas adalah...
jalan raya
rumah
sekolahan
sepeda
Ayah Tiara tersenyum. “Sebenarnya, planet-planet itu memang mempunyai jalur mereka sendiri. Jalur itu bernama orbit. Planet-planet ini bergerak mengikuti orbit yang mengelilingi Matahari sebagai pusat tata surya. Orbit planet-planet itu berbentuk elips. Oleh karenanya, planet-planet di dalam sistem tata surya tidak akan menabrak satu sama lain.”Tiara yang sedari tadi mendengarkan dengan saksama penjelasan ayahnya, akhirnya pun mengangguk. “Benar-benar sebuah keajaiban Tuhan ya, planet-planet itu bergerak mengikuti orbitnya sendiri.”
Topik percakapan tersebut adalah...
Matahari sebagai pusat tata surya.
Planet-planet dalam tata surya.
Terbentuknya tata surya.
Keajaiban dalam tata surya.
