NEW
Font size
WorksheetsBahasa Indonesia Peminatan XII (3)
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Aku Takut
kau bilang kau suka hujan,
tapi kenapa kau membuka paying ketika hujan
kau bilang kau suka matahari
tapi kenapa kau mencari tempat (……) ketika matahari bersinar
kau bilang kau suka angin,
tapi kenapa kau menutup jemdelamu ketika angin bertiup
inilah yang aku takutkan
kau mengatakan kau juga mencintaiku
Tema puisi tersebut adalah…
ketuhanan
percintaan
keindahan alam
kemanusiaan
kehidupan
Contoh kalimat yang mengungkapkan kelemahan novel adalah…
Novel ini sangat menarik, banyak sekali gambar-gambar yang menarik. Cerita yang disampaikan mudah untuk dimengerti.
Penulis sangat enjoy menggunakan kata-kata yang digunakan dalam membuat novel sehingga member kesan tidak mengurui.
Dalam novel ini, banyak sekali kata-kata asing sehingga para pembaca agak sulit memahami.
Kemunculan novel ini telah memperkaya peebendaharaan novel yang sudah ada sebelumnya.
Kekuatan novel ini tidak hanya daro covernya yang menarik, isi per lembar dari novel ini pun sangat menarik sehingga orang yang membacanya tidak mudah bosan.
Berikut identitas yang disajikan dalam resensi novel, kecuali…
penerbit
cetakan
judul novel
jumlah halaman
warna sampul novel
Perhatikan penggalan resensi berikut!
Cerita ini baik dan mudah ditangkap. Pengarang menyajikan masalah dan actual dan sering kita jumpai sehari-hari. Semuanya dapat diterima akal sehat serta tidak membosankan. Pengarang menguraikan panjang lebar karakter tokoh-tokohnya. Jadi, cerita tidak kabur. Saying pengarang sering mengulang-ulang kata kasar. Dalam satu buku, mungkin lebih dari empat kisah.
Contoh kalimat resensi yang mengungkapkan keunggulan novel adalah…
karakter tidak tergambar dengan cepat dan membaca berulang-ulang.
cerita dapat diterima akal sehat dan tidak membosankan.
Pengarang menghidupkan cerita secara absurd.
Cerita diungkapkan seperti lazimnya cerita yang lain.
Kebosanan dapat diatasi oleh pembaca buku ini.
Berikut hal-hal yang dapat dituliskan pada aspek kepengarangan teks resensi, keculai…
riwayat hidup pengarang
karya-karya pengarang yang lain
biografi singkat pengarang
perjalanan cinta pengarang
a. pribadi pengarang
Berikut merupakan unsur ekstrinsik novel, kecuali…
sudut pandang
psikologi pengarang
pendidikan pengarang
biografi pengarang
kondisi politik
Cermati kutipan berikut!
Dan di pelataran kiri surau itu akan tuan temui seorang tua yang biasanya duduk di sana dengan segala tingkah ketuaannya dan ketaatannya beribadah. Sudah bertahun-tahun ia sebagai garin, penjaga surau itu. Orang-orang memanggilnya kakek.
Latar dari penggalan cerita tersebut adalah…
di kota kecil
di dekat pasar
di jalan kampung
di pelataran surau
di atas bus
“Aku tak berdosa, tak ada yang harus aku akui, piker Sanip. Aku tak punya dosa yang mesti aku akui, piker Sanip. Aku tak punya dosa yang mesti aku akui, kata Talib dalam hatinya. Aku tak punya dosa, kata Sutan pada dirinya. Buyung menyuruh hatinya dan pikirannya diam, jangan mengingatkannya pada dosa-dosanya. Pak Haji juga demikian.
Penggambaran watak tokoh Sanip, Talib, Sutan, Buyung dan Pak Haji dalam kutipan novel tersebut digambarkan pengarang melalui…
penjelasan langsung (tertulis)
dialog antar tokoh
tanggapan tokoh lain terhadap tokoh utama
pikiran-pikiran dalam hati tokoh
lingkungan di sekitar tokoh
Dalam teks resensi, bagian yang memuat gambaran umum karya dan kepengarangan adalah…
judul resensi
tubuh resensi
pembukaan
penutup
identitas buku
Cermati teks ualasan novel berikut!
Novel ini dibagi menjadi 46 bagian, setiap bagiannya diberi judul sehingga tidak akan merasa bosan ketika membacanya. Seperti yang dikemukakan sebelumnya, novel ini menghadirkan sentuhan kasih sayang dalam keluarga pada kisahnya sehingga sangat cocok untuk dibaca oleh anak-anak hingga remaja, bahkan olehorang dewasa sekalipun.
Simpulan yang tersirat dari kutipan ulasan novel tersebut adalah….
Novel yang dibagi menjadi 46 bagian tidak akan membuat pembaca bosan.
Novel yang menyajikan cerita kasih sayang dalam keluarga diceritakan dakam 46 bagian.
Novel yang menyajikan cerita kasih sayang dalam keluarga layak dibaca oleh berbagai usia dan kalangan.
Novel tentang keluarga sebaiknya dibaca oleh pembaca yang sudah berkelurga.
Novel yang menyajikan cerita kasih sayang keluarga tidak akan membosankan untuk dibaca.
Cermati kutipan resensi berikut!
Novel Perahu Kertas karya Dewi Lestari merupakan novel yang dikemas secara meraik. Tema yang diangkat merupakan tema umum, yakni tentang persahabatan dan cinta. Novel ini ditulis dengan gaya bahasa sehari-hari yang sederhana sehingga mudah untuk dipahami, tetapi tetap tidak kehilangan sisi estetikanya. Selain itu, novel ini sarat akan berbagai nilai-nilai kehidupan, perjuangan meraih cita-cita, dan ideology. Namun, cukup disayangkan karean penggambaran latar tempat dalam novel ini acapkali berubah-ubah sehingga memungkinkan pembaca mengalami kebingungan dalam mengikuti alurnya.
Contoh kalimat yang menyatakan kekurangan novel berdasarkan kutipan resensi tersebut adalah…
Novel ini diperuntukkan untuk para remaja sesuai dengan tema yang diangkat.
Novel ini tidak menunjukkan sisi estetiks karya sastra.
Penggambaran latar tempat dalam novel ini acapkali berubah-ubah.
Novel ini ditulis dengan gaya bahasa yang terlalu sederhana.
Tema yang dingkat merupakan tema umum.
Kalimat berikut yang menggunakan kata bilangan adalah…
Mengembangkan hobi bisa mendatangkan keuntungan.
Setiap orang mempunyai hobi atau kegemaran.
Ayahku mempunyai hobi beternak ikan koi.
Salah kaprah sering terjadi tanpa kita safarai
Sikap disiplin perlu dibiasakan sejak usia dini.
Deretan kata berikut yang mempunyai makn “hasil”adalah….
simpanan, liburan,tulisan
catatan, masakan, daratan
irisan,nyanyian, pesanan
tumisan, rekatan, sikutan
buruan, dataran, daratan
Perhatikan kaliamat berikut!
Keberhasilan beliau sendiri tidak terlepas dari ketidaktahuan sehingga beliau langsung terjun ke lapangan.
Kata gantii yang terdapat pada kalimat di atas adalah….
sehingga
beliau
sendiri
ketidaktahuan
terlepas
Kata ganti ia, dia, -nya merupakan kata ganti orang….
ketiga
pertama
kedua
kelima
keempat
