wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL FORMATIF 2

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.
Komponen utama yang manjadi pusat pengaturan engine management system adalah
a)
Control device
b)
ECU / ECM
c)
aktuator
d)
sensor
e)
electronic module
2.
Sistem kontrol pengapian membutuhkan pedoman utama untuk memercikkan bunga api di busi. Sensor yang digunakan untuk menjalankan fungsi tersebut adalah
a)
VSS
b)
ISC
c)
IATS dan ECTS
d)
TPS
e)
CKPS dan CMPS
3.
Jenis pengapian yang paling banyak dikombinasikan dengan sistem kontrol eletronik adalah
a)
Sistem pengapian transistor
b)
Sistem pengapian kapasitor
c)
Sistem pengapian platina
d)
Sistem pengapian resistor
e)
Sistem pengapian foto dioda
4.
Alat yang digunakan untuk memeriksa waktu pengapian adalah
a)
Timing module
b)
Ignition timing
c)
Timing light
d)
Timing advancer
e)
Timing retarder
5.
Bila TPS memberikan data bukaan katup throttle 70% dan CKPS memberikan data putaran mesin 6.000 rpm, maka sistem kontrol pengapian akan
a)
Memutuskan arus pengapian ke koil
b)
Memundurkan waktu pengapian
c)
Membuka purge valve
d)
Memajukan waktu pengapian
e)
Menambah suplai bahan bakar
6.
Sistem kontrol dapat mengetahui adanya kebocoran pada tangki dengan mengolah data yang dlkirlmkan oleh
a)
Charcoal canister
b)
Vacuum switch valve
c)
Engine temperature sensor
d)
Fuel tank pressure sensor
e)
Purge valve
7.
Sistem kontrol emisi mengatur EGR agar bekerja saat.…
a)
Saat mesln belum mencapai temperatur kerja
b)
Mesln berputar Idle
c)
Mesln dingin dan sedang distarter
d)
Mesln membutuhkan suplai bahan bakar tambahan
e)
Beban mesin ringan dan bukaan throttle valve kurang dari 50 %
8.

Keberadaan EGR selain dapat menurunkan kadar NOx dalam gas buang juga dapat menurunkan suhu pembakaran. Dengan menurunnya suhu pembakaran dapat berakibat

a)

Tidak terjadinya detonasi

b)

Waktu pengapian lebih lambat

c)

Tenaga mesin berkurang

d)

Konsumsi bahan bakar lebih boros

e)

Temperatur mesin ideal sulit tercapai

9.
Nilai oktan (octane number) yaitu …………..
a)
Nilai kandungan panas serta titik nyala yang dimiliki oleh bensin.
b)
Nilai kandungan panas serta titik nyala yang dimiliki oleh solar.
c)
Tingkatan ketahanan bensin terhadap terjadinya engine knocking.
d)
Tingkatan ketahanan solar terhadap terjadinya engine knocking.
e)
Tingkatan berat jenis bahan bakar.
10.
Alat yang digunakan untuk menguji kuat arus baterai adalah ...
a)
Indicator lamp
b)
Volt meter
c)
Ampere meter
d)
Ohm meter
e)
Timing Light
11.

Berat jenis cairan baterai yang normal pada suhu 200 C adalah

a)

2.270 – 3.000 mmHg

b)

1.100 – 1.150 mmHg

c)

1.200 – 1.650 mmHg

d)

1.300 – 1.450 mmHg

e)

1.250 – 1.270 mmHg

12.
Untuk menghindari kerusakan akibat terjadinya hubungan singkat saat terjadi kesalahan pemasangan sistem kelistrikan pada pengapian maka perlu dipasang
a)
Contactor .
b)
Regulator
c)
Relay
d)
Fuse
e)
Evaporator
13.
Komponen mesin Injeksi berikut yang termasuk jenis actuator adalah ....
a)
Fuel Rail
b)
Fuel Regulator
c)
CKPS
d)
ECTS
e)
IAC
14.
Perbedaan sistem injeksi L jetronik dan D jetronik adalah
a)
Sistem L Jetronik Pengaturan campuran bahan bakar di Intake dan D Jetronik di Exhaust
b)
Sistem L Jetronik menggunakan AFM dan D Jetronik menggunakan MAPS
c)
Sistem L Jetronik menggunakan MAPS dan D Jetronik menggunakan AFM
d)
Sistem L Jetronik menggunakan WTS dan D Jetronik menggunakan ECTS
e)
Sistem L Jetronik menggunakan IATS dan D Jetronik menggunakan ISC
15.
Pada mesin bensin dengan sistem EFI, yang mendeteksi jumlah udara yang masuk
a)

Manifold pressure sensor

b)

Air flow meter

c)

Intake air temperature sensor

d)

Speed sensor

e)

Water temperature sensor

16.
Pernyataan di bawah ini tentang water temperature sensor pada sistem EFI
a)
Berfungsi sebagai penyaring udara sebelum masuk manifold
b)
Mengkalkulasi jumlah udara yang masuk kedalam intake manifold
c)
Memberi input data pada vacuum sensor
d)
Mendeteksi temperatur cairan pendingin mesin
e)
Mengatur tekanan bahan bakar pada tangki bensin
17.
Pada sistem EFI terdapat peralatan yang berfungsi untuk mengontrol jumlah udara yang masuk dan mendeteksi posisi throttle valve yaitu
a)
Throttle Position Sensor
b)
Oxigen sensor
c)
Manifold pressure sensor
d)
Air Flow Meter
e)
Air temperature sensor
18.
Oxygen sensor pada mesin berfungsi untuk
a)
Mengatur aliran oksigen yang masuk ke air cleaner
b)
Mendeteksi jumlah sisa oksigen dalam gas buang
c)
Mendeteksi jumlah oksigen yang masuk ke intake manifold
d)
Mengatur aliran oksigen yang melalui air flow meter
e)
Mengkalkulasi jumlah oksigen yang masuk kedalam intake manifold
19.
Pada sistem bahan bakar Injeksi fuel Pump berfungsi untuk
a)
Mensuplay kebutuhan solar pada mesin bensin
b)
Mensuplay kebutuhan bahan bakar kedalam silinder sesuai dengan kebutuhan kerja mesin
c)
Mensuplay kebutuhan pengisian pada mesin
d)
Memberikan tekanan bahan bakar yang menuju Injektor
e)
Memindahkan bahan bakar dari tangki ke karburator
20.
Ada beberapa macam posisi Injektor, dibawah ini merupakan tipe mesin yang memiliki posisi injektor yang berbeda, pernyataan yang benar adalah
a)
SPI, MAP dan MPI
b)
MPI, MAPS dan TPI
c)
SPI, MPI dan GDI
d)
SPP, MPP dan GDI
e)
SPI, MAP dan GDI
21.
Kelebihan mesin Injeksi tipe GDI dibandingkan tipe MPI adalah ….
a)
Bahan bakar lebih boros
b)
Tekanan pompa injeksi lebih kecil
c)
Tenaga lebih besar dengan CC yang sama
d)
Gas buang lebih banyak
e)
Harga mesin lebih murah
22.
Kepanjangan dari GDI adalah…
a)
Gasoline Disk Injektion
b)
Gasoline Direct Injektion
c)
Gas Direct Injeksi
d)
Gas Digital Injeksi
e)
Gasolene Direk Injeksion
23.
Istilah lain dari mesin Injeksi tipe GDI berikut ini yang salah adalah
a)
PDI
b)
IGD
c)
DPI
d)
FSI
e)
SIDI
24.
Fungsi utama ECU adalah untuk
a)
Mensuplay listrik ke ruang bakar
b)
Mengontrol sistem Bahan Bakar
c)
Mengontrol sistem Pemanasan
d)
Mengontrol sistem Udara keluar
e)
Mengontrol sistem Pengisian
25.
Berikut ini merupakan ciri-ciri ECU rusak, kecuali
a)
Mesin bisa hidup tapi nyala hidup, nyala hidup terus
b)
Mesin tidak bisa hidup
c)
Mesin bisa hidup tapi tersendat/ tidak bisa normal
d)
Mesin tenaganya berkurang
e)
Konsumsi bahan bakar boros
26.
Hal-hal yang terjadi bila saringan bahan bakar buntu / macet, Kecuali ..
a)
Tekanan yang dikeluarkan akan berkurang
b)
Mesin susah hidup
c)
Tenaga mesin menurun
d)
Bahan bakar gemuk
e)
Bahan bakar kurus
27.
Pressure regulator tidak berfungsi dikarenakan ada benda asing yang menempel divalve sehingga akan menyebabkan hal-hal berikut ini, kecuali
a)
Tekanan yang dikeluarkan akan berkurang
b)
Mesin susah hidup
c)
Tenaga mesin bertambah
d)
Tekanan akan bertambah pada delivery pipe
e)
Idling halus
28.
Jika selang MAPS terlepas maka pengaruhnya pada mesin avanza adalah
a)
Mesin tidak mau menyala / running
b)
Mesin menyala normal
c)
Mesin menyala sebentar selanjutnya mati
d)
Mesin menyala tapi RPM naik turun
e)
Mesin menyala dan RPM akan naik
29.
Apa pengaruh pada mesin jika soket kabel CMPS pada mesin Avanza terlepas ...
a)
Mesin tidak mau menyala / running
b)
Mesin menyala sebentar selanjutnya terjadi ledakan
c)
Mesin menyala sebentar selanjutnya mati
d)
Mesin menyala tapi RPM naik turun
e)
Mesin menyala dan RPM naik
30.
Pada mesin EFI, sensor ini berada di exhaust manifold / pipa yang menuju knalpot, nama sensor ini adalah
a)
TPS
b)
Oxygen Snesor
c)
Manifold pressure sensor
d)
Lamda Sensor
e)
Air temperature sensor
31.
Komponen yang berfungsi mengalirkan bahan bakar dari dalam tangki ke Injektor adalah
a)
Pompa bahan bakar
b)
Pengatur tekanan bahan bakar
c)
Pulsation damper
d)
Delivery pipe
e)
Return line
32.
Kelebihan tekanan bahan bakar akan dikembalikan kedalam tangki oleh
a)
Fuel pump
b)
Pulsation damper
c)
Pressure regulator
d)
Fuel feed hose
e)
Delivery pipe
33.
ECU akan mengatur jumlah bahan bakar yang disemprotkan oleh injektor berdasarkan
a)
Posisi torak didalam silinder
b)
Tegangan baterai yang diterima ECU
c)
Nilai tegangan baterai
d)
Volume gas buang yang dibuang mesin
e)
Volume udara yang masuk kedalam mesin
34.
Bila ECU mendeteksi katup throttle dibuka lebih lebar, maka ECU akan
a)
Menaikkan tekanan bahan bakar
b)
Memajukan waktu pengapian
c)
Memundurkan waktu pengapian
d)
Menambah suplai bahan bakar
e)
Mengurangi suplai bahan bakar
35.
Salah satu variabel yang tidak bisa diatur ECU pada sistem bahan bakar injeksi adalah
a)
Menghidupkan dan mematikan pompa bahan bakar
b)
Tekanan bahan bakar
c)
Durasi bukaan injektor
d)
Duty cycle Injector
e)
Jumlah bahan bakar yang disemprotkan injektor
36.
Sensor yang bertugas memberikan input ke ECU saat kondisi mesin dingin agar ECU menambah suplai bahan bakar adalah...,.
a)
Sensor detonasl
b)
Sensor posisi poros nok
c)
Sensor posisi poros engkol
d)
Sensor kecepatan kendaraan
e)
Sensor suhu cairan pendingin
37.
Komponen yang berfungsi untuk menaikkan putaran mesin injeksi saat AC dinyalakan adalah
a)
Oxygen sensor
b)
Coolant temperature sensor
c)
Speed sensor
d)
Idle air control valve
e)
Vacuum switch valve
38.
Pada sistem bahan bakar injeksi, saringan udara yang kotor mengakibatkan
a)
Injektor menyemprotkan lebih sedikit bahan bakar
b)
Campuran kaya
c)
Tekanan bahan bakar meningkat
d)
Injektor menyemprotkan lebih banyak bahan bakar
e)
ECU memerintahkan injektor membuka lebih lama
39.
Hampir semua mobil yang menggunakan sistem injeksi menggunakan pompa bahan bakar yang dipasang didalam tangki. Hal ini diyakini membawa banyak manfaat untuk pompa bahan bakar. Selain bermanfaat, pemasangan pompa bahan bakar didalam tangki juga memiliki beberapa kerugian. Berikut ini yang tidak termasuk kerugian pemasangan pompa didalam tangki adalah
a)
Proses penggantian pompa bahan bakar relatif lebih sulit dilakukan
b)
Membutuhkan saluran bahan bakar tekanan tinggi yang lebih panjang
c)
Kinerja pompa bahan bakar relatif lebih sulit dipantau
d)
Pompa bahan bakar lebih sulit diakses
e)
Panas yang dihasilkan pompa bahan bakar dapat diserap bahan bakar
40.
Tekanan bahan bakar didalam sistem injeksi harus diatur agar nilainya sesuai dengan spesifikasi. Kelebihan atau kekurangan tekanan bahan bakar didalam sistem injeksi dapat memengaruhi pembentukan campuran udara dan bahan bakar. Bila tekanan bahan bakar terlalu besar dapat berakibat…
a)

Campuran udara dan bahan bakar yang terbentuk menjadi terlalu kurus

b)

Kecepatan aliran bahan bakar yang mengalir dari tangki menjadi terlalu cepat

c)

Kecepatan aliran bahan bakar yang mengalir dari tangki menjadi terlalu lambat

d)

Jumlah bahan bakar yang disemprotkan injektor menjadi terlalu banyak

e)

Jumlah bahan bakar yang disemprotkan injektor menjadi terlalu sedikit

41.
Saringan bahan bakar berfungsi untuk menyaring kotoran, partikel asing, dan zat pengotor lainnya Yang ikut terbawa bahan bakar agar tidak ikut terisap pompa bahan bakar. Saringan bahan bakar yang sudah terlalu kotor akan menimbulkan dampak…
a)

Temperatur kerja mesin lebih mudah tercapai dan lebih hemat bahan bakar

b)

Sistem bahan bakar menjadi lebih bersih karena tidak ada kotoran yang mengalir

c)

Berkurangnya jumlah bahan bakar yang dapat dialirkan pompa bahan bakar

d)

Suplai bahan bakar pada putaran rendah menjadi terlalu banyak

e)

Akselerasi mobil lebih cepat karena campuran udara dan bahan bakar yang terbentuk menjadi terlalu kurus

42.
Salah satu cara memeriksa kondisi injektor tanpa melepasnya, yaitu dengan mengukur nilai hambatan injektor. Pengukuran hambatan injektor dilakukan dengan menggunakan ohmmeter. Jika hasil pengukuran hambatan injektor menghasilkan selisih nilai yang terlalu besar akan berakibat
a)
Putaran idle menjadi lebih tinggi
b)
Putaran mesin tidak stabil (mesin pincang)
c)
Emisi gas buang cenderung berkurang
d)
Aliran bahan bakar ke injektor tidak stabil
e)
Mesin lebih mudah over heat
43.
Selang bahan bakar yang digunakan untuk sistem injeksi dirancang mampu menahan tekanan bahan bakar yang tinggi. Agar lebih kuat, biasanya konstruksi selang dilengkapi dengan anyaman nilon atau kawat. Bila anyaman nilon atau kawat putus atau rusak, maka akan terjadi
a)
Selang bahan bakar menggelembung atau pecah
b)
Kenaikan tekanan bahan bakar didelivery pipe
c)
Kerja pompa bahan bakar semakin berat
d)
Pressure regulator mengurangi tekanan didelivery pipe
e)
Aliran bahan bakar menjadi terhambat
44.
Sistem bahan bakar injeksi membutuhkan suplai udara yang bersih. Sebab, Sistem bahan bakar injeksi hanya dapat mensuplai bahan bakar jika udara yang masuk kedalam mesin bersih.
a)
Jika kedua pernyataan benar dan keduanya mempunyai hubungan sebab akibat.
b)
Jika kedua pernyataan benar tetapi tidak mempunyai hubungan sebab akibat.
c)
Jika pernyataan pertama benar sedangkan pernyataan kedua salah.
d)
Jika peryataan pertama salah sedangkan pernyataan kedua benar.
e)
Jika kedua pernyataan tersebut salah.
45.
Tekanan bahan bakar sangat memengaruhi jumlah bahan bakar yang disemprotkan oleh injektor. Sebab, Tekanan bahan bakar didalam sistem bahan bakar injeksi diatur oleh pressure regulator.
a)
Jika kedua pernyataan benar dan keduanya mempunyai hubungan sebab akibat.
b)
Jika kedua pernyataan benar tetapi tidak mempunyai hubungan sebab akibat.
c)
Jika pernyataan pertama benar sedangkan pernyataan kedua salah.
d)
Jika peryataan pertama salah sedangkan pernyataan kedua benar.
e)
Jika kedua pernyataan tersebut salah.
46.
Engine Management System (EMS) menyatukan beberapa sistem yang terkalt dengan kerja mesin. Penyataan tersebut membawa efek sistem pengontrolan yang lebih terpadu sehingga mesin dapat menghasilkan tenaga yang lebih besar dan menghasilkan emisi gas buang yang rendah. Berikut ini yang termasuk sistem-sistem yang terintegrasi dalam EMS adalah
a)
Sistem bahan bakar, sistem kontrol katup, sistem kecepatan otomatis, dan sistem pelumasan
b)
Sistem pengapian, sistem bahan bakar, sistem kontrol katup, dan sistem kontrol emisi
c)
Sistem pelumasan, sistem bahan bakar, sistem kontrol katup, dan sistem pendinginan
d)
Sistem kontrol emisi, sistem pendinginan, sistem penerangan, dan sistem pengapian
e)
Sistem pendinginan, sistem kontrol katup, sistem kontrol emisi, dan sistem pelumasan
47.
Sistem kontrol elektronik menggunakan beberapa sensor untuk mendapatkan data kondisi mesin dan mengolahnya sehingga dihasilkan output yang mengontrol kerja aktuator. Bila salah satu sensor mengalami kerusakan dan tidak dapat mengirimkan data akan berakibat
a)
Terjadi miss fire dan timbul ledakan diknalpot saat deselerasi
b)
Mesin menjadi mudah panas dan kurang bertenaga
c)
Mobil tidak dapat distarter dan menghasilkan emisi gas buang yang berlebihan
d)
Mesin tetap bekerja dengan normal karena masih banyak sensor lainnya
e)
Hasil pengontrolan menjadi kurang akurat atau sistem kontrol tidak dapat bekerja sama sekali
48.
Sistem kecepatan otomatis atau yang lebih dikenal cruise control sangat bermanfaat bagi pengemudi yang sedang mengemudikan mobil dijalan tol yang relatif lancar dan panjang. Sistem ini dapat mengatur kecepatan mobil secara konstan meski pedal gas tidak ditekan. Bila terdeteksi didepan ada mobil dengan jarak yang cukup dekat maka sistem kontrol akan
a)
Menyalakan lampu depan dan membunyikan klakson agar mobil didepan mengetahui keberadaan mobil dibelakangnya
b)
Memundurkan waktu pengapian dan mengurangi suplai bahan bakar agar tenaga yang dihasilkan mesin berkurang
c)
Sistem kontrol tetap mempertahankan kecepatan mobil sambil mengoreksi arah lingkar kemudi untuk menghindari kecelakaan
d)
Memberikan peringatan ke pengemudi dan mengurangi kecepatan mobil untuk menghindari tabrakan
e)
Memutus sistem pengapian dan bahan bakar agar kecepatan mobil berkurang dan dapat mencegah kecelakaan
49.
Sistem pengapian yang dikontrol dengan perangkat elektronik dapat menghasilkan kontroI waktu pengapian yang lebih akurat. Waktu pengapian sendiri dipengaruhi oleh banyak hal, seperti beban mesin, nilai oktan bahan bakar, atau suhu mesin. Pengaturan yang akan dilakukan sistem kontrol pengapian jika kecepatan mesin (putaran mesin) bertambah adalah
a)
Mengurangi bunga api di busi
b)
Memperbesar bunga api di busi
c)
Memajukan waktu pengapian
d)
Memundurkan waktu pengapian
e)
Memutuskan waktu pengapian sementara
50.
Salah satu komponen yang dikontrol oleh sistem kontrol emisi adalah penyaluran uap bahan bakar dari sistem EVAP ke intake manifold. Pada saat EMS mendeteksi mesin masih dingin dan dalam kondisi start, sistem kontrol emisi akan memerintahkan sistem EVAP untuk
a)
Menutup purge valve agar uap bahan bakar tidak mengalir ke intake manifold
b)
Membuka purge valve agar uap bahan bakar mengalir ke intake manifold sehingga mesin lebih mudah di hidupkan
c)
Memeriksa tekanan di dalam tangki untuk memastikan jumlah bahan bakar cukup
d)
Memberi tekanan ke dalam tangki untuk memeriksa adanya kebocoran pada tangki
e)
Membuang uap bahan bakar ke udara bebas agar campuran bahan bakar tidak terlalu kaya