WorksheetsPRE TEST KEAMANAN PRODUK HEWAN BAGI ASISTEN PENGAWAS KESMAVET
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Di bawah ini bukan merupakan sifat pangan asal hewan yaitu....
potential hazardous
perishable food
potensi zoonosis
measurable food
Persyaratan dasar jaminan keamanan produk asal hewan yang tepat adalah di bawah ini....
Penerapan higiene dan sanitasi serta halal
Penerapan higiene dan sanitasi serta kesejahteraan hewan
Penerapan kesejahteraan hewan dan halal
Penerapan higiene dan sanitasi, halal dan kesejahteraan hewan
Di bawah ini yang bukan merupakan konsep pengendalian mutu dalam produk pangan asal hewan adalah....
Mengatasi penyimpangan mutu
Menghasikan produk yang berkualitas
Menghasilkan produk yang komprehensif
Menjaga standar mutu
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, lembaga yang berwenang dalam mengeluarkan sertifikat halal adalah....
LPPOM Majelis Ulama Indonesia
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)
Majelis Ulama Indonesia
Lembaga Pemeriksa Halal
Di bawah ini adalah bukan laboratorium yang berwenang melakukan pemeriksaan dan pengujian produk hewan yang dalam peredaran adalah
Laboratorium swasta yang terakreditasi
Laboratorium pemerintah provinsi
Laboratorium pemerintah pusat
Laboratorium pemerintah kabupaten/kota
Pemerintah Republik Indonesia mengatur tentang Pangan dalam Undang-Undang Nomor dan Tahun berapa?
UU No 18 Tahun 2011
UU No 18 Tahun 2012
UU No 18 Tahun 2013
UU No 18 Tahun 2014
Manakah dari sifat bahan Pangan Asal Hewan dibawah ini yang tidak menunjukkan bahwa pengawasan terhadap mutu dan keamanan Pangan Asal Hewan harus dilakukan dengan ketat?
Bahan Pangan Asal Hewan mudah rusak
Bahan Pangan Asal Hewan mengandung nilai gizi tinggi
Bahan Pangan Asal Hewan menyimpan potensi berbahaya
Bahan Pangan Asal Hewan digemari oleh masyarakat banyak
Siapa sajakah yang wajib memenuhi Standar Keamanan Pangan dan Mutu Pangan?
Produsen Pangan
Distributor Pangan
Unit Usaha Pangan
Konsumen
Untuk mendapatkan Nomor Kontrol Veteriner (NKV), auditor akan melakukan penilaian Unit Usaha Produk Hewan pada beberapa komponen antara lain :
Praktik Veteriner dan Higiene Sanitasi
Praktik Veteriner, Higiene Sanitasi, Halal, dan Biosekuriti
Praktik Veteriner, Higiene Sanitasi, Halal, Biosekuriti, dan Kesejahteraan Hewan
Praktik Veteriner, Higiene Sanitasi, Halal, Biosafety, Biosekuriti, dan Kesejahteraan Hewan
Suhu ideal untuk penerapan Sistem Rantai Dingin (Cold Chain System) berada pada suhu :
Antara 0 sampai 40 Celcius
Tepat 00 Celcius
Antara 4 sampai -180 Celcius
Di bawah -180 Celcius
Informasi yang diperlukan untuk skala usaha peternakan pada pengawasan unit usaha tempat budidaya unggas petelur dan produksi telur konsumsi ada
menengah dan kecil
mikro, kecil, sedang dan besar
menengah saja
kecil saja
Informasi yang diperlukan untuk tipe unit usaha pada pengawasan RPH Unggas adalah :
modern saja
modern dan tradisional
modern, menengah dan tradisional
menengah dan tradisional
Informasi yang diperlukan untuk asal sumber bahan baku pada pengawasan unit usaha produk hewan (horeka) adalah :
kadar protein
kemasan
kandungan lemak
lokal dan eks impor
Nomor Kontrol Veteriner (NKV) sangat diperlukan sebagai bukti dipenuhinya persyaratan teknis Kesmavet dalam aspek higiene-sanitasi sebagai kelayakan dasar jaminan keamanan pangan asal hewan pada unit usaha produk pangan asal hewan. Informasi yang diperlukan dari NKV pada pengawasan unit usaha adalah...
Nomor NKV dan tanggal penerbitan NKV
Tanggal penerbitan NKV
Level NKV
Nomor NKV , tanggal penerbitan NKV dan level NKV
Pada pertemuan penutup (closing meeting), yang dilakukan tim pengawas kesmavet adalah :
Melakukan verifikasi terhadap hasil temuan
Merencanakan pertemuan ke pihak manajemen perusahaan
Menjelaskan seluruh hasil temuan
Menyusun laporan Bersama dengan pihak manajemen perusahaan
Apa saja dibawah ini yang tidak ada adalam format Rencana Kerja Pengawas Kesmavet?
Nama Petugas
Alamat Petugas
Nomer Registrasi Petugas
Tanda Tangan Petugas
Di bawah ini adalah rencana kerja Pengawas Kesmavet yang wajib disusun setiap tahun, kecuali
Objek/Fokus Pengawasan
Menyusun kegiatan harian
Menyusun daftar unit usaha produk
Menyusun RAB pengawas kesmavet
Hal yang harus dipersiapkan sebelum membuat Rencana Kerja, kecuali..
Menentukan tujuan pengawasan kesmavet.
Membuat daftar semua unit usaha yang ada di wilayah
Menyalin rencana kerja tahun lalu agar pekerjaan cepat selesai
Konsultasi dengan atasan pada instansi yang membidangi fungsi Kesehatan Masyarakat Veteriner.
Di bawah ini adalah kriteria rencana kerja yang baik, kecuali....
Memiliki Tujuan Rencana Kerja
Memiliki Target Kerja yang tidak jelas
Memiliki Rencana Anggaran Biaya (RAB) pengawasan kesmavet.
Tersusunnya jadwal pelaksanaan pengawasan kesmavet
Teknik dalam pembuatan Rencana kerja sebaiknya sesuai dengan SMART. Manakah pernyataan dibawah ini yang sesuai?
Suitable : Target kerja harus sesuai dengan kondisi dan situasi derah
Measurable : Anggaran yang digunakan harus dihitung terlebih dahulu
Achievable : Target yang telah dibuat dapat diselesaikan tepat waktu dengan sumber daya yang dimiliki
Realistic : Target yang dibuat harus sesuai dengan kondisi dan situasi daerah
Tujuan penerapan pengawasan di unit usaha produk hewan adalah :
memahami berbagai alur yang tidak lazim di unit usaha
memahami proses dan penilaian praktik-praktik yang baik pada unit usaha produk hewan
sebagai bentuk kegiatan penerapan hygiene sanitasi
sebagai fungsi kontrol
Apa saja yang dipersiapkan sebelum dilakukan pengawasan yaitu :
Tujuan dan ruang lingkup internal pengawasan
Personil pelaksana pengawasan
Tugas dan tanggung jawab yang jelas
Jadwal pengawasan dokumentasi kegiatan audit (prosedur, form, dll)
Berikut ini, kegiatan yang termasuk dalan pengendalian zoonosis di unit usaha
produk hewan adalah :
pengecekan suhu
postmortem
pelabelan
pencatatan nomor NKV
Prosedur yang benar dalam menangani daging pada situasi penyakit di daerah wabah Penyakit Mulut dan Kuku adalah :
daging harus dicuci terlebih dahulu oleh konsumen sebelum dimasak
daging dicuci di RPH sebelum didistribusikan
daging harus direbus di RPH sebelum didistribusikan
daging langsung direbus tanpa dicuci oleh konsumen
Di bawah ini adalah rencana kerja Pengawas Kesmavet yang wajib disusun setiap tahun, kecuali
Objek/Fokus Pengawasan
Menyusun kegiatan harian
Menyusun daftar unit usaha produk
Menyusun RAB pengawas kesmavet
