NEW
Font size
Worksheetskuis
Total questions: 69
Worksheet time: 35mins
mengapa dalam penyimpanan data diperlukan sebuah struktur yang baik ?
supaya data terlihat rapi
menghemat memori penyimpanan
supaya data tidak hilang
supaya lebih mudah/efisien dalam pengaksessan /pemrosesan data tersebut
Sebuah linked list dilengkapi dengan beberapa atribut reference (selain data elemennya), KECUALI:
First/Header: reference/pointer yang menunjuk ke elemen pertama.
Last/Tail: reference/pointer yang menunjuk ke elemen pertama.
Next: reference/pointer yang menunjuk elemen berikutnya
Prev: reference/pointer yang menunjuk elemen di posisi selanjutnya
Linked List atau List linier adalah:
Sekumpulan elemen bertipe sama, yang mempunyai “keterurutan” tertentu, dan setiap elemennya terdiri dari dua bagian, yaitu informasi mengenai elemennya, dan informasi mengenai isi dari elemen suksesornya (pointer/reference)
Sekumpulan elemen bertipe berbeda,yang mempunyai “keterurutan” tertentu, dan setiap elemennya terdiri dari dua bagian, yaitu informasi mengenai elemennya, dan informasi mengenai alamat elemen suksesornya (pointer/reference)
Sekumpulan elemen bertipe sama,tidak ada keterurutan, dan setiap elemennya terdiri dari dua bagian, yaitu informasi mengenai elemennya, dan informasi mengenai alamat elemen suksesornya (pointer/reference)
Sekumpulan elemen bertipe sama,yang mempunyai “keterurutan” tertentu, dan setiap elemennya terdiri dari dua bagian, yaitu informasi mengenai elemennya, dan informasi mengenai alamat elemen suksesornya (pointer/reference)
Mengakses suatu elemen, get/set maka:
Elemen array dapat dengan mudah diakses melalui indeks (jika diketahui indeks).
Pengakses suatu elemen pada linked list dapat dengan mudah diakses melalui indeks
Pengakses suatu elemen pada array butuh mekanisme khusu
Pengakses suatu elemen pada array dan linked list butuh mekanisme khusus
Proses membuat sebuah node baru di antara 2 buah node lalu meletakkan sebuah nilai pada field elemen baru, node selanjutnya dari node baru adalah node di akhir dan node selanjutnya dari node awal adalah node baru. Ini adalah proses:
Menghapus elemen
Mengedit elemen
Menyisipkan elemen baru
Menambah elemen
Kenapa kita membutuhkan struktur List Linier/linked List?
Array menyimpan kumpulan elemen secara non-contiguous.
Dengan array, ukuran array harus tidak harus ditentukan di awal dan bisa melewati batas ukuran yang sudah ditentukan
Dengan linked list, penambahan jumlah elemen tidak dapat dilakukan dengan bebas
Dengan array, ukuran array harus ditentukan di awal dan tidak bisa melewati batas ukuran yang sudah ditentukan
Penghapusan pada posisi tertentu (delete after/before):
Array: tanpa pergeseran elemen lain, O(1). Linked list: tanpa pergeseran elemen lain, O(1) - ada Last, O(n) - tanpa Last
Array: menyebabkan pergeseran elemen lain, O(n). Linked list: tanpa pergeseran elemen lain, O(1).
Array: menyebabkan pergeseran elemen lain, O(n). Linked list: ada proses iterasi, O(n).
Array: tanpa pergeseran elemen lain, O(1). Linked list: tanpa pergeseran elemen lain, O(1) - tanpa Last, O(n) - ada Last
Penambahan di akhir (insert last):
Array: menyebabkan pergeseran elemen lain, O(n). Linked list: tanpa pergeseran elemen lain, O(1).
Array: tanpa pergeseran elemen lain, O(1). Linked list: tanpa pergeseran elemen lain, O(1)- tanpa Last, O(n) - ada Last
Array: menyebabkan pergeseran elemen lain, O(n). Linked list: ada proses iterasi, O(n).
Array: tanpa pergeseran elemen lain, O(1). Linked list: tanpa pergeseran elemen lain, O(1) - ada Last, O(n) - tanpa Last
Penambahan di awal (insert first):
Array: menyebabkan pergeseran elemen lain, O(n). Linked list: ada proses iterasi, O(n).
Array: menyebabkan pergeseran elemen lain, O(n). Linked list: tanpa pergeseran elemen lain, O(1)
Array: tanpa pergeseran elemen lain, O(1). Linked list: tanpa pergeseran elemen lain, O(1)- tanpa Last, O(n) - ada Last
Array: tanpa pergeseran elemen lain, O(1). Linked list: tanpa pergeseran elemen lain, O(1) - ada Last, O(n) - tanpa Last
Proses mengabaikan elemen dengan cara melewati pointer (reference) dari elemen tersebut langsung pada elemen selanjutnya. Elemen tersebut kemudian dihapus dengan meng-assign field next pada elemen sebelumnya dengan alamat elemen selanjutnya. Ini adalah proses:
Menghapus elemen
Menambah elemen
Mengedit elemen
Menyisipkan elemen baru
Penghapusan di awal (delete first):
Array: tanpa pergeseran elemen lain, O(1). Linked list: tanpa pergeseran elemen lain, O(1) - ada Last, O(n) - tanpa Last
Array: tanpa pergeseran elemen lain, O(1). Linked list: tanpa pergeseran elemen lain, O(1) - tanpa Last, O(n) - ada Last
Array: menyebabkan pergeseran elemen lain, O(n). Linked list: tanpa pergeseran elemen lain, O(1).
Array: menyebabkan pergeseran elemen lain, O(n). Linked list: ada proses iterasi, O(n).
Penghapusan di akhir (delete last):
Array: menyebabkan pergeseran elemen lain, O(n). Linked list: ada proses iterasi, O(n).
Array: menyebabkan pergeseran elemen lain, O(n). Linked list: tanpa pergeseran elemen lain, O(1).
Array: tanpa pergeseran elemen lain, O(1). Linked list: tanpa pergeseran elemen lain, O(1) - ada Last, O(n) - tanpa Last
tanpa pergeseran elemen lain, O(1). Linked list: tanpa pergeseran elemen lain, O(1) - tanpa Last, O(n) - ada Last
Kompleksitas waktu terbaik pada algortima BubbleSort terjadi saat:
Semua data belum terurut
Semua data sudah terurut
Data dalam jumlah sangat besar
Data acak
Kompleksitas waktu terburuk pada algortima BubbleSort:
O(n)
O(n2)
O(log n)
.
O(1)
Kompleksitas waktu terbaik pada algortima BubbleSort:
O(n2)
O(1)
O(log n)
O(n)
Variasi dari algoritma BubbleSort:
InsertionSort
MergeSort
Bi-directional bubble sort
SelectionSort
Kompleksitas waktu terbaik pada algortima SelectionSort:
O(log n)
O(1)
O(n2)
O(n)
Berikut hal yang benar tentang algoritma SelectionSort dan InsertionSort:
SelectionSort: Pemilihan elemen dari unsorted list adalah yang acak/sembarang; InsertionSort: Pemilihan elemen dari unsorted list adalah yang acak/sembarang
SelectionSort: Pemilihan elemen dari unsorted list adalah yang acak/sembarang; InsertionSort: Pemilihan elemen dari unsorted list adalah yang terbaik
SelectionSort: Pemilihan elemen dari unsorted list adalah yang terbaik; InsertionSort: Pemilihan elemen dari unsorted list adalah yang terbaik
SelectionSort: Pemilihan elemen dari unsorted list adalah yang terbaik; InsertionSort: Pemilihan elemen dari unsorted list adalah yang acak/sembarang
Metoda sorting di JAVA API adalah:
Quicksort
CompleteSort
BubbleSort
MergeSort
Kondisi awal dari Selection Sort:
Adanya list awal yang belum terurut dan list baru (sorted list yang masih kosong)
Adanya list awal yang belum terurut dan list baru yang sudah terurut
Adanya list awal yang kosong dan list baru yang sudah terisi
Adanya list awal yang kosong dan list baru yang juga masih kosong
Apa itu Algoritma BubbleSort? KECUALI
Mengikuti ilustrasi buble dimana data yang kecil menggelembung ke atas
Melakukan penukaran nilai berurutan pada setiap iterasi
Adanya list awal yang belum terurut dan list baru (sorted list yang masih kosong)
Pada setiap iterasi, nilai yang kecil akan menggelembung ke atas (jika ingin mengurutkan dari kecil ke besar)
Algoritme rekursif selalu mengandung dua macam kasus:
Kasus induksi dan kasus umum
Kasus induksi dan kasus dasar
Kasus deduksi dan kasus umum
Kasus deduksi dan kasus dasar
Proses pemanggilan diri disebut:
.
Rekursi
Kursi
Recall
Retrospeksi
Ciri algoritma rekursi:
masalah dapat diekstensi menjadi satu atau lebih masalah-masalah serupa yang lebih besar
masalah dapat diekstensi menjadi satu atau lebih masalah-masalah serupa yang lebih besar
masalah tidak dapat di-reduksi menjadi satu atau lebih masalah-masalah serupa yang lebih kecil
masalah dapat di-reduksi menjadi satu atau lebih masalah-masalah serupa yang lebih kecil
Kasus dasar adalah:
satu kasus yang belum sederhana yang masih perlu disederhanakan
satu kasus yang belum sederhana yang masih perlu disederhanakan
satu atau lebih kasus yang sudah sederhana sehingga pemecahan masalahnya tidak perlu lagi dipecah-pecah / disederhanakan
banyak kasus yang sudah sederhana tetapi masih dapat dipecah-pecah / disederhanakan lagi
Kasus induksi adalah:
hanya satu kasus yang pemecahan masalahnya dilakukan dengan menyelesaikan masalah serupa yang lebih sederhana
satu atau lebih kasus yang pemecahan masalahnya dilakukan dengan menyelesaikan masalah serupa yang lebih sederhana
hanya satu kasus yang pemecahan masalahnya tidak dilakukan dengan menyelesaikan masalah serupa yang lebih sederhana
satu atau lebih kasus yang pemecahan masalahnya tidak dapat dilakukan dengan menyelesaikan masalah serupa yang lebih sederhana
Kasus rekusi yang tidak memiliki dasar akan berakibat:
kasus tidak akan pernah berhenti
kasus mungkin akan dapat berhenti
kasus tetap akan berhenti
kasus tidak akan berlanjut
Apakah kesalahan umum pada program yang menggunakan rekursi:
Base case tidak kompleks
Kasus rekursi diakhiri dengan base casr
Base case terlalu sederhana
Base case terlalu sederhana
Rekursif adalah:
Method yang memanggil fungsi lain baik secara langsung maupun secara tidak langsung
Method yang memanggil dirinya sendiri baik secara langsung maupun secara tidak langsung
Method yang memanggil fungsi lain baik secara langsung
Method yang memanggil dirinya sendiri hanya secara langsung
Dalam bahasa pemrograman Java, Collection adalah
sebuah object yang mengelompokkan beberapa unit di beberapa tempat.
sebuah object yang mengelompokkan beberapa element dalam satu unit
sebuah object yang memisahkan unit menjadi beberapa element.
sebuah object yang mengelompokkan beberapa element dalam beberapa unit.
Collection — di sebagian literatur disebut sebagai:
Category
.
Interface
Classfication
Container
Di Java, Collections digunakan untuk:
menyimpan, mengambil, memanipulasi dan untuk menghubungkan/menggabungkan struktur dari sebuah interface.
menyimpan, mengambil, memanipulasi dan untuk menghubungkan/menggabungkan struktur dan operasi.
menyimpan, mengambil, memanipulasi dan untuk menghubungkan/menggabungkan data.
mengubah, mengambil, memanipulasi dan untuk menghubungkan/menggabungkan operasi.
Java Collection API dapat ditemukan di java.util yang, KECUALI:
menyediakan sejumlah generic algorithm (built in) contohnya sorting.
.
menerapkan konsep inheritance.
mengimplementasikan semua struktur data.
menyediakan sejumlah data structure.
Jika anda mengimplementasikan sendiri Collections, maka:
programmer lain dapat lebih mudah mengadaptasi program anda.
mudah untuk digunakan oleh programmer lain.
sulit mengextend/meng-implement Collections yang sudah ada.
perlu memahami konsep dasarnya
Generic mechanism adalah:
Apabila sebuah implementasi bersifat identik kecuali pada tipe dari objek, maka sebuah implementasi general dapat digunakan untuk mendeskripsikan fungsi dasar yang dilakukan.
Apabila sebuah implementasi bersifat identik termasuk pada tipe dari objek, maka sebuah implementasi general dapat digunakan untuk mendeskripsikan fungsi dasar yang dilakukan.
Apabila sebuah implementasi bersifat identik kecuali pada tipe dari objek, maka sebuah implementasi general TIDAK dapat digunakan untuk mendeskripsikan fungsi dasar yang dilakukan.
Apabila sebuah implementasi bersifat berbeda kecuali pada tipe dari objek, maka sebuah implementasi general dapat digunakan untuk mendeskripsikan fungsi dasar yang dilakukan.
Sebuah method yang dibuat untuk melakukan pengurutan terhadap suatu array yang berisi beberapa items. Mekanisme pengurutan bersifat independen terhadap tipe data, maka method ini dapat digunakan:
Encapsulation
Interface
Generic mechanism
Reuse
Di Java 5, kita menggunakan wildcards untuk merepresentasikan:
sub/superclasses dari interface
sub/superclasses dari generic mechanism
sub/superclasses dari operation
sub/superclasses dari parameter types
Collections adalah;
kumpulan dari referensi terhadap object dan bisa berisi tipe primitif.
kumpulan dari referensi terhadap object dan bisa berisi tipe primitif.
kumpulan dari referensi terhadap object dan tidak bisa berisi tipe primitif.
kumpulan dari referensi terhadap operasi dan bisa berisi tipe primitif.
Abtract Data Type (ADT) bersifat Enkapsulasi, maksudnya:
ADT menyembunyikan detail dari implementasi seluruh sistem
ADT hanya bertanggung jawab terhadap atribut dan behaviournya saja
ADT dapat digunakan kembali oleh berbagai program yang berbeda
.
ADT bersifat sederhana
Berikut adalah benar tentang Abtract Data Type (ADT), KECUALI:
ADT berisi nformasi bagaimana operasi dilakukan
ADT dan Struktur Data dapat dianggap sebagai dua terminologi yang serupa
Representasi data dan operasi terhadap data TANPA informasi bagaimana operasi dilakukan
ADT berisi struktur lojik sementara Struktur Data adalah struktur fisik
Abtract Data Type (ADT) bersifat Reuse, maksudnya:
ADT bersifat sederhana
ADT menyembunyikan detail dari implementasi seluruh sistem
ADT dapat digunakan kembali oleh berbagai program yang berbeda
ADT hanya bertanggung jawab terhadap atribut dan behaviournya saja
Contoh ADT koleksi adalah:
Point
Stack
Alamat
Jam
contoh aplikasi penggunaan struktur data, kecuali:
aplikasi permainan
google map
perancangan antar muka aplikasi yang menarik
sistem basis data
algoritma dalam matematika adalah
sekumpulan instruksi untuk memecahkan masalah dalam jumlah tahapan yang tertentu
cara yang sistematis yang merupakan solusi dalam memecahkan masalah tertentu
susunan yang memiliki organisasi tertentu untuk efisiensi
angka, gambar, bukti, catatan, atau informasi
algoritma dalam komputasi adalah
cara yang sistematis yang merupakan solusi dalam memecahkan masalah tertentu
sekumpulan instruksi untuk memecahkan masalah dalam jumlah tahapan yang tertentu
angka, gambar, bukti, catatan, atau informasi
susunan yang memiliki organisasi tertentu untuk efisiensi
fungsi struktur data sebagai representasi semantik dari data, maksudnya adalah :
struktur dibentuk sesuai dengan kriteria satu data dengan data lainnya
struktur dibentuk sesuai dengan jumlah data yang ada
struktur dibentuk untuk memungkinkan pencarian data dengan tingkat efisiensi yang baik
struktur dibentuk sesuai dengan karakter penggunanya
data adalah
cara yang sistematis yang merupakan solusi dalam memecahkan masalah tertentu
struktur yang memiliki organisasi tertentu untuk efisiensi
sekumpulan instruksi untuk memecahkan masalah dalam jumlah tahapan yang tertentu
angka, gambar, bukti, catatan, atau informasi
berikut adalah benar mengenai pencarian data, kecuali
Dengan struktur data, array terurut tapi menggunakan binary searching iterasi dilakukan sebanyak 2N kali
Dengan struktur data, array terurut tapi menggunakan sequential searching iterasi dilakukan sebanyak N/2 kali.
Dengan struktur data, array terurut tapi menggunakan binary searching iterasi dilakukan sebanyak log2(N) kali
Dengan struktur data, array tak terurut iterasi sebanyak N kali.
Struktur adalah
Angka, gambar, bukti, catatan, atau informasi
Susunan yang memiliki organisasi tertentu untuk efisiensi
Cara yang sistematis yang merupakan solusi dalam memecahkan masalah tertentu
Sekumpulan instruksi untuk memecahkan masalah dalam jumlah tahapan yang tertentu
Dalam kuliah ini, dibahas mengenai, KECUALI:
Memilih tools terbaik untuk koding
mengalisis algoritma dengan struktur data tertentu
Perancangan dan pemilihan struktur data yang sesuai
Memilih struktur data yang efisien
Fungsi Struktur Data sebagai look-up table, maksudnya adalah:
Struktur dibentuk sesuai dengan karakter penggunanya
Struktur dibentuk sesuai dengan jumlah data yang ada
Struktur dibentuk sesuai dengan keterkaitan satu data dengan data lainnya
Struktur dibentuk untuk memungkinkan pencarian data dengan tingkat efisiensi yang baik
Contoh berikut memiliki kompleksitas berapa:
O(n) = 1
O(n) = 2log n
O(n) = log2n
O(n) = log n
O(n) = n
Besaran untuk mengukur waktu eksekusi algoritma disebut Kompleksitas waktu, T(n), diukur dari:
Jumlah baris kode yang ada di dalam algoritma
Jumlah tahapan komputasi yang dibutuhkan untuk menjalankan algoritma sebagai fungsi dari ukuran masukan n
Durasi waktu komputasi yang dibutuhkan untuk menjalankan algoritma
Jumlah variabel yang ada di algoritma
Perhitungan jumlah fungsi yang ada di dalam algoritma
Contoh berikut memiliki kompleksitas berapa:
O(n) = n2
O(n) = n
O(n) = log2n
O(n) = log n
O(n) = 1
Dalam menghitung komplesitas, mengapa hanya suku yang memiliki pangkat tertinggi/dominan saja yang diperhatikan?
Untuk input yang kecil, suku dominan lebih mengindikasikan perilaku dari algoritma.
Untuk n yang besar, suku dominan lebih mengindikasikan perilaku dari algoritma. Untuk n yang kecil, suku dominan juga sama, yaitu selalu mengindikasikan perilakunya
Untuk n yang besar, suku dominan lebih mengindikasikan perilaku dari algoritma. Untuk n yang kecil, suku dominan tidak selalu mengindikasikan perilakunya, tetapi program dengan input kecil umumnya berjalan sangat cepat sehingga kita tidak perlu perhatikan.
Untuk input yang besar, suku dominan tidak mengindikasikan perilaku dari algoritma
Untuk n yang kecil, suku dominan lebih mengindikasikan perilaku dari algoritma. Untuk n yang besar, suku dominan tidak selalu mengindikasikan perilakunya, tetapi program dengan input kecil umumnya berjalan sangat cepat sehingga kita tidak perlu perhatikan.
Waktu eksekusi algoritma tidak dinyatakan dalam waktu real (dalam satuan detik, menit atau jam), karena:
Satuan waktu sulit diukur
Waktu setiap operasi bervariasi tergantung pada beberapa faktor lain: kecepatan mesin, sistem operasi (multitasking), kualitas kompiler, dan bahasa pemrograman
.
Satuan waktu kurang akurat
Satuan waktu dapat terlalu kecil dan dapat terlalu besar
Satuan waktu berbeda di setiap mesin
Kompleksitas O(1) adalah:
.
algoritma yang memiliki waktu pelaksanaan algoritma adalah tetap, tidak bergantung pada ukuran masukan.
merupakan algoritma yang menyelesaikan masalah dengan membagi-bagi masalah tersebut menjadi beberapa bagian, sehingga masalah dapat diselesaikan tanpa harus melakukan komputasi atau pengecekan terhadap seluruh masukan.
algoritma yang memproses setiap masukan dalam tiga buah loop
algoritma yang bertumbuh selaras dengan pertumbuhan ukuran data.
algoritma yang waktu pelaksanaannya kuadratik hanya praktis digunakan untuk persoalan yang berukuran kecil.
Kompleksitas O(log n) adalah:
algoritma yang bertumbuh selaras dengan pertumbuhan ukuran data.
algoritma yang waktu pelaksanaannya kuadratik hanya praktis digunakan untuk persoalan yang berukuran kecil.
algoritma yang memproses setiap masukan dalam tiga buah loop.
merupakan algoritma yang menyelesaikan masalah dengan membagi-bagi masalah tersebut menjadi beberapa bagian, sehingga masalah dapat diselesaikan tanpa harus melakukan komputasi atau pengecekan terhadap seluruh masukan.
algoritma yang memiliki waktu pelaksanaan algoritma adalah tetap, tidak bergantung pada ukuran masukan
Tujuan menganalisis algoritma adalah, KECUALI:
Mengetahui berapa banyak resource (time & space) yang diperlukan oleh sebuah algoritma.
Mengetahui teknik-teknik untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan oleh sebuah algoritma.
Mengetahui apakah algoritma dapat/tidak dapat memecahkan masalah komputasi dalam periode tertentu. Periode tertentu ini biasanya mengacu kepada periode dimana keluaran algoritma diperlukan atau dapat juga periode dimana keluaran algoritma kadaluwarsa.
Dapat memprediksi kinerja algoritma jika diterapkan dalam lingkungan yang baru (misalnya, mesin komputer yang baru).E) Menentukan tampilan output yang terbaik
Kompleksitas O(n3) adalah:
algoritma yang waktu pelaksanaannya kuadratik hanya praktis digunakan untuk persoalan yang berukuran kecil.
algoritma yang memiliki waktu pelaksanaan algoritma adalah tetap, tidak bergantung pada ukuran masukan.
algoritma yang memproses setiap masukan dalam tiga buah loop.
merupakan algoritma yang menyelesaikan masalah dengan membagi-bagi masalah tersebut menjadi beberapa bagian, sehingga masalah dapat diselesaikan tanpa harus melakukan komputasi atau pengecekan terhadap seluruh masukan.
algoritma yang bertumbuh selaras dengan pertumbuhan ukuran data.
Kompleksitas O(n2) adalah:
merupakan algoritma yang menyelesaikan masalah dengan membagi-bagi masalah tersebut menjadi beberapa bagian, sehingga masalah dapat diselesaikan tanpa harus melakukan komputasi atau pengecekan terhadap seluruh masukan.
algoritma yang bertumbuh selaras dengan pertumbuhan ukuran data.
algoritma yang memproses setiap masukan dalam tiga buah loop.
.
algoritma yang waktu pelaksanaannya kuadratik hanya praktis digunakan untuk persoalan yang berukuran kecil.
algoritma yang memiliki waktu pelaksanaan algoritma adalah tetap, tidak bergantung pada ukuran masukan.
Kompleksitas O(n) adalah:
algoritma yang waktu pelaksanaannya kuadratik hanya praktis digunakan untuk persoalan yang berukuran kecil.
algoritma yang bertumbuh selaras dengan pertumbuhan ukuran data.
merupakan algoritma yang menyelesaikan masalah dengan membagi-bagi masalah tersebut menjadi beberapa bagian, sehingga masalah dapat diselesaikan tanpa harus melakukan komputasi atau pengecekan terhadap seluruh masukan.
algoritma yang memiliki waktu pelaksanaan algoritma adalah tetap, tidak bergantung pada ukuran masukan.
algoritma yang memproses setiap masukan dalam tiga buah loop.
Contoh ADT Non Koleksi adalah:
Tree
Queue
Point
Stack
Abtract Data Type (ADT) adalah:
Sekumpulan data dan TANPA operasi yang definisi-nya tidak bergantung pada implementasi tertentu
Sekumpulan data dan TANPA operasi yang definisi-nya bergantung pada implementasi tertentu
Sekumpulan data dan operasi terhadap data tersebut yang definisi-nya bergantung pada implementasi tertentu
Sekumpulan data dan operasi terhadap data tersebut yang definisi-nya tidak bergantung pada implementasi tertentu
Abtract Data Type (ADT) bersifat, KECUALI:
Enkapsulasi
Reuse
Kompleks
.
Penyembunyian informasi
Abtract Data Type (ADT) bersifat Information Hiding, maksudnya:
ADT hanya bertanggung jawab terhadap atribut dan behaviournya saja
ADT bersifat sederhana
ADT dapat digunakan kembali oleh berbagai program yang berbeda
ADT menyembunyikan detail dari implementasi seluruh sistem
Berikut adalah benar tentang Abtract Data Type (ADT), KECUALI:
Definisi operasi tidak tergantung pada implementasinya.
.
ADT tidak memiliki komponen yang dapat digunakan ulang (Reuse)
Representasi data dan operasi terhadap data.
ADT dapat mengandung definisi ADT lain
Contoh ADT Non koleksi adalah, KECUALI:
Point
Alamat
Jam
Stack
Jika anda menggunakan Java collections framework, maka:
tidak perlu memahami konsep dasarnya
sulit untuk digunakan oleh programmer lain.
sulit mengextend/meng-implement Collections yang sudah ada.
programmer lain dapat lebih mudah mengadaptasi program anda.
