wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

POST TEST KRITIK SENI RUPA

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Kritik seni dalam konteks "apresiasi seni" mengandung pengertian....

a)

Penghakiman

b)

Penilaian dan penghargaan

c)

Bantahan

d)

Kecaman

e)

Ancaman

2.

Memberikan kritik karya seni rupa bukan berarti kita mencari kesalahan, mencaci, menghakimi atau menjelek-jelekkan karya yang kita lihat, tapi kita berupaya memberikan pemahaman bagaimana dan mengapa karya tersebut diekspresikan perupa sehingga menjadi komunikasi seni yang berkualitas antara kita dengan perupa dan karyanya. Tanggapan terhadap suatu karya yang dilihat atau dirasakan disebut juga dengan ...

a)

Kritik Karya Seni

b)

Persepsi Karya Seni

c)

Konsep karya Seni

d)

Prinsip Karya Seni

e)

Unsur Karya Seni

3.

Jenis kritik yang hasil tanggapan atau penilaiannya disampaikan secara terbuka kepada publik melalui media massa khususnya surat kabar merupakan jenis kritik ...

a)

Ekspresivistik

b)

Jurnalistik

c)

Formalistik

d)

Populer

e)

Instrumentalistik

4.

Langkah-langkah dalam membuat sebuah kritik karya seni setidaknya memiliki 4 tahapan. Tahapan tersebut secara berurutan adalah ...

a)

Deskripsi – Evaluasi – Analisis Formal – interpretasi

b)

Deskripsi – Analisis Formal – Interpretasi – Evaluasi

c)

Deskripsi – Analisis Formal – Interpretasi – Berfikir

d)

  Deskripsi – Interpretasi  – Analisis Formal – Evaluasi

e)

  Deskripsi – Analisis Formal – Evaluasi – Penilaian

5.

Pernahkan kamu sadari bahwa tanggapan yang diberikan terhadap karya seni, baik lisan maupun tulisan itu mempunyai fungsi penting bagi dunia seni maupun proses pendidikan seni di sekolah. Fungsi utama kritik karya seni rupa adalah ...

a)

Memposisikan seniman di masyarakat

b)

Mengangkat kedudukan seniman

c)

Menjembatani persepsi dan apresiasi artistik seniman dengan penikmat seni

d)

Menghakimi seniman

e)

Menjadi wadah bagi pencipta seni untuk mempromosikan karyanya

6.

Ketika kita memberi tanggapan terhadap karya yang memiliki keindahan dan prosesnya, bagian dari ...

 

a)

Persepsi

b)

Apresiasi artistik

c)

Apresiasi estetik

d)

Evaluasi

e)

Intrepretasi

7.

Hal-hal yang harus diamati dan dicatat sebagai tahap awal ketika seseorang sedang melakukan kritik karya seni lukis adalah

a)

Mencatat sesuai apa adanya mengenai unsur-unsur pada seni seperti warna, bentuk, ruang, komposisi, serta bahan, media dan teknik.

b)

Mencatat seluruh biografi sang seniman mulai dari alamat, keluarga serta pendidikan seni.

c)

Mencatat karya-karya sang seniman berapa kali mengikuti pameran

d)

  Mencatat karya-karya lukis yang sejenis untuk dibandingkan dengan objek lukisan yang akan dikritik.

e)

Mencatat prestasi yang telah diraih oleh seniman

8.

Tahapan ini kita menilai kualitas suatu karya, baik dari sisi formal maupun konteksnya. Hal ini bisa dikatakan dengan istilah ...

  

a)

Interpretasi

b)

Apresiasi Estetik

c)

Evaluasi

d)

Persepsi

e)

Apresiasi Artistik

9.

Secara visual karya seni rupa terdiri dari garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, gelap terang. Hal tersebut termasuk dalam ...  

a)

Prinsip seni

b)

Struktur seni

c)

Unsur seni

d)

Gaya seni

e)

Prosedur

10.

Jenis kritik yang bersifat akademis dengan wawasan pengetahuan, kemampuan dan kepekaan yang tinggi untuk menilai / menanggapi sebuah karya seni adalah

a)

Kritik keilmuan

b)

Kritik kependidikan

c)

Kritik pengetahuan

d)

Kritik jurnalistik

e)

Kritik Populer

11.

Judul karya Harmony of Life

Adin Wiedyardini, 2023

Acrylic on canvas

150x150 cm

Dari gambar diatas, jika kalian diminta untuk membuat deskripsi sesuai dengan lukisan tersebut, maka deskripsi mana yang paling benar? (jawaban bisa lebih dari satu)

a)

Menceritakan seorang gadis kecil yang sedang duduk sambil membaca buku bersama hewan kelinci dan kancil

b)

   Menceritakan tentang kehidupan di hutan

c)

Latar belakang lukisan berisi dedaunan yang berwarna hijau dan hijau kekuningan

d)

Latar tempat yang sepi dan gelap

e)

A.    Menceritakan seorang yang sedang memberi makan kepada hewan-hewan

12.

Karya lukisan “Mimpi Belaka” ini merupakan salah satu karya yang dipamerkan dalam pameran bertajuk “Pekan wisper Kreati”yang diselenggarakan di gedung wisma Perdamaian Semarang, terdapat unsur seni rupa yang lain pada lukisan tersebut yaitu berupa garis dan tekstur. Jenis garis yang terdapat pada subject matter adalah garis lengkung atau tak beraturan pada subjek manusia garis tipis putus-putus dan garis-garis semu yang tercipta akibat dari pertemuan antara dua warna atau lebih pada background. Sedangkan tekstur yang digunakan dalam lukisan ini adalah tekstur kasar tak rata pada background dan tekstur halus pada subject matter, Lukisan ini mempunyai keseimbangan asimetris dan juga terdapat irama yang dinamis, dari segi teknik pembuatan lukisan ini digarap dengan teknik kolase (menempel) dan sapuan kuas pada kanvas- Maksudnya seniman mengambil gambar print out (gambar cetak) yang dipotong mengikuti pola gambar lalu ditempelkan pada kanvas, Kemudian pada tepi gambar diberi warna sehingga tidak terlihat gambar cetak yang tertempel pada kanvas. Background dibuat dengan teknik sapuan kuas secara ekspresi, dengan permainan warna analogus yang dicampur dengan warna putih sehingga menghasilkan warna-warna yang soft, warna pada background dibuat dengan sapuan warna yang tebal dengan sedikit minyak pengencer sehingga tercipta tekstur yang kasar. Teknik tersebut bukan merupakan sesuatu hal yang baru. Banyak pelukis-pelukis di Semarang yang menggunakan teknik tersebut. Selama ini galang koko selalu melakukan eksplorasi media dan teknik. Karya terdahulu galang Koko selalu menggunakan media cat akrilik pada kanvas dan kayu dengan gaya ekspresif. Merasa tidak cocok dengan media tersebut galang Koko mencoba untuk menggunakan media cat minyak dengan tenik sapuan kuasyang halus dan menghasilkan karya yang realistik dan surrealistik. tak cukup puas dengan hal itu dia melakukan eksplorasi media dengan teknik mix media, yaitu mencampurkan beberapa media untuk melukis. Banyak karya galang koko yang menggunakan teknik mix media dan teknik kolase antara cat minyak dan berbagai macam media yang ada di sekitarnya misalnya berupa kayu, seng, ranting pohon / peralatan rumah tangga, sampah daur ulang, yang nantinya akan di tempelkan pada kanvas. hal ini dilakukan galang koko sebagai upaya untuk pencarian jati dirinya dalam berkarya seni lukis mengingat dirinya adalah seorang seniman muda.

(PERTANYAAN) Dari bacaan contoh kritik seni diatas, termasuk kedalam bagian...

a)

Analisis Formal

b)

Deskripsi

c)

Intrepretasi

d)

Evaluasi

e)

Penafsiran

13.

Karya lukisan “Mimpi Belaka” ini merupakan salah satu karya yang dipamerkan dalam pameran bertajuk “Pekan wisper Kreati”yang diselenggarakan di gedung wisma Perdamaian Semarang, terdapat unsur seni rupa yang lain pada lukisan tersebut yaitu berupa garis dan tekstur. Jenis garis yang terdapat pada subject matter adalah garis lengkung atau tak beraturan pada subjek manusia garis tipis putus-putus dan garis-garis semu yang tercipta akibat dari pertemuan antara dua warna atau lebih pada background. Sedangkan tekstur yang digunakan dalam lukisan ini adalah tekstur kasar tak rata pada background dan tekstur halus pada subject matter, Lukisan ini mempunyai keseimbangan asimetris dan juga terdapat irama yang dinamis, dari segi teknik pembuatan lukisan ini digarap dengan teknik kolase (menempel) dan sapuan kuas pada kanvas- Maksudnya seniman mengambil gambar print out (gambar cetak) yang dipotong mengikuti pola gambar lalu ditempelkan pada kanvas, Kemudian pada tepi gambar diberi warna sehingga tidak terlihat gambar cetak yang tertempel pada kanvas. Background dibuat dengan teknik sapuan kuas secara ekspresi, dengan permainan warna analogus yang dicampur dengan warna putih sehingga menghasilkan warna-warna yang soft, warna pada background dibuat dengan sapuan warna yang tebal dengan sedikit minyak pengencer sehingga tercipta tekstur yang kasar. Teknik tersebut bukan merupakan sesuatu hal yang baru. Banyak pelukis-pelukis di Semarang yang menggunakan teknik tersebut. Selama ini galang koko selalu melakukan eksplorasi media dan teknik. Karya terdahulu galang Koko selalu menggunakan media cat akrilik pada kanvas dan kayu dengan gaya ekspresif. Merasa tidak cocok dengan media tersebut galang Koko mencoba untuk menggunakan media cat minyak dengan tenik sapuan kuasyang halus dan menghasilkan karya yang realistik dan surrealistik. tak cukup puas dengan hal itu dia melakukan eksplorasi media dengan teknik mix media, yaitu mencampurkan beberapa media untuk melukis. Banyak karya galang koko yang menggunakan teknik mix media dan teknik kolase antara cat minyak dan berbagai macam media yang ada di sekitarnya misalnya berupa kayu, seng, ranting pohon / peralatan rumah tangga, sampah daur ulang, yang nantinya akan di tempelkan pada kanvas. hal ini dilakukan galang koko sebagai upaya untuk pencarian jati dirinya dalam berkarya seni lukis mengingat dirinya adalah seorang seniman muda.

(PERTANYAAN) Pada bagian teks diatas menyebutkan beberapa unsur-unsur seni, diantaranya adalah...

a)

Kolase dan garis

b)

Tekstur dan media

c)

Warna dan media

d)

Media dan garis

e)

Garis dan Tekstur

14.

Karya lukisan “Mimpi Belaka” ini merupakan salah satu karya yang dipamerkan dalam pameran bertajuk “Pekan wisper Kreati”yang diselenggarakan di gedung wisma Perdamaian Semarang, terdapat unsur seni rupa yang lain pada lukisan tersebut yaitu berupa garis dan tekstur. Jenis garis yang terdapat pada subject matter adalah garis lengkung atau tak beraturan pada subjek manusia garis tipis putus-putus dan garis-garis semu yang tercipta akibat dari pertemuan antara dua warna atau lebih pada background. Sedangkan tekstur yang digunakan dalam lukisan ini adalah tekstur kasar tak rata pada background dan tekstur halus pada subject matter, Lukisan ini mempunyai keseimbangan asimetris dan juga terdapat irama yang dinamis, dari segi teknik pembuatan lukisan ini digarap dengan teknik kolase (menempel) dan sapuan kuas pada kanvas- Maksudnya seniman mengambil gambar print out (gambar cetak) yang dipotong mengikuti pola gambar lalu ditempelkan pada kanvas, Kemudian pada tepi gambar diberi warna sehingga tidak terlihat gambar cetak yang tertempel pada kanvas. Background dibuat dengan teknik sapuan kuas secara ekspresi, dengan permainan warna analogus yang dicampur dengan warna putih sehingga menghasilkan warna-warna yang soft, warna pada background dibuat dengan sapuan warna yang tebal dengan sedikit minyak pengencer sehingga tercipta tekstur yang kasar. Teknik tersebut bukan merupakan sesuatu hal yang baru. Banyak pelukis-pelukis di Semarang yang menggunakan teknik tersebut. Selama ini galang koko selalu melakukan eksplorasi media dan teknik. Karya terdahulu galang Koko selalu menggunakan media cat akrilik pada kanvas dan kayu dengan gaya ekspresif. Merasa tidak cocok dengan media tersebut galang Koko mencoba untuk menggunakan media cat minyak dengan tenik sapuan kuasyang halus dan menghasilkan karya yang realistik dan surrealistik. tak cukup puas dengan hal itu dia melakukan eksplorasi media dengan teknik mix media, yaitu mencampurkan beberapa media untuk melukis. Banyak karya galang koko yang menggunakan teknik mix media dan teknik kolase antara cat minyak dan berbagai macam media yang ada di sekitarnya misalnya berupa kayu, seng, ranting pohon / peralatan rumah tangga, sampah daur ulang, yang nantinya akan di tempelkan pada kanvas. hal ini dilakukan galang koko sebagai upaya untuk pencarian jati dirinya dalam berkarya seni lukis mengingat dirinya adalah seorang seniman muda.

(PERTANYAAN) Teks diatas terdapat beberapa inti dari yang dijelaskan, yaitu...

a)

Unsur seni dan teknik

b)

Unsur seni dan biografi pelukis

c)

Teknik dan tema

d)

Tema dan unsur seni

e)

Biografi pelukis dan teknik

15.

Pilih diantara jawaban berikut yang benar (jawaban lebih dari satu)

a)

Kritik Populer merupakan hasil tanggapan atau penilaiannya disampaikan secara terbuka kepada publik melaui media massa

b)

Kritik keilmuan bersifat akademis dan memerlukan wawasan, pengetahuan, kemampuan dan kepekaan yang tinggi untuk menanggapi sebuah karya seni

c)

Kritik pendidikan merupakan kegiatan kritik yang bertujuan mengangkat atau meningkatkan kepekaan artistik serta estetika pelajar seni

d)

Semua jawaban benar

e)

Kritik Populer merupakan Kritik yang berisi tanggapan dan ditujukan pada media massa untuk pemberitaan

16.

Menurut Feldmen (1967) Kritik dalam seni terbagi menjadi beberapa langkah-langkah untuk mengulas karya seni secara mendalam untuk menjadikan karya seni menjadi memiliki nilai jual tinggi, maka Perhatikan langkah-langkah kegiatan mengkritik sebuah karya seni berikut ini !

1.       Membuat analisis dari unsur-unsur lukisan yang diamati

2.       Mencatat unsur-unsur yang terdapat pada lukisan

3.       Melakukan interpretasi terhadap lukisan

4.       Membuat evaluasi dari keseluruhan lukisan

Berdasarkan pernyataan diatas urutan yang paling tepat dalam proses mengkritik sebuah lukisan adalah…

a)

1-2-3-4

b)

2-1-4-3

c)

4-3-2-1

d)

2-1-3-4

e)

4-3-1-2

17.

Kegiatan kritik kerap kita jumpai di dunia pertelevisian tidak hanya pada karya seni rupa, khususnya karya seni musik yang ada di acara konvensional yang memiliki kritikus atau juri di dalam sebuah ajang pencarian bakat tersebut. Jenis kritik yang mengulas secara mendalam tentang karya seni dan dipublikasikan secara umum di media massa serta surat kabar termasuk salah satu jenis kritik…

a)

Jurnalis

b)

Kependidikan

c)

Keilmuan

d)

Populer

e)

Modern

18.

Di dalam dunia seni untuk menghasilkan suatu karya yang baik dibutuhkan imajinasi dan pemikiran inovasi dari senimannya, serta membutuhkan seniman lain untuk menjadikan karya memiliki daya tarik atau nilai jual yang tinggi melalui kegiatan kritik seni. Orang yang giat dalam kegiatan kritik dan memiliki wawasan yang luas tentang seni dan kritik disebut…

a)

kritikhuman

b)

kritikus

c)

komentator

d)

judges

e)

perupa

19.

Ulasan dalam kritik karya seni memiliki berbagai macam bentuk yang disampaikan oleh kritikus melalui tulisan atau lisan. Kritik ada yang bersifat menjatuhkan da nada yang bersifat membangun, ulasan dari seorang kritikus yang sifatnya membangun sehingga membangkitkan semangat dan kepercayaan diri seseorang seniman termasuk jenis…

a)

Kritik Konstruktif

b)

Kritik Destruktif

c)

Kritik Normatif

d)

Kritik Jurnalis

e)

Kritik Modern

20.

Ulasan dalam kritik karya seni memiliki berbagai macam bentuk yang disampaikan oleh kritikus melalui tulisan atau lisan. Kritik ada yang bersifat menjatuhkan dan mengungkapkan sisi keburukan semata dari sebuah karya seni termasuk jenis…

a)

Kritik Konstruktif

b)

Kritik Destruktif

c)

Kritik Normatif

d)

Kritik Jurnalis

e)

Kritik Populer