wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ATS HIH XI IIK Semester Genap

Total questions: 50

Worksheet time: 27mins

Name
Class
Date
1.

Pengertian hadis Qudsi menurut istilah ialah...

a)

   مانقل إلينا عن النبي صلى الله عليه وسلم مع إسناده إياه الى ربه عز وجل

b)

   ما أضيف الى النبي صلى الله عليه وسلم من قول او فعل أو تقرير أو صفة

c)

ما أضيف الى الصحابي من قول أو فعل أو تقرير

d)

   ما أُضيف إلى التابعي أو من دونه من قول أو فعل

e)

ما اتصل سنده مرفوعا كان أو موقوفا

2.
Metode dalam menerima dan menyampaikan hadis (Tahammul wa Ada’ al-Hadis) yang dipakai oleh para ulama ada delapan; السماع, القراءة على الشيخ, الاجازة, المناولة, المكاتبة, اعلَم الشيخ, الوصية, الوجادة Di antara metode-metode tersebut, metode manakah yang memiliki tingkatan paling tinggi menurut mayoritas ulama?
a)
الاجازة
b)
القراءة على الشيخ
c)
المكاتبة
d)
السماع
e)
الوصية
3.
Metode dalam menerima dan menyampaikan hadis (Tahammul wa Ada’ al-Hadis) yang dipakai oleh para ulama ada delapan; السماع, القراءة على الشيخ, الاجازة, المناولة, المكاتبة, اعلَم الشيخ, الوصية, الوجادة Di antara metode-metode tersebut, metode manakah yang memiliki tingkatan paling rendah menurut mayoritas ulama?
a)
الاجازة
b)
الوجادة
c)
القراءة على الشيخ
d)
المكاتبة
e)
السماع
4.
Tahammul merupakan masdar dari fiil madi tahammala (- يَتَحَمَّلُ – تَحَمُّلاً تَحَمَّلَ ) yang artinya …
a)
Menyampaikan
b)
Menerima
c)
Mendengar
d)
Membaca
e)
Memberi izin
5.
Syarat-syarat bagi seseorang yang akan melakukan Tahammul al-Hadis ialah …
a)
Tamyiz, berakal, dan dhabit.
b)
Dewasa, berakal, dan dhabit.
c)
Mukallaf, Islam, Adil.
d)
Mukallaf, Adil, dhabit.
e)
Islam, Adil dan dhabit.
6.
Metode dalam menerima dan menyampaikan hadis (Tahammul wa Ada’ al-Hadis) yang dipakai oleh para ulama ada delapan. Pemberian izin dari guru kepada murid untuk meriwayatkan buku hadis tanpa membaca hadis tersebut satu demi satu, disebut dengan metode....
a)
الاجازة
b)
الوجادة
c)
القراءة على الشيخ
d)
المكاتبة
e)
السماع
7.
Al-‘ardhu ( العَرْضُ ) merupakan salah satu metode tahammul wa ada’ al-hadis. Nama lain dari metode al-‘ardhu ialah …
a)
الاجازة
b)
الوجادة
c)
القراءة على الشيخ
d)
المكاتبة
e)
السماع
8.
Seseorang menemukan tulisan hadis dengan tanpa mendengarkan maupun diijazahi, dan dia mengetahui bentuk tulisannya merupakan tulisan seorang yang ia kenal. Semisal ada seseorang menemukan tulisan, dan ia dapat memastikan jika itu merupakan tulisan Fulan karena ia mengenalnya, atau ia tidak mengenalnya akan tetapi ada saksi dari pakar tulisan atau bentuk tulisannya masyhur. Periwayatan seperti ini diperbolehkan dengan ia mengatakan...
a)
Wajadtu kitaban fulanin
b)
Qara’tu kitaban fulanin
c)
Katabtu bikhaththi fulanin
d)
Sami’tu bikhaththi fulanin
e)
Wajadtu bikhaththi fulanin
9.
Mayoritas ulama sepakat bahwa syarat-syarat bagi yang menyampaikan hadis ialah; Islam, Mukallaf, Adil dan Dabit. Pengertian dari kata adil disini ialah...
a)
Tidak berat sebelah dan tidak menzalimi.
b)
Seimbang
c)
Baligh dan berakal sehingga sudah bisa memahami syariat Islam
d)
Bertaqwa dan menjaga kehormatan diri (muru’ah)
e)
Sempurna daya ingatnya ketika menerima hadis
10.
Perhatikan defenisi berikut ini! “Meriwayatkan hadis dan menyampaikannya kepada orang lain dengan bentuk kata tertentu.” Defenisi di atas adalah pengertian dari....
a)
Tahammul al-Hadis
b)
Ada’ al- Hadis
c)
Al-Wijadah
d)
Al-Munawalah
e)
Al-Ijazah
11.
Perhatikan definisi berikut ini! تَلَقَّى الْحَدِيْثَ وَاَخَذَعَنِ الشُّيُوْخِ Definisi di atas adalah pengertian dari....
a)
Tahammul al-Hadis
b)
Ada’ al- Hadis
c)
Al-Wijadah
d)
Al-Munawalah
e)
Al-Ijazah
12.
Seorang perawi hadis diharuskan dhabit. Arti dhabit ialah...
a)
Kuat ingatannya
b)
Bertakwa
c)
Baligh
d)
Soleh
e)
Rajin
13.
Syarat untuk melakukan kegiatan ada’ al- hadis lebih ketat dibandingkan syarat tahammul al-hadis. Berikut ini yang bukan merupakan syarat-syarat ada’ al-hadis ialah...
a)
Mukallaf
b)
Muslim
c)
Dewasa
d)
Adil
e)
Dhabit
14.
Ada’ ( أَدَاءُ ) secara bahasa artinya …
a)
Menemukan
b)
Mendengar
c)
Membaca
d)
Menerima
e)
Menyampaikan.
15.
Seorang ahli hadis menulis sendiri sebagian hadis atau menyuruh orang lain, kemudian tulisan tersebut diberikan kapada murid yang hadir di majlis atau dikirim kepada orang yang tidak ada di majlis melalui orang yang dapat dipercaya. Metode tahammul wa ada’ al-hadis ini disebut …
a)
الاجازة
b)
القراءة على الشيخ
c)
المكاتبة
d)
السماع
e)
الوصية
16.
“Mengambil dan menerima hadis dari seorang syaikh dengan metode tertentu.” Ini adalah pengertian dari....
a)
As-Sima’
b)
Al-Mukatabah
c)
Tahammul al-Hadis
d)
Ada’ al- Hadis
e)
Al-Wijadah
17.
Pemberian informasi guru kepada murid bahwa hadis dalam kitab tertentu adalah hasil periwayatan yang diperoleh dari seseorang tanpa menyebut namanya. Ini adalah pengertian dari salah metode ada’ al-hadis yang bernama....
a)
المناولة
b)
اعلَم الشيخ
c)
القراءة على الشيخ
d)
الوجادة
e)
المكاتبة
18.
Perhatikan defenisi berikut ini! رِوَايَةُالْحَدِيْثِ وَإِعْطَاؤُهُ لِلطُّلاَّبِ Defenisi di atas adalah pengertian dari....
a)

Tahammul al-Hadis

b)

Ada’ al- Hadis

c)

Al-Wijadah

d)

Al-Munawalah

e)

Al-Ijazah

19.
Salah satu syarat orang yang akan menyampaikan hadis ialah Mukallaf. Mukallaf maksudnya ialah..
a)
Adil dan dhabit
b)
Baligh dan adil
c)
Baligh dan berakal
d)
Islam dan wara’
e)
Islam dan tsiqah
20.
Perhatikan contoh hadis di bawah ini! حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي السَّفَرِ وَإِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْه (رواه البخاري) Yang dimaksud dengan rijal al-hadits pada hadis di atas ialah...
a)

وَالبخاري لنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

b)

البخاري

c)

النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

d)

آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ وَشُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي السَّفَرِ وَإِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ وَ الشَّعْبِيِّ وَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو

e)

الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْه

21.
Berikut ini adalah nama sahabat yang terkenal paling banyak meriwayatkan hadis dari Rasulullah saw
a)
Abu Hurairah
b)
Bilal bin Rabah
c)
Ali bin Abi Thalib
d)
Umar bin Khattab
e)
Abu Bakar Siddiq
22.
Perhatikan hadis di bawah ini! حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ وَوَكِيعٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّه (رواه مسلم) Rijal al-Hadis pada hadis di atas ialah...
a)

مسلم وَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

b)

رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

c)

مسلم

d)

انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّه

e)

أَبُو مُعَاوِيَةَ وَوَكِيعٌ وَ الْأَعْمَشِ وَ أَبِي صَالِحٍ وَ أَبِي هُرَيْرَةَ

23.
Ilmu rijalul hadis merupakan bagian yang sangat penting dari cabang-cabang ilmu hadis. Pengertian dari Ilmu Rijal al-Hadis ialah:
a)
Ilmu yang membahas tentang para perawi hadis, baik dari sahabat, tabi’in, maupun dari angkatan sesudahnya.
b)
Ilmu tentang tata cara menerima hadis dan mengambilnya dari para syaikh (guru).
c)
Ilmu yang membahas hal ihwal para rawi dari segi diterima atau ditolak periwayatannya.
d)
Ilmu yang membahas tentang menunjukkan aib atau memberikan pujian adil kepada seseorang perawi.
e)
Ilmu yang mengkaji tentang dua orang nama perawi yang sama khat-nya namun lafad dan orangnya berbeda
24.
Ilmu untuk mengetahui keadaan para perawi yang menerima hadis dari Rasulullah, dari para sahabat, tabi’in dan seterusnya, tarikh/sejarah ringkas dari riwayat hidup para perawi, mazhab yang dipegang oleh para perawi dan kedaan para perawi itu dalam menerima hadis, disebut..
a)
Ilmu jarh wa ta’dil
b)
Ilmu rijal al-hadits
c)
Tahammul al-hadis
d)
Ada’ al-hadis
e)
Ilmu riwayah
25.
Gelar Amirul Mu’miniin sebenarnya diberikan kepada para khalifah setelah Khalifah Abu Bakar Ra.. Para khalifah diberikan gelar demikian mengingat jawaban Nabi Saw. atas pertanyaan seorang sahabat tentang “Siapakah yang dikatakan khalifah?”, bahwa khalifah ialah orang-orang sepeninggal nabi yang sama meriwayatkan hadisnya. Muhadditsiin pada masa itu seolah-olah berfungsi khalifah dalam menyampaikan sunnah. Sehingga para muhadditsiin diberi gelar Amirul Mu’minii. Mereka yang memperoleh gelar ini antara lain...
a)
Imam Malik
b)
Imam Syafi’i
c)
Ibnu Hajar al-Asqalani
d)
Ibnu Katsir
e)
Imam Bukhari dan Imam Muslim
26.
Para imam hadis mendapat gelar keahlian dalam bidang hadis sesuai dengan keahlian, kemahiran, dan kemampuan hafalan ribuan hadis beserta ilmu-ilmunya. Gelar yang diberikan kepada ahli hadis yang dapat menshahihkan sanad dan matan hadis dan dapat men-ta’dil-kan dan men-jarh-kan rawinya. Ia juga hafal hadis-hadis shahih, mengetahui rawi yang waham (banyak disangka), illat-illat hadis dan istilah-istilah para ahli hadis. Juga mempunyai kapasitas hafalan 100.000 hadis. Gelar keahliannya ialah...
a)
المسند
b)
المحد ث
c)
الحافظ
d)
الحجّة
e)
الحا كم
27.
Perhatikan pernyataan di bawah ini! هو العلم الذى يبحث فى أحوال الرواة من حيث قبول روايتهم أوردها Pernyataan di atas adalah pengertian dari...
a)
Hadis Qudsi
b)
Hadis Marfu’
c)
Ilmu Jarh wa Ta’dil
d)
Ilmu Rijal al-Hadis
e)
Hadis Mauquf
28.
Kitab-kitab Rijal al-Hadis disusun untuk menjaga orisinalitas suatu hadis dari segala tuduhan dusta dan fitnah dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Salah satu kegunaan Ilmu rijal al-hadits ialah...
a)
Untuk mengetahui status ke-shahih-an suatu hadis
b)
Untuk memudahkan dalam menghafal hadis
c)
Untuk mengetahui persamaan dan perbedaan antara hadis dan sunah.
d)
Untuk mengetahui proses pembukuan hadis sejak masa rasul sampai abad ke IV Hijriah.
e)
Untuk memudahkan dalam takhrij hadis
29.
Nama lain dari Ilmu Rijal al-Hadis ialah...
a)
Ilmu Tahammul Hadis
b)
Ilmu Tarikh ar-Ruwwat
c)
Ilmu Ada’ al-Hadis
d)
Ilmu Hadis Dirayah
e)
Ilmu Hadis Riwayah
30.
Berikut ini yang bukan merupakan sahabat yang terkenal banyak meriwayatkan hadis ialah...
a)
Abdullah bin Umar
b)
Jabir bin Abdillah
c)
Abdullah bin Abbas
d)
Zubair bin Awwam
e)
Anas bin Malik
31.
Menurut Ahlussunnah wal jama’ah; semua sahabat adalah ‘adil, karena Allah Swt. telah memuji mereka dalam Al-Qur’an dan Sunnnah. Ayat berikut yang berisi pujian Allah terhadap para sahabat ialah…
a)

وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

b)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

c)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

d)

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

e)

مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ ۚ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ ۖ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا ۖ

32.
Para perawi hadis diberi gelar kehormatan atas prestasi dan pencapaian mereka dalam memelihara hadis. Berikut ini yang bukan termasuk gelar rijal al-hadis ialah …
a)
Al-Hakim
b)
Al-Hujjah
c)
Al-Hafidz
d)
Mufti
e)
Al-Musnid
33.
Secara bahasa mauqūf berasal dari kata ( الوقف ) yang berarti...
a)
Suci
b)
Mengangkat
c)
Memotong
d)
Bersambung
e)
Terhenti
34.
Perhatikan definisi berikut ini! ما أُضيف إلى التابعي أو من دونه من قول أو فعل Definisi di atas adalah pengertian dari....
a)
Hadis Qudsi
b)
Hadis Marfu’
c)
Hadis Mauquf
d)
Hadis Maqtu’
e)
Hadis Nabawi
35.
Contoh hadis! عن عبد الله بن سعيد بن ابي هند قال : قلت لسعيد بن المسيب : ان فلانا اعطس والامام يخطب فشمته فلان. قال : مره فلا يعودن (الاثر) “Dari Abdillah Bin Sa`id Bin Abi Hindin, ia berkata: aku pernah bertanya kepada Sa`id Bin Musayyab; bahwasanya si fulan bersin, padahal imam sedang berkhutbah, lalu orang lain berkata “Yarhamukallah” (Bolehkah yang demikian?) Jawab Sa`id Bin Musayyab “Perintahkanlah kepadanya supaya jangan sekali-kali diulangi”. (Kitab Al Atsar). Sa`id Bin Musayyab adalah seorang tabi`īn, maka hadis ini dinamakan...
a)
Hadis Marfu’ Qauli
b)
Hadis Marfu’ Fi’li
c)
Hadis Mauquf Qauli
d)
Hadis Mauquf Fi’li
e)
Hadis Maqtu’ Qauli
36.
Contoh hadis! عن عبدالله بن مسعود قال لا يقلدن احدكم دينه رجلا فان امن امن وان كفر كفر (رواه ابو نعيم) “Dari Abdullah Bin Mas`ud, ia berkata : “Janganlah salah seorang dari kalian taqlid agamanya dari seseorang. Karena jika seseorang itu beriman, maka ikut beriman, dan jika seseorang itu kufur, ia pun ikut kufur”. (H.R. Abu Na`im). Abdullah bin Mas’ud adalah seorang sahabat Nabi, maka ucapan di atas disebut...
a)
Hadis Marfu’ Qauli
b)
Hadis Marfu’ Fi’li
c)
Hadis Mauquf Qauli
d)
Hadis Mauquf Fi’li
e)
Hadis Maqtu’ Qauli
37.
Berikut ini yang sama sekali tidak bisa dijadikan sebagai sumber hukum karena dianggap hanya sebagai ucapan seorang muslim ialah...
a)
Hadis Qudsi
b)
Hadis Marfu’
c)
Hadis Mauquf Qauli
d)
Hadis Mauquf Fi’li
e)
Hadis Maqtu’
38.
Contoh hadis! “Dari Qatadah, ia berkata: Adalah Sa`id Bin Musayyab pernah shalat dua rakaat sesudah ashar. (Kitab al-Muḥalla). Sa`id Bin Musayyab adalah seorang tabi`in, dan hadis diatas disebut.....
a)
Hadis Mauquf Qauli
b)
Hadis Mauquf Fi’li
c)
Hadis Mauquf Taqriri
d)
Hadis Maqtu’ Fi’li
e)
Hadis Maqtu’ Taqriri
39.
Hadis maqthu’ berbeda dengan hadis munqathi’. Perbedaannya adalah...
a)
Sebab maqthu’ adalah sifat dalam sanad, dan munqathi’ adalah sifat dalam matan.
b)
Sebab maqthu’ adalah sifat dalam matan, dan munqathi’ adalah sifat dalam sanad.
c)
Sebab maqthu’ tidak bisa dijadikan hujjah, dan munqathi’ bisa dijadikan hujjah.
d)
Sebab maqthu’ bisa dijadikan hujjah, dan munqathi’ tidak bisa dijadikan hujjah.
e)
Sebab maqthu’ adalah pembagian hadis dari segi putusnya sanad, dan munqathi’ adalah pembagian hadis dari segi cacatnya periwayat.
40.
Pernyataan yang tidak benar dari tabel, ditunjukkan oleh nomor...
a)

Satu

b)

Dua

c)

Empat

d)

Lima

e)

Enam

41.
Contoh hadis! عن عبدالله بن عبيد ابن عمير قال خير عمر غلا ما بين ابيه وامهفاختار امه فانطلقت به (المحلى) Dari Abdillah Bin Ubaid Bin Umar ia berkata: “Umar menyuruh kepada seorang anak laki-laki memilih antara ayah dan ibunya. Maka anak itu memilih ibunya, lalu ia membawa ibunya.” (Kitab al-Muhalla). Umar adalah sahabat Nabi Saw., maka perbuatan Umar yang memerintahkan untuk memilih antara ibu dan ayahnya dinamakan...
a)
Hadis Mauquf Qauli
b)
Hadis Mauquf Fi’li
c)
Hadis Mauquf Taqriri
d)
Hadis Maqtu’ Fi’li
e)
Hadis Maqtu’ Taqriri
42.
Contoh hadis! عن الزهيرى ان عاتكة بنت زيدبن عمر بن نقيل كانت تحت عمر بن خطاب وكانت تشهد الصلا ة في المسجد فكان عمر يقول لها والله انك لتعلمين ما احب هذا فقالت : والله لاانتهي حتي تنهان فقال عمر فانى لا انهاك (المحلى) “Dari Zuhri, bahwa Atiqah Binti Zaid Bin Amr Bin Nufail jadi hamba Umar Bin Al khattab. Atiqah pernah turut shalat dalam masjid. Maka umar berkata kepadanya: “Demi Allah engkau sudah tahu, bahwa aku tidak suka perbuatan ini. Atiqah berkata: Demi Allah aku tidak mau berhenti sebelum engkau melarang aku”. Akhirnya Umar berkata: aku tidak mau melarang kamu. (Al Muhalla 4:202). Umar adalah sahabat Nabi Saw, maka ketetapan Umar yang menetapkan bahwa beliau tidak menyukai dan tidak melarang perbuatan Atiqah, dinamakan...
a)
Hadis Mauquf Qauli
b)
Hadis Mauquf Fi’li
c)
Hadis Mauquf Taqriri
d)
Hadis Maqtu’ Fi’li
e)
Hadis Maqtu’ Taqriri
43.
Contoh hadis! عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيمَا رَوَى عَنْ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى أَنَّهُ قَالَ يَا عِبَادِي إِنِّي حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلَى نَفْسِي وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّمًا فَلَا تَظَالَمُوا Ini adalah contoh dari...
a)
Hadis Qudsi
b)
Hadis Marfu’
c)
Hadis Mauquf
d)
Hadis Maqtu’
e)
Hadis Nazil
44.
Hadis qudsi dinisbatkan kepada kata al-qudsi (القدس ) yang berarti....
a)
Yang terhenti
b)
Mengangkat
c)
Memotong
d)
Bersambung
e)
Suci
45.
Perhatikan definisi berikut ini! ما أضيف الى الصحابي من قول أو فعل أو تقرير Definisi di atas adalah pengertian dari....
a)
Hadis Qudsi
b)
Hadis Marfu’
c)
Hadis Maqtu’
d)
Hadis Mauquf’
e)
Hadis Nabawi
46.
Contoh hadis! عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمْ الرَّحْمَنُ ارْحَمُوا مَنْ فِي الْأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ Dari Abdullah bin ‘Amr, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Orang-orang yang memiliki kasih sayang akan disayangi oleh ar-Rahmaan (Allah). Berkasih sayanglah terhadap yang ada di bumi, niscaya Yang di atas langit akan menyayangimu.” (H.R atTirmidzi, dishahihkan Syaikh al-Albaniy) Hadis yang disandarkan kepada Nabi Muhammad saw seperti contoh di atas disebut dengan...
a)
Hadis Qudsi
b)
Hadis Marfu’
c)
Hadis Mauquf
d)
Hadis Maqtu’
e)
Hadis Nabawi
47.
Baligh menjadi persyaratan bagi seseorang untuk melakukan kegiatan ada’ al-hadis. Berdasarkan sabda Nabi SAW berikut ini!
a)
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ أَوْ قَالَ لِجَارِهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
b)
عَنْ جَابِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ عَنْ عَبْدِ رَبِّهِ بْنِ سَعِيدٍ وَهَذَا أَصَحُّ وَالثَّرْثَارُ هُوَ الْكَثِيرُ الْكَلَامِ وَالْمُتَشَدِّقُ الَّذِي يَتَطَاوَلُ عَلَى النَّاسِ فِي الْكَلَامِ وَيَبْذُو عَلَيْهِمْ
c)
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خِيَارُكُمْ أَحَاسِنُكُمْ أَخْلَاقًا وَلَمْ يَكُنْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاحِشًا وَلَا مُتَفَحِّشًا قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
d)
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَسُبُّوا أَصْحَابِي لَا تَسُبُّوا أَصْحَابِي فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ أَنْفَقَ مِثْلَ أُحُدٍ ذَهَبًا مَا أَدْرَكَ مُدَّ أَحَدِهِمْ وَلَا نَصِيفَهُ
e)
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلَاثٍ عَنْ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ وَعَنْ الصَّغِيرِ حَتَّى يَكْبُرَ وَعَنْ الْمَجْنُونِ حَتَّى يَعْقِلَ أَوْ يُفِيقَ
48.

Al-marfū( المرفوع ) menurut bahasa merupakan isim maf’ul dari رفع  , yang berarti….

a)

Meletakkan

b)

Mengangkat

c)

Memotong

d)

Bersambung

e)

Terhenti

49.

Dari nama-nama berikut ini, yang merupakan sahabat periwayat banyak hadis (المكثرون فى الحديث ) ialah ….

a)

   البخاري

b)

   عمر بن عبد العزيز

c)

  ابو هريرة

d)

عمر بن الخطاب     

e)

مسلم

50.

Para imam hadis mendapat gelar keahlian dalam bidang hadis sesuai dengan keahlian, kemahiran, dan kemampuan hafalan ribuan hadis beserta ilmu-ilmunya. Berikut ini yang bukan merupakan gelar Imam Hadis (rijal al-hadis) ialah …

a)

  المحد ث

b)

   الحافظ

c)

المسند

d)

الحا كم

e)

  رجل دين