WorksheetsPKWU 11
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Banyaknya jenis makanan olahan hewani tentu saja akan membuat wirausahaan pemula akan bingung untuk menentukan jenis makanan yang akan dibuat. Sebelum memulai usaha makanan olahan hewani, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya kecuali,....
Tentukan jenis makanan olahan hewani yang akan dibuat
Mengolah makanan dengan tepat
Harga lebih murah
Gunakan bumbu yang tepat
Suatu produksi tidak akan berjalan tanpa adanya faktor-faktor produksi atau sumber daya ekonomi. Faktor produksi adalah setiap benda atau jasa yang digunakan untuk menciptakan, menghasilkan, atau meningkatkan nilai guna suatu barang atau jasa. Faktor faktor produksi merupakan sumber daya ekonomi yang diperlukan untuk menghasilkan barang dan jasa. Dibawah ini yang bukan termasuk faktor produksi adalah......
faktor produksi alam
faktor produksi tenaga kerja
faktor produksi alam modal
faktor produksi buatan
Tenaga kerja jasmani adalah tenaga kerja yang lebih banyak menggunakan kekuatan isik berupa keterampilan dan merupakan tenaga kerja pelaksana. Sedangkan tenaga kerja yang memerlukan pendidikan khusus sebelum memasuki dunia kerja misalnya chef (ahli masak) di sebut.......
Tenaga kerja terdidik
Tenaga kerja rohani
Tenaga kerja tidak terdidik
Tenaga kerja terlatih
Faktor produksi modal adalah setiap benda atau alat yang digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa ataupun dapat digunakan dalam proses produksi. Barang-barang modal yang dapat digunakan beberapa kali proses produksi seperti warung, alat memasak, dan kendaraan di sebut modal......
Modal tetap
Modal lancar
Modal nyata
Modal perorangan
Faktor produksi kewirausahaan adalah faktor produksi yang perlu dimiliki oleh seorang wirausahawan dalam menentukan faktor-faktor produksi. Faktor produksi kewirausahaan sangat diperlukan dalam mengendalikan dan mengelola usaha makanan internasional. Seorang wirausahawan harus memiliki keahlian sebagai berikut, kecuali......
Keahlian memimpin (managerial skill)
Keahlian teknologi (technological skill)
Keahlian organisasi (organization skill)
Keahlian pemasaran
Jiwa kewirausahaan bukan merupakan kemampuan yang sudah jadi, artinya seorang wirausahawan membutuhkan proses dan waktu agar jiwa kewirausahaan sungguh sungguh tertanam dalam dirinya. Hal-hal yang perlu dilakukan untuk membina kewirausahaan adalah kecuali........
Membuat program kerja (perencanaan) yang jelas dan tepat
Mengadakan pengorganisasian (pengaturan) dan pengawasan yang ketat terhadap faktor-faktor produksi.
Memberi sanksi karyawan
Memberikan jaminan kesejahteraan yang memadai terhadap para karyawan agar mereka mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.
Langkah awal sebelum memulai sebuah usaha makanan olahan lele adalah menentukan.......
Segmentasi pasar
Harga jual
Lokasi usaha
Ide usaha
Seseorang yang akan memulai usaha makanan olahan lele sebaiknya membuat perencanaan yang disusun dalam sebuah proposal. Isi proposal meliputi penjelasan tentang seperti yang disebutkan di bawah ini kecuali.......
Visi dan misi
Tujuan dan maksud
Strategi pasar
Keuntungan yang diperoleh
Analisis SWOT sebagai Kelayakan Usaha sebagai acuan untuk menghadapi persaingan dalam bidang usaha Setiap kegiatan untuk memulai usaha harus mengukur kemampuan terhadap lingkungan atau pesaing melalui SWOT. Analisis SWOT merupakan singkatan dari analisis kekuatan (strengths), peluang (opportunities), kelemahan (weaknesses) dan ancaman (threats). Analisis ini didahului oleh proses identiikasi faktor eksternal dan internal. Di bawah ini yang bukan manfaat dari analisa SWOT?
Untuk mengetahui langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam pengembangan usaha sebagai alat penyusun strategi.
Memaksimalkan kekuatan dan peluang tetapi secara bersamaan dapat menimbulkan kelemahan dan ancaman.
Menentukan strategi pengembangan usaha dalam jangka panjang sehingga arah tujuan dapat dicapai dengan jelas dan dapat dilakukan pengambilan keputusan secara cepat
Mewawancarai pengusaha dengan menggunakan kuisioner
Kegiatan penempatan produksi ke dalam wadah dengan segala jenis material lainnya yang dilakukan oleh produsen untuk disampaikan kepada konsumen
Produksi
Distribusi
Kemasan
Pemasaran
Dengan adanya persyaratan yang harus dipenuhi kemasan tersebut maka wirausahawan makanan memiliki dasar pertimbangan dalam memilih bahan baku kemasan, desain kemasan dan jenis kemasan. Dalam rangka memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut maka kemasan harus memiliki beberapa sifat. Sifat tidak bereaksi dan menyebabkan reaksi kimia) sehingga dapat mempertahankan warna, aroma, dan cita rasa produk yang dikemas di sebut......
Permeabel terhadap udara
Bersifat non toksik dan inert
Kedap air
Kuat dan tidak mudah bocor
Cara-cara pengemasan berhubungan erat dengan kondisi produk yang dikemas serta cara transportasinya. Pada prinsipnya pengemas harus memberikan kondisi yang sesuai dan berperan sebagai pelindung bagi kemungkinan perubahan keadaan yang dapat mempengaruhi kualitas isi kemasan maupun bahan kemasan itu sendiri. Kemasan dapat digolongkan berdasarkan beberapa hal. Di antara kemasan yang tergolong dari frekuensi pemakaian adalah......
Kemasan Primer
Kemasan fleksibel
Kemasan yang dapat dipakai berulang kali (Multi Trip)
Kemasan tahan cahaya
Berdasarkan sifat perlindungan terhadap lingkungan, kemasan dibagi menjadi 3 macam yaitu Kemasan hermetis, Kemasan tahan cahaya, dan Kemasan suhu tinggi. Yang dimaksud dengan kemasan hermetis adalah ..........
Wadah yang tidak bersifat transparan, misalnya kemasan logam, kertas, dan foil. Kemasan ini cocok untuk bahan pangan yang mengandung lemak dan vitamin yang tinggi, serta makanan yang difermentasi.
Kemasan yang digunakan untuk bahan pangan yang memerlukan proses pemanasan, sterilisasi, atau pasteurisasi.
Wadah yang secara sempurna tidak dapat dilalui oleh gas, misalnya kaleng dan botol gelas.
Wadah yang siap untuk diisi dengan bentuk yang telah sempurna sejak keluar dari pabrik.
Sebelum memproduksi suatu produk, seorang wirausahawan terlebih dulu merencanakan seberapa besar laba yang diinginkan dan ketika menjalankan usaha tentunya akan mengeluarkan biaya produksi. Hal tersebut dikarenakan biaya produksi sangat berpengaruh terhadap harga jual dan begitu pula sebaliknya, sehingga dengan penentuan titik impas (Break Event Point) tersebut dapat diketahui jumlah barang dan harga yang pada penjualan. Suatu keadaan dimana dalam suatu kegiatan usaha, seorang wirausahawan tidak mendapat untung maupun rugi/ impas (penghasilan = total biaya) adalah......
Laba
Titik impas
Rugi
Keuntungan
Dalam penentuan titik impas perlu diketahui terlebih dulu hal-hal dibawah ini agar titik impas dapat ditentukan dengan tepat. Yang bukan faktor dalam penentuan titik impas adalah......
Tingkat laba yang ingin dicapai dalam suatu periode
Kapasitas produksi yang tersedia, atau yang mungkin dapat ditingkatkan.
Besarnya biaya yang harus dikeluarkan, mencakup biaya tetap maupun biaya variabel.
Kerugian yang harus ditanggung
Pada proses pembuatan desain kemasan, perlu diperhatikan pula tentang labeling. Pemberian label produk dilakukan pada tahap akhir proses pengolahan pangan sebelum dipasarkan. Menurut Fitri Rahmawati (2013), fungsi label sebuah produk pada kemasan adalah sebagai berikut kecuali......
sebagai identifikasi produk
Melindungi produk
untuk memenuhi peraturan perundang-undangan
membantu mengenalkan merek produk
Pada proses pembuatan desain produk dan kemasan, diperlukan perencanaan yang matang, Tujuan perencanaan tentunya ialah untuk mencapai sesuatu yang diinginkan dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat. Kegiatan perencanaan meliputi hal-hal berikut. Kegiatan menganalisis kebutuhan pengolahan produk pangan berdasarkan kondisi lingkungan sekitar atau kelas/kelompok/keluarga sebagai ide/ gagasan perencanaan produk pengolahan pangan disebut........
Ide gagasan
Identifikasi gagasan
Identifikasi kebutuhan produk
Ide jenis produk
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan kemasan yang baik, yaitu seperti berikut. 1) Kemasan harus dapat melindungi produk/isi dengan baik. 2) Mudah dibuka dan mudah ditutup serta mudah dibawa. 3) Bentuk dan ukuran menarik sesuai kebutuhan produk. 4) Labeling harus jelas dan komplit. 5) Bahan kemasan harus ramah lingkungan. Kemasan yang dapat melindungi produk dari sinar matahari, uap air, dan oksigen sehingga meminimalisir terjadinya kebusukan adalah kemasan yang berbahan......
Logam
Kaca
Plastik
Karton
Di bawah ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menentukan harga jual, kecuali........
Pelanggan merupakan bagian yang terpenting dalam usaha, jadi pastikan harga jual yang ditetapkan terjangkau oleh pelanggan dengan mutu/kualitas yang sebanding.
Pesaing Harga jual produk yang dijual dapat bersaing dengan harga produk pesaing, jadi jangan mengambil keuntungan yang terlalu tinggi sehingga harga produk terlalu mahal dibandingkan harga produk pesaing.
Biaya Produksi Menentukan harga jual harus menutupi biaya produksi, jadi pastikan semua pengeluaran dalam proses produksi dihitung dengan teliti.
Menghitung Titik Impas dalam Usaha pengolahan atau yang sering disebut Break Even Point (BEP) untuk menentukan kelayakan usaha yang dijalani.
Break Event Point adalah suatu keadaan dimana usaha tidak memperoleh laba dan tidak menderita kerugian (titik impas),
Suatu usaha dikatakan menguntungkan apabila.........
Nilai BEP lebih besar dari jumlah unit yang diproduksi.
Nilai BEP lebih Kecil dari jumlah unit yang diproduksi.
Nilai BEP sama besar dari jumlah unit yang diproduksi.
Nilai BEP sama kecil dari jumlah unit yang diproduksi.
Penyusunan laporan untuk menentukan jual dan menghitung keuntungan, dengan menggunakan rumus di bawah ini.......
Laba bersih = Laba bersih – beban usaha.
Laba bersih = Laba kotor – beban usaha.
Laba bersih = beban usaha-Laba kotor.
Laba kotor =Laba bersih –beban usaha
Menentukan harga jual yang layak, dengan mengetahui terlebih dulu harga pokok produksi, kemudian ditambah dengan biaya lainya agar mendapatkan keuntungan sesuai yang diharapkan, dengan perhitungan rumusnya HPP (harga pokok penjualan) adalah:
Bahan baku yang digunakan + Total produksi + Saldo akhir persediaan (saldo awal persediaan – saldo akhir persediaan).
= Bahan baku yang digunakan - Total produksi + Saldo akhir persediaan (saldo awal persediaan – saldo akhir persediaan).
= Bahan baku yang digunakan + Total produksi - Saldo akhir persediaan (saldo awal persediaan – saldo akhir persediaan).
= Bahan baku yang digunakan + Total produksi + Saldo akhir persediaan (saldo awal persediaan - saldo akhir persediaan).
Mengetahui keuntungan yang didapatkan dari sebuah usaha yang sedang dijalankan, akan memberikan motivasi dalam mengasah kemampuan akuntansi bisnis agar menjadi lebih baik dan berkembang. Oleh sebab itu, perhitungan keuntungan harus dilakukan dengan teliti, jangan sampai ada satu unsurpun tertinggal. Penjualan bersih adalah hasil penjualan bruto atau kotor setelah dikurangi dengan potongan dan pengurangan lainnya. Total pendapatan dan penjualan dikurangi faktor-faktor pengurang seperti retur, diskon, dan komisi. Jika dirumuskan menjadi.......
Penjualan Bersih = penjualan + retur penjualan dan pengurangan harga – potongan penjualan
Penjualan Bersih = penjualan – retur penjualan dan pengurangan harga – potongan penjualan
Penjualan Bersih = penjualan – retur penjualan dan pengurangan harga + potongan penjualan
Penjualan Bersih = penjualan + retur penjualan dan pengurangan harga + potongan penjualan
Promosi merupakan bagian dari pemasaran. Kegiatan promosi dimulai dengan: 1. Menentukan tujuan promosi 2. Menentukan target pasar dan harga jual 3. Menentukan anggaran promosi 4. Pilih media yang akan digunakan untuk promosi 5. Pengukuran efektivitas promosi Promosi pada umumnya akan lebih mementingkan cara menarik konsumen untuk mencoba dan membeli produk yang ditawarkan dan tidak terlalu mementingkan brand image. Tujuan promosi dibawah ini yang tepat adalah......
Untuk melakukan pemasaran
Untuk melakukan penjualan
Untuk merealisasikan ide dan gagasan
Untuk memperkenalkan produk yang akan kita jual.
Untuk mengomunikasikan produk ini perlu disusun strategi yang disebut dengan strategi promosi, yang terdiri dari empat komponen utama yaitu periklanan, promosi penjualan, publisitas dan penjualan tatap muka. Bentuk komunikasi non personal yang harus memberikan imbalan/pembayaran kepada sebuah organisasi atau dengan menggunakan media massa. Adapun media yang biasa digunakan adalah televisi, surat kabar, majalah, internet, dan lain lain disebut.....
Periklanan (advertising)
Promosi penjualan (sales promotion)
Penjualan tatap muka (personal selling)
Publisitas atau Hubungan Masyarakat
