WorksheetsREMIDI PTS 2 TAHUN 2022-2023
Total questions: 21
Worksheet time: 25mins
Berikut ini yang bukan merupakan penyebab konflik di masyarakat yaitu ...
Perbedan pendapat anatar individu
Perbedaan kebudayaan
Akomodasi
Perubahan sosial
Perbedaan kepentingan
Reformasi tahun 1988 menyisakan masalah sosial yakni kelompok pro dan kontra. Konflik antara kedua kelompok tersebut disebabkan oleh adanya perbedaan...
Kepentingan kelompok
Sistem pemerintah
Kesenjangan sosial
Jenis pekerjaan
Jumlah penduduk
Konflik yang diikuti dengan tindak kekerasan sering terjadi ketika polisi Pamong Praja menangani masalah penggusuran pedagang kaki lima yang berjualan diatas badan trotoarjalan. Terjadinya konflik tersebut disebabkan oleh faktor....
Perubahan yang terlalu cepat
Tuntutan kebutuhan ekonomi
Kebijakan politik dan ideologi
Perbedaan kepentingan dan tujuan
Sub kebudayaan yang menyimpang
Perhatikan pernyataan berikut :
1) perbedaan kepentingan
2) persamaan pandangan
3) perbedaan antar individu
4) konsensus bersama
5) perubahan sosial
Dari pernyataan diatas yang merupakan faktor penyebab terjadinya konflik adalah....
1, 2, dan 3
1, 3, dan 5
2, 3, dan 4
2, 3, dan 5
3, 4, dan 5
Pada akhir akhir ini para buruh sering melakukan demonstrasi untuk menuntuk pada perusahaan dihapuskannya sistem kontrak dan juga menuntut kenaikan gaji yang dianggap sudah tidak layak. Contoh tersebut merupakan bentuk konflik....
Antar individu
Antar kelompok
Antar ras
Antar kelas sosial
Intern individu
Perhatikan penyataan berikut :
1) terjalinya hubungan antar individu dan keutuhan kelompok
2) semakin kuatnya hubungan antar individu dan kelompok
3) retaknya hubungan antar individu dan hubungan antar kelompok
4) rusaknya harta benda dan korban manusia
5) munculnya dominasi kelompok pemenang atas kelompok yang kalah
Dari pernyataan diatas yang merupakan dampak negatif dari konflik adalah....
1, 2, dan 3
1, 3, dan 5
2, 3, dan 4
2, 3, dan 5
3, 4, dan 5
Tujuan dari dilakukannya akomodasi adalah …
Mengurangi pertentangan akibat perbedaan paham
Terjadinya perubahan sosial yang mengancam kebutuhan kelompok
Agar menambah rasa solidaritas kelompok
Dapat berakibat terjadinya kerusakan dan kehilangan
Terjadinya perubahan sikap atau kepribadian
Tawuran atau konflik antara dua komunitas seringkali tidak dapat diselesaikan melalui forum non-formal di tingkat RT/RW. Akhirnya aparat kepolisian turun tangan dan bertindak sebagai pihak ketiga yang menfasilitasi perundingan dan konflik dapat diselesaikan. Bentuk akomodasi tersebut dinamakan…..
Kompetisi
Kolaborasi
Konersi
Arbitrasi
Mediasi
Konflik yang kadang-kadang terjadi antara generasi muda dengan generasi tua ditandai adanya pandangan,sikap tingkah lakudan tutur kata. Contoh konflik antar generasi tersebut umumnya disebabkan oleh faktor….
Umur/usia
Kepentingan
Perubahan sosial
Posisi masyarakat dalam
Peranan yang berbeda
Sekelompok mahasiswa sedang melakukan demonstrasi menuntut penurunan harga BBM. Melihat tuntutan mereka ini, pemerintah tidak menghiraukan sehingga harga BBM pun tidak berubah. Dasar dari konflik tersebut adalah …
Harga BBM yang mahal
Pola yang tidak sama
Perbedaan anggapan
Kondisi yang tidak mendukung
Perbedaan kepentingan
Politik apartheid adalah perwujudan bahwa terjadi konflik yang berkepanjangan di Afrika Selatan. Konflik tersebut merupakan konflik …
Antar kelas
Politik
Pribadi
Rasial
Perorangan
Konsilisasi antara elit politik telah meredam gejolak di masyarakat, sehingga kondisi menjadi tenang kembali. Konsiliasi berarti …
Upaya meredakan konflik dengan menghadirkan pihak ketiga dengan membuat keputusan yang mengikat
Persetujuan untuk mengantisipasi gejolak masyarakat karena ada kondisi yang tidak wajar
Pertemuan untuk membahas siatu masalah politik dalam negeri
Merencanakan langkah selanjutnya untuk membangun kembali yang rusak
Penyelesaian konflik dengan cara mempertemukan pihak yang bertikai agar memperoleh kesepakatan bersama
Dimedia kita sering mendapat tayangan video yang berisi intimidasi, ancaman, teror bahkan penggambaranya visual yang mengerikan apabila kita mengganggu atau tidak mendukung kelompok terebut. Kondisis tersebut menunjukan terjadinya bentuk kekerasan….
Direct violencet
Indirect violence
Kekerasan terorisme
Kekerasan itimidasi
Kekerasan berdimensi media
Menurut teori faktor kelompok bahwa kekerasan dapat terjadi karena mengedepankan persamaan identitas yang dimiliki oleh kelompok. Contoh teori kelompok tersebut adalah....
Kerusuhan yang disebabkan oleh konflik antar pendukung suporter sepak bola
Pertikaian yang terjadi antara dua orang
Peristiwa pengeboman yang terjadi kota Surabaya
Kekerasan terhadap para pekerja Indonesia di luar negeri
Kekerasan yang dilakukan majikan terhadap pembantunya
Syarat suatu konflik agar tidak berakhir dengan kekerasan adalah....
Setiap kelompok harus memahami setrategi dalam menjatuhkan lawan
Setiap individu harus saling bekerja sama
Setiap anggauta kelompok yang terlibat dalam konflik harus menyadari adanya situasi konflik diantara mereka
Setiap anggauta kelompok yang terlibat konflik harus saling menjatuhkan lawan
Berusaha memperkuat solidaritas kelompok masing masing
Perhatikan gambar di bawah ini dengan cermat!
Gambar dibawah merupakan contoh....
konflik vertikal
konflik horizontal
konflik antarkelas sosial
konflik terbuka
konflik politik
Perhatikan gambar di bawah ini dengan seksama!
Salah satu faktor penyebab terjadinya konflik rasial adalah....
adanya pengaruh dari pihak yang tidak bertanggung jawab
munculnya sikap ingin menang sendiri dalam diri individu
adanya tabrakan antara kepentingan dan kebudayaan
adanya ketakutan dari pihak yang lemah kepada pihak yang berkuasa
adanya keinginan untuk saling menguasai kelompok lain
Konflik yang terjadi di masyarakat tidak selalu berakhir dengan kemenangan di
salah satu pihak. Hal ini dikarenakan....
adanya Lembaga negara yang menjadi pihak ketiga
Bikut campurnya pengadilan untuk menyelesaikan konflik
kedua belah pihak tidak dapat menyelesaikan konflik yang dihadapi
pihak yang berkonflik membuat kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak
adanya perjanjian dengan piha ketiga
Perhatikan dengan teliti pernyataan berikut!
(1) Tidak boleh memihak salah satu pihak yang berkonflik.
(2) Tidak mempunyai wewenang untuk memberi keputusan terhadap penyelesaiankonflik.(3) Sebagai penasihat
(4) Memiliki kekuasaan untuk mengatur pihak yang berkonflik.
(5) Hanya boleh membantu pihak yang lemah
Berdasarkan pernyataan di atas yang menunjukkan tugas utama dari pihak ketigadalam mengatasi konflik sosial melalui media mediasi ialah....
(1), (2), dan (3)
(1), (3), dan (5)
(2), (3), dan (4)
(2), (3), dan (5)
(3), (4), dan (5)
Perhatikan tabel di bawah ini dengan seksama!
Berdasarkan tabel di bawah ini yang menunjukkan perbedaan antara kekerasan dankonflik yang benar adalah....
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(1) dan (4)
(2) dan (3)
(3) dan (4)
Kerusuhan Lampung 2012: Latar Belakang, Kronologi, dan Dampak
KOMPAS.com - Kerusuhan Lampung 2012 adalah serangkaian kerusuhan yang terjadi di Lampung Selatan tanggal 27 Oktober hingga 29 Oktober 2012. Kerusuhan ini bermula dari program transmigrasi yang diadakan pemerintah, ketika warga asal Bali masuk ke Lampung dan ditempatkan di Lampung Selatan. Di Lampung Selatan, mereka kemudian mendirikan perkampungan Balinuraga, Baliagung, dan Balinapal. Konflik kemudian mencuat setelah dua gadis dari penduduk Desa Agom, Lampung Selatan, terjatuh dari motor yang kemudian dibantu oleh warga Desa Balinuraga. Ketika membantu, terjadi kesalahpahaman di antara keduanya. Warga Desa Balinuraga dianggap membantu korban sembari melakukan pelecehan.
Akibatnya, terjadi bentrokan antara warga Desa Agom dengan Desa Balinuraga. Kejadian ini merusak ratusan rumah dan puluhan kendaraan bermotor.
Kronologi terjadinya konflik tanggal 27 Oktober hingga 29 Oktober 2012 disebabkan kesalahpahaman. Saat itu, terdapat sekitar 10 pemuda dari Desa Balinuraga sedang bersepeda melintas di jalan menuju ke sebuah desa. Dari arah berlawanan, tanpa sengaja rombongan ini menyerempet pengendara motor yang sedang dinaiki oleh dua orang gadis. Kedua gadis ini adalah warga Desa Agom. Setelah kecelakaan terjadi, para pemuda berniat untuk menolong kedua gadis tersebut. Ketika sedang menolong, para pemuda ini harus menyentuh mereka yang justru menimbulkan kesalahpahaman. Warga lain yang melihat kejadian tersebut beranggapan bahwa para pemuda ini sedang melecehkan kedua gadis itu.
Buntut dari kesalahpahaman tersebut adalah warga Balinuraga didatangi oleh sekitar 50 orang dari Desa Agom dengan membawa senjata tajam. Bentrokan terjadi pada Sabtu malam, 27 Oktober 2012. Sebanyak lebih dari 500 orang warga Desa Agom menyerang pemukiman warga suku Bali di Desa Balinuraga. Akibat penyerangan tersebut, satu kios obat-obatan dan kelontong milik Made Sunarya terbakar. Masih belum berakhir, bentrokan kedua terjadi pada 28 Oktober 2012 pukul 01.00 WIB. Massa dari warga Lampung berjumlah lebih dari 200 orang merusak dan membakar rumah milik Saudara Wayan Diase.
Kemudian, pukul 09.30 WIB, terjadi bentrok antara massa suku Lampung dengan masa suku Bali di Desa Sidorejo. Akibatnya, tiga orang meninggal dunia. Mereka adalah Yahya, Marhadan, dan Alwi. Sedangkan empat warga lainnya mengalami luka-luka karena senjata tajam dan senapan angin, yaitu Ramli, Syamsudin, Ipul, dan Mukmin. Kemudian, bentrokan terakhir terjadi pada 29 Oktober 2012. Pukul 14.00 WIB, massa Desa Agom berhasil memasuki Desa Balinuraga dengan menyusup melalui kebun dan sawah.
Setelah itu, massa suku Lampung segera melakukan penyerangan. Mereka membakar sejumlah rumah warga Desa Agom.
Akibat dari peristiwa bentrok antara warga Desa Agom dan Desa Balinuraga, total terdapat 14 orang tewas. Selain itu, ratusan rumah dan puluhan kendaraan bermotor juga rusak. Bentrokan yang terjadi sejak 27 Oktober hingga 29 Oktober 2012 ini menyebabkan ratusan orang dari Desa Balinuraga mengungsi. Pascakerusuhan, warga Desa Agom dan Desa Balinuraga melakukan kesepakatan damai untuk tidak saling menuntut secara hukum. Dalam kesepakatan tersebut tercatata ada 10 perdamaian, antara lain sepakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, kerukunan, dan perdamaian antarsuku di Lampung Selatan.
ANALISI KASUS DI ATAS BERDASARKAN:
1. JENIS KONFLIK
2. PENGERTIAN KONFLIK TERSEBUT
3. FAKTOR PENYEBAB KONFLIK
4.DAMPAK KONFLIK
5. PENYELESAIAN KONFLIK / BENTUK AKOMONDASI
