NEW
Font size
WorksheetsPREE TEST/ POST TEST
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Di bawah ini merupakan beberapa fungsi otak yaitu:
1) Sebagai pusat bicara
2) Sebagai pusat penginderaan
3) Sebagai pusat kecerdasan
4) Sebagai pusat keseimbangan
5) Sebagai pusat pengatur pembuluh darah
Pada pernyataan diatas yang termasuk fungsi dari otak cerebrum….
a. 1,2 dan 5
b. 2, 3 dan 4
c. 1,3 dan 5
d. 1, 2 dan 3
e. 3, 4 dan 5
Bagian X adalah otak tengah (mesensefalon). kerusakan di bagian ini menyebabkan....
a. Hilangnya Ingatan
b. Terganggunya penglihatan
c. Tidak dapat bicara
d. Denyut jantung tidak teratur
e. Hilangnya keseimbangan
Hilangnya ingatan
Terganggunya penglihatan
Tidak bisa bicara
Denyut jantung tidak teratur
Hilangnya keseimbangan
Perhatikan gambar otak manusia dibawah ini!
Seseorang tidak bisa berbicara setelah mengalami kecelakaan karena terdapat cidera pada otak. Kemungkinan bagian otak yang mengalami kerusakan, yaitu ditunjukan nomor….
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
1
2
3
4
Perhatikan gambar berikut ini!
Struktur sel saraf tersebut memiliki bagian dan fungsinya masing-masing. Bayangkan jika dendrit mengalami kerusakan parah. Maka manakah prediksi dan penjelasan yang terjadi pada tubuh seseorang tersebut ...
a. Tubuh akan mengalami ganguan fisik secara berlahan-lahan.
b. Gerak tubuh tidak terkontrol
c. Neuron tersebut tidak mempengaruhi kerja dan fungsi tubuh.
d. Tubuh akan mati rasa.
Bagian neuron yang rusak akan langsung digantikan fungsinya oleh bagian neuron yang lain, sehingga tubuh tidak mengalami perubahan apa-apa.
Tubuh akan mengalami ganguan fisik secara berlahan-lahan.
Gerak tubuh tidak terkontrol
Neuron tersebut tidak mempengaruhi kerja dan fungsi tubuh.
Tubuh akan mati rasa.
Jika prosesi gerak yang telah diatur oleh sistem saraf telah disadari, maka impuls akan menempuh suatu jalan. Jalan tersebut ialah …
a. Reseptor – neuron sensorik – otak- neuron sensorik – efektor
b. Reseptor – neuron sensorik –neuron konektor – otak – efektor
c. Reseptor- neuron sensorik – otak – neuron motorik – efektor
d. Reseptor – neuron motorik – sumsum tulang belakang – efektor
e. Reseptor – neuron sensorik – interneuron – neuron motorik – efektor
Reseptor – neuron sensorik – otak- neuron sensorik – efektor
Reseptor – neuron sensorik –neuron konektor – otak – efektor
Reseptor- neuron sensorik – otak – neuron motorik – efektor
Reseptor – neuron motorik – sumsum tulang belakang – efektor
Reseptor – neuron sensorik – interneuron – neuron motorik – efektor
Aktivitas organ tubuh adalah sebagai berikut:
1. Jantung berdetak lebih cepat
2. Pengeluaran keringat menurun
3. Tekanan darah meningkat
4. Glikogen dan lemak disintesis
5. Pembuluh darah melebar
6. Kapiler berkonstriksi (menyempit)
Respon aktivitas organ tubuh yang dipengaruhi kerja saraf simpatis, yaitu…
a. 1, 3 dan 6
b. 2, 4 dan 6
c. 3, 4, dan 5
d. 4, 5, dan 6
e. 1, 3 dan 5
1, 3 dan 6
2, 4 dan 6
3, 4, dan 5
4, 5, dan 6
1, 3 dan 5
Kondisi ionik dari sel saraf dan cairan ekstraseluler ketika sel saraf tidak menghantarkan rangsang, dijelaskan dengan rumus ...
a. [K+] sitoplasma > [K+] ekstraseluler; [Na+] sitoplasma > [Na+] ekstraseluler.
b. [K+] sitoplasma = [K+] ekstraseluler; [Na+] sitoplasma > [Na+] ekstraseluler
c. [K+] sitoplasma > [K+] ekstraseluler; [Na+] sitoplasma < [Na+] ekstraseluler
d. [K+] sitoplasma = [K+] ekstraseluler; [Na+] sitoplasma > [Na+] ekstraseluler
e. [K+] sitoplasma = [K+] ekstraseluler; [Na+] sitoplasma = [Na+] ekstraseluler
[K+] sitoplasma > [K+] ekstraseluler; [Na+] sitoplasma > [Na+] ekstraseluler.
[K+] sitoplasma = [K+] ekstraseluler; [Na+] sitoplasma > [Na+] ekstraseluler
[K+] sitoplasma > [K+] ekstraseluler; [Na+] sitoplasma < [Na+] ekstraseluler
[K+] sitoplasma = [K+] ekstraseluler; [Na+] sitoplasma > [Na+] ekstraseluler
[K+] sitoplasma = [K+] ekstraseluler; [Na+] sitoplasma = [Na+] ekstraseluler
Gambar dibawah ini menunjukkan jalur penyampaian informasi sesnsorik tubuh manusia menuju sensorik bagian otak.
Peristiwa tersebut terjadi jika sisi kanan sumsum tulang belakang yang
ditunjukkan oleh tanda panah diptong (atau rusak) adalah …
a. Hilangnya kemampuan merasakan sentuhan dan tekanan di sisi kanan tubuh, serta hilangnya kemampuan merasakan rasa sakit dan suhu di sisi kiri tubuh.
b. Hilangnya kemampuan merasakan sentuhan dan tekanan di sisi kiri tubuh
c. Hilangnya kemampuan merasakan sentuhan dan tekanan di sisi kiri tubuh dan hilangnya kemampuan merasakan rasa sakit dan suhu tubuh di sisi kanan tubuh.
d. Hilangnya kemampuan merasakan sentuhan dan tekanan di sisi kiri tubuh dan
hilangnya kemampuan merasakan sakit dan suhu disisi kiri tubuh.
e. Hilangnya kemampuan merasakan sentuhan, tekanan, rasa sakit, dan suhu.
Hilangnya kemampuan merasakan sentuhan dan tekanan di sisi kanan tubuh, serta hilangnya kemampuan merasakan rasa sakit dan suhu di sisi kiri tubuh.
Hilangnya kemampuan merasakan sentuhan dan tekanan di sisi kiri tubuh
Hilangnya kemampuan merasakan sentuhan dan tekanan di sisi kiri tubuh dan hilangnya kemampuan merasakan rasa sakit dan suhu tubuh di sisi kanan tubuh.
Hilangnya kemampuan merasakan sentuhan dan tekanan di sisi kiri tubuh dan
hilangnya kemampuan merasakan sakit dan suhu disisi kiri tubuh.
Penyakit ini umumnya diderita oleh orang yang mengalami kecelakaan dan terjadi gangguan pada bagian otak. Ketidakmampuan seseorang mengenali kejadian-kejadian dalam suatu periode di masa lampau disebabkan goncangan batin atau cedera otak sehingga lupa akan identitas dirinya atau orang lain atau kejadian-kejadian yang mula-mula dikenalnya dengan baik adalah ....
a. Alzheimer
b. Meningitis
c. Amnesia
d. Insomnia
e. Epilepsi
Alzheimer
Meningitis
Amnesia
Insomnia
Epilepsi
Seseorang wanita berusia 35 tahun, dibawa dalam keadaan tidak sadar selama 4 hari. Pasien sudah dibawa kedokter dan meminum obat sesuai anjuran namun tidak ada tanda sembuh. 10 hari yang lalu baru pulang berburu di papua. Pada pemeriksaan fisik didapatkan dalam keadaan koma, GCS 5, TD: 150/90, N : 100, T: 40,8C, kelenjar limfe koli teraba 2 buah masing-masing 1 cm, tungkai dan tangan lemah. Pada kasus diatas pasien mengalami penyakit…
a. Stroke
b. Meningitis Bakteri
c. Sepsis
d. Sistisirkosis
Stroke
Meningitis Bakteri
Sepsis
Sistisirkosis
