Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal SKI SUNAN MURIA

Total questions: 10

Worksheet time: 6mins

Name
Class
Date
1.

Nama ayah Sunan Muria adalah . . . .

a)

Sunan Kalijaga

b)

Sunan Maulana Malik Ibrahim

c)

Sunan Drajat

d)

Sunan Giri

2.

Sunan Muria dalam dakwahnya menjadikan seni sebagai medianya. hasil karyanya adalah tembang . . . .

a)

Sinom

b)

Kinanti

c)

Mijil

d)

Maskumambang

3.

Sunan Muria dalam berdakwah suka mengikuti kebiasaan masyarakat sehingga membaur dengan mereka. model dakwah ini dikenal dengan . . . .

a)

Topo wibowo

b)

topo ngeli

c)

topo ngedem

d)

topo broto

4.

Metode dakwah Sunan Muria adalah dakwah bil hikmah. Dua pernyataan yang sesuai dengan metode dakwah bil hikmah adalah . . . .

.

a)

menyeru manusia dengan cara yang bijaksana sehingga manusia dapat menerima ajakan dakwah tersebut

b)

penyampaian dakwah dengan cara yang arif, yaitu melakukan pendekatan sedemikian rupa sehingga pihak objek dakwah mampu melaksanakan dakwah atas kemauannya sendiri, tidak merasa ada paksaan, tekanan maupun konflik

c)

dakwah yang dilakukan dengan mendiskusikan suatu masalah secara bersama, dengan saling mengeluarkan pendapat dan saling bertukar pikiran

d)

memberi nasehat kepada orang lain dengan cara yang keras, yaitu petunjuk-petunjuk kearah kebajikan agar masyarakat lebih mengamalkan ajaran Islam dengan sungguh-sungguh

5.

Sebagaimana pendahulunya, Sunan Muria juga tetap mempertahankan alat musik daerah (gamelan) dan kesenian tradisional wayang sebagai media dakwahnya. Budaya daerah dihilangkan dan diganti seluruhnya dengan ajaran Islam sedikit demi sedikit. Sunan Muria juga tidak merombak atau mengubah lakon pewayangan, seperti kisah Dewa Ruci dan petruk Dadi Ratu.

a)

Pernyataan tersebut SALAH. Beliau mempertahankan budaya daerah mengubah bentuk wayang dan juga lakon wayangnya.

b)

Pernyataan tersebut BENAR.

Sunan muria tetap mempertahankan alat musik daerah (gamelan) dan tidak mengubah lakon pewayangan.

6.

Sunan Muria tidak melarang tradisi kenduri bagi orang muslim yang telah meninggal, seperti berzikir, bertahlil, dan mendoakannya baik di hari ketiga atau nelung dino, keempat puluh atau matang puluh, keseratus atau nyatus, sampai seribu hari atau nyewu. Sikap tersebut menunjukkan bahwa  Sunan Muria memiliki pribadi yang memiliki rasa toleransi dan moderat

a)

Pernyataan tersebut SALAH.

Sunan Muria tidak menganjurkan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan tradisi kenduri karena bertentangan dengan ajaran Islam

b)

pernyataan tersebut BENAR. Sunan Muria tidak melarang melakukan kegiatan kenduri karena kegiatan tersebut berisi ajaran Islam

7.

Sunan Muria memilih tinggal di pelosok dan bergaul dengan masyarakat pinggiran atau terpencil. Ia lebih senang tinggal dan berdakwah di desa terpencil yang jauh dari keramaian.

Sikap positif Sunan Muria tersebut dapat kita tiru karena sifat tersebut menunjukkan pribadi yang . . . .

a)

Bersahaja

b)

toleransi

c)

moderat

d)

dermawan

8.

Dalam berdakwah, Sunan Muria tidak sekadar menyuruh atau menganjurkan, tetapi memberi contoh secara langsung. Sunan Muria mengajari penduduk untuk saling memberi makanan kepada yang membutuhkan. Ia juga mengajarkan kepada masyarakatnya untuk menciptakan keselarasan dan perdamaian sesama penduduk melalui sedekah atau pemberian makanan kepada tetangganya. Sikap yang dikembangkan oleh Sunan Muria adalah . . . .

a)

sederhana

b)

moderat

c)

toleransi

d)

dermawan

9.

Sunan Muria adalah seorang guru yang zuhud (upaya melupakan dunia untuk mencintai Allah Swt, saja). Beliau mengembara dalam ajaran sufistik (mengajarkan bagaimana manusia dpat meraih kemuliaan hidup di dunia dan kelak di akherat, dengan cara taat kepada perintah dan menjauhi segala hal yang dilarang oleh Allah Swt.dan RasulNya).

Secara tidak langsung tugas Sunan Muria mengasuh dan mendidik para santrinya mendalami ilmu . . . .

a)

tasawuf

b)

fikih

c)

akidah

d)

kitab kuning

10.

Pilih tiga pernyataan yang sesuai dengan salah satu metode dakwah Sunan Muria yaitu menjaga tradisi lama dan menginterpretasikannya ke arah fungsi baru.

a)

Sunan Muria menjaga tradisi lama tetap berlangsung tanpa memberikan perubahan selama tidak melanggar nilai-nilai Islam, seperti menerima upacara tingkeban atau mitoni

b)

Selain mempertahankan gamelan dan wayang, Sunan Muria juga menciptakan tembang lir ilir yang berisikan ajaran Islam.

c)

Mengganti sebagian unsur lama dalam satu tradisi baru. Seperti mengganti tujuan membakar kemenyan dalam “slametan". Dalam praktiknya sebelumnya, “slametan" atau sesajen diberikan kepada sosok makhluk halus maka dakwah para wali mengganti tujuan “slametan" untuk mencari ridho dan pertolongan Allah Swt

 

d)

Tradisi bancakan atau makan besar dalam acara “slametan" dengan tumpeng yang sebelumnya dipersembahkan ke tempat-tempat angker diubah menjadi kenduri yaitu upaya mengirim doa kepada leluhur dengan doa-doa Islam di rumah orang yang mengadakan tradisi tersebut