NEW
Font size
WorksheetsANCAMAN TERHADAP INTEGRASI NEGARA - QUIZ 1
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Keanekaragaman bangsa Indonesia merupakan sebuah potensi dan tantangan
tersendiri. Disebut sebagai sebuah potensi, karena membuat bangsa kita menjadi
bangsa yang besar dan memiliki kekayaan yang melimpah baik kekayaan alam
maupun kekayaan budaya. Disebut sebagai tantangan karena beberapa alasan berikut, kecuali...
Sulitnya membuat rakyat Indonesia memiliki pola pikir liberal seperti negara maju
Sulitnya mengelola kekayaan alam yang melimpah
Sulitnya menjaga toleransi diantara perbedaan SARA
Sulitnya menyamakan persepsi tentang cita-cita bangsa Indonesia
Ancaman terhadap negara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Ancaman disini memiliki pengertian....
Potensi bahaya yang minimal dari beberapa hal
Segala hal yang dianggap membahayakan
Sebagian hal yang dianggap membahayakan
Sedikit hal yang dianggap membahayakan
Objek daripada ancaman yang dimaksud dalam bab yang sedang ikta pelajari adalah....
Rakyat
Pemerintah
Wilayah
Negara
Ancaman terhadap negara terbagi menjadi dua, yaitu...
Darat & laut
Timur & Barat
Nyata & Tidak Nyata
Militer & Non-Militer
Ancaman yang dinilai membahayakan suatu negara dengan cara menggunakan kekuatan bersenjata dan dilakukan secara terorganisir. Pernyataan tersebut adalah sebuah pengertian dari ancaman....
Ancaman Militer
Ancaman Non-Militer
Ancaman Keamanan dilaut
Ancaman keamanan di darat
Perkembangan persenjataan militer di setiap negara terus ditingkatkan. Setiap negara didunia ini berlomba-lomba berinovasi dalam mengembangkan senjata buatan negaranya. Bahkan ada negara yang memiliki senjata pemusnah massal yang sangat berbahaya terbuat dari...
Zat Aditif
Proyektil
Nuklir
Bubuk Mesiu
Berikut ini yang tidak termasuk dalam ancaman dibidang militer adalah....
Invasi / Agresi
Pelanggaran Wilayah
Perang Saudara
Serangan "Westernisasi"
Bentuk serangan yang berskala paling
besar dengan menggunakan kekuatan militer bersenjata yang dikerahkan
untuk menyerang dan menduduki wilayah negara lain dikenal dengan istilah....
Invasi
Terorisme
Pemberontakan Bersenjata
Sabotase
Bangsa Indonesia pernah punya pengalaman pahit dalam agresi militer. Indonesia pasca kemerdekaan kembali di Agresi oleh militer dari negara....
Prancis
Spanyol
Belanda
Portugis
Suatu aktivitas dari suatu negara kepada negara lain dengan bentuk klaim atas area atau memasuki batas negara lain tanpa izin dikenal dengan istilah...
Agresi
Pelanggaran WIlayah
Sabotase
Spionase
"Indonesia mulai “terseret” dalam sengketa Laut China Selatan sejak 2010, setelah Tiongkok mengklaim Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia di wilayah utara Kepulauan Natuna. Klaim sepihak Tiongkok terus berlanjut dan memuncak pada 2016 ketika kapal penangkap ikan asal Tiongkok melakukan aktivitas penangkapan ikan ilegal di perairan Natuna. Tindakan asertif Tiongkok tersebut bersinggungan dengan kepentingan nasional Indonesia, sehingga pemerintah Indonesia berupaya untuk mengamankan kepentingan nasionalnya di Natuna."
Narasi berita tersebut merupakan bukti nyata ancaman militer terhadap Indonesia yang berupa...
Sabotase
Aksi Teror Bersenjata
Pelanggaran Wilayah
Gangguan keamanan di darat
Pada dasarnya pemberontakan
bersenjata yang terjadi di Indonesia merupakan ancaman yang timbul dan
dilakukan oleh pihak-pihak tertentu di dalam negeri. Utamanya dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, kecuali....
Kesenjangan pembangunan yang terkesan "Jawasentris"
Kesenjangan taraf hidup atau ekonomi
Kesenjangan sosial masyarakat
Keinginan pemberontak agar ibukota pindah ke daerahnya
Berikut ini yang merupakan contoh nyata daripada pemberontakan bersenjata yang pernah terjadi di Indonesia adalah....
Pengamat intelijen Ridlwan Habib, ada tiga alasan mengapa TNI sulit menumpas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Berikut ini yang tidak termasuk dalam faktor tersebut adalah....
Sulit membedakan KKB dengan warga sipil
Kesulitan dalam hal taktikal geografis
KKB dilindungi oleh tokoh-tokoh lokal
KKB memiliki bantuan dari PBB berupa tawaran untuk merdeka apabila diserang oleh TNI
Negara Indonesia mempunyai fungsi pertahanan negara yang ditujukan
untuk memberikan perlindungan terhadap warga negara, objek-objek
vital nasional, dan instalasi strategis dari kemungkinan aksi sabotase. Hal
ini memerlukan kewaspadaan yang tinggi didukung oleh teknologi yang
mampu mendeteksi dan mencegah secara dini.
Indonesia memiliki sejumlah
objek vital nasional dan instalasi strategis yang rawan terhadap aksi sabotase
sehingga harus dilindungi, contohnya seperti berikut, kecuali...
Istana Negara
Gedung MPR/DPR
Kilang Minyak dan Pertambangan
Satelit
Kegiatan yang biasanya dilakukan oleh agen-
agen rahasia dalam mencari dan mendapatkan rahasia pertahanan negara
dari negara lain. Kegiatan ini dilakukan secara tertutup dan rahasia dengan
menggunakan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengertian ini dikenal dengan istilah....
Sabotase
Invasi
Agresi
Spionase
Setelah kalian melihat dari video tersebut, bisa kita ambil kesimpulan bahwa aksi tersebut didalangi oleh kelompok terorisme. Biasanya mereka melancarkan aksinya dengan dalih....
Berjuang atas nama agama (Jihad)
Berjuang melawan Kapitalisme
Berjuang untuk mendapatkan pengakuan ideologi khilafah
Ketidakpuasan terhadap pemerintah
Gangguan keamanan di laut dan udara juga perlu
mendapatkan perhatian. Gangguan di laut dan udara merupakan bentuk
ancaman militer yang mengganggu stabilitas keamanan wilayah nasional
Indonesia. Idealnya dalam menjaga keamanan dilaut sekaligus udara menurut pengamat militer kita harus mempunyai sebuah kapal yang belum kita miliki, yaitu....
TEMPO.CO, Jakarta - Dahnil Anzar Simanjuntak, juru bicara Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, menjelaskan prosedur lanjutan usai pembelian 42 unit jet tempur Rafale dari Prancis yaitu pengefektifan kontrak. Kontrak pembelian ini akan efektif bila sudah ada pembayaran uang muka oleh Kementerian Keuangan yang dipimpin Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
"Prosedurnya tiga sampai enam bulan," kata dia saat dihubungi, Jumat, 11 Februari 2022.
Pembelian jet temput ini merupakan satu dari lima kerja sama baru di bidang pertahanan yang disepakati usai pertemuan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan Menteri Angkatan Bersenjata Republik Prancis, Florence Parly di Jakarta, Kamis kemarin. Enam jet tempur ini dibeli dari perusahaan penerbangan Prancis, Dassault Aviation.
Kesepakatan ini diteken oleh CE0 Dassault Aviation Eric Trappier dan Kepala Badan Sarana Pertahanan, Kementerian Pertahanan, Marsekal Muda TNI Yusuf Jauhari. "Ini sebagai awal dari kontrak yang lebih besar untuk 36 pesawat tempur Rafale berikutnya," demikian keterangan tertulis Kementerian Pertahanan.
Dalam kesepakatan ini, Prabowo menyampaikan Indonesia dan Prancis telah menjalin kerja sama pertahanan cukup lama sejak 1950. Saat ini, kata dia, status hubungan bilateral kedua negara di bidang pertahanan berada dalam status tertinggi.
Sebab, kedua negara telah menandatangani Persetujuan Kerja Sama Pertahanan atau Defence Cooperation Agreement (DCA) pada 28 Juni 2021. "Tentunya ini butuh ratifikasi dari parlemen kita untuk bisa dilaksanakan dengan baik,” kata Prabowo.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama Indan Gilang Buldansyah belum bersedia berkomentar lebih jauh terkait alasan utama pemilihan Rafale. "Terkait hal tersebut silahkan ditanyakan ke Kementerian Pertahanan," kata dia.
Perihal alasan pemilihan jet tempur Rafale, Dahnil mengatakan setidaknya ada empat hal yang diperhatikan Kementerian Pertahanan dalam belanja alat utama sistem persenjataan atau alutsista.
Pertama yaitu tepat guna, di mana pendekatannya yaitu threat based planning. Instruksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi, kata Dahnil, yaitu belanja alutsista harus didasari oleh kebutuhan, bukan keinginan.
Berita tersebut mengindikasikan bahwa Indonesia serius dalam memperkuat alutsistanya sebagai bentuk pertahanan dan keamanan negara. Kebijakan ini disebut didasari oleh...
Keinginan Presiden dan Menteri
Kebutuhan AU dan spesifikasi yang cocok sesuai dengan kriteria
Budget anggaran militer yang minim dibanding kementrian lain
Relasi persahabatan Indonesia dengan Prancis
"Illegal fishing" menjadi salah satu faktor gangguan keamanan di laut. Namun, pernah menurun dimasa kepemimpinan mentri kelautan dan perikanan karena kebijakannya yang dinilai ekstrim dan menakutkan bagi negara lain. Karena bentuk kebijakannya berupa penenggelaman kapal pencuri dengan cara ditembak langsung oleh pihak keamanan RI. Nama menteri tersebut adalah...
Edhy Prabowo
Susi Pudjiastuti
Zulkifli Hasan
Prabowo Subianto
