Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

MENELUSURI TRADISI ISLAM DI NUSANTARA

Total questions: 20

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Salah satu alat musik ini telah ada sejak dahulu, diwariskan dalam tradisi Islam secara turun-temurun disebut...

a)

Rebana

b)

Gendang

c)

Gong

d)

Gendang Kulit

2.

Halal Bihalal, Tabot atau Tabuik, Kupatan, Sekaten, Grebeg, Grebeg Besar, Kerobok Maulid, Tradisi Rabu Kasan, Dugderan, Tumpeng, dan lainnya adalah....

a)

Tradisi atau budaya hindu dan budha yang berkembang di Nusantara

b)

Budaya daerah yang berkembang dan hidup di nusantara

c)

Tradisi yang diciptakan masyarakat indonesia

d)

Tradisi atau budaya Islam yang berkembang di Nusantara

3.

Perhatikan Pernyataan berikut !

1) Perayaan Sekaten di Kraton Yogyakarta

2) Pesta Sedekah Laut

3) Tradisi Dugderan di Semarang

4) Pesta Sedekah bumi

5) Bakdo Kupat

6) Grebeg Besar di Demak

7) Tradisi penghormatan atas benda-benda pusaka

8) Tardisi pawai obor menyambut tahun baru Islam di Manado


Sesuai pernyataan di atas yang termasuk Tradisi Islam di Nusantara ditunjukan oleh nomor ... .

a)

1), 2), 3), 4), dan 6)

b)

1), 2), 3), 4), dan 6)

c)

1), 3), 5), 6), dan 7)

d)

1), 3), 5), 6), dan 8)

4.

Proses percampuran antara unsur kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain sehingga terbentuk kebudayaan yang baru tanpa menghilangkan ciri khas masing-masing kebudayaan lama disebut ....

a)

akulturasi

b)

Internalisasi

c)

strukturisasi

d)

sosialisasi

5.

Masuknya Islam ke Indonesia berpengaruh juga pada sistem penanggalan. Dalam penamaan bulan untuk bulan dalam Islam Muharam sedangkan dalam penanggalan jawa disebut ....

a)

Suro

b)

sapar

c)

mulud

d)

rezeb

6.

Tulisan Arab yang mengandung nilai seni disebut dengan seni ....

a)

fotografi

b)

geografi

c)

kaligrafi

d)

koreografi

7.

Proses percampuran antara unsur kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain sehingga terbentuk kebudayaan yang baru tanpa menghilangkan ciri khas masing-masing kebudayaan lama disebut ....

a)

akulturasi

b)

Internalisasi

c)

strukturisasi

d)

sosialisasi

8.

Tradisi SEKATEN adalah tradisi yang dilaksanakan di Surakarta dan Yogyakarta. Sekaten berasal dari kata ....

a)

Syahadatain

b)

Kesaktian

c)

kesakitan

d)

sakitaini

9.

Islam sesungguhnya membuka diri terhadap budaya-budaya dari luar Islam, asalkan sesuai dengan prinsip-prinsip berikut ini. Kecuali ....

a)

tidak melanggar ketentuan hukum halal dan haram

b)

mendatangkan kebaikan dan tidak menimbulkan keruksakan

c)

sesuai dengan prinsip al wala dan bara

d)

tidak bertentangan dengan undang-undang yang berlaku

10.

Masuknya Islam ke Indonesia berpengaruh juga pada sistem penanggalan. Dalam penamaan bulan untuk bulan dalam Islam Muharam sedangkan dalam penanggalan jawa disebut ....

a)

Suro

b)

sapar

c)

mulud

d)

rezeb

11.

Tari saman disebut demikian karena pada awalnya tarian ini dilakukan sesuai jumlah orang yang menarinya. Saman dalam bahasa arab artinya ....

a)

enam

b)

tujuh

c)

delapan

d)

sembilan

12.

Grebeg Besar adalah upacara tradisional yang setiap tahun dilaksanakan di kabupaten Demak, Jawa Tengah. Tradisi ini dilaksanakan setiap tanggal ....

a)

1 Syawal

b)

10 Dzulhijjah

c)

1 Muharam

d)

27 Rajab

13.

Perhatikan QS. Al-Anbiya (21): 107 berikut ini! Makna kandungan dari ayat tersebut adalah....

a)

Islam adalah agama yang diridhoi

b)

Islam adalah ajaran yang sempurna

c)

Islam adalah rahmat bagi alam semesta

d)

Al-Qur'an adalah pedoman hidup manusia

14.

Gambar di atas adalah wujud percampuran budaya tanpa menghilangkan ciri khas budaya asal yang disebut dengan...

a)

Simulasi

b)

Akulturasi

c)

Asimilasi

d)

Kurasi

15.

Gambar di atas merupakan contoh perpaduan budaya...

a)

Jawa dan Islam

b)

Jawa dan bali

c)

Banten dan nusantara

d)

Islam dan nusantara

16.

Perhatikan teks berikut!

Bila dirunut kesejarahannya, tradisi Halalbihalal sebenarnya sudah berkembang sangat lama, jauh sebelum negara ini berdiri. Beberapa referensi menyebut, sebagaimana dijelaskan Antropolog UIN Sunan Kalijaga Mohammad Soehadha, tradisi ini berakar dari “pisowanan” yang sudah ada di Praja Mangkunegaran Surakarta pada abad ke-18. Meminjam istilah Robert Redfield, Soehadha menjelaskan bahwa Halalbihalal bermula dari “great tradition” di keraton yang kemudian diabsorpsi umat Islam Indonesia, kemudian memancar pada keseharian rakyat biasa sebagai “little tradition”.

Saat itu, Raden Mas Said KGPA Arya Mangkunegara I mengumpulkan para bawahan dan prajurit di balai astaka untuk melakukan “sungkeman” kepada raja dan permaisuri selepas perayaan Idulfitri. Pisowanan secara bersama ini dianggap lebih efektif dan efisien dibanding dilakukan secara perorangan.

Secara terminologis, istilah Halalbihalal sudah dikenal sejak 1920-an. Majalah Suara Muhammadiyah, misalnya, pada tahun 1926 telah memuat istilah itu pada edisi menjelang 1 Syawal 1344 H. Bahkan dalam dokumen tahun 1924, majalah itu pun sudah menyebutkan dalam salah satu paragraf artikelnya.

Dari sanalah, mungkin istilah itu kemudian dituangkan dalam dalam kamus Jawa-Belanda karya Theodoor Gautier Thomas Pigeaud (w.1988) yang terbit pada 1938. Ahli sastra Jawa dari Universitas Leiden ini menyusun kamus pada 1926 atas perintah Gubernur Jenderal Hindia Belanda saat itu, Andries Cornelis Dirk de Graeff (w.1957). Pada entri huruf “A” dalam kamus ini misalnya, ditemukan kata “Alal Behalal” yang diartikan dengan “acara maaf-memaafkan ketika hari raya”.

Tradisi di atas dilakukan oleh umat Islam setelah merayakan...

a)

Idul adha

b)

Tahun baru hijriyah

c)

Idul fitri

d)

Puasa ramadhan

17.

Perhatikan teks berikut!

Bila dirunut kesejarahannya, tradisi Halalbihalal sebenarnya sudah berkembang sangat lama, jauh sebelum negara ini berdiri. Beberapa referensi menyebut, sebagaimana dijelaskan Antropolog UIN Sunan Kalijaga Mohammad Soehadha, tradisi ini berakar dari “pisowanan” yang sudah ada di Praja Mangkunegaran Surakarta pada abad ke-18. Meminjam istilah Robert Redfield, Soehadha menjelaskan bahwa Halalbihalal bermula dari “great tradition” di keraton yang kemudian diabsorpsi umat Islam Indonesia, kemudian memancar pada keseharian rakyat biasa sebagai “little tradition”.

Saat itu, Raden Mas Said KGPA Arya Mangkunegara I mengumpulkan para bawahan dan prajurit di balai astaka untuk melakukan “sungkeman” kepada raja dan permaisuri selepas perayaan Idulfitri. Pisowanan secara bersama ini dianggap lebih efektif dan efisien dibanding dilakukan secara perorangan.

Secara terminologis, istilah Halalbihalal sudah dikenal sejak 1920-an. Majalah Suara Muhammadiyah, misalnya, pada tahun 1926 telah memuat istilah itu pada edisi menjelang 1 Syawal 1344 H. Bahkan dalam dokumen tahun 1924, majalah itu pun sudah menyebutkan dalam salah satu paragraf artikelnya.

Dari sanalah, mungkin istilah itu kemudian dituangkan dalam dalam kamus Jawa-Belanda karya Theodoor Gautier Thomas Pigeaud (w.1988) yang terbit pada 1938. Ahli sastra Jawa dari Universitas Leiden ini menyusun kamus pada 1926 atas perintah Gubernur Jenderal Hindia Belanda saat itu, Andries Cornelis Dirk de Graeff (w.1957). Pada entri huruf “A” dalam kamus ini misalnya, ditemukan kata “Alal Behalal” yang diartikan dengan “acara maaf-memaafkan ketika hari raya”.

Tradisi halal bihalal awalnya bermula dari...

(a)  

18.

Tradisi tumpengan merupakan tradisi yang berasal dari...

a)

Bali

b)

Madura

c)

Banten

d)

Jawa

19.

Gambar di atas merupakan contoh tradisi di daerah…

(a)  

20.

Seorang tokoh suluk yang banyak menghasilkan karya sastra dalam bentuk puisi yang bernafaskan Islam misalnya Syair perahu dan syair dagang bernama ....

a)

Hamzah Fansuri

b)

Sunan Bonang

c)

Syekh Yusuf

d)

Hamka