Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal Literasi SMP

Total questions: 15

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Pilihlah satu jawaban yang benar.

Berdasarkan infografik "Program 15 Menit Membaca". Mengapa membaca lebih baik dilakukan di awal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)?

a)

Karena memudahkan pengaturan jadwal KBM.

b)

Karena di akhir KBM siswa sudah dicapai.

c)

Karena menyesuaikan kondisi sekolah.

d)

Karena siswa masih kondisi segar.

2.

Membiasakan membaca itu mudah. Akan tetapi, semua bergantung pada diri sendiri. Jika kamu tidak mau membiasakan membaca, kamu tidak akan mendapatkan manfaat dari teks yang kamu baca. Berikut ini karakte/sifat yang diakibatkan tidak membiasakan diri membaca. Cocokkanlah karakter dengan istilah yang sesuai.

a)

wawasan dan ilmu pengetahuan tidak bertambah

1.

pikiran buyar

b)

Otak tidak fokus

2.

gagap informasi

c)

Daya ingat rendah

3.

pelupa

d)

Otak tidak terbiasa bekerja

4.

pikiran pasif

3.

Cermatilah kembali puisi "Makanan Bergizi" dan poster "Ikan ergizi Tinggi, Murah, dan Enak". Menurutmu, apa informasi yang saling berkaitan antara puisi dan poster tersebut ? Tulislah jawabanmu.

(a)  

4.

Pilihlah satu jawaban yang benar.

Berdasarkan puisi bejudul "Makanan Bergizi", pada baris ketiga, tertulis "Kuteguk sampai tetes terakhir". Apa arti dari kalimat tersebut ?

a)

menampung air yang menetes

b)

meminum dengan sedotan

c)

meminum dari tetesan air

d)

diminum sampai habis

5.

Berdasarkan cerpen berjudul "Jirin, Sang Penjaga Laut", pilihlah pernyataan yang menunjukkan cara Jirin menjaga lautnya (jawaban dapat lebih dari satu).

a)

Dengan menghirup udara laut

b)

Dengan Kompas dan alat navigasi

c)

Dengan mengecek keadaan lautnya

d)

Dengan menegur wisatawan yang akan menangkap penyu

6.

Berdasarkan teks berjudul "Resensi Film : Jenderal Soedirman", pilihlah pernyataan yang menunjukkan isi teks (Jawaban dapat lebih dari satu)

a)

Film berjudul Soe Hok Gue dan Jenderal Soedirman merupakan film dengan tema kepahlawan.

b)

Tokoh Jenderal Soedirman dapat dengan mudah diperankan oleh aktor film tersebut.

c)

Film yang baik selalu memberikan kesan yang mendalam setelah menontonnya.

d)

Film "Jenderal Soedirman" dapat mengingatkan kita akan sejarah perjuangan para pahlawan.

7.

Berdasarkan puisi berjudul "Pak Gino, Guru Idola", Pilihlah sifat Pak Gino dalam puisi tersebut (jawaban dapat lebih dari satu).

a)

Rajin

b)

Sabar

c)

Peduli

d)

Ramah

8.

Gerhana matahari total ini dimulai dari Afrika, Arab, dan Asia Barat, dengan puncak di Asia Tenggara dan China, kemudian berakhir di Pasifik Barat. Menurut situs timeanddate.com, puncak gerhana bulan total akan terjadi pada 02.22 dini hari WIB, Rabu (3/7/2019). Meski gerhana bulan total hanya melewati Pasifik dan Chile, kita yang berada di Indonesia tetap dapat menikmati fenomena ini secara langsung berkat inovasi terbaru dari NASA. Web NASA membantu menjelaskan fenomena tersebut.

Sumber: https://sains.kompas.com/read/2019/07/02/173023923/infografik-gerhana-matahari-total-di-kawasan-pasifik.

Penulis : Akbar Bhayu Tamtomo

Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

Menurut informasi yang ada di dalam bacaan, jika posisi matahari, bulan, dan bumi sejajar maka kemungkinan besar akan ....

a)

terjadi gerhana matahari sebagian

b)

terjadi gerhana matahari sabit

c)

terjadi gerhana matahari penumbra

d)

terjadi gerhana matahari total

9.

Berangkat dari keprihatinan siswa SMP Negeri 23 Bandung melihat krisis air bersih di sekolah, mereka bereksperimen membuat alat penjernih air sederhana. Kondisi air di sekolah yang bersumber dari air sumur resapan warnanya kuning dan keruh, serta berbau besi, tentu saja tidak dapat dipergunakan untuk aktivitas sehari-hari, seperti wudhu dan buang air.

Guru pembimbing, Amalia Sholihah menangkap keprihatinan para siswa didiknya kemudian mengajak mereka mencari solusi dengan melakukan riset mandiri. 'Ketika membuat ini anak-anak sempat stres, karena tidak terbiasa. Biasanya kan berupa resep, kalau ini harus menggali, mencari tahu sendiri, tapi begitu lihat hasilnya dia sangat berbahagia,' tutur Amalia guru IPA.

Dari hasil penelitian, siswa menemukan bahan-bahan yang harganya terjangkau tapi efektif menjernihkan air, yaitu ziolit berbentuk seperti kerikil dengan ukuran kecil dan sedang, pasir aktif, arang aktif, dan filter akuarium. Bahan-bahan ini kemudian ditakar dan disusun pada wadah yang sudah tidak terpakai, seperti botol air mineral bekas atau pipa.

Dari percobaan yang dilakukan, susunan paling efektif untuk menjernihkan air adalah ziolit dengan ukuran kecil pada posisi paling bawah, dilanjutkan arang aktif, pasir aktif, lalu diisi kembali dengan ziolit berukuran sedang. Terakhir, posisi teratas dipasang filter akuarium. Hasilnya, ketika air tercemar dituang, air yang semula kuning, keruh, dan berbau, menjadi bening dan tidak berbau sama sekali. Air juga dapat mengalir dengan lancar, tidak mengalami penyumbatan.

Bukan sekadar efektif, namun bahan-bahan tersebut harganya pun terjangkau, sehingga terbeli oleh siswa. Masing-masing bahan tersebut harganya berkisar antara tiga ribu hingga dua belas ribu rupiah. 'Kalau kita lihat di internet harga filter itu dua juta, tidak mungkin terbeli oleh anak-anak saya yang keluarganya menengah ke bawah,' ungkap Amalia.

Selain dapat dirasakan langsung manfaatnya, hasil pembelajaran STEM siswa SMP Negeri 23 Bandung ini juga seringkali diikutkan pada ekspos karya pelajar, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional. Tidak puas hanya sampai di sini, Amalia ingin para siswa dapat mengemas penjernih air dalam wadah menarik, sehingga memiliki nilai ekonomis. 'Lumayan untuk pemasukan, membantu ekonomi keluarga mereka,' harap Amalia.


(Sumber: Artikel berjudul 'Sebuah Kisah Praktik Baik Pendidikan STEM dari SMPN 23 Bandung', diunduh dari https://edukasi.kompas.com/read/2018/12/20/10462921/sebuah-kisah-praktik-baik-pendidikan-stem-dari-smpn-23-bandung).

'Ketika membuat ini anak-anak sempat stres, karena tidak terbiasa. Biasanya kan berupa resep, kalau ini harus menggali, mencari tahu sendiri, tapi begitu lihat hasilnya dia sangat berbahagia,' tutur Amalia guru IPA.

Untuk membuat informasi tersebut akurat, informasi apa yang perlu ditambahkan oleh penulis?

a)

komentar siswa yang ikut penelitian

b)

komentar guru dan kepala sekolah

c)

kesan pengunjung ekspos karya pelajar

d)

kesan orang tua peserta penelitian

10.

Apa hubungan poster 1 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dan poster 2 tentang Cuci Tangan Pakai Sabun?

a)

Poster 1 mengulangi informasi yang ada di poster 2.

b)

Poster 2 menyimpulkan informasi yang ada di poster 1.

c)

Poster 2 adalah solusi bagi masalah yang ada di poster 1.

d)

Poster 2 adalah penjelasan bagi salah satu poin di poster 1

e)

EPoster 1 adalah sudut pandang lain bagi masalah di poster 2

11.

Otak bisa salah mengira Anda kurang makan ketika bersantap junk food sehingga Anda akan makan lagi

Menurut Witherly, junk food sering melibatkan bahan-bahan makanan yang bisa “hilang” dalam sekejap. Misalnya saus mayonaise atau lelehan keju mozarela yang mudah meleleh di lidah. Ketika lidah mendeteksi bahwa tidak ada lagi makanan dalam mulut, saraf pengecap akan memberi sinyal ke otak bahwa Anda kurang makan atau sedang tidak makan.

Otak kemudian berpikir Anda kekurangan kalori sehingga akan cepat bereaksi dengan memicu pelepasan hormon lapar ghrelin untuk mencegah Anda kelaparan. Akibatnya, Anda cenderung makan berlebihan saat sedang bersantap makanan cepat saji.

Kita jadi lemot dan lebih sulit berpikir ketika sudah kecanduan junk food

Sebuah penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition tahun 2011 menunjukkan bahwa individu sehat yang makan junk food selama lima hari berturut-turut mengalami penurunan fungsi kognitif otak. Ini ditandai dengan kurangnya fokus perhatian, kecepatan bertindak, ingatan yang lebih buruk, serta perubahan mood drastis.

Di dalam otak, dopamin dosis tinggi yang dihasilkan setelah makan junk food menghambat kerja hippocampus dan menyebabkan peradangan. Hippocampus merupakan tempat pembentukan dan penyimpanan memori jangka panjang.

Selain itu, makanan tinggi gula dan lemak dapat menurunkan fungsi sinaps otak yang bertanggung jawab untuk pembelajaran dan kemampuan mengingat, serta mengganggu aktivitas peptida otak yang disebut brain-derived neurotrophic factor (BNFD) yang membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan mencegah kerusakan sel otak.

Tentukan benar atau salah kesimpulan berikut!

a)

Seseorang yang hobi mengonsumsi junk food lebih pikun

b)

Makanan junk food banyak mengandung tinggi gula menurunkan fungsi sinaps

c)

Saat makan jenis junk food rasa lapar akan lebih terasa daripada makanan sehat.

d)

Konsumsi junk food berlebihan dapat mengubah mood menjadi buruk.

12.

Bacalah teks di bawah ini!

Di perkotaan, anak-anak dengan mudah dapat bersekolah sampai jenjang pendidikan yang setinggi-tingginya. Namun, tidak demikian bagi anak-anak yang berada di pedesaan dan di pelosok negeri.

Simak tiga cuplikan berikut dari Buku Laskar Pelangi, yang ditulis oleh Andrea Hirata. Buku ini berkisah tentang anak-anak dari keluarga penambang yang miskin di Pulau Belitong. Mereka sekolah di sebuah sekolah dasar yang gedungnya sudah tidak layak pakai. Ketiga cuplikan ini merupakan bagian awal cerita. Menariknya, Andrea Hirata langsung menyuguhkan konflik seputar persoalan pendidikan yang ada di negeri ini.

Teks 1:

“Hari itu adalah hari yang agak penting: hari pertama masuk SD. Di ujung bangku-bangku panjang tadi ada sebuah pintu terbuka. Kosen pintu itu miring karena seluruh bangunan sekolah sudah doyong seolah akan roboh.”

(Sumber: Bab 1, halaman 1, Buku Laskar Pelangi, Andrea Hirata, diterbitkan oleh Penerbitan Bentang, 2008)

Teks 2:

“Aku cemas … karena beban perasaan ayahku menjalar ke sekujur tubuhku …. Aku tahu beliau sedang gugup dan aku maklum bahwa tak mudah bagi seorang pria berusia empat puluh tujuh tahun, seorang buruh tambang yang beranak banyak dan bergaji kecil, untuk menyerahkan anak laki-lakinya ke sekolah. Lebih mudah menyerahkannya pada tauke pasar pagi untuk jadi tukang parut atau pada juragan pantai untuk menjadi kuli kopra agar dapat membantu ekonomi keluarga.”

(Sumber: Bab 1, halaman 2, Buku Laskar Pelangi, Andrea Hirata, diterbitkan oleh Penerbitan Bentang, 2008)

Teks 3:

“Keluarga Lintang berasal dari Tanjong Kelumpang, desa nun jauh di pinggir laut. Menuju ke sana harus melewati empat kawasan pohon nipah, tempat berawa-rawa yang dianggap seram …. Selain itu di sana juga tak jarang buaya sebesar pangkal pohon sagu melintasi jalan. Kampung pesisir itu secara geografis dapat dikatakan sebagai wilayah paling timur di Sumatra, daerah minus nun jauh masuk ke pedalaman Pulau Belitong.”

(Sumber: Bab 2, halaman 11 , Buku Laskar Pelangi, Andrea Hirata, diterbitkan oleh Penerbitan Bentang, 2008)

Dari teks 1, 2, dan 3 manakah yang mudah kamu pahami mengenai kondisi pendidikan di sebagian daerah di Indonesia? Mengapa?

(a)  

13.

Gerhana matahari total ini dimulai dari Afrika, Arab, dan Asia Barat, dengan puncak di Asia Tenggara dan China, kemudian berakhir di Pasifik Barat. Menurut situs timeanddate.com, puncak gerhana bulan total akan terjadi pada 02.22 dini hari WIB, Rabu (3/7/2019). Meski gerhana bulan total hanya melewati Pasifik dan Chile, kita yang berada di Indonesia tetap dapat menikmati fenomena ini secara langsung berkat inovasi terbaru dari NASA. Web NASA membantu menjelaskan fenomena tersebut.

Sumber: https://sains.kompas.com/read/2019/07/02/173023923/infografik-gerhana-matahari-total-di-kawasan-pasifik.

Penulis : Akbar Bhayu Tamtomo

Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

Refleksikan berdasarkan teks, apa yang menyebabkan fenomena gerhana matahari dapat terus diprediksikan dan fenomena yang terjadi di kawasan Pasifik dan Amerika, tetapi di sebagian Indonesia bisa menikmati!

4 lines
14.

Perempuan-perempuan perkasa

Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta,

dari manakah mereka..

Ke stasiun kereta mereka datang dari bukit-bukit desa sebelum peluit kereta pagi terjaga..

Sebelum hari bermula dalam pesta kerja..

Perempuan-perempuan yang membawa bakul dalam kereta,

ke manakah mereka..

Di atas roda-roda baja mereka berkendara.

Mereka berlomba dengan surya menuju gerbang kota..

Merebut hidup di pasar-pasar kota..

Perempuan-perempuan perkasa yang membawa bakul di pagi buta,

siapakah mereka..

Mereka ialah ibu-ibu berhati baja, perempuan-perempuan perkasa.

akar-akar yang melata dari tanah perbukitan turun ke kota..

Mereka cinta kasih yang bergerak menghidupi desa demi desa..

(Hartoyo Andangjaya, 1963.)

(diunduh dari https://indonesianliteraryworks.blogspot.com/2016/09/poetry-perempuan-perempuan-perkasa.html)

Untuk apa perempuan-perempuan itu membawa bakul ke kereta?

(a)  

15.

Mengajak Anak Mengambil Teladan dari Kisah Pewayangan


SAHABAT KELUARGA – Semua anak hampir bisa dipastikan menyukai dongeng dan kisah. Salah satunya karena mendengarkan sebuah kisah terasa lebih menyentuh jiwa. Termasuk kisah pewayangan. Jika Anda terlahir sebagai orang Jawa, kisah pewayangan bisa menjadi salah satu alternatif menarik dalam mendidik anak. Mengapa kisah pewayangan bernilai penting?.

Pertama, wayang merupakan kekayaan lokal yang unik dan istimewa.

Pentas wayang sangat ramai dan meriah. Pertunjukan ini melibatkan crew yang banyak dan pembagian peran yang cukup rumit. Tugas masing-masing peran juga sangat unik. Hasilnya, sebuah pertunjukan kolaborasi yang sangat indah dan menawan.

Tidak dipungkiri, sejarah kebudayaan Hindu hingga saat ini masih mewarnai kanvas seni budaya Nusantara. Begitupun cerita wayang yang asal-muasalnya dari India dengan mayoritas Hindu-nya. Namun dalam sejarah perkembangan wayang di Indonesia, cerita pewayangan telah dimodifikasi dengan muatan-muatan Islam. Wayang pernah menjadi sarana dakwah Sunan Kalijaga di Pulau Jawa. Hal ini tentu saja tidak hanya menguatkan khasanah budaya lokal, wayang sekaligus bisa menjadi bentuk himbauan dan tuntunan bagi masyarakat. Melalui wayang, anak juga belajar mengasah literasi budaya sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Kedua, melalui wayang anak lebih mengenal keragaman.

Menyiapkan anak untuk menjadi pemimpin di masa depan, salah satunya tentu dengan menyiapkan mental kolaboratif dengan aneka perbedaan. Keragaman peran adalah salah satu poin penting yang bisa kita tanamkan melalui pentas wayang. Anak-anak bisa mengamati sebelum kemudian menyukai dan memilih salah satu peran yang ingin dikuasai. Apakah menjadi dalang, sinden, waranggana, atau pemusik yang ragamnya pun masih sangat banyak. Melalui wayang anak belajar mencintai budaya sendiri untuk kemudian menghormati budaya dari suku lain di Indonesia.

Tokoh pewayangan yang beragam membuat anak mengenal lebih banyak jenis karakter manusia. Dengan mendalami peran tokoh protagonis-antagonis Pandawa-Kurawa hingga humor ala Punakawan, anak-anak tentu memiliki wawasan yang lebih kaya. Dengan modal ini, diharapkan anak lebih siap bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang di masa depannya.

Ketiga, kisah pewayangan sarat hikmah dan pelajaran.

Cerita-cerita yang dihadirkan dalam dunia wayang seringkali merupakan potret dari realita kehidupan. Tidak sekadar hiburan bagi masyarakat, dalam cerita wayang ada kritik sosial dan usulan serta masukan idealita sebuah masyarakat.

Wayang menampilkan pesan-pesan moral. Dalang yang bertugas memainkan wayang telah dididik melalui pendidikan yang panjang. Dalang tidak hanya bertugas menghafalkan tokoh dan jalan cerita, bahkan dalang seolah wajib menyampaikan pesan-pesan kebaikan melalui sajak dan syair di dalam ­ceritanya.

Di era milenial ini tidak bisa dipungkiri bahwa anak-anak kita lebih hafal tokoh-tokoh Barat dibandingkan dengan tokoh lokal dalam dunia pewayangan. Ini tentu menjadi pekerjaan rumah kita semua yang ingin kembali menguatkan literasi budaya di kalangan anak-anak Indonesia. Barangkali perlu digalakkan lagi progam nonton bareng pentas wayang, membaca kisah-kisah pewayangan, mengunjungi Museum Wayang, atau bahkan memberi kesempatan pada anak untuk ’mencicipi’ pertunjukan wayang. Jika tidak dimulai dari rumah kita, dari mana lagi? (Wahtini, S.Pd.- Penulis Lepas).

Sumber: sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id

Apakah ada kesesuaian antara ilustrasi gambar dengan teks? Mengapa?

(a)