wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Penilaian Harian Materi Fiqih (Pernikahan)

Total questions: 20

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Hukum asal nikah adalah ...

a)

Wajib

b)

Haram

c)

Sunah

d)

Mubah

e)

Makruh

2.

Nikah itu dikatakan sah bila memenuhi rukun dan syarat-syarat tertentu. di bawah ini manakah yang termasuk rukun nikah …

a)

beragama islam

b)

balig dan berakal

c)

adanya ijab dan qabul

d)

adanya kepala kua

e)

adanya wali dari pihak laki-laki

3.

Menikah merupakan peristiwa sakral, oleh karena itu pelaksanaanya diatur sedemikian rupa. Kalimat penyerahan dalam prosesi pernikahan dari pihak wali perempuan kepada mempelai laki-laki disebut…

a)

akad nikah

b)

ikrar

c)

sighat

d)

Ijab

e)

ta’lik thalak

4.

Ada beberapa jenis mahar. Bentuk mahar pertama ialah yang paling utama untuk mencakupi ketentuan dasar dan pokok yakni semua hal yang sah jadi alat tukar pembayaran, meskipun nilainya murah. Mengikuti pendapat ini, jika seseorang menikah dengan memberikan mahar membaca Al-Qur’an maka dianggap tidak sah karena tidak bisa dijadikan alat tukar pembayaran.

Apabila seseorang tidak mampu memenuhi mahar pertama maka berlaku ketentuan khusus baginya, seperti yang dilakukan Nabi Musa ketika menikahi seorang putri. Nabi Musa memberikan mahar berupa jasa menggembalakan hewan selama 8 tahun hingga dianggap lunas. Karenanya ketika seseorang yang sangat miskin datang kepada Nabi dan tidak memiliki harta sedikitpun, Nabi memperbolehkannya untuk menikah dengan ketentuan mahar berupa jasa yakni mengajarkan Alquran.

Narasi tersebut dinamakan…

a)

mahar tunai

b)

mahar barter

c)

mahar separuh

d)

mahar hutang

e)

mahar pilihan

5.

Tidak semua wanita dapat dipinang oleh pria. Berikut adalah contoh wanita yang boleh dipinang yaitu….

a)

putri paman dari pihak bapak

b)

wanita yang dipinang lelaki lain

c)

wanita hamil yang sudah dicerai suaminya

d)

saudara sepersusuan

e)

wanita yang dalam masa iddah

6.

Berikut yang bukan termasuk kewajiban suami dalam kehidupan berumah tangga adalah…

a)

bergaul dengan anak-anaknya dengan baik

b)

memberi nafkah, sandang, papan, kepada keluarga

c)

membimbing istri dan anak-anaknya agar bertakwa

d)

menghalalkan segala cara untuk membahagiakan istri dan anak

e)

memimpin dan menjaga istri dan anaknya dari bencana dunia dan akhirat

7.

Jika calon istri tidak punya ayah, maka yang paling berhak menjadi wali adalah. . .

a)

A.  wali hakim

b)

B. Paman dari pihak ayah

c)

C. Kakek dari pihak ayah

d)

D.  Kakek dari pihak ibu

e)

E. Saudara laki-laki

8.

Pernikahan dianggap sah jika dihadiri oleh Wali dari pihak perempuan yang merupakan orangtua, kakek, paman maupun saudara kandung. Wali tersebut dinamakan…

a)

wali murid

b)

wali nasab

c)

wali hakim

d)

walimahan

e)

wali agung

9.

Dalam pernikahan dan membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, maka kepala keluarga harus mampu memimpin rumah tangganya di jalan Allah, sehingga pernikahan menjadi sarana mengingkatkan ketakwaan kepada Allah dan menjadikan rumahnya sebagai jalan ke surga (baiti jannati). Sebagai kepala rumah tangga ia harus adil dalam memberikan hak kepada istri dan anak-anaknya. di bawah ini yang bukan hak anak adalah…

a)

  mendapatkan nama yang baik

b)

mendapatkan perlindungan

c)

   mendapatkan barang yang baik

d)

  mendapatkan pendidikan

e)

mendapatkan hak bermain

10.

Diseputar kehidupan Gani banyak wanita yang sudah pantas diperistrinya. Diantara mereka yang boleh diperistri Gani adalah…

a)

anak perempuan saudara perempuan

b)

anak perempuan kakek dan nenek

c)

anak perempuan saudara sesusu

d)

anak perempuan saudara ibu

e)

anak perempuan ibu dan bapak

11.

Terjemahan yagn tepat untuk potongan Q.S. An.Nisa’: 19 tersebut adalah…

a)

dan pergaulilah mereka dengan cara yang patut

b)

apabila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata

c)

janganlah kamu menyusahkan mereka (para wanita)

d)

janganlah mengambil kembali apa yang telah engkau berikan

e)

dan selalu berkatalah yang baik kepada mereka (para istri)

12.

Bagi seseorang yang memiliki keinginan untuk menikah dan sudah mempunyai kemampuan nafkah apabila tidak disegerakan menikah di khawatirkan terjerumus pada perbuatan zina, maka baginya menikah hukumnya. . .

a)

Mubah

b)

Sunah

c)

Wajib

d)

Makruh

e)

Haram

13.

Berdasarkan hadits tersebut, yang bukan kriteria dalam memilih pasangan hidup adalah…

a)

Rupawan

b)

Hartawan

c)

Keturunan

d)

Agama

e)

Pembawaan

14.

Sejauh mana anda memperlakukan diri, model itulah “pasangan hidup” yang akan didapat. Oleh karena itu, memilih pasangan harus didasari faktor…

a)

keinginan untuk dapat hidup bersama

b)

tingkatan sosial dan kepribadian yang matang

c)

agama, kepribadian yang baik, dan petunjuk Allah

d)

kesiapan jasmani dan rohani, usia ideal, dan kematangan diri

e)

keimanan sekaligus memperhatikan bibit dan status sosial

15.

Banyak akhlak Rasulullah yang belum bisa ditiru, namun selalu mengatasnakanan mengikuti sunah nabi ketika poligami. Pengadilan dapat memberikan izin kepada seorang suami untuk beristri lebih dari satu, dengan syarat mengajukan permohonan kepada pengadilan setempat. Yang bukan merupakan izin berpoligami apabila…

a)

istri tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai istri

b)

istri mendapat cacat badan atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan

c)

istri tidak dapat melahirkan keturunan

d)

persetujuan istri dan adanya jaminan nafkah dari suami

e)

memiliki kelebihan harta untuk menolong wanita yang tidak mampu dengan cara dinikahi

16.

Hukum menikah dapat berubah-ubah tergantung kepada niat dan tujuan menikah pelaku nikah. seseorang menginginkan sekali punya anak, Memiliki kemampuan untuk menikah tetapi masih mampu mengendalikan diri dari berbuat zina, maka hukum nikahnya adalah…

a)

Sunah

b)

Mubah

c)

Haram

d)

Makruh

e)

Wajib

17.

Erdan menikahi Naila, tetapi posisi Erdan masih di Sudan, sedangkan Naila di Samarinda. Pada saat pernikahan, sang ayah Naila bersiap pergi ke Sudan untuk mengakadkan putrinya dengan mengajak Ramzi dan Falah sebagai saksi pernikahan. Berdasarkan deskripsi tersebut, hukum pernikahan tersebut adalah…

a)

tidak sah, dan wajib diulang sekembalinya ke tanah air

b)

tidak sah, karena tidak dihadiri penghulu

c)

tidak sah, karena tidak dihadiri mempelai wanita

d)

sah, karena telah terpenuhi syarat dan rukunnya

e)

sah, karena saling mencintai

18.

Dewasa ini banyak ada beberapa orang yang memanfaatkan pernikahan untuk memburu mahar, beberapa ada yang bahkan menimbulkan madharat bagi mempelai, ada yang membayar dengan menjual seluruh hartanya, ada yang menggadaikan barang, bahkan ada yang rela berhutang, sehingga ketika menikah malam pertama adalah merencanakan komitmen bersama untuk membayar hutang. Ada perbedaan pendapat tentang mahar, ada yang mengatakan wajib, sunah, dan sebagainya. Mahar merupakan shadaq yang berati menunjukkan niat tulus dan jujur dalam menikah. Hukum asal mahar adalah berupa barang, atau secara detail diartikan sebagai segala sesuatu yang bisa jadi pengganti dari alat tukar pembayaran, seperti transaksi jual beli, sewa menyewa atau hal serupa lainnya. Itu sebabnya dalam Islam disunahkan…

a)

memudahkan dan memurahkan mahar

b)

saling jujur sebelum menikah

c)

tawar menawar mahar antara wali dan mempelai

d)

patungan dalam mahar

e)

membayar mahar dengan basmalah

19.

Hal-hal berikut ini yang bukan merupakan rukun dalam pelaksanaan pernikahan, adalah. . .

a)

Ada mempelai laki-laki dan wanita

b)

mahar

c)

Ada saksi yang adil

d)

Ada ijab qabul

e)

Ada Wali

20.

Perhatikan hal berikut!

1.      Akad ijab dan qabul harus terdapat lafaẓ “ nikah”

2.      Ijab dan qabul menyebutkan batasan waktu tertentu.

3.      Antara ijab dan qobul harus sesuai arti dan maknanya.

4.      Lafaẓ ijab dan qabul tidak harus terdengar oleh orang sekitarnya.

5.      Ijab dan qabul tidak boleh merusak syarat dan tujuan pernikahan.

Berdasarkan pernyataan di atas, pelaksanaan akad nikah yang benar menurut syari’at Islam adalah …

a)

1,2,3

b)

1,2,4

c)

1,2,5

d)

1,3,5

e)

2,3,4