WorksheetsBahasa Indonesia Latihan Soal kelas 8
Total questions: 20
Worksheet time: 17mins
Kita dapat mengetahui sifat atau watak tokoh dalam sebuah drama pada dialog bagian ...
Prolog
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Bacalah dengan cermat teks di bawah ini!
(1) Bahar : Ya, dengan rasa bangga dan dengan hati yang kangen. Bahkan, menghembuskan napas terakhir beliau sempat memanggil namamu.
(2) Amad : Har, aku menyesal tidak berada di sisi beliau waktu itu.
(3) Bahar : Sudahlah!
(4) Amad : Aku merasa seperti orang durhaka.
(5) Bahar : Ah, itu mengada-ngada. Tidak ada pernyataan seperti itu.
(6) Amad : Ya, Allah! Kuatkan diriku.
(7) Bahar : Sudahlah! Mari kita shalat bersama.
Teks tersebut menggambarkan kehidupan dan watak manusia melalui tingkah laku (akting) yang dipentaskan. Teks tersebut disebut …
teks drama
teks puisi
teks pidato
teks persuasi
Perhatikan kutipan dialog berikut:
Salma : “Baiklah, maafkan aku, karena tidak berani jujur dan telah membuat kalian bingung.”
Naira : “Sudahlah, Sal, yang penting kamu tidak mengulanginya.”
Unsur drama yang paling dominan dalam kutipan tersebut adalah...
latar dan alur
amanat dan latar
tema dan tokoh
tokoh dan watak
Bagian drama yang berisi klimaks dan penyelesainnya, ditandai dengan meredanya masalah disebut...
resolusi
komplikasi
orientasi
epilog
Bacalah kutipan drama berikut.
Malam itu, di dalam kamar, seorang gadis kecil bernama KASIH, tidur di atas
tempat tidurnya, tapi ia sulit tertidur, karena
di luar udara begitu buruk dan suara kendaraan sangat bising.
Unsur yang terkandung dalam kutipan drama tersebut adalah...
latar dan amanat
watak dan tema
latar dan tokoh
tokoh dan tema
Perhatikan kutipan drama berikut.
Kuki sedang tidur di atas ranjangnya. Ketika layar dibuka dan lampu
dinyalakan, suasana menggambarkan subuh menuju ke fajar. Cahaya semakin terang. Kuki semakin jelas
terbaring di atas ranjangnya.
Dalam drama, kutipan di atas merupakan tahap...
prolog
dialog
monolog
epilog
Dalam langkah-langkah mementaskan drama, ada tahapan di mana semua pemain latihan secara lengkap mulai dari awal sampai akhir disebut...
casting
blocking
running
reading
Panggung pada gambar tersebut adalah jenis panggung...
yang berbentuk arena, sehingga penontonnya berada di sekeliling pemain
yang digunakan untuk pertunjukan, penontonnya melihat dari luar panggung
yang pemainnya mengelilingi penonton
yang pemainnya membaur dengan penonton, tidak ada batasan.
Suatu gagasan pokok atau ide pikiran tentang suatu hal, satu di antaranya dalam membuat suatu tulisan disebut dengan....
Alur
Tema
Tokoh
Penokohan
Jessy: “Eh, jangan berisik! Ini perpustakaan!” (Nadanya emosi)
Adam: “Ma-maaf..” (Jawab Adam ketakutan)
Freddy: “Harusnya kamu yang jangan berisik. Sudah tahu jangan berisik negurnya volume kenceng. (Freddy membantu Adam. Nadanya tak kalah emosi dari Jessy.)
Jessy: “Tidak usah ikut campur. Aku kan bicara dengan
Adam.” (Matanya tertuju ke Adam)
Freddy: “Dia sahabatku. Aku harus membelanya karena dia tidak berisik dan tidak salah.”
Apa pesan yang tersirat dalam penggalan teks drama di atas?
Kita tidak diperbolehkan menuduh orang lain tanpa bukt
Adam adalah orang yang lemah
Saat ada ketidakadilan, kita harus membela
Kita harus menegur orang yang berisik di perpustakaan
Teks drama merupakan salah satu contoh karya sastra. Maka dari itu, teks drama juga memiliki aspek estetis yang berarti…
Adanya pesan moral dalam naskah
Adanya pembahasan tentang isu sosial dalam naskah
Sebuah karya fiktif
Memiliki aspek keindahan
Dipa memerankan seorang tokoh dalam sebuah drama. Ia membawa cangkul dan memakai caping. Tokoh apakah yang diperankan Doni?
Pemulung
Petani
Nelayan
Guru
Bacalah kutipan drama berikut dengan saksama kemudian kerjakan dua soal berikut!
Masut : Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai tidak ada guru.
Guru : Masut, Masut! Kamu harus tahu, meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit, namun tetap harus diberikan kepada orang lain.
(Istri Masut masuk ke ruangan membawa teh hangat).
Istri Masut : Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat (menyodorkan cangkir)
Guru : Bisa saja istri kamu, Ut.
Suasana yang tergambar pada drama tersebut adalah ...
santai
tegang
haru
seram
Bacalah kutipan drama berikut dengan saksama!
Brilian : Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Dimi masuk)
Dimi : Ka …ka ... kami tidak bawa hp (gugup).
Brilian : Periksa kantongnya!!
Timmy : Siap, bos. (memeriksa kantong)
Markus: Ada gak? Ini tempat apa? (matanya melotot)
Timmy : Ruang menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya (mengeluarkan hp N.95).
Markus : Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan!
Timmy : Siap, bos!
Latar kutipan tersebut adalah ...
gudang
kamar
garasi
rumah
Pesan yang ingin disampaikan penulis kepada para penonton disebut...
Dialog
Isi Drama
Amanat
Tokoh
”Sukri! Jaga mulutmu. Kau ini apa-apaan. Pemuda tanpa modal. Jangan kau permainkan anakku. Apa yang telah kau beri kepadanya sebagai rasa kasih dan cintamu? Datang hampir tiap malam dengan janji-janji. Jangan kau memberi harapan-harapan yang tidak pasti kepada kami. Pergi kau! Biarkan anakku mencari jodoh yang lebih sempurna daripada kau.”
“Orang tua terkutuk! Mata duitan. Apa bedanya kau dengan orangtua lain kalau kau berpikir seperti itu? Anakmu akan kau jual belikan?”
“Sukri! Sumarni adalah anakku. Berhak memilih yang terbaik untuknya.” “Apakah kau telah menganggap pemuda itu cukup baik?”
“Dia punya skuter. Dia punya modal untuk anakku, dan kau? Hanya janji-janji yang tidak terbukti.” “Kalau begitu, kau adalah orangtua yang memandang benda-benda.”
“Semua orang tua akan bersikap begitu untuk kebahagiaan anak gadisnya.” “Tidak semua.”
“Kalau begitu, aku tidak termasuk orangtua yang kamu harapkan.”
Sukri Membawa Pisau Belati karya Hamsad Rangkuti
Konflik yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah...
Penolakan cinta seorang pemuda terhadap seorang gadis yang dicintaiinya.
Penolakan orangtua terhadap lamaran pemuda bernama Sukri.
Sikap orangtua yang ingin membahagiakan anaknya dengan orang kaya.
Pengharapan orangtua terhadap seorang pemuda kekasih anaknya.
"Kalau Paman tidak mengizinkan, kami tidak akan memaksa," kata Sawitri lembut, sambil memberikan gelas air putih itu. Paman Kanjeng tersenyum, tetapi lalu menggeleng.
"Si Midas sudah nekat. Lihatlah, besok orang-orang kampung akan datang kemari, mulai memasak dan mempersiapkan upacra itu ..." kata Paman dengan suara lemah.
"Tapi ...", sawitri menukas, Hatinya gusar. Kebencian pada kakaknya kembali membersit di hatinya.
"Jangan gusar anakku. Biarlah semua terjadi. Kamu tidak mungkin akan mengendorkan niat kakakmu. Sebab ia dalam keadaan tidak tahu. Dan orang yang belum mengalami akan selalu bisa keliru ..." Paman Kanjeng meneguk lagi air putih itu. Dengan lembut Sawitir mengusap air di bibir Paman dengan sapu tangannya.
Akibat konflik yang terjadi pada kutipan cerita tersebut adalah ...
Kemarahan Midas kepada Sawitri karena niatnya dihalang-halangi.
Kenekatan Sawitri untuk melaksanakan niatnya .
Kemarahan paman kepada MIdas karena ia tidak menuruti anjuran pamannya.
kebencian Sawitri pada kakaknya, Midas kembali membersit di hatinya
Cermati kutipan berikut!
Bagi nenek, wibawa harus terus dijaga agar orang di luar griya mau menghargainya. Kenyataannya? Memang nenek bisa mengatur keluarga. Bahkan Ida Bagus Tugur, suaminya, takkan berkutik hanya dengan batuk kecil. Anehnya, nenek hanya pandai membaca kesalahan-kesalahan yang dibuat suaminya. Tapi dia tidak lihai membaca kesalahan anak kesayangannya, anak lelaki satu-satunya yang teramat dia kagumi dan terlalu sering membuat masalah itu.
Pembuktian latar suasana tidak nyaman dalam kutipan tersebut adalah . . .
Nenek selalu mempermasalahkan suaminya.
Nenek selalu menjaga wibawanya.
Cucu nenek sering membuat masalah.
Suami nenek tidak berkutik dengan batuk kecil.
Bacalah dengan cermat teks di bawah ini!
(1) Bahar : Ya, dengan rasa bangga dan dengan hati yang kangen. Bahkan, menghembuskan napas terakhir beliau sempat memanggil namamu.
(2) Amad : Har, aku menyesal tidak berada di sisi beliau waktu itu.
(3) Bahar : Sudahlah!
(4) Amad : Aku merasa seperti orang durhaka.
(5) Bahar : Ah, itu mengada-ngada. Tidak ada pernyataan seperti itu.
(6) Amad : Ya, Allah! Kuatkan diriku.
(7) Bahar : Sudahlah! Mari kita shalat bersama.
Bukti bahwa watak tokoh Bahar seorang yang religius terdapat pada dialog bernomor …
1
3
5
7
Bacalah kutipan drama berikut dengan saksama!
Udin: Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai tidak ada guru.
Guru: Masut, Masut! Kamu harus tahu, meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit, namun tetap harus diberikan kepada orang lain.
(Istri Udin masuk ke ruangan membawa teh hangat).
Istri Udin: Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat (menyodorkan cangkir)
Guru: Bisa saja istri kamu, Din.
Suasana yang tergambar pada drama tersebut adalah ...
Santai
Tegang
Haru
Menakutkan
