wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PTS GENAP BAHASA INDONESIA KELAS X SMK PARIWISATA GILI TRAWANGAN

Total questions: 20

Worksheet time: 19mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ini yang bukan tergolong ciri-ciri hikayat adalah ....

a)

bersifat istana sentris

b)

menyertakan tokoh dewa-dewi

c)

latarnya kehidupan istana

d)

bersifat nasionalisme

e)

cerita mengandung keanehan dan keajaiban

2.

Definisi hikayat adalah ....

a)

sebuah karya sastra berbentuk prosa yang mengandung rangkaian cerita yang panjang.

b)

karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yang berisi cerita, undang-undang, silsilah raja-raja, agama, sejarah, biografi , atau gabungan dari semuanya.

c)

cerita atau lakon yang memuat unsurunsur dari mulai penokohan sampai amanat (tujuan).

d)

bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yang luar biasa yang penuh khayalan (fiksi) yang dianggap oleh masyarakat suatu hal yang tidak benar-benar terjadi.

e)

bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris yang bahasanya terlihat indah dan penuh makna

3.

Yang bukan ciri bahasa pada hikayat adalah ...

a)

menggunakan bahasa Melayu

b)

banyak menggunakan konjungsi pada awal kalimat

c)

mengandung nilai-nilai kehidupan

d)

menggunakan bahasa yang sukar dipahami

e)

menggunakan bahasa sehari-hari

4.

Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.


Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...

a)

kemustahilan

b)

kesaktian

c)

anonim

d)

istana sentris

e)

bahasa arkais

5.

Bacalah kutipan hikayat berikut.

Ditambahkan nya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Sembilan orang anak raja sudah berada di dalam negeri itu.


Sumber: Hikayat Indera Bangsawan

Ciri yang dominan dari kutipan hikayat di atas adalah ...

a)

anonim

b)

kemustahilan

c)

kesaktian

d)

bahasa Melayu

e)

istana sentris

6.

Bacalah kutipan hikayat berikut.


Setelah waktu yang ditentukan, Baginda Raja ingin membuktikan Abunawas mampu mengangkat dan memindahkan masjid itu.


Ciri yang dominan dari kutipan hikayat tersebut adalah ...

a)

kesaktian

b)

kemustahilan

c)

bahasa Melayu

d)

anonim

e)

istana sentris

7.

Salah satu ciri atau karakteristik cerita rakyat, termasuk hikayat yaitu bersifat anonim.

Anonim bermakna....

a)

menggunakan bahasa asing yang sudah jarang digunakan

b)

identik dengan kehidupan seputar istana atau kerajaan

c)

mengungkapkan hal-hal yang mustahil atau di luar nalar

d)

nama tokoh identik dengan nama-nama kerajaan

e)

nama pencerita, pencipta, atau pengarangnya tidak diketahui dengan pasti

8.

Bacalah kutipan hikayat berikut.

Tersebutlah perkataan seorang raja yang bernama Indera Bungsu dari Negeri Kobat Syahrial. Setelah berapa lama di atas kerajaan, tiada juga beroleh putra. Maka pada suatu hari, ia pun menyuruh orang membaca doa kunut dan sedekah kepada fakir dan miskin. Hatta beberapa lamanya, Tuan Puteri Sitti Kendi pun hamillah dan bersalin dua orang putra laki-laki. Adapun yang tua keluarnya dengan panah dan yang muda dengan pedang. Maka baginda pun terlalu amat sukacita dan menamai anaknya yang tua Syah Peri dan anaknya yang muda Indera Bangsawan.


Isi pokok dari kutipan hikayat di atas adalah ....

a)

Seorang raja bernama Indera bungsu dari Negeri Kobat tiada juga beroleh putra setelah berpuluh tahun menikah.

b)

Membaca doa kunut dan sedekah kepada kaum fakir dan miskin mendatangkan rezeki anak kembar yang kuat.

c)

Seorang raja bernama Indera bungsu mempunyai seorang istri bernama Tuan Puteri Sitti Kendi dan seorang putra bernama Indera Bangsawan.

d)

Raja Indera bungsu dikaruniai putra kembar bernama Syah Peri yang terlahir dengan panah dan Indera Bangsawan dengan pedang.

e)

Raja Indera Bungsu memberikan masing-masing putranya sebuah senjata untuk melindungi dari.

9.

Bacalah kutipan hikayat berikut ini.


Sebermula ada sebulan selangnya, maka pada suatu hari raja semayam di balairung diadap oleh segala menteri hulubalang dan rakyat sekalian. Maka barang siapa bercakap mengobati raja itu; jikalau sembuh penyakitnya, diambil raja akan menantu. (HIikayat Patani)


Karakteristik yang menggambarkan bahwa naskah tersebut karya sastra melayu klasik berupa hikayat adalah

a)

istanasentris dan kesaktian

b)

istanasentris dan struktur kalimat

c)

struktur kalimat rancu dan kemustahilan

d)

kemustahilan, tokohnya binatang

e)

tokohnya binatang, kesaktian seseorang

10.
Hikayat termasuk ke dalam jenis teks ..
a)

Prosedur

b)

Laporan

c)

Eksposisi

d)

Narasi

e)

Fabel

11.

Bacalah kutipan hikayat berikut!

Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.

Amanat yang tersirat dalam kutipan sastra klasik tersebut adalah …

a)

Basmilah jika melihat kejahatan.

b)

Jangan menyombongkan diri.

c)

Tunjukkanlah jika memiliki suatu kemampuan.

d)

Hendaklah menolong orang dalam kesulitan.

e)

Bersyukurlah jika mendapat pertolongan.

12.

Tuan puteri memandang ke dayang kipas itu. Kesepuluhnya menyembah, lalu mengundurkan diri mengisut ke belakang perlahan-lahan. Bangkitlah Mak Inang, lalu duduk di tepi tilak tujuh bertindih, lalu mengumpulkan bunga melur yang terselit-selit di suara tuan puteri itu.

Nilai yang terdapat pada penggalan tersebut adalah ….

a)

sosial

b)

moral

c)

budaya

d)

agama

e)

pendidikan

13.

Bacalah kutipan hikayat berikut!

Hang Jebat merupakan orang yang menjadi pengganti dari posisi Hang Tuah yang menaruh dendam atas keputusan raja yang diberikan kepada sahabatnya tersebut. Kesetiaan yang dimilikinya terhadap sahabatnya membuat Hang Jebat mengamuk di area Keraton. Dayang-dayang dan putri-putri banyak diperlakukan kurang sopan sehingga banyak orang  yang menjadi mati karena keris yang dimilikinya dan hasil pemberian dari Hang Tuah kepada dirinya. Tiada seorang pun di Keraton yang berani mendinginkan dirinya sehingga raja juga mengalami kesulitan dan ketakutan atas perlakuan dirinya tersebut.

Dari cuplikan bacaan di atas, dapat disimpulkan bahwa watak yang dimiliki oleh Hang Jebat yaitu….

a)

Baik hati

b)

Lembut

c)

Sombong

d)

Kasar

e)

Pemberani

14.

Perhatikan daftar berikut!

1) bersifat modern

2) istana sentris

3) anonim

4) diketahui pengarangnya

5) dinamis

6) statis

Yang termasuk ciri-ciri hikayat adalah ... .

(a)  

15.

Maka tiadalah terjawab oleh laki-laki itu. Maka disuruh oleh Masyhudulhakk jauhkan laki-laki Bedawi itu. Setelah itu maka dipanggilnya pula orang tua itu. Maka kata Masyhudulhakk, “Hai orang tua, sungguhlah perempuan itu istrimu sebenar-benamya?”

Konjungsi yang menyatakan urutan waktu atau peristiwa pada penggalan hikayat di atas adalah…

a)

maka

b)

oleh

c)

setelah itu

d)

kemudian

e)

selanjutnya

16.

Setelah beberapa lamanya, mereka belajar pula ilmu senjata, ilmu hikmat, dan isyarat tipu peperangan. Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat; ia menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda yang berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.

Nilai budaya yang ditunjukkan dalam penggalan hikayat di atas adalah … .

a)

Memperkenalkan ilmu saat anak sudah cukup umur.

b)

Mewariskan gelar raja pada keturunan.

c)

Mempelajari ilmu agama.

d)

Menemukan buluh perindu.

e)

Memilih penerus raja melalui sayembara.

17.

Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Kata arkais yang bergaris bawah pada penggalan hikayat di atas memiliki makna…

(a)  

18.

Kata arkais adalah ….

a)

Kata yang sudah jarang digunakan

b)

Kata populer saat ini

c)

Kata baku yang resmi

d)

Kata sulit yang tidak dimengerti

e)

Kata unik yang baru muncul

19.

Sebutkan kata arkais dalam kutipan hikayat berikut!

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: “Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?”

(a)  

20.

Amanat yang terkandung dalam kutipan berikut adalah…

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: “Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?”

a)

Setiap manusia pasti akan meninggal dunia, sekalipun seorang raja.

b)

Sebaiknya seorang raja memiliki keturunan agar ada yang meneruskan kekuasaannya.

c)

Segala sesuatu harus diputuskan secara musyawarah mufakat.

d)

Dalam sebuah musyawarah hendaknya meminta pendapat semua anggota yang hadir.

e)

Orang yang muda diberi kesempatan menyampaikan gagasannya.