NEW
Font size
Worksheetsuh fabel
Total questions: 25
Worksheet time: 50mins
Pernyataan berikut yang merupakan ciri teks cerita fabel adalah...
Bersifat mengambarkan watak tokoh.
Tokoh dalam cerita merupakan binatang.
Menggunakan contoh, fakta, gambar peta, dan angka.
Penggambaran tersebut dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indra
Pernyataan berikut yang merupakan pengertian isi/nilai moral pada teks cerita fabel adalah…
nilai kehidupan yang bisa kita petik dari sebuah cerita
isi cerita berupa kejadian yang dialami tokoh.
tokoh dalam cerita fabel yang memiliki watak.
penggambaran watak dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indra.
Sudah berbulan-bulan lamanya musim kemarau panjang datang. Sementara itu hujan belum menampakan tanda-tanda akan turun. Siapapun pasti akan tersiksa terutama warga rawa. Lompatan Kodi Kodok jadi tak selincah biasanya. Cica si Cacing juga setengah mati menggali tanah. Semua lesu, dan yang tampak paling tersiksa adalah Bidi si Badak. Kulitnya yang tebal harus direndam di dalam air agar suhu tubuhnya tidak kepanasan.
Tokoh yang tidak ada dalam cerita tersebut adalah...
Cica si Cacing
Bidi si Badak
Kodi si Kodok
Beni si Beruang
(1) Agar burung penyanyi masuk lagi ke dalam mulutnya, (2) buaya selalu memberitahu dulu sebelum membuka mulutnya. (3) “Wow, rukun ya mereka...!”
Bagian cerita yang menggunakan kosakata percakapan ditandai dengan nomor....
(1)
(2)
(3)
(1) dan (3)
Penulisan kalimat langsung yang benar pada kutipan fabel adalah
“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” Teriak Si Semut.
“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong!” teriak Si Semut.
“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! Teriak Si Semut.”
“Toloong, tolooong! Aku terjebak di lumpur hidup! Toloong! teriak Si Semut.”
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Walupun Sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena Sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan Sang Elang lebih banyak terbang, namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Sang Kura-kura.
Tema yang tepat untuk kutipan teks fabel di atas adalah
Perhatian
Persahabatan
Percintaan
Persaudaraan
Di hutan yang rindang, hidup seekor anak landak yang merasa kesepian. Landi namanya. Landi tidak mempunyai teman karena teman-temannya takut tertusuk duri tajam yang ada di badannya. "Maaf Landi, kami ingin bermain denganmu, tapi durimu sangat tajam," kata Cici dan teman-temannya. tinggalah Landi sendirian.
Berdasarkan struktur teks fabel, bagian kutipan fabel tersebut adalah
Perkenalan
Komplikasi
Klimaks
Penyelesaian
Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!
Suatu hari, ada seekor rubah dan seekor kucing sedang mengobrol. Si rubah adalah hewan yang sombong, yang membual betapa pintarnya dia. "Kenapa, saya tahu setidaknya seribu cara untuk menjauh dari musuh kita bersama, yaitu anjing" katanya.
Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian …
orientasi
resolusi
komplikasi
klimaks
Pertama yang dicalondakan adalah macan tutul, tetapi macan tutul menolak. "Jangan, melihat manusia saja aku sudah lari tunggang langgang," ujarnya. "Kalau begitu Badak saja, kau kan amat kuat," kata binatang lain. "Tidak-tidak, penglihatanku kurang baik, aku telah menabrak pohon berkali-kali."
Berdasarkan struktur teks fabel, bagian kutipan fabel tersebut adalah ....
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Hari-hari berikutnya Landi hanya melamun di tepi sungai. "Ah, andai saja semua duriku ini hilang, aku bisa bebas bermain dengan teman-temanku," kata Landi dalam hati. Landi merasa tidaklah adil hidupnya ini, selalu dijauhi teman-temannya. Ketika sedang asyik dengan lamunannya, muncullah Kuku Kura-kura. "Apa yang sedang kau lamunkan, Lnadi?" Sapa Kuku mengejutkan. "Ah, tidak ada," jawab Landi malu. "Jika kau mempunyai masalah, aku siap mendengarkannya," kata Kuku.
Permasalahan yang diceritakan dalam fabel tersebut adalah ....
landak senang bermain bersama teman-temannya\
landak dijauhi oleh teman-temannya
landak sangat pemalu
kura-kura menjauhi landak
Sementara menunggu kedatangan Lutung, tikus-tikus itu menutupi tubuh penyu dengan mereka sendiri. Mereka menari-nari sambil bersyair, "Mari kita ikuti gembira ria... Bersama Sang Lutung yang jenaka, yang berhasil menipu Raja Rimba, yang mengira betul ada penyu, padahal hanya kita yang ada ..." Lutung yang datang bersama harimau sangat heran, di manakah Penyu? Mendengar syair tikus-tikus, harimau pun menjadi marah karena merasa ditipu. "Mana penyu yang kau katakan itu?" Geramnya. Kemudian, Lutung itu diterkam oleh Harimau, dibawa lari ke dalam hutan.
Berdasarkan struktur fabel, kutipan teks cerita fabel di atas merupakan bagian ....
orientasi
komplikasi
klimaks
resolusi
(1) "Apa!" teriak sang Semut dengan terkejut, "Tidakkah kamu telah mengumpulkan dan menyiapkan makanan untuk musim dingin yang akan datang ini?" (2) Selama ini apa saja yang kamu lakukan sepanjang musim panas?" (3) "Saya tidak mempunyai waktu untuk mengumpulkan makanan," keluh sang Belalang, "Saya sangat sibuk membuat lagu, dan sebelum saya sadari, musim panas pun telah berlalu." (4) Semut tersebut kemudian mengangkat bahunya karena merasa gusar.
Hal yag menyebabkan Semut merasa gusar terhadap Belalang ditunjukkan pada nomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(1) Harimau sedang asyik bercermin di sungai sambil membasuh mukanya. (2) "Hmm, gagah juga aku ini, tubuhku kuat berotot, dan warna lorengku sangat indah," kata Harimau dalam hati. (3) Kesombongan Harimau membuatnya suka memerintah dan berbuat semena-mena pada binatang lain yang lebih kecil dan lemah. (4) Si Kancil akhirnya tidak tahan lagi. "Benar-benar keterlaluan si Harimau," kata Kancil menahan marah. "Dia mesti diberi pelajaran! Biar kapok!" (5) Sambil berpikir, di tengah jalan Kancil bertemu dengan Kelinci. (6) Mereka berbincang-bincang tentang tingkah laku Harimau dan mencoba mencari ide bagaimana cara membuat si Harimau kapok.
Hal yang menyebabkansi Kancil marah pada Harimau ditunjukkan pada nomor ....
(1) dan (2)
(3)
(4)
(5) dan (6(
Akhirnya, Buaya melepas gigitannya dari kaki Kerbau. Mereka pun melakukan reka adegan. Si Buaya kembali ke tempat asal dia tertimpa batang pohon. Kerbau kembali mendorong pohon menimpa Buaya dengan kedua tanduknya. Setelah dirasa si Buaya tak sanggup lagi bergerak dan benar-benar terjebak, si Kancil mengajak Kerbau segera lari meninggalkan tempat itu.
Tokoh antagonis pada kutipan cerita tersebut adalah ....
Buaya
Kerbau
Kancil
Kancil dan Kerbau
Simak kutipan teks cerita fabel berikut!
1) Hari berganti hari. Setiap hari kura-kura merawat pohon pisangnya.
2) "Ayo, kau di sebelah kanan aku di sebelah kiri," jawab kura-kura.
3) "Tumbuh, tumbuhlah pohon pisangku," kura-kura bernyanyi riang.
4) Di tepi hutan hiduplah seekor monyet dan seekor kura-kura. Pada suatu hari, monyet mengajak kura-kura menanam pohon pisang.
5) Monyet hanya melihat tingkah kura-kura sambil tiduran di rerumputan.
6) "Kura-kura, mari kita menanam pohon pisang," ajak monyet.
Susunan yang tepat atas kutipan teks cerita fabel acak di atas adalah ....
4 - 2 - 3 - 1 - 5 - 6
4 - 6 - 2 - 1 - 3 - 5
4 - 1 - 3 - 2 - 5 - 6
4 - 6 - 3 - 2 - 1 - 5
Bukti kutipan cerita bahwa Buaya mempunyai watak bodoh adalah ....
“Ada apa Kancil sebenarnya, ayo cepat katakan,” kata buaya.
“Huaahhh… siapa yang teriak-teriak siang-siang begini.. mengganggu tidurku saja.” “Hei Kancil, diam kau.. kalau tidak aku makan nanti kamu.”
“Tanpa berpikir panjang, buaya-buaya itu segera mengambil posisi, berbaris berjajar dari tepi sungai satu ke tepi sungai lainnya, sehingga membentukseperti jembatan"
“Ha!….huaahh… sialan… Kancil nakal, ternyata kita cuma dibohongi. Aws kamu ya.. kalau ketemu lagi saya makan kamu,”
Perhatikan kutipan cerita fabel berikut dengan saksama!
Pada suatu malam di sebuah rumah sederhana yang ukurannya tidak begitu besar, ada sebuah keluarga kelinci yang sedang mengadakan pesta. Keluarga kelinci itu terdiri dari ayah, ibu, dan dua anaknya bernama Tita dan Tuti. Keluarga kelinci itu sedang merayakan hari ulang tahun Tita dan Tuti.
Ditinjau dari pemberian watak dan latarnya, kutipan fabel di atas termasuk jenis fabel....
fabel alami
fabel dengan koda
fabel tanpa koda
fabel adaptasi
Demikianlah, semenjak itu, Paman Belalang tidak menjadi pemurung lagi. Ia menyadari dirinya masih berguna walaupun telah kehilangan kakinya. Setiap malam ia pun bergabung dengan para serangga lainya untuk berpesta. Paman Belalang selalu bermain gitar dan bernyanyi riang. Para serangga pun sangat menyukainya. Begitu juga dengan Lodi dan Roro yang sekarang menjadi sahabat paman. Mereka selalu ikut berpetualang dengan Paman Belalang dan perahunya.
Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian....
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Bacalah kutipan fabel berikut!
Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.
Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.
Perbaikan atas kesalahan penggunaan kata depan di pada kutipan fabel tersebut adalah ....
dihutan, di saat, di ajak
di hutan, di tubuhnya, disaat
di hutan, di tubuhnya, di saat
dihutan, disaat, di ajak
Bacalah kutipan fabel berikut!
Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.
Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.
Perbaikan atas kesalahan penggunaan kata depan di pada kutipan fabel tersebut adalah ....
dihutan, di saat, di ajak
di hutan, di tubuhnya, disaat
di hutan, di tubuhnya, di saat
dihutan, disaat, di ajak
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Walupun Sang Kura-kura dan Elang jarang bertemu karena Sang Kura-kura lebih banyak menghabiskan waktu di semak-semak sedangkan Sang Elang lebih banyak terbang, namun, tidak menghalangi Sang Elang untuk selalu mengunjungi teman kecilnya yang baik hati, Sang Kura-kura.
Tema yang tepat untuk kutipan teks fabel di atas adalah
Perhatian
Persahabatan
Percintaan
Persaudaraan
Berikut ini kalimat yang menggunakan kata untuk menyatakan keterangan waktu dan tempat adalah....
Kuda itu kembali bersembunyi di dalam semak-semak.
Ketika matahari terbit, kuda melihat sesuatu di tengah jalan.
Sejak itu Kancil menjadi binatang yang sangat
baik.
Suatu hari Sang Belalang sembah menari di dekat sarang Semut.
Perhatikan kutipan fabel berikut dengan saksama!
Burung Pipit merasa tertekan karena teman-temannya menjauhinya. Teman-temannya dihasut oleh Si Jalak kalau makanan yang ia kumpulkan bersama teman-temannya disembunyikan oleh Burung Pipit untuk dimakan sendiri. Padahal Burung Pipit tidak pernah ada niat sedikit pun untuk menyembunyikan dan menghabiskan makanan itu sendrian.
Pola pengembangan komplikasi pada kutipan fabel tersebut adalah....
diawali dengan konflik fisik
diawali dengan konflik batin
diawali dengan perubahan latar dan peristiwa tidak mengenakkan tokoh
diawali dengan deskripsi latar
Bacalah kutipan cerita fabel berikut!
Pada zaman dahulu kala di dalam hutan tinggal seekor tikus kecil [. . .] lubang dalam gua. Di dalam lubang gua yang sama juga tinggal seekor singa besar yang buas. Suatu hari ketika singa sedang tidur, tikus menghampirinya. Singa terbangun [. . . ] tidurnya karena merasa terusik. Ia mengaum, “Berani sekali kamu menganggu tidurku! Aku bunuh kamu!”
Si tikus mencicit. “Oh, jangan bunuh aku! Aku akan berterimakasih padamu dan membantumu kapan pun kamu membutuhkan aku.”
Sang singa tertawa keras, “Buat apa sang raja hutan membutuhkan bantuan [. . . ] seekor tikus kecil?” Lalu ia menyambung, “Tapi aku akan melepaskanmu karena telah membuatku tertawa.”
Kata yang tepat untuk melengkapi fabel diatas adalah....
pada, di, dan dari
dari, pada, dan di
di, dari, dan pada
di, dari, dan dari
Bacalah dengan saksama teks berikut!
(1) Ada beberapa cara menanam buah naga yang bisa kamu lakukan di rumah. Jika ingin menikmati buah naga secara gratis tanpa harus membelinya, kamu dapat menanam buah naga pada pot yang sekaligus dapat kamu jadikan sebagai hiasan di depan rumah.
(2) Di sebuah telaga di daerah Kalimantan Barat, tersebutlah seekor tupai bersahabat denganseekor ikan gabus. Persahabatan tersebut sangatlah erat.Pada suatu hari Si Ikan gabus jatuh sakit. Badannya sangat lemas. Dengan setia, si tupai menunggui temannnya itu. Sudah beberapa hari si ikan gabus tidak enak makan si tupai berusaha membujukknya untuk makan. Namun, Si Ikan gabus hanya mau makan kalo diberi makan hati ikan Yu. Mendengar permintaan Si Ikan gabus, Si Tupai menjadi sangat sedih sulit sekali memenuhi permintaan sahabatnya itu. Ikan Yu adalah hewan yang sangat ganas dan hanya hidup di lautan lepas.
(3) Nama kecil Ki Hajar Dewantara adalah Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Ia lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Ia berasal dari lingkungan keluarga Keraton Yogyakarta. Meskipun demikian, ia sangat sederhana dan ingin dekat dengan rakyatnya.
(4) Bacharuddin Jusuf Habibie atau lebih dikenal dengan B.J. Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo.
Yang merupakan teks fabel ditandai dengan nomor ....
1
2
3
4
