WorksheetsBhs. Indonesia
Total questions: 20
Worksheet time: 11mins
Tokoh utama dalam cerita tersebut adalah …
Kijang
Kelinci
Musang
Burung hantu
Watak tokoh Kelinci dalam cerita tersebut adalah …
Pemberani
Penakut
Sombong
Cerdas
Berdasarkan cerita di atas, persamaan watak tokoh Dika dan Arman dalam teks tersebut adalah …
Dika suka berbohong sedangkan Arman jujur
Dika dan Arman anak yang jujur
Dika dan Arman anak yang pintar dan sopan
Arman suka menasehati sedangkan Dika anak yang pinta
Setelah membaca teks tersebut, sifat tokoh petani dalam cerita adalah ....
penakut
rajin bekerja
kikir
periang
Gambaran watak tokoh yang paling tepat dalam cerita tersebut adalah ....
pemurah dan boros
pemurah dan sombong
sombong dan boros
sombong dan pelit
Perhatikan soal dialog berikut!
Raka : “Ardi! Dasar kamu itu orang bodoh.”
Rian : “Raka, jangan bentak-bentak dia seperti itu, gak baik.”
Raka : “Biarlah, memang dia pantas dibentak seperti itu.”
Ardi : “Maafkan aku jika aku salah.”
Watak Raka dalam kutipan dialog diatas adalah ….
pemaaf
peduli
kasar
ramah
Pelaku dalam suatu cerita disebut ...
dialog
alur
tokoh
setting
Pada suatu hari, permaisuri dan Amat Mude pergi ke sebuah desa di pinggir hutan untuk menjual ikan. Tanpa disangka, ia bertemu dengan saudagar kaya. Ternyata ia bekas sahabat suaminya dulu. Gagasan pokok pada paragraf ini adalah ....
permaisuri dan Amat Mude pergi ke sebuah desa
tak disangka, ia bertemu dengan saudagar kaya.
ternyata ia sahabat dari suaminya dulu
pergi ke desa menjual ikan.
Pada suatu saat, datanglah pangeran dari Makassar bernama Pangeran Tonggara. Ia ingin meminang Siti Maemunah untuk anak laki-lakinya bernama Pangeran Astawana. Pangeran Geger, ayah dari Siti Maemunah, mau menerima pinangan tersebut dengan syarat, Pangeran Astawana harus membangun sebuah rumah peristirahatan (bale)yang letaknya di tengah Sungai Ciliwung. Pangeran Astawana harus menyelesaikan dalam waktu satu malam. Gagasan pokok dari cerita ini adalah ....
Datanglah seorang pangeran dari Makassar bernama Pangeran Tonggara.
Pangeran Tonggara ingin meminang Siti Maemunah untuk putranya.
Pangeran Geger ayah Siti Maemunah menerima pinangan
Syarat pingangan membangun bale di tengan Sungai Ciliwung.
Pada suatu hari, si Kancil yang cerdik sedang berjalan-jalan di hutan. Karena merasa haus, Kancil pun mencari sungai agar ia bisa minum. Ketika sedang minum, Kancil melihat kalau di seberang sungai ada banyak pohon ketimun, buah yang sangat digemarinya. Tapi sayangnya, arus sungai terlalu deras.
Kancil tahu bahwa ia tidak mungkin berjalan atau berenang menyeberangi sungai itu.
Kancil pun berpikir keras. Ia mencari cara untuk menyeberangi sungai yang arusnya deras itu. Tiba-tiba ada sekelompok buaya yang berenang melewatinya. Kancil pun mendapatkan ide yang cemerlang.
“Hai buaya buaya!” teriak Kancil dengan lantang. “Aku punya makanan untuk kalian!” lanjut Kancil.
Para buaya itu pun berhenti dan salah satunya ke pinggir sungai mendekati Kancil. “Hmm, kamu benar, kamu lah makanan kami!” katanya. “Eit tunggu dulu,” kata Kancil. “Ini aku punya makanan yang sangat banyak, bahkan masih terlalu banyak untuk kalian semua,” lanjutnya. “Coba panggil teman-teman kalian yang lainnya, dan akan aku tunjukkan makanan itu,” kata Kancil.
Buaya tadi lalu memanggil teman-temannya yang lain, dan semuanya berkumpul di sungai itu. Karena banyaknya jumlah buaya yang berkumpul, sungai yang lebar dan airnya deras itu sampai hampir penuh. “Oke, sekarang aku harus menghitung jumlah kalian dulu supaya semuanya kebagian!” kata Kancil.
Ia pun lalu melompat dari punggung satu buaya ke punggung buaya yang lainnya, sambil menghitung. “Satu, dua, tiga, empat, lima, enam,” dan seterusnya, sampai ia tiba di seberang sungai.
Sambil berlari pergi, Kancil pun berteriak, “terima kasih buaya-buaya, kalian sudah membantu aku menyeberang sungai!” Beberapa buaya marah karena sudah dibohongi, dan mencoba mengejarnya. Tapi mereka gagal karena Kancil sangat lincah dan cepat. Watak tokoh dari cerita ini adalah ....
pintar, cerdik, dan licik
pintar, cerdik, dan lincah
pintar, cerdik, dan pembohong
pintar, malas, mudah ditipu
Kisah seorang anak bernama Cindelaras, yang tinggal di Hutan bersama Ibunya. Ibunya adalah seorang Permaisuri yang di usir karena difitnah telah meracuni Selir dan Tabib Kerajaan Jenggala.
Cindelaras bermaksud untuk menjelaskan semua permasalahan yang terjadi kepada Ayahnya (Raden Putra), namun itu sangat sudah untuk dilakukan.
Ayam jago milik Cindelaras yang bisa berkokok unik, berhasil mengalahkan semua para penyabung ayam di kerajaan itu. Raja Jenggala penasaran, meintan hulubalang untuk mengatur pertandingan.
Cindelaras meminta syarat, jika kalah dia bersedia dipancung, dan jika menang dia minta setengah kekayaan Raden Putra. Pertarungan itu dimenangkan oleh Cindelaras, kemudian dia menceritakan duduk permasalahannya dan dibantu oleh Patih Kerajaan yang menolong Ibunya dahulu.
Akhirnya, Selir itu pun di berikan hukuman yang setimpal oleh Raden Putra. Raja segera memerintahkan prajuritnya untuk menjemput Permaisuri di Hutan. Watak tokoh dari Pangeran Putra adalah ...
mudah percaya pada perkataan orang lain
tidak bijaksana dan tidak adil
bijaksana dan sangat adil
tidak mudah percaya pada orang lain
Tokoh dalam cerita yang mempunyai sifat baik dinamakan ….
tokoh antagonis
tokoh tritagonis
tokoh protagonis
tokoh melankolis
Tokoh antagonis adalah tokoh dalam cerita yang mempunyai sikap ….
baik
mendukung tokoh utama
penasihat
kurang baik tekadang jahat
bunyi vokal akhir pada larik-larik puisi disebut...
baris
bait
rima
a,i,u,e,o
Perhatikan puisi rakyat berikut!
Asam kandis sungguhlah asam
Asal dimakan sipit matanya
Akal budi bermacam-macam
Harus ditiru yang baiknya
Bunyi rima dalam puisi rakyat di atas adalah ....
a-a-a-a
a-b-a-b
a-b-c-d
a-b-b-b
Virus Corona
Karya : Bryan Utama Rasyad
Sekarang sedang wabah Virus Corona
Virus ini sangat berbahaya
Virus ini membuat banyak kematian
Membuat aku menjadi ketakutan
Kini aku di rumah saja
Belajar dan bermain di rumah
Semoga Corona cepat tiada
Karena aku rindu ke sekolah
==============================
Rima pada bait kedua puisi tersebut adalah....
a-a-a-a
a-a-b-b
a-b-a-b
a-b-b-a
Wahai sahabat
Untuk selamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
Tema puisi tersebut adalah ...
Persahabatan
Perpisahan
Kelelahan
Kepercayaan
INGIN MENJADI GURU
Karena guru kami menjadi Tahu
........................................................................
Bukan sekedar ilmu
Tetapi juga karakter yang baik
Kalimat yang tepat untuk melengkapi titik-titik pada puisi di atas adalah..
Bagaimana cara memasak
Kapan kita akan berangkat
Mana yang baik dan yang buruk
cara memperbaiki televisi
Pagi-pagi berolahraga
Keliling kampung berlari-lari
Belajar itu perlu berdoa
Supaya kita berilmu tinggi
Rima pantun di atas adalah ....
a-a-a-a
a-a-b-b
a-b-a-b
b-b-b-b
Perhatikan pantun berikut!
Pohon jati pohon bambu
Tumbuh rimbun menjadi pagar
Menangis adik di depan [....]
Melihat ibu pergi ke pasar
Kata yang tepat untuk melengkapi pantun agar bersajak sama dengan larik pertama adalah ....
taman
pintu
rumah
pagar
