WorksheetsSoal Evaluasi Puisi
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kata bercetak miring dalam penggalan puisi di atas mengandung imaji/citraan . . . .
pendengaran
penglihatan
peraba
penciuman
perasa
Bungaku Bersemi Kembali
Bungaku kini bersemi kembali
setelah seminggu terkurung di lembah sunyi
kini bertunas lagi daunnya yang dulu menguning dan (...)
rantingnya yang dulu kering
kini segar kembali
Tidak sia-sia
kusiram bungaku hingga bersemi dan mekar kembali
Diksi yang tepat untuk melengkapi larik ketiga puisi tersebut adalah ...
berjatuhanan
bermunculan
berguguran
bertebangan
berserakan
Bacalah puisi berikut!
Perpisahan
Akhirnya peluit pun dibunyikan
Buat penghabisan kali kugenggam jarmu
Lewat celah kaca jendela
Lalu perlahan-lahan jarak antar kita
Mengembang jua
Dan tinggallah rel-rel, peron dan lampu
Yang menggigil di angin senja
Baris ke-6 dan ke-7 puisi tersebut menggunakan majas ...
metafore
personifikasi
litotes
asosiasi
eufimisme
Cermatilah puisi karya W.S. Rendra berikut!
Betapa dinginnya air sungai
Dinginnya!
Dinginnya!
Betapa dinginnya daging duka
Yang membaluti tulang-tulangku
Citraan yang dominan pada puisi tersebut adalah ...
penglihatan
pendengaran
penciuman
peraba
perasa
Tuhan Telah Menegurmu
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
lewat semayup suara adzan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup menahan kesabaran
lewat gempa bumi yang berguncang deru angin yang meraung kencang
hujan dan banjir yang melintang pulang
Adakah kau dengar?
Puisi tersebut mengungkapkan ...
Manusia yang melupakan Tuhannya
Tuhan menegur manusia melalui bencana
Teguran Tuhan ada yang ringan ada yang berat
Manusia selalu memiliki kasih sayang
Tuhan mendengar keluhan manusia
Gagasan utama penyair dalam puisi seperti ketuhanan, kemanusiaan, dan patriotisme, adalah pengertian dari...
Imaji
Gaya bahasa
Tema
Nada
Suasana
Ladang Petani
Karya A. Hasjmi
Tersisih jauh di luar kota,
Mendatar ladang setentang mata,
Dalamnya penuh tanam-tanaman,
Senang riang pandangan mata,
Damai aman hati dan sukma,
Di tengah-tengah tanaman muda,
Petani berdiri dengan senangnya,
Memandang ladang penuh kejayaan,
Tumbuh-tumbuhan banyak macamnya hanya membayangkan datang zaman sentosa.
Isi puisi tersebut tentang…
Suasana di daerah pertanian
Tumbuhan petani bermacam-macam
Keindahan sawah ladang
Tanaman siap panen
Ladang sawah yang indah
Perhatikan kutipan larik puisi "Doa" karya Cahiril Anwar berikut!
Tuhanku
dalam termangu
Aku masih menyebut nama-Mu
Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh
...
Suasana yang terasa dalam kutipan puisi tersebut adalah...
khusyuk
sedih
sepi
mencekam
haru
Alam mungkin murka
hingga rendamkan desa kami
Dalam kebingungan
Kami mencari pertolongan
Penuh harap dan penghambaan
Makna kata murka pada kutipan puisi di atas adalah ....
sedih
benci
marah
dendam
muak
Bacalah puisi berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal-soal berikut!
...
Wahai sahabat
Untuk slamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
...
Tema puisi tersebut adalah ...
Kelelahan
Persahabatan
Perdamaian
Pertemanan
Perjuangan
