Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kelompok 5 Job Profile Logistik

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Perhatikan informasi dibawah ini!

1) Penghapusan Penerimaan

2) Put away

3) Manajemen pembelian

4) Pemrosesan pesanan dan pengambilan barang

5) Persiapan pengiriman

Elemen-elemen kunci warehouse management system dapat diidentifikasikan sebagai…

a)

A. 1 dan 2

b)

B. 1 dan 3

c)

C. 2, 4 dan 5

d)

D. 1 saja

e)

E. Semua benar

2.
Fungsi dari Order Management System (OMS) adalah sebagai berikut, kecuali…
a)
A.    Meminimalisir Aktivitas Non-Value Added (NVA)
b)
B.    Meningkatkan Non-Value Added (NVA)
c)
C.    Pemantauan Status Pesanan Terkini
d)
D.    Pengelolaan Pesanan yang baik
e)
E.    Mengurangi Penggunaan Kertas
3.
Fitur Dashboard dalam sistem Informasi Logistik menampilkan hal hal berikut, kecuali…
a)
A.    Monitoring Barang Masuk
b)
B.    Monitoring Barang Keluar
c)
C.    Monitoring Stok Barang
d)
D.    Rekap barang logistik
e)
E.    Form Pemesanan Barang
4.
Dalam sistem informasi manajemen logistik, itu terdapat 2 fitur yang sangat mendukung, yaitu fitur reminder dan dashboard. Berikut adalah informasi yang ditampilkan dalam fitur reminder yaitu…
a)
A.    Monitoring barang masuk
b)
B.    Monitoring barang keluar
c)
C.    Stok barang berdasarkan kelompok barang
d)
D.    A dan b benar
e)
E.    A dan c benar
5.
Pelaporan pencatatan obat dipuskesmas dilakukan secara berjenjang, siapa yang melakukan supervisi terhadap puskesmas dalam pelaporan dan pencatatan obat?
a)
A.    Dinas kesehatan
b)
B.    Kemenkes
c)
C.    Kepala puskesmas
d)
D.    IFK
e)
E.    kepala gudang puskesmas
6.
Lembaran yang digunakan untuk mencatat mutasi obat (penerimaan, pengeluaran, hilang, rusak, kadaluarsa) dan tiap lembarannya hanya diperuntukkan mencatat data mutasi 1 jenis obat yang berasal dari 1 sumber anggaran disebut...
a)
A.    Buku mutasi harian obat
b)
B.    Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat
c)
C.    Kartu Stok Obat
d)
D.    Surat Bukti Barang Keluar
e)
E.    Laporan Mutasi Obat
7.
“Sebagai bukti pengeluaran obat di Unit Pengelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan” merupakan fungsi dari...
a)
A.    Buku mutasi harian obat
b)
B.    Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat
c)
C.    Kartu Stok Obat
d)
D.    Surat Bukti Barang Keluar
e)
E.    Laporan Mutasi Obat
8.
Perhatikan poin berikut!<br />- Memberikan informasi tentang keadaan masalah/kegiatan<br />- Sebagai bahan bukti dari suatu kegiatan/ peristiwa<br />- Sebagai pertanggung jawaban<br />- Bahan pembuatan laporan<br />Poin tersebut merupakan…
a)
A.    Tujuan pencatatan logistik
b)
B.    Pengertian pencatatan logistic
c)
C.    Manfaat pelaporan laogistik
d)
D.    Manfaat pencatatan logistic
e)
E.    Kelebihan pelaporan logsitik
9.
Dalam Langkah-langkah Pencatatan dan Pelaporan Logistik Obat di Puskesmas pada langkah terakhir yaitu Petugas membuat Laporan pengelolaan obat, Adapun diantaranya laporan obat tersebut antara lain, kecuali…
a)
A.    Laporan penggunaan obat secara rasional
b)
B.    Laporan kerasionalan resep
c)
C.    Laporan kesesuaian ketersediaan obat dengan pola penyakit
d)
D.    Laporan kesesuaian item obat yang habis pakai dengan fornas
e)
E.    Laporan stok opname obat
10.
“Data pada kartu stok digunkan untuk menyusun laporan, perencanaan, pengadaan distribusi dan sebagai pembanding terhadap keadaan fisik obat pada tempat penyimpanan” ini adalah pernyataan terkait stok obat menurut...
a)
A.    Kemenkes RI, 2015
b)
B.    Kemenekes RI, 2014
c)
C.    Depkes RI, 2002
d)
D.    Depkes RI, 2004
e)
E.    Depkes RI, 2010
11.
Salah satu tujuan dari pelaporan logistik d Puskesmas adalah sebagai berikut…
a)
A.    Untuk persyaratan Kemenkes/BPOM
b)
B.    Sebagai dasar akreditasi di Puskesmas
c)
C.    Sumber data untuk melakukan pengaturan dan pengendalian
d)
D.    Sumber data untuk pembuatan laporan
e)
E.    C dan D benar
12.
Yang merupakan teknik dari pemusnahan obat menurut willoughby (2016) adalah…
a)
A.    Enkapsulasi, penimbunan, sediaan cair
b)
B.    Insinerasi, dibakar, dikubur
c)
C.    Inersiasi, dikubur, sediaan cair
d)
D.    Ekanpsulasi , inersiasi, sediaan padat
e)
E.    Semuanya benar
13.
Proses insinerasi adalah proses oksidasi kering bersuhu tinggi yang dapat digunakan dalam pembakaran logistik karena dapat membuat penurunan yang sangat signifikan dari segi volume maupun berat limbah, digunakan terutama untuk obat yang mengandung halogen. Standar suhu tinggi yang pada insinerasi adalah…
a)
A.    800 - 1000°C
b)
B.    800 - 1100°C
c)
C.    800 - 1200°C
d)
D.    800 - 1300°C
e)
E.    800 - 1400°C
14.
Formula Aerosol merupakan salah satu metode dalam pemusnaan obat dan sediaan farmasi. Dimana metodenya itu harus dikeluarkan terlebih dahulu ke dalam air sebelum dibuang. Kenapa hal tersebut harus dikeluarkan terlebih dahulu?
a)
A.    Untuk mencegah tetasan obat memasuki udara
b)
B.    Untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan
c)
C.    Untuk mencegah terjadinya pencemaran udara
d)
D.    Untuk mencegah terjadinya pencemaran air
e)
E.    Aturan dari pemerintah
15.
Pada Apotek Kasih Ibu, terdapat tumpukan resep-resep obat yang disimpan sejak tahun 2010. Sesuai PERMENKES No. 35 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Farmasi di Apotek, resep yang telah disimpan melebihi jangka waktu 5 tahun dapat dimusnahkan dan pemusnahannya disertakan dengan berita acara pemusnahan resep. Pada instansi apakah berita acara pemusnahan resep dilaporkan?
a)
A.    Badan POM
b)
B.    Balai POM
c)
C.    PBF
d)
D.    Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
e)
E.    Menteri Kesehatan
16.
Suatu tipe rumah sakit C ingin melakukan pemusnahan sediaan farmasi yang telah kadaluarsa. Akan tetapi, rumah sakit ini memiliki insenerator yang memadai dikarenakan cerobong insenerator yang rendah (dibawah 14 m) sehingga jika pemusnahan tetap dilakukan, hasil pembakaran akan mencemari lingkungan sekitar rumah sakit tersebut. Lalu, bagaimanakah solusi untuk rumah sakit ini agar dapat melaksanakan pemusnahan sediaan farmasi yang telah kadaluarsa tersebut?
a)
A.    Melaksanakan pemusnahan sediaan farmasi oleh pihak ketiga dengan mengadakan suatu kerjasama
b)
B.    Melaksanakan pemusnahan sediaan farmasi dengan pihak ketiga sebagai fasilitator dan pemusnahan tetap dilakukan oleh pihak rumah sakit (pihak pertama)
c)
C.    Sediaan farmasi dilaporkan ke Dinas Kesehatan Pusat sehingga dapat diserahkan ke rumah sakit yang membutuhkan sediaan tersebut
d)
D.    Sediaan farmasi dimusnahkan dengan pembakaran tanpa insenerator
e)
E.    Menghubungi Dinas Kesehatan Pusat dan meminta dana untuk pengadaan insenerator yang memadai
17.

i. Menyiapkan tempat pemusnahan obat

ii. Menyiapkan berita acara pemusnahan

iii. Membuat daftar sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai yang akan dimusnahkan

vi. Mengkoordinasikan jadwal, metode, dan tempat pemusnahan kepada pihak terkait

v. Melakukan pemusnahan

Berdasarkan tahapan pemusnahan obat di atas, urutan yang tepat dalam pemusnahan obat adalah...

a)

A. i - ii - vi - iii - v

b)

B. iii - ii - vi - i - v

c)

C. iii - vi - ii - i - v

d)

D. iii - i - ii - vi - v

e)

E. i - iii - ii - vi – v

18.
Peraturan perundangan yang membahas tentang tata cara penghapusan dan pemusnahan logistic adalah…
a)
A.    Permenkeu RI No. 83 Tahun 2016
b)
B.    Peraturan Pemerintah RI No 27 Tahun 2014
c)
C.    Permendagri No.17 Tahun 2007
d)
D.    Permenkes RI No. 50 Tahun 2014
e)
E.    Permenkes No. 58 tahun 2014
19.
Tindakan yang dilakukan agar semua barang selalu dalam keadaan baik dan siap untuk digunakan secara berdaya guna, merupakan definisi dari...
a)
A.    Pengelolaan logistik
b)
B.    Perencanaan logistik
c)
C.    Penyimpanan logistik
d)
D.    Pemeliharaan logistik
e)
E.    Pendistribusian logistik
20.
Pada kegiatan perencanaan kebutuhan obat di rumah sakit, tahapan yang berfungsi untuk mengetahui penggunaan mengetahui penggunaan bulanan masing-masing jenis perbekalan farmasi di unit pelayanan selama setahun dan sebagai data pembanding bagi stok optimum adalah...
a)
A.    Tahap pemilihan
b)
B.    Tahap kompilasi penggunaan obat
c)
C.    Tahap perhitungan kebutuhan obat
d)
D.    Tahap proyeksi kebutuhan obat
e)
E.    Tahap penyesuaian rencana pengadaan obat