NEW
Font size
WorksheetsAudit Kinerja Berbasis Risiko
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Audit kinerja dilaksanakan dengan tujuan
Memberikan keyakinan terbatas atas laporan kinerja
Memberikan keyakinan terbatas atas laporan keuangan
Mendapatkan keyakinan yang memadai atas capaian kinerja
Mengungkapkan fakta tentang indikasi tindak pidana korupsi
Standar yang digunakan dalam pelaksanaan audit kinerja pada Kementerian/Lembaga dikeluarkan oleh:
The Institute of Internal Auditors Indonesia
Asosiasi Auditor Internal
Ikatan Akuntan Indonesia
Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia
Hubungan optimal antara input dan output merupakan pengertian dari aspek:
Efektivitas
Efisiensi
Keekonomisan
Kepatuhan
Pengukuran kinerja dengan menggunakan empat persepektif yaitu keuangan, stakeholders, bisnis proses, dan learning process and growth merupakan pendekatan:
Integrated performance management system
Balance scorecard
Logic
Rational
Yang tidak termasuk ke dalam tahapan perencanaan audit kinerja adalah:
Penentuan kriteria audit
Penentuan tujuan dan ruang lingkup
Analisis capaian kinerja
Pemahaman proses bisnis auditan
Program kerja audit (PKA) memuat:
Kriteria audit yang akan digunakan
Prosedur audit yang akan digunakan
Informasi tentang auditan
Dasar pelaksanaan audit
Tahapan dalam perencanaan audit yang dilakukan untuk menentukan risiko-risiko utama yang berpotensi menghambat pencapaian kinerja program/kegiatan/sasaran strategis, yaitu:
Penyusunan rencana pengujian
Pemahaman proses bisnis auditan
Evaluasi rancangan pengendalian utama
Identifikasi dan penilaian risiko utama
Karakteristik kriteria yang baik adalah sebagai berikut:
Andal, obyektif, bermanfaat
Andal, obyektif, fleksibel
Obyektif, dapat berubah, dapat diperbandingkan
Obyektif, fleksibel, relevan
Pendekatan pengujian yang direncanakan dapat didokumentasikan pada:
Program kerja audit (PKA) perencanaan
Kertas kerja audit (KKA)
Program kerja audit (PKA) pengujian
Laporan hasil audit (LHA)
Langkah-langkah kerja pada tahap pelaksanaan audit kinerja adalah sebagai berikut, kecuali:
Pengujian aspek ketaatan, aspek kinerja (3E), dan capaian hasil kinerja
Pengujian efektivitas pengendalian utama
Penyusunan temuan dan simpulan hasil audit
Penentuan kriteria audit
Hubungan antara teknik dan jenis bukti audit yang diperoleh, yang tepat adalah:
Bukti fisik: observasi; vouching
Bukti dokumen: verifikasi; footing
Bukti dokumen: verifikasi; inspeksi
Bukti keterangan: konfirmasi; rekonsiliasi
Teknik audit opname digunakan untuk memperoleh bukti audit dalam bentuk:
Fisik
Dokumen
Keterangan
Analisis
Apakah output yang dihasilkan konsisten dengan tujuan yang ditetapkan? Pertanyaan ini dapat digunakan untuk menguji capaian kinerja pada aspek:
Efektivitas
Efisiensi
Keekonomisan
Kepatuhan
Apabila suatu entitas mampu menghasilkan output maksimal dengan jumlah input tertentu atau mampu menghasilkan output tertentu dengan memanfaatkan input minimal, maka entitas tersebut telah memenuhi aspek:
Efektivitas
Efisiensi
Keekonomisan
Kepatuhan
Berikut ini adalah beberapa langkah kerja dalam melakukan pengujian dan penilaian risiko, kecuali:
Mendapatkan kebijakan MR yang berlaku
Melakukan pengujian atas probabilitas, dampak, dan selera risiko
Membuat dokumen register risiko
Melakukan pengujian dan penilaian atas tahapan identifikasi risiko
Terdapat tiga kemungkinan kondisi, ketika APIP menguji ketepatan rancangan pengendalian, yaitu:
Pengendalian yang berlebihan; memadai; berurutan
Pengendalian yang berlebihan; kurang; memadai
Pengendalian yang berlebihan; kurang; modern
Pengendalian yang berlebihan; kurang; berurutan
Pendokumentasian informasi audit kinerja disusun dalam bentuk:
Laporan hasil audit
Notisi hasil audit
Program kerja audit
Kertas kerja audit
Jika ditemukan adanya kondisi yang tidak sesuai dengan kriteria secara signifikan, maka APIP dapat menyusun dan mengembangkan temuan serta menyimpulkan hasil audit disertai dengan rekomendasi. Rekomendasi yang diberikan diharapkan dapat:
(1) Mengurangi dampak masalah
(2) Meningkatkan proyeksi capaian kinerja
(3) Memperbaiki kelemahan pengelolaan risiko
Pilihan pernyataan yang tepat adalah:
Semua pernyataan benar
Pernyataan (1) dan (2)
Pernyataan (2) dan (3)
Semua pernyataan salah
Pada proses penyelesaian tahapan audit kinerja, auditor menyusun simpulan dan rekomendasi hasil audit sementara dalam bentuk:
Laporan hasil audit
Notisi hasil audit
Program kerja audit
Kertas kerja audit
Laporan hasil audit memuat hal-hal di bawah ini, kecuali:
Dasar pelaksanaan audit
Tujuan, ruang lingkup dan metodologi Audit
Kriteria yang digunakan
Informasi tentang auditan
