WorksheetsUH bab 9 Kelas XI: Syariat, Tarekat, Hakekat, Ma'rifat
Total questions: 10
Worksheet time: 15mins
Ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad Saw. mengandung tiga dimensi, yaitu: iman, islam, dan ihsan. Dimensi ihsan kemudian melahirkan ilmu...
fikih
ilmu kalam
ushuluddin
tauhid
tasawuf
Pak Yono rajin melaksanakan ibadah, namun masih gampang galau apabila menghadapi suatu permasalahan. Ibadah yang belum memiliki dampak spiritual dalam dunia tasawuf berarti masih berada pada wilayah eksoteris, yaitu tataran...
syariat
tariqah
hakikat
ma'rifat
ruhiyyah
Ibnu Khaldun menjelaskan bahwa manusia itu mempunyai tiga potensi yaitu panca indera (anggota tubuh), akal pikiran, dan hati sanubari. Potensi hati sanubari akan berkembang dengan pendekatan ilmu…
syari'ah
tarekat
hakikat
ma'rifat
tasawuf
Kedudukan syariat adalah pondasi ilmu tasawuf yang harus dibangun dengan kokoh oleh seorang sufí, tujuan puncaknya adalah ma'rifatullah. sedangkan kedudukan tarekat adalah…
metode yang harus ditempuh untuk mengetahui kebenaran yang hakiki
metode atau cara untuk menguatkan syariat secara batiniyah
mengetahui dan menguatkan kebenaran yang sejati
mengetahui Allah sedekat mungkin dalam hal asma, sifat dan rububiyah-Nya
mujahadah untuk mencapai ma'rifatullah
Seorang sufi dalam tasawuf memerlukan bimbingan seorang guru/mursyid agar tidak tersesat dalam perjalanan spiritual. Hal tersebut mengacu kepada pengertian...
syariat
tariqah
hakikat
ruhiyyah
ma'rifat
Pernyataan berikut ini yang paling tepat tentang kebenaran hakiki yang bisa dihayati dengan sungguh-sungguh dalam maqamah hakikat adalah....
menggutamakan akhirat dan meyakini dunia hal yang tidak penting
dunia akhirat harus seimbang
waktunya dihabiskan untuk shalat
memulyakan dunia sebagai mazra'atul akhirat
tidak ada yang penting di dunia ini kecuali menjalankan syariat Islam dengan kaffah
Para sufí menggunakan beragam metode untuk mendekatkan diri kepada Allah, misalnya mulāzamah al-dzikr, riyādah, mujāhadah, murāqabah, dan muhāsabah. Umar memilih cara mulāzamah al-dzikr, maksudnya adalah...
selalu melatih diri mengendalikan nafsu
selalu dalam keadaan ẓikir kepada Allah
selalu bersungguh-sungguh untuk membersihkan hati.
mengontrol diri dengan dzikir kepada Allah.
introspeksi diri.
Para sufí mendekatkan diri kepada Allah dengan metode yang berbeda-beda, seperti mulāzamah al-dzikr, riyādah, mujāhadah, murāqabah, dan muhāsabah. Elsa memilih metode mujāhadah, maksudnya adalah....
selalu dalam keadaan ẓikir kepada Allah
selalu melatih diri mengendalikan nafsu
selalu bersungguh-sungguh untuk membersihkan hati dan sifat-sifat tercela
mengontrol diri dengan dzikir kepada Allah.
introspeksi diri atas kesalahan yang telah diperbuat.
Seorang sufí pada tahap tertentu, akan mendapatkan pengetahuan yang berupa makna terdalam dari praktik dan petunjuk yang ada pada syari’at dan tarekat yang dinamakan...
ma'rifat
mukasyafah
hakikat
riyādah.
murāqabah.
Seorang sufi akan sampai pada pengetahuan hakiki yang datang melalui “penyingkapan” (kasyf), “penyaksian” (musyahadah), dan “cita rasa” (dzauq) pada tahap tertentu, yaitu tahap...
ma'rifat
mukasyafah
hakikat
riyādah.
murāqabah.
