wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ulangan titrasi asam basa

Total questions: 265

Worksheet time: 3hrs 16mins

Name
Class
Date
1.

Titran merupakan....

a)

Zat yang konsentrasinya ingin diketahui

b)

Zat yang konsentrasinya hilang

c)

Zat yang konsentrasinya sudah diketahui

d)

Zat yang bersifat penyangga

2.

Titrasi menggunakan metode analisis yang digunakan untuk menentukan .... larutan

a)

konsentrasi

b)

massa

c)

densitas

d)

volume

3.

Fungsi penambahan indikator dalam titrasi adalah...

a)

sebagai penentu konsentrasi larutan

b)

sebagai penanda terjadinya proses titrasi

c)

sebagai penanda dimulainya titrasi

d)

sebagai penanda tercapainya titik akhir titrasi ditandai dengan perubahan warna indikator tersebut.

4.

Pada saat asam dan basa telah habis bereaksi saat titrasi, maka akan dicapai...

a)

titik kritis

b)

titik awal

c)

titik ekuivalen

d)

titik akhir

5.

Sebanyak 25 mL  CH3COOHCH_3COOH  dititrasi dengan NaOH 0,1 M. Setelah titrasi, larutan NaOH yang diperlukan sebanyak 30 mL. Tentukan konsentrasi dari  CH3COOHCH_3COOH  tersebut!

a)

0,1 M

b)

0,01 M

c)

0,12 M

d)

0,012 M

6.

Titrat merupakan zat yang...

a)

konsentrasinya ingin diketahui

b)

konsentrasinya tetap

c)

konsentrasinya sudah diketahui

d)

konsentrasinya berbanding terbalik

7.

Ketika 10mL larutan HCl mulai dititrasi dengan larutan NaOH 1 M, maka bagaimana pH larutan tersebut?

a)

pH larutan tetap

b)

pH larutan akan naik

c)

pH larutan menjadi 7

d)

pH larutan akan turun

8.

Contoh penggunaan metode titrasi dalam bidang biokimia adalah...

a)

penentuan kadar glukosa dalam air kelapa

b)

penentuan BOD air sungai

c)

penentuan kadar oksigen air tanah

d)

penentuan kualitas air limbah

9.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat akan melakukan titrasi adalah sebagai berikut, kecuali...

a)

Penggunaan indikator yang sesuai

b)

Volume titrat harus tepat

c)

Konsentrasi titran telah diketahui

d)

Volume titran harus tepat

10.

Berdasarkan grafik tersebut, larutan yang berperan sebagai titrat adalah...

a)

asam kuat

b)

asam lemah

c)

basa lemah

d)

NaOH

11.

Kurva tersebut menggambarkan perubahan pH pada titrasi...

a)

asam lemah ditetesi basa kuat

b)

asam kuat ditetesi basa kuat

c)

asam lemah ditetesi basa lemah

d)

asam kuat ditetesi basa lemah

12.

Sebanyak 25 mL larutan asam asetat dititrasi dengan larutan natrium hidroksida 0,5 M. Jenis titrasi tersebut adalah...

a)

Titrasi asam kuat-basa kuat

b)

Titrasi asam lemah-basa kuat

c)

Titrasi asam lemah-basa lemah

d)

Titrasi asam kuat-basa lemah

13.

pH titik ekuivalen pada titrasi HCl dengan KOH adalah..

a)

kurang dari 7

b)

7

c)

lebih dari 7

d)

mendekati 7

14.

Ketika asam kuat dititrasi oleh basa lemah, berapakah pH titik ekuivalennya? Mengapa?

a)

7, karena terhidrolisis sempurna

b)

> 7 , karena basa

c)

< 7 karena terjadi reaksi hidrolisis menghasilkan ion H+ yang berlebih

d)

< 7 karena terjadi reaksi hidrolisis menghasilkan ion OH- yang berlebih

15.

Mengapa metode titrasi sering digunakan untuk analisis di berbagai cabang ilmu kimia?

a)

rangkaian alatnya sulit

b)

biayanya murah

c)

kurang teliti

d)

dapat dilakukan berkali-kali

16.

Metode penentuan kadar suatu zat dengan zat lain yang sudah diketahui konsentrasinya disebut

a)

Analit

b)

Titrasi

c)

Titran

d)

Geometri

e)

Titrimetri

17.

Zat yang diletakkan dalam buret disebut ....

a)

Analit

b)

Asam

c)

Basa

d)

Larutan standar

e)

Titrat

18.

Pada titrasi 50 mL larutan HCl 0,1 M dengan Larutan NaOH 0,1 M. Saat pH = 7, Maka volume larutan NaOH adalah ....

a)

20 mL

b)

30 mL

c)

40 mL

d)

50 mL

e)

100 mL

19.

Pada titrasi larutan asam klorida dengan larutan kalium hidroksida, digunakan indikator PP. Saat indikator berubah warna menunjukkan ....

a)

Keadaan titrasi

b)

Titrasi

c)

Titik ekuivalen

d)

Titik akhir titrasi

e)

Mol asam = mol basa

20.

Berikut alat-alat yang dipergunakan dalam titrasi, kecuali ....

a)

Labu corong

b)

Statif

c)

Buret

d)

Erlenmeyer

e)

Beaker glass

21.

Pada Titrasi larutan asam klorida dengan larutan natrium hidroksida, saat tercapai titik ekuivalen, menunjukkan pH = ....

a)

6

b)

7

c)

8

d)

9

e)

10

22.

Pada titrasi 50 mL larutan CH3COOH 0,1 M dengan 100 mL larutan NaOH 0,1 M, maka pernyataan yang benar adalah ....

a)

pH larutan makin naik

b)

titik ekuivalen pada pH = 7

c)

pH larutan makin turun

d)

Indikator tidak mengalami perubahan warna

e)

Indikator diteteskan pada larutan NaOH

23.

Zat yang diletakkan dalam buret adalah ....

a)

Analit

b)

Titer

c)

Titrat

d)

Titrasi

e)

Basa

24.

Pada titrasi 50 mL larutan H2SO4 dengan larutan KOH 0,4 M ternyata memerlukan 80 mL larutan KOH, maka konsentrasi larutan asam sulfat adalah ....

a)

0,15 M

b)

0,2 M

c)

0,25 M

d)

0,3 M

e)

0,32 M

25.

Pada titrasi Larutan asam cuka dengan larutan NaOH, maka indikator yang paling tepat adalah ....

a)

PP

b)

MO

c)

BTB

d)

MM

e)

Alizarin

26.

Fungsi penambahan indikator pada analit adalah ....

a)

Sebagai penanda proses titrasi

b)

sebagai penanda mulai titrasi

c)

Sebagai penanda titik ekuivalen

d)

Sebagai penanda titik akhir titrasi

27.

Indikator PP dari larutan asam ke larutan basa mengalami perubahan warna ....

a)

pink ke tak berwarna

b)

kuning menjadi tak berwarna

c)

Tak berwarna menjadi pink

d)

Tak berwarna menjadi kuning

e)

kuning menjadi merah

28.

Titran merupakan ....

a)

zat yang ingin diketahui konsentrasinya

b)

zat yang sudah diketahui konsentrasinya

c)

zat yang konsentrasinya hilang

d)

zat yang konsentrasinya habis

29.

Prosedur kerja titrasi :

1. menghentikan titrasi zaat indikator berubah warna

2. menambah indikator ke dalam erlenmeyer

3. memasukkan larutan analit ke erlenmeyer

4. memasukkan larutan standar ke buret

5. melakukan titrasi

urutan yang benar adalah ....

a)

4 - 3 - 1 - 2 - 5

b)

3 - 2 - 4 - 5 - 1

c)

4 - 5 - 1 - 2 - 3

30.

pH titik ekuivalen pada titrasi lakutan NaOH dengan larutan HCl adalah ....

a)

kurang dari 7

b)

7

c)

mendekati 7

d)

lebih dari 7

31.

zat yang akan ditentukan konsentrasinya diletakkan dalam ...

a)

buret

b)

gelas ukur

c)

erlenmeyer

d)

gelas corong

32.

Berikut alat-alat titrasi yang tepat adalah ....

a)

gelas ukur, buret, erlenmeyer

b)

erlenmeyer, gelas kimia, buret

c)

erlenmeyer, statif, buret

d)

statif, corong, buret

33.

Larutan asam sulfat sebanyak 20 mL dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Jika memerlukan 30 mL larutan NaOH, kemolaran larutan asam sulfat adalah ....

a)

0,3 M

b)

0,2 M

c)

0,15 M

d)

0,1 M

e)

0,075 M

34.

Pada titrasi larutan NaOH 0,4 M sebanyak 10 mL pada larutan HNO3 0,1 M, diperlukan larutan HNO3 sebanyak ....

a)

10 mL

b)

20 mL

c)

30 mL

d)

40 mL

e)

50 mL

35.

Titrasi menggunakan metode analisis yang digunakan menentukan .... larutan

a)

konsentrasi

b)

massa

c)

volume

d)

densitas

e)

kadar

36.

Titran merupakan....

a)

Zat yang konsentrasinya ingin diketahui

b)

Zat yang konsentrasinya hilang

c)

Zat yang konsentrasinya sudah diketahui

d)

Zat yang bersifat penyangga

e)

Zat yang tidak punya konsentrasi

37.

Titrasi menggunakan metode analisis yang digunakan untuk menentukan .... larutan

a)

konsentrasi

b)

massa

c)

densitas

d)

volume

e)

jati diri

38.

Fungsi penambahan indikator dalam titrasi adalah...

a)

sebagai penentu konsentrasi larutan

b)

sebagai penanda terjadinya proses titrasi

c)

sebagai penanda dimulainya titrasi

d)

sebagai penanda tercapainya titik akhir titrasi ditandai dengan perubahan warna indikator tersebut.

e)

sebagai penentu kapan titrasi harus dimulai

39.

Pada saat asam dan basa telah habis bereaksi saat titrasi, maka akan dicapai...

a)

titik kritis

b)

titik awal

c)

titik ekuivalen

d)

titik tengah

e)

titik koma

40.

Sebanyak 25 mL  CH3COOHCH_3COOH  dititrasi dengan NaOH 0,1 M. Setelah titrasi, larutan NaOH yang diperlukan sebanyak 30 mL. Tentukan konsentrasi dari  CH3COOHCH_3COOH  tersebut!

a)

0,1 M

b)

0,01 M

c)

0,12 M

d)

0,012 M

e)

0,015

41.

Titrat merupakan zat yang...

a)

konsentrasinya ingin diketahui

b)

konsentrasinya tetap

c)

konsentrasinya sudah diketahui

d)

konsentrasinya berbanding terbalik

e)

konsentrasinya tidak ingin diketahui

42.

Ketika 10mL larutan HCl mulai dititrasi dengan larutan NaOH 1 M, maka bagaimana pH larutan tersebut?

a)

pH larutan tetap

b)

pH larutan akan naik

c)

pH larutan menjadi 7

d)

pH larutan akan turun

e)

pH larutan berubah

43.

Berdasarkan grafik tersebut, larutan yang berperan sebagai titrat adalah...

a)

asam kuat

b)

asam lemah

c)

basa lemah

d)

NaOH

e)

KOH

44.

pH titik ekuivalen pada titrasi HCl dengan KOH adalah..

a)

kurang dari 7

b)

7

c)

lebih dari 7

d)

mendekati 7

e)

menjauhi 7

45.

Indikator Fenolftalein (PP) dari larutan asam ke larutan basa mengalami perubahan warna ... .

a)

Tidak berwarna menjadi merah muda

b)

Tidak berwarna menjadi kuning

c)

Kuning menjadi merah muda

d)

Kuning menjadi tidak berwarna

e)

Merah muda menjadi tidak berwarna

46.

Nama alat disamping adalah......

a)

Gelas Kimia

b)

Gelas Ukur

c)

Gelas Erlenmeyer

d)

Gelas Buret

e)

Termometer

47.

Gambar di atas merupakan alat laboratorium yang digunakan dalam titrasi. Alat tersebut adalah ... .

a)

Statif

b)

Klem

c)

Buret

d)

Erlenmeyer

e)

Pipet gondok

48.

sebanyak 10 mL larutan NaOH 0,4 M dititrasi dengan larutan HNO3 sebanyak 40 mL. berapakah konsentrasi HNO3 tersebut?

a)

0,1 M

b)

0,4 M

c)

0,2 M

d)

0,3 M

e)

0,5 M

49.

Metode penentuan kadar suatu zat dengan zat lain yang sudah diketahui konsentrasinya disebut

a)

Analit

b)

Titrasi

c)

Titran

d)

Geometri

e)

Titrimetri

50.

Zat yang diletakkan dalam buret disebut ....

a)

Analit

b)

Asam

c)

Basa

d)

Larutan standar

e)

Titrat

51.

Pada titrasi 50 mL larutan HCl 0,1 M dengan Larutan NaOH 0,1 M. Saat pH = 7, Maka volume larutan NaOH adalah ....

a)

20 mL

b)

30 mL

c)

40 mL

d)

50 mL

e)

100 mL

52.

Indikator PP dari larutan asam ke larutan basa mengalami perubahan warna ....

a)

pink ke tak berwarna

b)

kuning menjadi tak berwarna

c)

Tak berwarna menjadi pink

d)

Tak berwarna menjadi kuning

e)

kuning menjadi merah

53.

Pada titrasi 50 mL larutan H2SO4 dengan larutan KOH 0,4 M ternyata memerlukan 80 mL larutan KOH, maka konsentrasi larutan asam sulfat adalah ....

a)

0,15 M

b)

0,2 M

c)

0,25 M

d)

0,3 M

e)

0,32 M

54.

20 mL larutan H2SO4 tepat bereaksi dengan 25 mL larutan Ba(OH)2 0,2 M, konsentrasi larutan H2SO4 adalah..

a)

0,25 M

b)

0,5 M

c)

1 M

d)

1,5 M

e)

2 M

55.

Berikut ini data hasil titrasi 25 mL asam cuka dengan NaOH 0,3 M menggunakan indikator fenolftalein. Tentukan konsentrasi asam cuka!

a)

0.05M

b)

0,06 M

c)

0 24 M

d)

0,10 M

e)

0,12

56.

20 mL larutan HCl tepat bereaksi dengan 20 mL larutan NaOH 0,1 M... konsentrasi larutan HCl tersebut adalah....

a)

0,1 M

b)

0,12 M

c)

0,3 M

d)

0,35 M

e)

0,4 M

57.

20 mL larutan H2SO4 tepat bereaksi dengan 25 mL larutan Ba(OH)2 0,2 M, konsentrasi larutan H2SO4 adalah..

a)

0,25 M

b)

0,5 M

c)

1 M

d)

1,5 M

e)

2 M

58.

Hasil suatu titrasi menunjukkan bahwa 5 mL CH3COOH dapat dinetralkan dengan 3 mL NaOH 0,1M. Konsentrasi CH3COOH tersebut adalah ... .

a)

0,015 M

b)

0,02 M

c)

0,06 M

d)

0,16 M

e)

0,2 M

59.

Indikator Fenolftalein (PP) dari larutan asam ke larutan basa mengalami perubahan warna dari ... menjadi ...

a)

Tidak berwarna - merah muda

b)

Tidak berwarna - kuning

c)

Kuning - merah muda

d)

Kuning - tidak berwarna

e)

Merah muda - tidak berwarna

60.

Berikut ini data hasil titrasi 25 mL asam cuka dengan NaOH 0,1M menggunakan indikator fenolftalein

a)

0.05M

b)

0,06 M

c)

0 08M

d)

0,10 M

e)

0,12

61.

Sebanyak 10 mL suatu sampel cuka makan diencerkan dengan air hingga 250 mL. Ternyata, 20 mL larutan hasil pengenceran ini tepat beraksi dengan 15 ml NaOH 0,2 M. Jika diketahui massa jenis cuka makan adalah 1 kg L-1, maka kadar asam asetat dalam cuka makan tersebut adalah ... (Ar H = 1, C = 12 dan O = 16)

a)

3,75%

b)

15%

c)

20%

d)

22,5%

e)

25%

62.
Jumlah ion H+ yang dibutuhkan untuk menetralkan 150 mL NaOH 0,2 M adalah ....
a)
15 mmol
b)
30 mmol
c)
45 mmol
d)
60 mmol
e)
75 mmol
63.

Di bawah ini yang bukan peralatan untuk titrasi adalah ....

a)
b)
c)
d)
e)
64.

Prosedur kerja titrasi adalah sebagai berikut :

  1. Menghentikan titrasi saat terjadi perubahan warna
  2. menambahkan indikator ke dalam erlemeyer
  3. memasukan larutan yang tidak diketahui konsentrasinya dalam erlemeyer
  4. memasukan larutan yang konsentrasinya diketahui dalam buret
  5. melakukan titrasi

Urutan yang benar tentang prosedur titrasi adalah ...

a)

3,2,4,5,1

b)

4,5,1,2,3

c)

4,3,1,2,5

65.

Dalam titrasi, larutan standar yang telah diketahui konsentrasinya disebut ... dan larutan yang ingin diketahui konsentrasinya disebut ... .

a)

titrat dan titer

b)

titrat dan analit

c)

analit dan titer

d)

analit dan titrat

e)

titer dan titrat

66.

Sebanyak 3,7 gram kristal Ca(OH)2 (Mr = 74 g mol-1) dilarutkan dalam 50 mL air. Larutan yang terbentuk digunakan untuk menitrasi 25 mL larutan H2S. Jika titik ekuivalen tercapai pada penambahan 5 mL Ca(OH)2, berapa konsentrasi H2S yang dititrasi?

a)

0,4 M

b)

0,3 M

c)

0,2 M

d)

0,1 M

e)

0,5 M

67.

Pada titrasi larutan HCl 0,1 M dengan larutan NaOH 0,1 M, ion yang jumlahnya paling dominan pada titik ekuivalen adalah ....

a)

H+

b)

OH-

c)

Na+

d)

Cl-

e)

Na+ dan Cl-

68.

Perubahan pH reaksi asam lemah dan basa kuat digambarkan oleh kurva ....

a)
b)
c)
d)
e)
69.

Pada penetapan kadar larutan asam cuka yang dititrasi dengan larutan NaOH sebaiknya menggunakan indikator ....

a)

fenolftalein (8,3-10)

b)

metil oranye 3,2-4,4)

c)

alizarin kuning (10,1-12,0)

d)

bromtimol biru (6,0-7,6)

e)

metil merah (4,2-6,3)

70.

Data hasil titrasi 25 mLlarutan NaOH 0,2 M dengan larutan HCl 0,25 M seperti pada tabel. Dari data tersebut yang menunjukkan terjadinya titik netralisasi terletak pada nomor ....

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

71.

a)

0,25 M

b)

0,2 M

c)

0,15 M

d)

0,04 M

e)

0,02 M

72.

a)

0,32%

b)

0,49%

c)

0,54%

d)

1,30%

e)

4,90%

73.

a)

1,71.10-2 gram

b)

3,42.10-2 gram

c)

5,13.10-1 gram

d)

6,84.10-1 gram

e)

8,55.10-1 gram

74.

Penentuan konsentrasi suatu asam kuat dapat dilakukan dengan titrasi menggunakan basa kuat. Misalnya 50 mL larutan HCl 0,1 M dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M menggunakan indikator fenolftalein (PP). Titrasi dihentikan ketika larutan berubah warna menjadi merah muda secara tiba-tiba.

Alasan yang paling tepat terkait dengan terjadinya perubahan warna pada saat titrasi adalah.

a)

NaOH bersifat basa kuat sehingga larutan HCl menjadi merah

b)

larutan indikator pp akan memberikan warna merah pada larutan asam

c)

pada saat volume NaOH berlebih maka larutan menjadi merah

d)

volume HCl sama dengan volume NaOH

e)

mol HCl = mol NaOH dan pH larutan > 8,5

75.
a)

(1) dan (4)

b)

(1) dan (5)

c)

(2) dan (5)

d)

(3) dan (4)

e)

(3) dan (5)

76.

a)

10,0%

b)

25,5%

c)

35,0%

d)

50,0%

e)

62,5%

77.

Sebanyak 1,5 gram asam asetat (Mr = 60) dilarutkan ke dalam 100 ml air. Larutan tersebut diambil 20 ml dan dititrasi dengan 25 ml larutan Barium hidroksida hingga bersifat netral. Konsentrasi larutan Barium hidrokasi yang digunakan untuk menitrasi larutan asam asetat ...

a)

0,1 M

b)

0,2 M

c)

0,3 M

d)

0,4 M

e)

0,5 M

78.
a)

ke 1)

b)

ke 2)

c)

ke 3)

d)

ke 4)

e)

ke 5)

79.

Sebuah basa LOH dengan volume 20 ml memiliki massa 1,6.10-1 tepat dititrasi dengan asam HBr 0,1 M dengan volume 40 ml. Jika Ar O = 16 dan Ar H = 1, massa molekul relatif (Ar) dari logam L adalah ....

a)

19

b)

20

c)

23

d)

24

e)

30

80.

Di tempat penyimpanan bahan-bahan kimia yang berupa larutan asam bervalensi satu terdapat satu botol larutan yang labelnya sudah hilang. Kemudian siswa ditugaskan melakukan eksperimen untuk mengetahui konsentrasi asam tersebut. Guru menyiapkan larutan basa bervalensi dua dengan konsentrasi 0,1 M. Setiap siswa mengambil masing-masing 25 mL larutan asam yang ditetesi dengan indikator phenophtalein, kemudian dititrasi menggunakan larutan basa bervalensi satu sebanyak 3 kali berturut-turut sampai memberikan warna merah muda. Titrasi I, II dan III membutuhkan larutan basa berturut-turut adalah 19 mL, 20 mL dan 21 mL, maka konsentrasi dari asam tersebut adalah ... M

a)

0,08 M

b)

0,16 M

c)

0,2 M

d)

0,25 M

e)

0,8 M

81.

Dibawah ini yang bukan merupakan peralatan titrasi adalah

a)

Buret

b)

Erlenmeyer

c)

Indikator

d)

Statip

e)

Klem

82.

Zat yang bisa memberikan warna berbeda dalam suasana asam dan basa disebut

a)

Fenoftalein

b)

Indikator

c)

Bromo Timol Blue

d)

Metil Orange

e)

larutan

83.

Pada titrasi asam kuat dengan basa kuat, maka indikator yang cocok digunakan adalah

a)

Metil Merah

b)

Metil Orange

c)

Bromo Timol Blue

d)

Fenoftalein

e)

BTB

84.

Larutan Asam Sulfat 0,5 M sebanyak 100 mL dapat berubah menjadi 0,2 M apabila ditambahkan air sebanyak

a)

50

b)

100

c)

150

d)

200

e)

250

85.

Trayek pH indikator Bromo Timol Blue (BTB) adalah 4,6 sd 7,6. Perubahan warna yang terjadi adalah dari kuning ke biru. Warna apakah yang terjadi jika pH larutan sama dengan 7 ketika ditetesi indikator PP?

a)

Merah

b)

Kuning

c)

Hijau

d)

Biru

e)

Jingga

86.

Zat yang akan dititrasi biasanya diletakkan dalam erlenmeyer dan dibawah buret. Zat tersebut dinamakan

a)

titran

b)

titrat

c)

tiran

d)

titer

e)

titrasi

87.

Larutan NaOH 0,2 M sebanyak 50 mL dititrasi dengan larutan H2SO4 0,0625 M. Volume H2SO4 yang diperlukan agar tepat netral sebesar.... mL

a)

20

b)

40

c)

60

d)

80

e)

160

88.

Perubahan warna indikator fenoftalein (PP) adalah tidak berwarna ke metah muda. Trayek pH indikator ini adalah dari 8 sd 10. Warna apakah yang terjadi pada larutan jika pHnya 12 dengan penambahan indikator ini?

a)

bening

b)

putih

c)

merah muda

d)

merah

e)

merah muda pekat

89.

Suatu larutan yang konsentrasinya telah diketahui secara pasti disebut larutan.....

a)

titrasi

b)

asam

c)

basa

d)

standar

e)

asam basa

90.

Sebanyak 30 mL larutan H2SO4 dititrasi dengan larutan baku NaOH 0,1 N sebanyak 15 mL. Hitunglah kemolaran H2SO4!

a)

0,010

b)

0,015

c)

0,020

d)

0,025

e)

0,045

91.

Metode untuk menentukan konsentrasi larutan dengan cara mereaksikannya dengan larutan lain yang sudah diketahui konsentasinya disebut....

a)

Titik akhir titrasi

b)

Titik ekuivalen

c)

Titrasi

d)

Hidrolisis

e)

Buffer

92.

Berikut ini alat yang digunakan untuk titrasi asam basa, kecuali.....

a)

Buret

b)

Erlenmeyer

c)

Statif

d)

Klem

e)

Tabung reaksi

93.

Larutan yang sudah diketahui konsentrasinya dinamakan.....

a)

Titran

b)

Titrat

c)

Analit

d)

Asam

e)

Basa

94.

Indikator yang tepat digunakan untuk titrasi larutan asam asetat dengan NaOH adalah.....

a)

Metil merah

b)

Bromtimol biru

c)

Fenolftalein

d)

Metil jingga

e)

Bromkesol hijau

95.

Alat yang digunakan untuk menempatkan titrat saat melakukan titrasi adalah......

a)

erlenmeyer

b)

gelas kimia

c)

buret

d)

labu takar

e)

gelas ukur

96.

Larutan asam bromida ditambah 3 tetes indikator fenolftalen, lalu dititrasi dengan larutan kalsium hidroksida.

berdasarkan pernyataan diatas, spesi yang berperan sebagai titran adalah........

a)

asam bromida

b)

natrium hidroksida

c)

kalsium hidroksida

d)

fenolftalein

e)

asam sulfat

97.

sebanyak 10 mL larutan NaOH 0,4 M dititrasi dengan larutan HNO3 sebanyak 40 mL. berapakah konsentrasi HNO3 tersebut?

a)

0,1 M

b)

0,4 M

c)

0,2 M

d)

0,3 M

e)

0,5 M

98.

Sebanyak 10 mL HCl yang tidak diketahui konsentrasinya dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Pada titik akhir titrasi diperoleh rata-rata volume NaOH yang diperlukan adalah 12,5 mL. Hitunglah konsentrasi HCl yang dititrasi!

a)

0,125 M

b)

12,5 M

c)

1,25 M

d)

2,5 M

e)

0,25 M

99.

Perhatikan gambar-gambar berikut ini, yang merupakan alat bernama statif adalah....

a)
b)
c)
d)
e)
100.

Titik pada titrasi saat asam-basa tepat habis bereaksi disebut dengan ....

a)

titik stationer

b)

titik akhir

c)

titik didih

d)

titik ekuivalen

e)

titik kulminasi

101.

Proses titrasi dapat dihentikan saat ....

a)

indikator berubah bentuk

b)

larutan habis bereaksi

c)

indikator berubah warna

d)

indikator tak berubah

e)

indikator habis

102.

Titrasi asam basa yang tidak mungkin dilakukan adalah....

a)

Titrasi asam kuat dengan basa kuat

b)

Titrasi asam lemah dengan basa kuat

c)

Titrasi basa kuat dengan asam kuat

d)

Titrasi basa lemah dengan asam kuat

e)

Titrasi basa kuat dengan asam lemah

103.

Jika kita ingin menentukan kadar zat yang bersifat asam, maka zat yang menitrasi adalah zat yang bersifat....

a)

basa

b)

stabil

c)

amfoter

d)

netral

e)

asam

104.

20 mL asam sulfat, H2SO4, dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 N. Bila ternyata diperlukan 30 mL larutan NaOH, maka kemolaran asam sulfat tersebut adalah....

a)

0,075 M

b)

0,10 M

c)

0,15 M

d)

0,20 M

e)

0,30 M

105.

Pasangan asam basa yang sesuai dengan gambar kurva titrasi diatas adalah......

a)

HCl dengan NaOH

b)

CH3COOH dengan KOH

c)

H2S dengan NH3

d)

HCl dengan Al(OH)3

e)

HCN dengan KOH

106.

Titrasi asam basa termasuk dalam reaksi....

a)

Penetralan

b)

Penggaraman

c)

Asam

d)

Basa

e)

Redoks

107.

Indikator Fenolftalein (PP) dari larutan asam ke larutan basa mengalami perubahan warna dari ... menjadi ...

a)

Tidak berwarna - merah muda

b)

Tidak berwarna - kuning

c)

Kuning - merah muda

d)

Kuning - tidak berwarna

e)

Merah muda - tidak berwarna

108.

Hasil suatu titrasi menunjukkan bahwa 5 mL CH3COOH dapat dinetralkan dengan 3 mL NaOH 0,1M. Konsentrasi CH3COOH tersebut adalah ... .

a)

0,015 M

b)

0,02 M

c)

0,06 M

d)

0,16 M

e)

0,2 M

109.

Perubahan pH reaksi asam lemah dan basa kuat digambarkan oleh kurva ....

a)
b)
c)
d)
e)
110.

Data hasil titrasi 25 mLlarutan NaOH 0,2 M dengan larutan HCl 0,25 M seperti pada tabel. Dari data tersebut yang menunjukkan terjadinya titik netralisasi terletak pada nomor ....

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

111.

Manakah dari berikut ini yang bukan merupakan alat titrasi ….

a)

Biuret

b)

Statif

c)

Erlenmeyer

d)

Klem Biuret

e)

Gelas Ukur

112.
Indikator yang sering digunakan dalam titrasi asam kuat dengan basa kuat, karena lebih tajam warnanya adalah ….
a)
Metil Merah
b)
Bromtimol Biru
c)
Fenolftalein
d)
Lakmus Merah
e)
Metil Jingga
113.
Sebanyak 1,5 mL larutan asam sulfat dari suatu baterai mobil dititrasi dengan 23,7 mL larutan NaOH 1,47 M menggunakan indikator fenolftalein untuk menentukan titik akhir titrasi. Konsentrasi (dalam satuan molaritas) sampel larutan asam sulfat tersebut adalah .…
a)
23,3 M
b)
11,6 M
c)
6,30 M
d)
3,15 M
e)
0,36 M
114.

Apabila fenol merah digunakan sebagai indikator dalam titrasi larutan NaOH dengan larutan HCl, indikator cenderung berubah warna dari kuning menjadi merah pada titik ekuivalen. Perubahan warna ini terjadi dengan tiba-tiba karena ….

a)

fenol merah cenderung bereaksi irreversibel dalam larutan basa

b)

larutan yang dititrasi cenderung mengalami perubahan pH yang besar mendekati akhir titrasi

c)

fenol merah adalah suatu asam kuat yang mampu terionisasi secara cepat

d)

fenol merah adalah asam lemah yang berwarna merah dan basa konjugatnya berwarna kuning

e)

fenol merah terlibat dalam langkah penentu laju reaksi antara H3O+ dan OH-

115.
Berikut data hasil titrasi larutan HCl dengan larutan NaOH 0,1 M. Berdasarkan data di bawah ini, konsentrasi larutan HCl adalah ….
a)

0,070 M

b)

0,075 M

c)

0,080 M

d)

0,133 M

e)

0,143 M

116.

Kurva titrasi di samping sesuai dengan titrasi antara larutan …

a)

CH3COOH dititrasi dengan larutan NaOH

b)

NaOH dititrasi dengan larutan HCl

c)

HCl dititrasi dengan larutan H2SO4

d)

H2SO4 dititrasi dengan larutan Ba(OH)2

e)

HCl dititrasi dengan larutan NH4OH

117.

Massa jenis HCl pekat 36% massa 1,015 kg/L (Mr HCl = 36,5). Untuk memperoleh 1000 mL larutan HCl 0,125 M, diperlukan HCl pekat sebanyak ….

a)

0,175 mL

b)

6,25 mL

c)

12,48 mL

d)

36,0 mL

e)

36,5 mL

118.
Logam magnesium direaksikan dengan larutan asam klorida menghasilkan….
a)

MgCl(aq)

b)

MgCl(aq) + H2(g)

c)

MgCl(s) + H2(g)

d)

MgCl2(aq) + H2O(l)

e)

MgCl2(s) + H2O(l)

119.
Endapan yang terbentuk dari reaksi antara larutan kalsium sulfat dengan larutan natrium karbonat adalah ….
a)

NaSO4(s)

b)

Na2SO4(s)

c)

CaCO3(s)

d)

CaSO4(s)

e)

CaHCO3(s)

120.
Sebanyak 50 mL larutan Ca(OH)2 0,01 M dititrasi dengan larutan HCl 0,01 M. Titrasi dihentikan ketika volume HCl ditambahkan sebanyak 50 mL. pH larutan tersebut pada titrasi sekarang sebanyak ….
a)
4 - log 5
b)
4 + log 5
c)
7 + log 5
d)
11 - log 5
e)
11 + log 5
121.

Suatu proses titrasi, untuk menetralkan 100 mL asam sulfat dibutuhkan 100 mL NaOH 0,2 M. Apabila asam sulfat tersebut ditambahkan dengan larutan BaCl2 berlebih akan terbentuk endapan BaSO4 (Ar O = 16, S = 32, Ba = 137) sebanyak ….

a)

2,33 gram

b)

4,66 gram

c)

23,30 gram

d)

46,60 gram

e)

93,20 gram

122.
Senyawa yang terbentuk dari reaksi antara larutan aluminium dengan larutan asam adalah ….
a)

AlSO4(aq)

b)

AlHSO4(aq)

c)

Al2SO4(aq)

d)

Al2(SO4)3(aq)

e)

Al3(SO4)2(aq)

123.
Reaksi antara difosfor trioksida padat dengan larutan barium hidroksida akan menghasilkan larutan ….
a)

BaPO4(aq)

b)

Ba3(PO4)2(aq)

c)

Ba3(PO4)2(s)

d)

Ba3(PO3)2(aq)

e)

Ba3(PO3)2(s)

124.
Titik akhir titrasi antara larutan asam asetat dengan larutan kalium hidroksida dapat diketahui dengan perbuhan warna indikator. Indikator yang sesuai untuk titrasi ini adalah ….
a)

Timol biru

b)

Metil jingga

c)

Metil merah

d)

Kresol ungu

e)

Bromtimol biru

125.

Basa lemah LOH 0,1 M memiliki pH = 11 akan dijadikan pH = 10, maka air yang ditambahkan ke dalam 10 mL larutan tersebut adalah ….

a)

990 mL

b)

1000 mL

c)

90 mL

d)

100 mL

e)

900 mL

126.

Titrasi merupakan suatu metode untuk menentukan ... suatu larutan.

a)

Volume

b)

Massa

c)

Massa jenis

d)

Konsentrasi

e)

Massa molekul relatif

127.

Gambar di atas merupakan alat laboratorium yang digunakan dalam titrasi. Alat tersebut adalah ... .

a)

Statif

b)

Klem

c)

Buret

d)

Erlenmeyer

e)

Pipet gondok

128.

Hasil suatu titrasi menunjukkan bahwa 5 mL CH3COOH dapat dinetralkan dengan 3 mL NaOH 0,1M. Konsentrasi CH3COOH tersebut adalah ... .

a)

0,015 M

b)

0,02 M

c)

0,06 M

d)

0,16 M

e)

0,2 M

129.

Indikator Fenolftalein (PP) dari larutan asam ke larutan basa mengalami perubahan warna ... .

a)

Tidak berwarna menjadi merah muda

b)

Tidak berwarna menjadi kuning

c)

Kuning menjadi merah muda

d)

Kuning menjadi tidak berwarna

e)

Merah muda menjadi tidak berwarna

130.

Grafik berikut yang menunjukkan kurva titrasi basa kuat dengan asam lemah adalah…

a)
b)
c)
d)
e)
131.

Berikut ini data hasil titrasi HCl dengan larutan NaOH 0,1M

a)

0,07 M

b)

0,075

c)

0080

d)

0,09

e)

0,095

132.

20 mL asam sulfat, H2SO4, dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 N. Bila ternyata diperlukan 30 mL larutan NaOH, maka kemolaran asam sulfat tersebut adalah....

a)

0,075 M

b)

0,10 M

c)

0,15 M

d)

0,20 M

e)

0,30 M

133.

Dalam titrasi, larutan standar yang telah diketahui konsentrasinya disebut ... dan larutan yang ingin diketahui konsentrasinya disebut ... .

a)

titrat dan titer

b)

titrat dan analit

c)

analit dan titer

d)

analit dan titrat

e)

titer dan titrat

134.
a)

konsentrasi larutan NaOH sebesar 0,05 M

b)

konsentrasi larutan NaOH sebesar 0,1 M

c)

konsentrasi larutan NaOH sebesar 0,5 M

d)

konsentrasi larutan NaOH sebesar 1M

135.

Titrasi asam kuat dan basa kuat ditunjukkan oleh gambar...

a)
b)
c)
d)
e)
136.

20 mL larutan HCl tepat bereaksi dengan 20 mL larutan NaOH 0,1 M... konsentrasi larutan HCl tersebut adalah....

a)

0,1 M

b)

0,12 M

c)

0,3 M

d)

0,35 M

e)

0,4 M

137.

20 mL larutan H2SO4 tepat bereaksi dengan 25 mL larutan Ba(OH)2 0,2 M, konsentrasi larutan H2SO4 adalah..

a)

0,25 M

b)

0,5 M

c)

1 M

d)

1,5 M

e)

2 M

138.

Titik akhir titrasi adalah

a)

Titik dimana mol larutan standar sama dengan mol larutan yang diukur

b)

Titik dimana titrasi dihentikan karena ada perubahan warna indikator

c)

Titik dimana mol larutan standar konstan

d)

Titik dimana mol larutan yang diperiksa konstan

139.

Titrasi merupakan suatu metode untuk menentukan ... suatu larutan.

a)

Volume

b)

Massa

c)

Massa jenis

d)

Konsentrasi

e)

Massa molekul relatif

140.

Hasil suatu titrasi menunjukkan bahwa 5 mL CH3COOH dapat dinetralkan dengan 3 mL NaOH 0,1M. Konsentrasi CH3COOH tersebut adalah ... .

a)

0,015 M

b)

0,02 M

c)

0,06 M

d)

0,16 M

e)

0,2 M

141.

Indikator Fenolftalein (PP) dari larutan asam ke larutan basa mengalami perubahan warna dari ... menjadi ...

a)

Tidak berwarna - merah muda

b)

Tidak berwarna - kuning

c)

Kuning - merah muda

d)

Kuning - tidak berwarna

e)

Merah muda - tidak berwarna

142.

20 mL asam sulfat, H2SO4, dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Bila ternyata diperlukan 30 mL larutan NaOH, maka kemolaran asam sulfat tersebut adalah....

a)

0,075 M

b)

0,10 M

c)

0,15 M

d)

0,20 M

e)

0,30 M

143.

Titran merupakan....

a)

Zat yang konsentrasinya ingin diketahui

b)

Zat yang konsentrasinya hilang

c)

Zat yang konsentrasinya sudah diketahui

d)

Zat yang bersifat penyangga

144.

Fungsi penambahan indikator dalam titrasi adalah...

a)

sebagai penentu konsentrasi larutan

b)

sebagai penanda terjadinya proses titrasi

c)

sebagai penanda dimulainya titrasi

d)

sebagai penanda tercapainya titik akhir titrasi ditandai dengan perubahan warna indikator tersebut.

145.

Pada saat asam dan basa telah habis bereaksi saat titrasi, maka akan dicapai...

a)

titik kritis

b)

titik awal

c)

titik ekuivalen

d)

titik akhir

146.

Sebanyak 25 mL  CH3COOHCH_3COOH  dititrasi dengan NaOH 0,1 M. Setelah titrasi, larutan NaOH yang diperlukan sebanyak 30 mL. Tentukan konsentrasi dari  CH3COOHCH_3COOH  tersebut!

a)

0,1 M

b)

0,01 M

c)

0,12 M

d)

0,012 M

147.

Titrat merupakan zat yang...

a)

konsentrasinya ingin diketahui

b)

konsentrasinya tetap

c)

konsentrasinya sudah diketahui

d)

konsentrasinya berbanding terbalik

148.

Ketika 10mL larutan HCl mulai dititrasi dengan larutan NaOH 1 M, maka bagaimana pH larutan tersebut?

a)

pH larutan tetap

b)

pH larutan akan naik

c)

pH larutan menjadi 7

d)

pH larutan akan turun

149.

Gambar di atas merupakan alat laboratorium yang digunakan dalam titrasi. Alat tersebut adalah ... .

a)

Statif

b)

Klem

c)

Buret

d)

Erlenmeyer

e)

Pipet gondok

150.

Pada titrasi 50 mL larutan HCl 0,1 M dengan Larutan NaOH 0,1 M. Saat pH = 7, Maka volume larutan NaOH adalah ....

a)

20 mL

b)

30 mL

c)

40 mL

d)

50 mL

e)

100 mL

151.

Pada titrasi 50 mL larutan H2SO4 dengan larutan KOH 0,4 M ternyata memerlukan 80 mL larutan KOH, maka konsentrasi larutan asam sulfat adalah ....

a)

0,15 M

b)

0,2 M

c)

0,25 M

d)

0,3 M

e)

0,32 M

152.

Prosedur kerja titrasi :

1. menghentikan titrasi zaat indikator berubah warna

2. menambah indikator ke dalam erlenmeyer

3. memasukkan larutan analit ke erlenmeyer

4. memasukkan larutan standar ke buret

5. melakukan titrasi

urutan yang benar adalah ....

a)

4 - 3 - 1 - 2 - 5

b)

3 - 2 - 4 - 5 - 1

c)

4 - 5 - 1 - 2 - 3

153.

Berikut alat-alat titrasi yang tepat adalah ....

a)

gelas ukur, buret, erlenmeyer

b)

erlenmeyer, gelas kimia, buret

c)

erlenmeyer, statif, buret

d)

statif, corong, buret

154.

Larutan asam sulfat sebanyak 20 mL dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Jika memerlukan 30 mL larutan NaOH, kemolaran larutan asam sulfat adalah ....

a)

0,3 M

b)

0,2 M

c)

0,15 M

d)

0,1 M

e)

0,075 M

155.

Pada titrasi larutan NaOH 0,4 M sebanyak 10 mL pada larutan HNO3 0,1 M, diperlukan larutan HNO3 sebanyak ....

a)

10 mL

b)

20 mL

c)

30 mL

d)

40 mL

e)

50 mL

156.

Hasil reaksi yang antara HCl dan KOH adalah...

a)

NaCl dan H2O

b)

KCl dan H2O

c)

K2O dan Na2O

d)

KCl dan K2O

e)

Na2O dan KO

157.

Hasil reaksi antara H2SO4 dengan KOH adalah...

a)

K2SO4 dan H2O

b)

KSO4 dan H2O

c)

KSO3 dan H2O

d)

K2SO4

e)

KSO4

158.

20 mL larutan HCl tepat bereaksi dengan 20 mL larutan NaOH 0,1 M... konsentrasi larutan HCl tersebut adalah....

a)

0,1 M

b)

0,12 M

c)

0,3 M

d)

0,35 M

e)

0,4 M

159.

20 mL larutan H2SO4 tepat bereaksi dengan 25 mL larutan Ba(OH)2 0,2 M, konsentrasi larutan H2SO4 adalah..

a)

3 M

b)

2,5 M

c)

2 M

d)

1,5 M

e)

1 M

160.

pH campuran yang terbentuk dari 50 mL larutan HCl 0,1 M dengan 50 mL larutan NaOH 0,2 M adalah...

a)

4

b)

5

c)

7

d)

10

e)

13 + log 5

161.

pH campuran yang terbentuk antara 50 mL larutan HBr 0,0003 M dengan 50 mL larutan KOH 0,0002 M adalah...

a)

3

b)

3 - log 5

c)

2

d)

2 - log 5

e)

1

162.

Campuran antara 50 mL larutan CH3COOH 0,4 M dengan 50 mL larutan NaOH 0,4 M menghasilkan campuran yang bersifat

a)

Terbentuk garam terhidrolisis sebagian dan bersifat basa

b)

Terbentuk garam terhidrolisis sebagian dan bersufat asam

c)

Terbentuk garam terhidrolisis sempurna dan bersifat netral

d)

Terbentuk garam terhidrolisis sebagian dan bersifat basa

e)

Terbentuk buffer asam

163.

Campuran antara 50 mL larutan HCl 0,01 M dengan 50 mL larutan NH4OH 0,01 M, akan membentuk...

a)

Garam terhidrolisis sebagian dan bersifat basa

b)

Garam terhidrolisis sebagian dan bersifat asam

c)

Garam terhidrolisis sempurna dan bersifat basa

d)

Garam terhidrolisis sempurna dan bersifat asam

e)

Garam terhidrolisis sebagian dan bersifat netral

164.

Campuran antara 50 mL larutan HCl 0,02 M dengan 50 mL larutan NH4OH 0,02 M mempunyai pH sebesar...

a)

4

b)

5

c)

6 - log 2

d)

6

e)

7

165.

Campuran antara 50 mL larutan HCOOH 0,01 M dengan 50 mL larutan NaOH 0,01 M, mempunyai pH sebesar....

a)

8

b)

9 + log 2

c)

9 + log 4

d)

10

e)

10 + log 2

166.

Di bawah ini yang termasuk asam menurut teori Arrhenius adalah...

a)

HCl dan KOH

b)

HBr dan HNO3

c)

KOH dan NaOH

d)

NH4OH dan Ca(OH)2

e)

LiOH dan KOH

167.

Zat berikut yg termasuk basa menurut teori Arrhenius adalah...

a)

NaOH dan Ba(OH)2

b)

HI dan HF

c)

HBr dan HI

d)

HNO3 dan HCl

e)

KOH DAN HCOOH

168.

pH larutan HCl 0,1 M adalah

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

169.

pH larutan H2SO4 0,003 M adalah...

a)

3 - log 6

b)

4

c)

5

d)

6 + log 2

e)

7

170.

pH larutan larutan HNO3 0,0003 M adalah...

a)

3

b)

4 - log 3

c)

4

d)

5 - log 3

e)

5

171.

pH larutan KOH 0,01 M adalah...

a)

14

b)

13

c)

12

d)

11

e)

9

172.

pH larutan HCOOH 0,04 M adalah... (Ka = 10-4)

a)

3 - log 2

b)

3

c)

4 - log 2

d)

5

e)

12

173.

pH larutan Ca(OH)2 0,01M adalah...

a)

12 + log 2

b)

11 + log 2

c)

10 + log 2

d)

9

e)

8

174.
Asam sulfat sebanyak 20 ml dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Jika ternyata diperlukan 30 ml NaOH, kemolaran larutan asam sulfat tersebut adalah ....
a)
0,075 M
b)
0,10 M
c)
0,15 M
d)
0,20 M
e)
0,30 M
175.
Diketahui sampel Ba(OH)2 sebanyak 25 mL tetap dititrasi oleh 100 mL HCl 0,1 M. Konsentrasi sampel tersebut adalah ....
a)
0,1 M
b)
0,2 M
c)
0,3 M
d)
0,4 M
e)
0,5 M
176.
Jumlah ion H+ yang dibutuhkan untuk menetralkan 150 mL NaOH 0,2 M adalah ....
a)
15 mmol
b)
30 mmol
c)
45 mmol
d)
60 mmol
e)
75 mmol
177.
Konsentrasi OH- dalam 100 mL larutan yang dapat digunakan untuk menetralkan 200 mL larutan HNO3 0,2 M adalah ....
a)
0,1 M
b)
0,2 M
c)
0,3 M
d)
0,4 M
e)
0,5 M
178.
Larutan HCl 0,3 M dititrasi dengan larutan NaOH, titik akhir titrasi tercapai bila 10 mL larutan HCl memerlukan 75 mL larutan NaOH, molaritas larutan NaOH tersebut adalah ....
a)
0,5 M
b)
0,2 M
c)
0,1 M
d)
0,05 M
e)
0,04 M
179.

Dibawah ini yang merupakan pengertian titrasi asam basa adalah ....

a)

Titrasi yang didasarkan pada konsentrasi larutan

b)

Titrasi yang didasarkan pada volume larutan

c)

Titrasi yang didasarkan pada rekasi ionisasi

d)

Titrasi yang didasarkan pada reaksi asam basa

e)

Titrasi yang didasarkan pada perubahan warna larutan asam

180.

Indikator yang sering digunakan dalam titrasi asam kuat dengan basa kuat, karena lebih tajam warnanya adalah ....

a)

Metil merah

b)

Bromtimol biru

c)

Fenolftalein

d)

Lakmus merah

e)

Metil jingga

181.

Di bawah ini yang bukan peralatan untuk titrasi adalah ....

a)
b)
c)
d)
e)
182.

Fungsi penambahan indikator dalam titrasi adalah...

a)

sebagai penentu konsentrasi larutan

b)

sebagai penanda terjadinya proses titrasi

c)

sebagai penanda dimulainya titrasi

d)

sebagai penanda tercapainya titik akhir titrasi ditandai dengan perubahan warna indikator tersebut.

183.

Grafik berikut yang menunjukkan kurva titrasi basa kuat dengan asam lemah adalah…

a)
b)
c)
d)
e)
184.

a)

0,25 M

b)

0,2 M

c)

0,15 M

d)

0,04 M

e)

0,02 M

185.

a)

0,32%

b)

0,49%

c)

0,54%

d)

1,30%

e)

4,90%

186.

a)

1,71.10-2 gram

b)

3,42.10-2 gram

c)

5,13.10-1 gram

d)

6,84.10-1 gram

e)

8,55.10-1 gram

187.

Penentuan konsentrasi suatu asam kuat dapat dilakukan dengan titrasi menggunakan basa kuat. Misalnya 50 mL larutan HCl 0,1 M dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M menggunakan indikator fenolftalein (PP). Titrasi dihentikan ketika larutan berubah warna menjadi merah muda secara tiba-tiba.

Alasan yang paling tepat terkait dengan terjadinya perubahan warna pada saat titrasi adalah.

a)

NaOH bersifat basa kuat sehingga larutan HCl menjadi merah

b)

larutan indikator pp akan memberikan warna merah pada larutan asam

c)

pada saat volume NaOH berlebih maka larutan menjadi merah

d)

volume HCl sama dengan volume NaOH

e)

mol HCl = mol NaOH dan pH larutan > 8,5

188.
a)

(1) dan (4)

b)

(1) dan (5)

c)

(2) dan (5)

d)

(3) dan (4)

e)

(3) dan (5)

189.

a)

10,0%

b)

25,5%

c)

35,0%

d)

50,0%

e)

62,5%

190.

Sebanyak 1,5 gram asam asetat (Mr = 60) dilarutkan ke dalam 100 ml air. Larutan tersebut diambil 20 ml dan dititrasi dengan 25 ml larutan Barium hidroksida hingga bersifat netral. Konsentrasi larutan Barium hidrokasi yang digunakan untuk menitrasi larutan asam asetat ...

a)

0,1 M

b)

0,2 M

c)

0,3 M

d)

0,4 M

e)

0,5 M

191.
a)

ke 1)

b)

ke 2)

c)

ke 3)

d)

ke 4)

e)

ke 5)

192.

Sebuah basa LOH dengan volume 20 ml memiliki massa 1,6.10-1 tepat dititrasi dengan asam HBr 0,1 M dengan volume 40 ml. Jika Ar O = 16 dan Ar H = 1, massa molekul relatif (Ar) dari logam L adalah ....

a)

19

b)

20

c)

23

d)

24

e)

30

193.

Di tempat penyimpanan bahan-bahan kimia yang berupa larutan asam bervalensi satu terdapat satu botol larutan yang labelnya sudah hilang. Kemudian siswa ditugaskan melakukan eksperimen untuk mengetahui konsentrasi asam tersebut. Guru menyiapkan larutan basa bervalensi dua dengan konsentrasi 0,1 M. Setiap siswa mengambil masing-masing 25 mL larutan asam yang ditetesi dengan indikator phenophtalein, kemudian dititrasi menggunakan larutan basa bervalensi satu sebanyak 3 kali berturut-turut sampai memberikan warna merah muda. Titrasi I, II dan III membutuhkan larutan basa berturut-turut adalah 19 mL, 20 mL dan 21 mL, maka konsentrasi dari asam tersebut adalah ... M

a)

0,08 M

b)

0,16 M

c)

0,2 M

d)

0,25 M

e)

0,8 M

194.

a)

0,25 M

b)

0,2 M

c)

0,15 M

d)

0,04 M

e)

0,02 M

195.

a)

0,32%

b)

0,49%

c)

0,54%

d)

1,30%

e)

4,90%

196.

a)

1,71.10-2 gram

b)

3,42.10-2 gram

c)

5,13.10-1 gram

d)

6,84.10-1 gram

e)

8,55.10-1 gram

197.

Penentuan konsentrasi suatu asam kuat dapat dilakukan dengan titrasi menggunakan basa kuat. Misalnya 50 mL larutan HCl 0,1 M dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M menggunakan indikator fenolftalein (PP). Titrasi dihentikan ketika larutan berubah warna menjadi merah muda secara tiba-tiba.

Alasan yang paling tepat terkait dengan terjadinya perubahan warna pada saat titrasi adalah.

a)

NaOH bersifat basa kuat sehingga larutan HCl menjadi merah

b)

larutan indikator pp akan memberikan warna merah pada larutan asam

c)

pada saat volume NaOH berlebih maka larutan menjadi merah

d)

volume HCl sama dengan volume NaOH

e)

mol HCl = mol NaOH dan pH larutan > 8,5

198.
a)

(1) dan (4)

b)

(1) dan (5)

c)

(2) dan (5)

d)

(3) dan (4)

e)

(3) dan (5)

199.

a)

10,0%

b)

25,5%

c)

35,0%

d)

50,0%

e)

62,5%

200.

Sebanyak 1,5 gram asam asetat (Mr = 60) dilarutkan ke dalam 100 ml air. Larutan tersebut diambil 20 ml dan dititrasi dengan 25 ml larutan Barium hidroksida hingga bersifat netral. Konsentrasi larutan Barium hidrokasi yang digunakan untuk menitrasi larutan asam asetat ...

a)

0,1 M

b)

0,2 M

c)

0,3 M

d)

0,4 M

e)

0,5 M

201.
a)

ke 1)

b)

ke 2)

c)

ke 3)

d)

ke 4)

e)

ke 5)

202.

Sebuah basa LOH dengan volume 20 ml memiliki massa 1,6.10-1 tepat dititrasi dengan asam HBr 0,1 M dengan volume 40 ml. Jika Ar O = 16 dan Ar H = 1, massa molekul relatif (Ar) dari logam L adalah ....

a)

19

b)

20

c)

23

d)

24

e)

30

203.

Di tempat penyimpanan bahan-bahan kimia yang berupa larutan asam bervalensi satu terdapat satu botol larutan yang labelnya sudah hilang. Kemudian siswa ditugaskan melakukan eksperimen untuk mengetahui konsentrasi asam tersebut. Guru menyiapkan larutan basa bervalensi dua dengan konsentrasi 0,1 M. Setiap siswa mengambil masing-masing 25 mL larutan asam yang ditetesi dengan indikator phenophtalein, kemudian dititrasi menggunakan larutan basa bervalensi satu sebanyak 3 kali berturut-turut sampai memberikan warna merah muda. Titrasi I, II dan III membutuhkan larutan basa berturut-turut adalah 19 mL, 20 mL dan 21 mL, maka konsentrasi dari asam tersebut adalah ... M

a)

0,08 M

b)

0,16 M

c)

0,2 M

d)

0,25 M

e)

0,8 M

204.

gg

a)

gg

b)

gg

c)

gg

d)

gg

e)

mm

205.

20 mL larutan HCl tepat bereaksi dengan 20 mL larutan NaOH 0,1 M... konsentrasi larutan HCl tersebut adalah....

a)

0,1 M

b)

0,12 M

c)

0,3 M

d)

0,35 M

e)

0,4 M

206.

20 mL larutan HCl tepat bereaksi dengan 20 mL larutan NaOH 0,1 M... konsentrasi larutan HCl tersebut adalah....

a)

0,1 M

b)

0,12 M

c)

0,3 M

d)

0,35 M

e)

0,4 M

207.

20 mL larutan HCl tepat bereaksi dengan 20 mL larutan NaOH 0,1 M... konsentrasi larutan HCl tersebut adalah....

a)

0,1 M

b)

0,12 M

c)

0,3 M

d)

0,35 M

e)

0,4 M

208.

20 mL larutan HCl tepat bereaksi dengan 20 mL larutan NaOH 0,1 M... konsentrasi larutan HCl tersebut adalah....

a)

0,1 M

b)

0,12 M

c)

0,3 M

d)

0,35 M

e)

0,4 M

209.

Titik ekivalen adalah...

a)

Titik dimana mol larutan standar sama dengan mol larutan yang diperiksa

b)

Titik dimana titrasi dihentikan karena ada perubahan warna indikator

c)

Saat dimana mol larutan standar konstan

d)

Titik dimana mol larutan yang diperiksa konstan

210.

Titik akhir titrasi adalah

a)

Titik dimana mol larutan standar sama dengan mol larutan yang diukur

b)

Titik dimana titrasi dihentikan karena ada perubahan warna indikator

c)

Titik dimana mol larutan standar konstan

d)

Titik dimana mol larutan yang diperiksa konstan

211.

Titrasi asam kuat dan basa kuat ditunjukkan oleh gambar...

a)
b)
c)
d)
e)
212.

Titrasi merupakan suatu metode untuk menentukan ... suatu larutan.

a)

Volume

b)

Massa

c)

Massa jenis

d)

Konsentrasi

e)

Massa molekul relatif

213.

Hasil suatu titrasi menunjukkan bahwa 5 mL CH3COOH dapat dinetralkan dengan 3 mL NaOH 0,1M. Konsentrasi CH3COOH tersebut adalah ... .

a)

0,015 M

b)

0,02 M

c)

0,06 M

d)

0,16 M

e)

0,2 M

214.

Indikator Fenolftalein (PP) dari larutan asam ke larutan basa mengalami perubahan warna dari ... menjadi ...

a)

Tidak berwarna - merah muda

b)

Tidak berwarna - kuning

c)

Kuning - merah muda

d)

Kuning - tidak berwarna

e)

Merah muda - tidak berwarna

215.

Berikut ini data hasil titrasi HCl dengan larutan NaOH 0,1M

a)

0,07 M

b)

0,075

c)

0080

d)

0,09

e)

0,095

216.

20 mL asam sulfat, H2SO4, dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Bila ternyata diperlukan 30 mL larutan NaOH, maka kemolaran asam sulfat tersebut adalah....

a)

0,075 M

b)

0,10 M

c)

0,15 M

d)

0,20 M

e)

0,30 M

217.

Berikut ini data hasil titrasi 25 mL asam cuka dengan NaOH 0,1M menggunakan indikator fenolftalein

a)

0.05M

b)

0,06 M

c)

0 08M

d)

0,10 M

e)

0,12

218.

Sebanyak V mL asam sulfat, H2SO4, dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Bila ternyata diperlukan 2V mL larutan NaOH, tentukan kemolaran asam sulfat yang dititrasi!

a)

0,01 M

b)

0,1 M

c)

0,2 M

d)

0,02 M

e)

0,4 M

219.

Sebanyak 10 mL suatu sampel cuka makan diencerkan dengan air hingga 250 mL. Ternyata, 20 mL larutan hasil pengenceran ini tepat beraksi dengan 15 ml NaOH 0,2 M. Jika diketahui massa jenis cuka makan adalah 1 kg L-1, maka kadar asam asetat dalam cuka makan tersebut adalah ... (Ar H = 1, C = 12 dan O = 16)

a)

3,75%

b)

15%

c)

20%

d)

22,5%

e)

25%

220.

Sebanyak 1,26 gram Asam Oksalat kristal H2C2O4.2H2O (Mr = 126) dilarutkan dalam air dan volume larutan dijadikan tepat 100 mL. Sebanyak 10 mL dari larutan itu dititrasi oleh suatu larutan NaOH dan ternyata tepat dinetralkan dengan 5 mL larutan NaOH. Molaritas larutan NaOH tersebut adalalah ... M

a)

0,1

b)

0,2

c)

0,4

d)

0,5

e)

0,8

221.

Proses yang digunakan untuk menentukan kadar suatu larutan dengan menggunakan larutan lain yang sudah diketahui kadarnya adalah....

a)

Infiltrasi

b)

Titrasi

c)

Inhibtrasi

d)

Dehidrasi

e)

Metalurgi

222.

Alat pada gambar di atas merupakan bagian yang digunakan untuk titrasi, alat tersebut dinamakan....

a)

Klem

b)

Statif

c)

Burrete

d)

Erlenmeyer

e)

Gelas kaca

223.

Larutan yang berada di atas dan diketahui kadar (molaritasnya)dan menjadi unsur penentu dalam menentukan kadar larutan lainnya disebut....

a)

Titran

b)

Titrat

c)

Analit

d)

Inhibitor

e)

Indikator

224.

Alat pada gambar di atas merupakan bagian yang digunakan untuk titrasi, alat tersebut dinamakan....

a)

Klem

b)

Statif

c)

Burrete

d)

Erlenmeyer

e)

Gelas kaca

225.

Larutan yang berada di Erlenmeyer yang akan dicari kadarnya disebut....

a)

Titran

b)

Analit

c)

Indikator

d)

Inhibitor

e)

Enzim

226.

Indikator yang tepat digunakan apabila kita melakukan titrasi, dimana NaOH sebagai titran sedangkan H2S analitnya adalah....

a)

Metil Merah

b)

Metil Jingga

c)

Phenolftalein

d)

Inhibitor

e)

Lakmus merah

227.

Indikator yang tepat digunakan apabila kita melakukan titrasi, dimana HCl sebagai titran sedangkan NH4OH analitnya adalah....

a)

Metil Merah

b)

Metil Jingga

c)

Phenolftalein

d)

Inhibitor

e)

Lakmus merah

228.

Berapa volume 0,116 M H2SO4 yang dibutuhkan untuk mentitrasi 25 mL Ba(OH)2 0,00840 M sampai titik ekivalen?

a)

2,34 mL

b)

0,56 mL

c)

1,34 mL

d)

2,05 mL

e)

1,81 mL

229.

20 mL Al(OH)3 0,25 M menetralisasi 75 mL larutan H2SO4. Berapakah konsentrasi H2SO4?

a)

0,1 M

b)

0,2 M

c)

0,3 M

d)

0,4 M

e)

0,5 M

230.

Berapa konsentrasi dari larutan asam asetat CH3COOH jika diketahui untuk titrasi 25 mL larutan CH3COOH tersebut diperlukan 15 mL larutan NaOH 0,05 M agar mencapai titik ekivalen?

a)

0,01 M

b)

0,02 M

c)

0,03 M

d)

0,04 M

e)

0,05 M

231.

Proses yang digunakan untuk menentukan kadar suatu larutan dengan menggunakan larutan lain yang sudah diketahui kadarnya adalah....

a)

Infiltrasi

b)

Titrasi

c)

Inhibtrasi

d)

Dehidrasi

e)

Metalurgi

232.

Alat pada gambar di atas merupakan bagian yang digunakan untuk titrasi, alat tersebut dinamakan....

a)

Klem

b)

Statif

c)

Burrete

d)

Erlenmeyer

e)

Gelas kaca

233.

Larutan yang berada di atas dan diketahui kadar (molaritasnya)dan menjadi unsur penentu dalam menentukan kadar larutan lainnya disebut....

a)

Titran

b)

Titrat

c)

Analit

d)

Inhibitor

e)

Indikator

234.

Alat pada gambar di atas merupakan bagian yang digunakan untuk titrasi, alat tersebut dinamakan....

a)

Klem

b)

Statif

c)

Burrete

d)

Erlenmeyer

e)

Gelas kaca

235.

Larutan yang berada di Erlenmeyer yang akan dicari kadarnya disebut....

a)

Titran

b)

Analit

c)

Indikator

d)

Inhibitor

e)

Enzim

236.

Indikator yang tepat digunakan apabila kita melakukan titrasi, dimana NaOH sebagai titran sedangkan H2S analitnya adalah....

a)

Metil Merah

b)

Metil Jingga

c)

Phenolftalein

d)

Inhibitor

e)

Lakmus merah

237.

Indikator yang tepat digunakan apabila kita melakukan titrasi, dimana HCl sebagai titran sedangkan NH4OH analitnya adalah....

a)

Metil Merah

b)

Metil Jingga

c)

Phenolftalein

d)

Inhibitor

e)

Lakmus merah

238.

Berapa volume 0,116 M H2SO4 yang dibutuhkan untuk mentitrasi 25 mL Ba(OH)2 0,00840 M sampai titik ekivalen?

a)

2,34 mL

b)

0,56 mL

c)

1,34 mL

d)

2,05 mL

e)

1,81 mL

239.

20 mL Al(OH)3 0,25 M menetralisasi 75 mL larutan H2SO4. Berapakah konsentrasi H2SO4?

a)

0,1 M

b)

0,2 M

c)

0,3 M

d)

0,4 M

e)

0,5 M

240.

Berapa konsentrasi dari larutan asam asetat CH3COOH jika diketahui untuk titrasi 25 mL larutan CH3COOH tersebut diperlukan 15 mL larutan NaOH 0,05 M agar mencapai titik ekivalen?

a)

0,01 M

b)

0,02 M

c)

0,03 M

d)

0,04 M

e)

0,05 M

241.

20 mL larutan H2SO4 tepat bereaksi dengan 25 mL larutan Ba(OH)2 0,2 M, konsentrasi larutan H2SO4 adalah..

a)

3 M

b)

2,5 M

c)

2 M

d)

1,5 M

242.

Sebanyak 25 mL  CH3COOHCH_3COOH  dititrasi dengan NaOH 0,1 M. Setelah titrasi, larutan NaOH yang diperlukan sebanyak 30 mL. Tentukan konsentrasi dari  CH3COOHCH_3COOH  tersebut!

a)

0,1 M

b)

0,01 M

c)

0,12 M

d)

0,012 M

243.

Pada titrasi 50 mL larutan H2SO4 dengan larutan KOH 0,4 M ternyata memerlukan 80 mL larutan KOH, maka konsentrasi larutan asam sulfat adalah ....

a)

0,2 M

b)

0,25 M

c)

0,3 M

d)

0,32 M

244.

Hasil suatu titrasi menunjukkan bahwa 5 mL CH3COOH dapat dinetralkan dengan 3 mL NaOH 0,1M. Konsentrasi CH3COOH tersebut adalah ... .

a)

0,015 M

b)

0,02 M

c)

0,06 M

d)

0,16 M

245.

20 mL asam sulfat, H2SO4, dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Bila ternyata diperlukan 30 mL larutan NaOH, maka kemolaran asam sulfat tersebut adalah....

a)

0,075 M

b)

0,10 M

c)

0,15 M

d)

0,20 M

246.

Sebanyak V mL asam sulfat, H2SO4, dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Bila ternyata diperlukan 2V mL larutan NaOH, tentukan kemolaran asam sulfat yang dititrasi!

a)

0,01 M

b)

0,1 M

c)

0,2 M

d)

0,02 M

e)

0,4 M

247.

Sebanyak 1,5 gram asam asetat (Mr = 60) dilarutkan ke dalam 100 ml air. Larutan tersebut diambil 20 ml dan dititrasi dengan 25 ml larutan Barium hidroksida hingga bersifat netral. Konsentrasi larutan Barium hidrokasi yang digunakan untuk menitrasi larutan asam asetat ...

a)

0,1 M

b)

0,2 M

c)

0,3 M

d)

0,4 M

248.

20 mL larutan H2SO4 tepat bereaksi dengan 25 mL larutan Ba(OH)2 0,2 M, konsentrasi larutan H2SO4 adalah..

a)

0,25 M

b)

0,5 M

c)

1,5 M

d)

2 M

249.

sebanyak 10 mL larutan NaOH 0,4 M dititrasi dengan larutan HNO3 sebanyak 40 mL. berapakah konsentrasi HNO3 tersebut?

a)

0,1 M

b)

0,4 M

c)

0,2 M

d)

0,3 M

250.
Jumlah ion H+ yang dibutuhkan untuk menetralkan 150 mL NaOH 0,2 M adalah ....
a)

15 mmol

b)

30 mmol

c)

45 mmol

d)

60 mmol

251.

Perhatikan pernyataan berikut!

(1) Titrasi asam basa adalah titrasi yang bertujuan menentukan kadar larutan asam dan kadar larutan basa sekaligus.

(2) Titrasi asam basa melibatkan asam maupun basa sebagai titrat ataupun titran

(3) Titrasi merupakan analisis kuantitatif untuk menentukan konsentrasi zat.

(4) Titrasi merupakan analisis kualitatif untuk menentukan sifat asam basa.

Pernyataan yang tepat tentang titrasi asam-basa adalah....

a)

(1) dan (2)

b)

(1) dan (3)

   

c)

(2) dan (3)

d)

  (2) dan (4)

e)

(3) dan (4)

252.

Perhatikan penerapan ilmu kimia dalam kehidupan berikut ini.

(1) Penentuan kadar iodin dalam betadin menggunakan natrium tiosulfat

(2) Penentuan vitamin C pada buah dengan iodin

(3) Penentuan kadar asam fosfat (H3PO4) dalam pupuk

(4) Penentuan kadar asam format (HCOOH) dalam formalin yang digunakan pada industri tekstil

Diantara penerapan kimia diatas, yang merupakan penerapan titrasi asam basa (asidimetri) adalah....

a)

(1) dan (2)

b)

     (1) dan (3)

c)

   (2) dan (3)

d)

(2) dan (4)

e)

(3) dan (4)

253.

Larutan HCl ditambah tiga tetes metil merah, kemudian dititrasi dengan larutan NH4OH. Persamaan reaksi yang terjadi sebagai berikut.

HCl + NH4OH ¾¾®NH4Cl + H2O

Trayek metil merah adalah 4,4 - 6,2 dengan perubahan warna merah ke kuning. Berdasarkan pernyataan tersebut, titik akhir titrasi tercapai ketika....

 

a)

larutan HCl berubah warna menjadi merah

b)

larutan NH4Cl berubah warna menjadi merah

c)

campuran berubah warna menjadi kuning

d)

campuran berubah warna menjadi merah

e)

campuran berubah warna menjadi jingga

254.

Untuk menentukan kadar asam semut (HCOOH) dilakukan titrasi dengan NaOH sebagai titran. Titik ekivalen tercapai pada saat....

a)

10 mL HCOOH 0,1 M dengan 25 mL KOH 0,2 M

b)

10 mL HCOOH 0,1 M dengan 20 mL KOH 0,2 M

c)

  10 mL HCOOH 0,1 M dengan 15 mL KOH 0,2 M

d)

10 mL HCOOH 0,1 M dengan 10 mL KOH 0,2 M

e)

10 mL HCOOH 0,1 M dengan 5 mL KOH 0,2 M

255.

Wage menentukan kadar asam sulfat (H2SO4) yang tidak diketahui konsentrasinya dengan larutan NaOH 0,1 M. Volume asam sulfat yang dititrasi Wage adalah 5 mL. Setelah mengetahui volume NaOH yang diperlukan, Wage melakukan perhitungan konsentrasi. Pasangan data asam sulfat dan NaOH berikut yang sesuai dengan percobaan Wage saat titik ekivalen tercapai adalah...

a)

5 mL H2SO4 0,2 M, 20 mL NaOH 0,1 M

b)

5 mL H2SO4 0,2 M, 10 mL NaOH 0,1 M

c)

5 mL H2SO4 0,1 M, 25 mL NaOH 0,1 M

d)

5 mL H2SO4 0,1 M, 20 mL NaOH 0,1 M

e)

5 mL H2SO4 0,1 M, 5 mL NaOH 0,1 M

256.

Perhatikan beberapa gambar alat berikut!

 

Disebuah laboratorium kimia tidak terdapat buret. Agar titrasi tetap dapat dilakukan alat di atas yang dapat dipergunakan untuk menggantikan buret adalah....

a)

(1) dan (2)

b)

(1) dan (3)

c)

(2) dan (3)

d)

(2) dan (4)

e)

(3) dan (4)

257.

Beberapa prosedur dalam titrasi asam-basa dilakukan seperti dua gambar berikut! 

Berikut ini adalah empat pernyataan tentang kedua gambar tersebut!

(1) Pengisian buret pada gambar 1 sudah tepat dengan menggunakan corong dan cara pengisiannya juga sudah tepat.

(2) Pengisian buret pada gambar 1 sudah tepat dengan menggunakan corong tetapi cara pengisiannya kurang tepat.

(3) Penetesan titran ke titran pada gambar 2 kurang tepat seharusnya hanya menggunakan satu tangan saja.

(4) Penetesan titran ke titran pada gambar 2 sudah tepat dengan menggunakan kedua tangan tetapi posisi tangan kurang tepat.

(5) Penetesan titrat ke titran pada gambar 2 sudah tepat dengan menggunakan kedua tangan dan posisi tangan juga sudah tepat.

Pernyataan yang tepat tentang kedua gambar di atas adalah....

a)

(1) dan (4)

b)

(1) dan (5)

c)

(2) dan (5)

d)

(3) dan (4)

e)

(4) dan (5)

258.

Perhatikan gambar berikut! 

 

Kurva di atas merupakan kurva titrasi....

a)

asam lemah yang dititrasi dengan basa lemah

b)

asam kuat yang dititrasi dengan basa lemah

c)

asam lemah yang dititrasi dengan basa kuat

d)

asam kuat yang dititrasi dengan basa kuat

e)

basa kuat yang dititrasi dengan asam lemah

259.

Berikut ini yang merupakan kurva titrasi antara 25 mL H2SO4 1 M dengan NH4OH 2 M sebagai titran adalah....

a)
b)
c)
d)
e)
260.

Perhatikan kurva titrasi berikut!

Titrasi asam-basa yang sesuai untuk kurva titrasi tersebut adalah....

a)

Titrasi 25 mL HCl 0,1 M dengan NaOH 0,1 M sebagai titran

b)

Titrasi 25 mL HCl 0,1 M dengan NH4OH 0,1 M sebagai titran

c)

Titrasi 25 mL NaOH 0,1 M dengan HCl 0,1 M sebagai titran

d)

Titrasi 25 mL NaOH 0,1 M dengan CH3COOH 0,1 M sebagai titran

e)

Titrasi 25 mL CH3COOH 0,1 M dengan NaOH 0,1 M sebagai titran

261.

Berikut ini grafik perubahan harga pH pada titrasi larutan asam lemah (Ka= 10-5) dengan larutan basa kuat: 

Daerah kurva yang merupakan larutan penyangga terdapat pada nomor….

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

e)

(5)

262.

Berikut ini adalah data beberapa indikator asam-basa!

Pada titrasi 25 mL HNO3 1 M dengan NaOH 1 M diperoleh bahwa titik ekivalen tercapai pada saat penambahan NaOH 25 mL. pH saat titik ekivalen dan indikator yang paling tepat dipergunakan untuk titrasi tersebut adalah....

a)

pH = 4,0 ; indikator metil jingga

b)

pH = 4,6 ; indikator metil merah

c)

pH = 7 ; indikator phenolptalein

d)

pH = 7 ; indikator bromtimol biru

e)

pH = 9,3 ; indikator phenolptalien

263.

Berikut ini adalah kurva titrasi asam-basa dan data beberapa indikator dan trayek pH.

Pasangan asam-basa dan indikator yang digunakan berturut-turut pada titrasi sesuai kurva tersebut adalah....

a)

CH3COOH – NaOH – bromtimol biru

b)

CH3COOH – KOH – fenolptalein

c)

HCI – NaOH – fenolptalein

d)

HCI – KOH – bromtimol biru

e)

HCI – NH4OH – metil merah

264.

Berikut ini data hasil percobaan titrasi sebuah obat maag yang diperkirakan hanya mengandung larutan Mg(OH)2. Obat maag dititrasi dengan larutan HCl 0,1 M. 

Berdasarkan data tersebut massa Mg(OH)2 yang bereaksi adalah.... (Ar. Mg = 24 gram.mol-1 ; O =16 gram. mol-1 ; H = 1 gram. mol-1 )

a)

0,058 gram

b)

0,116 gram

c)

0,232 gram

d)

0,580 gram

e)

1,160 gram

265.

Berikut ini adalah hasil olahan buah apel berupa senyawa asam lemah.

Untuk mengetahui kadar produk tersebut, produk olahan dititrasi dengan NaOH 0,1 M. Hasilnya dalam tabel berikut.

Jika Ar C = 12, O = 16 dan H =1 tentukanlah kadar (%) produk olahan tersebut...

a)

0,18%

b)

0,36%

c)

1,80%

d)

3,60%

e)

18,00%