wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ppkn

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.
Gambar nomor 2 dan 5 adalah symbol dari sila ….
a)
1 dan 2
b)
1 dan 3
c)
2 dan 4
d)
2 dan 5
2.
Setiap hari Jumat, para siswa SD MITRA HEBAT bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut merupakan contoh perilaku yang sesuai dengan Pancasila yaitu ….
a)
Ketuhanan Yang Maha Esa
b)
Kemanusiaan yang adil dan beradab
c)
Persatuan Indonesia
d)
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
3.
contoh sikap tidak berperilaku semena-mena terhadap teman di saat bermain sesuai dengan nilai Pancasila sila ke……?
a)
4
b)
3
c)
2
d)
1
4.
Salah satu hak sebagai warga masyarakat adalah ….
a)
Berhak untuk dihargai pendapatnya.
b)
Berhak mendapatkan kasih sayang
c)
Berhak untuk bermain.
d)
Berhak untuk mendapatkan perhatian
5.
1. Diakui keberadaannya dalam masyarakat. 2. Ikut menjaga keamanan wilayah masing-masing. 3. Menciptakan dan memelihara lingkungan sekitar. 4. Dihormati Yang merupakan kewajiban sebagai warga masyarakat adalah nomor ….
a)
1 dan 2
b)
2 dan 3
c)
1 dan 3
d)
3 dan 4
6.
Mata pencaharian sebagian penduduk pantai adalah ….
a)
Nelayan,petani, karyawan
b)
Pedagang, petani, pegawai
c)
Nelayan, petani garam, karyawan
d)
Nelayan, petani garam, dan petani tambak
7.
Di bawah ini yang merupakan peran serta masyarakat dalam pembangunan di lingkungan sekitar adalah ….
a)
Tidak mencabut atau merusak tanaman yang ada di taman kota.
b)
Merusak tempat-tempat umum
c)
Mencoret-coret tembok di museum
d)
Membuang sampah sembarangan
8.
Para perumus Pancasila merupakan wakil dari segala golongan dan lapisan masyarakat Indonesia. Ada yang dari bagian barat, tengah, maupun timur. Mereka bekerja sama saling bahu membahu dalam satu keinginan bersama, yakni terwujudnya Negara Indonesia yang merdeka. Oleh karena itu dalam segala kejadian dan peristiwa perumus Pancasila selalu tercermin nilai ….
a)
Mufakat
b)
Anti penjajah
c)
Persatuan dan kesatuan
d)
Musyawarah
9.
Di Indonesia terdapat beragam jenis budaya, maka sikap kita terhadap keberqgaman budaya adalah….
a)
Menghargai budaya lain.
b)
Menganggap budaya sendiri yang terbaik.
c)
Tidak mempelajari budaya daerah lain.
d)
Menghargai budaya kita saja.
10.
Kebudayaan di Indonesia begitu banyak. Cara mempersatukan kebudayaan tersebut adalah ….
a)
Tidak perlu dipelajari.
b)
Menghafal lagu-lagu daerah saja.
c)
Kurangnya rasa persatuan.
d)
Saling menghormati.
11.
Gambar di bawah ini adalah tarian yang berasal dari daerah ….
a)
Minangkabau
b)
Bali
c)
Gorontalo
d)
Manado
12.
Berikut yang termasuk contoh sikap yang mencerminkan nilai persatuan dan kesatuan di sekolah adalah ….
a)
Mengerjakan piket kelas dengan teman seagama.
b)
Menghargai pendapat laki-laki dan perempuan.
c)
Membantu teman yang tidak membutuhkan bantuan.
d)
Menghormati teman yang berbeda agama.
13.
Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain termasuk dalam sila … Pancasila.
a)
2
b)
1
c)
3
d)
4
14.
Masyarakat yang cinta pada tanah air dpat ditunjukkan dengan cara ….
a)
Menutup diri dari pergaulan internasional.
b)
Melarang produk dalam negeri dipasarkan di luar negeri.
c)
Gemar mengunakan produk dalam negeri.
d)
Mendukung produk dalam negeri hanya di pasarkan di Indonesia.
15.
Bentuk pengabdian kepada masyarakat yang tepat kamu lakukan adalah ….
a)
Membersihkan lingkungan di sekitar kita.
b)
Bergotong royong membangun jembatan.
c)
Menyumbang obat-obatan kepada korban bencana.
d)
Mengatur lalu lintas di jalan raya
16.
Salah satu contoh hak sebagai warga Negara atau masyarakat adalah ….
a)
Ikut serta dalam upaya bela Negara.
b)
Menyanyikan lagu-lagu nasional.
c)
Mengikuti kegiatan lomba kesenian.
d)
Memimpin barisan dalam lomba baris-berbaris.
17.
Sebagai siswa kita memiliki tanggung jawab terhadap bangsa dan Negara. Tanggung jawab itu dilaksanakan dengan cara memenuhi ….
a)
Hak
b)
Hak dan kewajiban
c)
Kewajiban
d)
Kesatuan
18.
Peran Indonesia di kawasan Asia Tenggara di bidang sosial budaya. Salah satu kegiatan yang dilakukan Indonesia adalah ….
a)
Kegiatan olahraga
b)
Kegiatan kerja bakti.
c)
Kegiatan pemilihan putri Indonesia.
d)
Kegiatan lomba mata pelajaran.
19.
Keberagaman yang terdapat pada gambar di bawah ini adalah…
a)
Agama
b)
Profesi
c)
Usia
d)
Kegemaran
20.
Kemerdekaan Indonesia dicapai setelah melalui perjalanan panjang para pejuang bangsa melawan penjajah. Tekat para pahlawan terwujud karena adanya ….
a)
Bela Negara.
b)
Cinta tanah air.
c)
Semangat juang.
d)
Persatuan dan kesatuan
21.
Penduduk Indonesia terdiri dari beragam suku bangsa, serta kegiatan perekonomian yang beragam. Sikap kita sebagai warga Negara adalah ….
a)
Berperan untuk mencapai kemerdekaan.
b)
Ikut melestarikan
c)
Belajar keras.
d)
Berjuang
22.
Dheda dan Lima Butir Kentang Dahulu, ada seorang pencari kayu bakar bernama Dheda. Dia hidup bersama istri dan ketiga anaknya. Mereka keluarga miskin yang hidup di gubuk sederhana. Sudah seminggu ini, turun hujan. Dheda pun tidak dapat pergi ke hutan mencari kayu bakar. Istri Dheda berkata, “Suamiku, persediaan makanan kita hampir habis. Di sini, hanya tersisa lima butir kentang. Itu pun tidak cukup untuk makan kita sekeluarga”. “Aku tahu. Bersabarlah, semoga besok tidak hujan dan aku dapat pergi bekerja. Sisa kentang yang ada biarlah untuk makan anak-anak saja”, kata Dheda. Menjelang sore, ada seseorang yang mengetuk pintu rumah Dheda. Setelah dibuka, ternyata ada seorang pengemis tua.dia basah kuyub kehujanan. “Aku sudah berhari-hari kehujanan. Aku juga kedinginan dan kelaparan. Bolehkah aku minta sedikit makanan?” tanyanya. Dheda kasihan melihat si Pengemis. Tapi, dia juga tidak mempunyai banyak makanan. Dheda bermusyawarah dengan istri dan anak-anaknya. Akhirnya mereka bersepakat untuk memberikan sisa makanan kepada si Pengemis. “Baiklah, kami akan memberikan lima butir kentang itu kepadamu. Kami sangat kasihan melihatmu”, kata Dheda kepada si Pengemis. “Tunggulah sebentar, aku akan memasaknya dulu”, kata istri Dheda. Setelah matang kentangpun dihidangkan. Si Pengemis makan empat butir kentang. Kini kentang yang tersisa tinggal satu. Sebelum pergi dia berpesan, “Jika kalian mau makan, irislah kentang ini menjadi lima. Pasti cukup untuk makan keluargamu.” Dheda kemudian mengiris kentang itu menjadi lima. Ternyata, kelima irisan kentang itu berubah menjadi lima butir kentang. Jika sebutir kentang diiris lima lagi, maka tiap irisannya akan menjadi lima butir kentang lagi. Begitu seterusnya. Kini, Dheda dan keluarganya tidak pernah kekurangan makanan lagi. Dheda juga membagi-bagikan kentangnya kepada tetangganya. Walaupun demikian, Dheda tetap berusaha , bekerja keras untuk menghidupi keluarganya. Dia juga memelihara ayam, itik, dan anjing. Setiap hari Dheda, istri dan anak-anaknya bergantian meraat, memberi makan, membuat kandang, dan membersihkan kandangnya. Mereka sangat menyayangi hewan peliharaan mereka. Di samping itu, Dheda dan keluarganya menanam tanaman-tanaman yang dapat membantu sebagai bahan makanan sehari-hari. Mereka bergotong royong dan rajin marawat tanaman, menyiram, memberi pupuk dan membersihkan tanaman-tanaman tersebut. Meskipun Dheda dan keluarganya miskin, tetapi mereka bersyukur dan hidup bahagia. Penerapan sila ke-4 dari sila Pancasila, sesuai teks bacaan adalah ….
a)
Kerja keras
b)
Bermusyawarah untuk mufakat
c)
Menolong sesama
d)
Merasa kasihan melihat pengemis
23.
Dheda dan Lima Butir Kentang Dahulu, ada seorang pencari kayu bakar bernama Dheda. Dia hidup bersama istri dan ketiga anaknya. Mereka keluarga miskin yang hidup di gubuk sederhana. Sudah seminggu ini, turun hujan. Dheda pun tidak dapat pergi ke hutan mencari kayu bakar. Istri Dheda berkata, “Suamiku, persediaan makanan kita hampir habis. Di sini, hanya tersisa lima butir kentang. Itu pun tidak cukup untuk makan kita sekeluarga”. “Aku tahu. Bersabarlah, semoga besok tidak hujan dan aku dapat pergi bekerja. Sisa kentang yang ada biarlah untuk makan anak-anak saja”, kata Dheda. Menjelang sore, ada seseorang yang mengetuk pintu rumah Dheda. Setelah dibuka, ternyata ada seorang pengemis tua.dia basah kuyub kehujanan. “Aku sudah berhari-hari kehujanan. Aku juga kedinginan dan kelaparan. Bolehkah aku minta sedikit makanan?” tanyanya. Dheda kasihan melihat si Pengemis. Tapi, dia juga tidak mempunyai banyak makanan. Dheda bermusyawarah dengan istri dan anak-anaknya. Akhirnya mereka bersepakat untuk memberikan sisa makanan kepada si Pengemis. “Baiklah, kami akan memberikan lima butir kentang itu kepadamu. Kami sangat kasihan melihatmu”, kata Dheda kepada si Pengemis. “Tunggulah sebentar, aku akan memasaknya dulu”, kata istri Dheda. Setelah matang kentangpun dihidangkan. Si Pengemis makan empat butir kentang. Kini kentang yang tersisa tinggal satu. Sebelum pergi dia berpesan, “Jika kalian mau makan, irislah kentang ini menjadi lima. Pasti cukup untuk makan keluargamu.” Dheda kemudian mengiris kentang itu menjadi lima. Ternyata, kelima irisan kentang itu berubah menjadi lima butir kentang. Jika sebutir kentang diiris lima lagi, maka tiap irisannya akan menjadi lima butir kentang lagi. Begitu seterusnya. Kini, Dheda dan keluarganya tidak pernah kekurangan makanan lagi. Dheda juga membagi-bagikan kentangnya kepada tetangganya. Walaupun demikian, Dheda tetap berusaha , bekerja keras untuk menghidupi keluarganya. Dia juga memelihara ayam, itik, dan anjing. Setiap hari Dheda, istri dan anak-anaknya bergantian meraat, memberi makan, membuat kandang, dan membersihkan kandangnya. Mereka sangat menyayangi hewan peliharaan mereka. Di samping itu, Dheda dan keluarganya menanam tanaman-tanaman yang dapat membantu sebagai bahan makanan sehari-hari. Mereka bergotong royong dan rajin marawat tanaman, menyiram, memberi pupuk dan membersihkan tanaman-tanaman tersebut. Meskipun Dheda dan keluarganya miskin, tetapi mereka bersyukur dan hidup bahagia. Sikap yang baik ketika ada teman beragama lain yang sedang melakukan ibadah adalah…
a)
Menghidupkan musik dengan suara keras
b)
Menjaga keadaan agar tetap tenang.
c)
Bercanda dengan teman yang lain
d)
Mengajak teman yang lain untuk membuat keributan.
24.
Dheda dan Lima Butir Kentang Dahulu, ada seorang pencari kayu bakar bernama Dheda. Dia hidup bersama istri dan ketiga anaknya. Mereka keluarga miskin yang hidup di gubuk sederhana. Sudah seminggu ini, turun hujan. Dheda pun tidak dapat pergi ke hutan mencari kayu bakar. Istri Dheda berkata, “Suamiku, persediaan makanan kita hampir habis. Di sini, hanya tersisa lima butir kentang. Itu pun tidak cukup untuk makan kita sekeluarga”. “Aku tahu. Bersabarlah, semoga besok tidak hujan dan aku dapat pergi bekerja. Sisa kentang yang ada biarlah untuk makan anak-anak saja”, kata Dheda. Menjelang sore, ada seseorang yang mengetuk pintu rumah Dheda. Setelah dibuka, ternyata ada seorang pengemis tua.dia basah kuyub kehujanan. “Aku sudah berhari-hari kehujanan. Aku juga kedinginan dan kelaparan. Bolehkah aku minta sedikit makanan?” tanyanya. Dheda kasihan melihat si Pengemis. Tapi, dia juga tidak mempunyai banyak makanan. Dheda bermusyawarah dengan istri dan anak-anaknya. Akhirnya mereka bersepakat untuk memberikan sisa makanan kepada si Pengemis. “Baiklah, kami akan memberikan lima butir kentang itu kepadamu. Kami sangat kasihan melihatmu”, kata Dheda kepada si Pengemis. “Tunggulah sebentar, aku akan memasaknya dulu”, kata istri Dheda. Setelah matang kentangpun dihidangkan. Si Pengemis makan empat butir kentang. Kini kentang yang tersisa tinggal satu. Sebelum pergi dia berpesan, “Jika kalian mau makan, irislah kentang ini menjadi lima. Pasti cukup untuk makan keluargamu.” Dheda kemudian mengiris kentang itu menjadi lima. Ternyata, kelima irisan kentang itu berubah menjadi lima butir kentang. Jika sebutir kentang diiris lima lagi, maka tiap irisannya akan menjadi lima butir kentang lagi. Begitu seterusnya. Kini, Dheda dan keluarganya tidak pernah kekurangan makanan lagi. Dheda juga membagi-bagikan kentangnya kepada tetangganya. Walaupun demikian, Dheda tetap berusaha , bekerja keras untuk menghidupi keluarganya. Dia juga memelihara ayam, itik, dan anjing. Setiap hari Dheda, istri dan anak-anaknya bergantian meraat, memberi makan, membuat kandang, dan membersihkan kandangnya. Mereka sangat menyayangi hewan peliharaan mereka. Di samping itu, Dheda dan keluarganya menanam tanaman-tanaman yang dapat membantu sebagai bahan makanan sehari-hari. Mereka bergotong royong dan rajin marawat tanaman, menyiram, memberi pupuk dan membersihkan tanaman-tanaman tersebut. Meskipun Dheda dan keluarganya miskin, tetapi mereka bersyukur dan hidup bahagia. Salah satu pelaksanaan sila Pancasila terkait dengan menjaga tumbuhan adalah ….
a)
Memotong tanaman
b)
Menyiram tanaman
c)
Mencabut tanaman
d)
Membakar tanaman
25.
Dheda dan Lima Butir Kentang Dahulu, ada seorang pencari kayu bakar bernama Dheda. Dia hidup bersama istri dan ketiga anaknya. Mereka keluarga miskin yang hidup di gubuk sederhana. Sudah seminggu ini, turun hujan. Dheda pun tidak dapat pergi ke hutan mencari kayu bakar. Istri Dheda berkata, “Suamiku, persediaan makanan kita hampir habis. Di sini, hanya tersisa lima butir kentang. Itu pun tidak cukup untuk makan kita sekeluarga”. “Aku tahu. Bersabarlah, semoga besok tidak hujan dan aku dapat pergi bekerja. Sisa kentang yang ada biarlah untuk makan anak-anak saja”, kata Dheda. Menjelang sore, ada seseorang yang mengetuk pintu rumah Dheda. Setelah dibuka, ternyata ada seorang pengemis tua.dia basah kuyub kehujanan. “Aku sudah berhari-hari kehujanan. Aku juga kedinginan dan kelaparan. Bolehkah aku minta sedikit makanan?” tanyanya. Dheda kasihan melihat si Pengemis. Tapi, dia juga tidak mempunyai banyak makanan. Dheda bermusyawarah dengan istri dan anak-anaknya. Akhirnya mereka bersepakat untuk memberikan sisa makanan kepada si Pengemis. “Baiklah, kami akan memberikan lima butir kentang itu kepadamu. Kami sangat kasihan melihatmu”, kata Dheda kepada si Pengemis. “Tunggulah sebentar, aku akan memasaknya dulu”, kata istri Dheda. Setelah matang kentangpun dihidangkan. Si Pengemis makan empat butir kentang. Kini kentang yang tersisa tinggal satu. Sebelum pergi dia berpesan, “Jika kalian mau makan, irislah kentang ini menjadi lima. Pasti cukup untuk makan keluargamu.” Dheda kemudian mengiris kentang itu menjadi lima. Ternyata, kelima irisan kentang itu berubah menjadi lima butir kentang. Jika sebutir kentang diiris lima lagi, maka tiap irisannya akan menjadi lima butir kentang lagi. Begitu seterusnya. Kini, Dheda dan keluarganya tidak pernah kekurangan makanan lagi. Dheda juga membagi-bagikan kentangnya kepada tetangganya. Walaupun demikian, Dheda tetap berusaha , bekerja keras untuk menghidupi keluarganya. Dia juga memelihara ayam, itik, dan anjing. Setiap hari Dheda, istri dan anak-anaknya bergantian meraat, memberi makan, membuat kandang, dan membersihkan kandangnya. Mereka sangat menyayangi hewan peliharaan mereka. Di samping itu, Dheda dan keluarganya menanam tanaman-tanaman yang dapat membantu sebagai bahan makanan sehari-hari. Mereka bergotong royong dan rajin marawat tanaman, menyiram, memberi pupuk dan membersihkan tanaman-tanaman tersebut. Meskipun Dheda dan keluarganya miskin, tetapi mereka bersyukur dan hidup bahagia. Salah satu contoh penerapan sila Persatuan Indonesia terkait dengan menjaga tumbuhan adalah ….
a)
Dheda dan keluarganya bergotong royong marawat tanaman.
b)
Dheda dan keluarganya memotong tanaman yang bukan milik mereka.
c)
Dheda dan keluarganya bergotong royong mengambil tanaman tetangga.
d)
Dheda dan keluarganya membiarkan tanaman mereka.
26.
Lehan beragama kristen sedangkan tias beragama islam. Pada bulan desember lehan merayakan hari raya natal, contoh sikap toleransi dalam kehidupan beragama yang dapat ditunjukan oleh kedua anak tersebut adalah ………
a)
Tias menemani lehan mengikuti pribadatan di greja
b)
Tias memberikan ucapan selamat hari natal keapda lehan
c)
Lehan menemani tias bermain meskipun hari natal
d)
Lehan memberikan ucapan selamat hari raya idul fitri kepada tias
27.
Dua kegiatan yang sesuai dengan sila keempat Pancasila, dalam kehidupan sehari-hari adalah ….
a)
Saling menghargai dan mengasihi.
b)
Gotong royong dan menolong sesama.
c)
Bermusyawarah dan gotong royong
d)
Bekerja keras dan gotong royong
28.
Menghemat energi bagi warga negara Indonesia merupakan ....
a)
beban
b)
hak
c)
kewajiban
d)
tugas
29.
Dua kegitan yang sesuai dengan sila ketiga Pancasila terkait menjaga tumbuhan adalah ….
a)
Bekerja bakti dan bergotong royong membersihkan dan menjaga tanaman.
b)
Menolong ibu menyiram dan mencabut tanaman.
c)
Menolong ayah mencari kayu dan menanm tanaman.
d)
Bekerja bakti dan menonton film tentang tumbuhan.
30.
Kita sebagai warga negara antara hak dan kewajiban harus ... .
a)
A.berat sebelah
b)
B. sepenuhnya
c)
C. mengutamakan satu saja
d)
D. seimbang
31.
Siswa kelas VI membersihkan ruang kelasnya dengn menggunakan fasilias sekolah dan belajar. Hal ini menunjukkan bahwa hak kita sebagai siswa adalah ….
a)
Membuang sampah sembarangan.
b)
Berkelahi.
c)
Memelihara ketertiban.
d)
Menerima pelajaran di sekolah.
32.
Hak seorang siswa di sekolah adalah……………
a)
Ikut bertanggung jawab atas kebersihan, keamanan, dan ketrtiban sekolah
b)
Melengkapi diri dengan keperluan sekolah
c)
Memperoleh Pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya
d)
Menghormati guru dan saling menghargai antar semua sesama
33.
Sebagai bagian dari masyarakat kita mempunyai tanggung jawab terhadap lingkungan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Bentuk tanggung jawab kita terhadap kebersihan lingkungan antara lain ….
a)
Bergotong royong membersihkan selokan.
b)
Melakukan siskamling.
c)
Mengadakan reboisasi.
d)
Melaksanakan tebang pilih
34.
Sebagai warga masyarakat kita mempunyai tanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan. Apabila kita tidak bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan maka akan ….
a)
Polusi udara berkurang.
b)
Selokan semakin lancar.
c)
Lingkungan menjadi asri.
d)
Muncul sarang penyakit
35.
Salah satu hak dan kewajiban sebagai warga Negara Indonesia adalah mendapatkan pendidikan. Hal ini terdapat dalam UUD 1945 pasal ….
a)
29 ayat 1
b)
30 ayat 1
c)
31 ayat 1
d)
34 ayat 1
36.
Sebagai warga Negara Indonesia yang baik kita wajib ….
a)
Memperoleh pendidikan
b)
Mendapatkan penghidupan yang layak
c)
Membayar pajak
d)
Mendapatkan pekerjaan
37.
Bacalah teks berikut dengan saksama! Setiap keluarga mempunyai peraturan yang dibuat secara bersama-sama oleh anggota keluarga dengan dipimpin kepala keluarga (ayah). Peraturan dalam keluarga mengikat semua anggota keluarga untuk melaksanakannya secara bertanggung jawab. Dengan adanya kesadaran setiap anggota keluarga dalam melaksanakan kewajiban akan tercipta ketertiban, ketenangan, dan keharmonisan dalam keluarga. Manfaat melaksanakn kewajiban dalam kehidupan sehari-hari adalah ….
a)
Tercipta perpecahan dalam persaudaraan.
b)
Tercipta ketertiban, ketenangan, dan keharmonisan dalam keluarga.
c)
Membuat seseorang menjadi tidak disiplin
d)
Tidak akan mendapatkan hak
38.
Contoh hak anak di rumah adalah ….
a)
Mendapat pelajaran
b)
Mendapatkan kasih sayang
c)
Mengerjakan PR
d)
Membantu orangtua membersihkan rumah
39.
Kegiatan wirausaha sangat bermanfaat bagi masyarakat, antara lain ….
a)
Mendapat gaji dari pemerintah
b)
Memperoleh bantuan dari masyarakat
c)
Membuka lapangan kerja
d)
Semakin banyak pengangguran
40.
Kegiatan bekerja sama dan bahu membahu menyelesaikan pekerjaan untuk kepentingan Bersama tanpa memandang perbedaan satu sama lain dapat diwujudkan didalam kegiatan….
a)
Hidup berdampingan
b)
Jalan sehat
c)
Gotong royong
d)
Beribadah
41.
Pemerintah bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan kesejahteraan masyarakat dengan latar belakang ekonomi yang berbeda-beda. Salah satu upaya pemerintah yaitu ….
a)
Memberdayakan ibu-ibu PKK untuk dilatih membatik.
b)
Berbondong-bondong kerja di kota besar.
c)
Membiarkan para petani enggan bekerja.
d)
Pembangunan dilakukan tidak merata.
42.
Semboyan yang mengikat keberagman bangsa menjadi satu kesatuan diambil dari kalimat “Bhineka Tunggal Ika” semboyan tersebut mempunyai arti………
a)
Meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua
b)
Berbeda beda tetap Satur
c)
Walaupun berbeda tetep satu juga
d)
Walaupun berbeda beda tetap menjadi kesatuan
43.
Upaya yang ditempuh untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dengan mengembangkan sikap toleransi antar warga negara atas perbedaan masing-masing. Untuk itu setiap warga negara harus saling menghormati, dan menghargai , karena beragam suku, budaya, dan agama merupakan ….
a)
Aset tiap daerah di Indonesia
b)
Kekayaan budaya Indonesia
c)
Kekayaan pemerintah
d)
Fasilitas umum
44.
Didalam masyarkat Indonesia terdapat banyak kegiatan didalam memenuhi kebutuhan sehari-hari yaitu pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan industry dan jasa. Dengan adanya perbedaan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat Indonesia memiliki keberagaman dalam bentuk….
a)
Adat istiadat
b)
Kebudayaan
c)
Jenis usaha
d)
Jenis pendapatan
45.
Dalam kehidupan masyarakat terdapat beragam usaha yang digeluti. Berikut ini yang termasuk factor penting yang menyebabkan keberagaman usaha di masyarakat adalah ….
a)
Tingkat pendidikan yang berbeda-beda.
b)
Tingkat ekonomi sama.
c)
Makanan dan minuman sama.
d)
Sumber daya alam tidak tersedia
46.
Pak Jhony membuka usaha foto copy. Dia mempekerjakan tiga orang dari desanya dan menggunakan mesin foto copy dari Jepang. Dari usaha yang dijalankan Pak Jhony tersebut, dapat kita simpulkjan bahwa usaha Pak Jhony ….
a)
Membutuhkan sumber daya dalam dan luar negeri.
b)
Hanya butuh sumber daya dari dalam negeri
c)
Membutuhkan modal yang besar.
d)
Hanya butuh sumber daya dari luar negeri
47.
Sikap kerja keras dan berusaha bisa membuat kita akan ….
a)
Mengalami banyak cobaan
b)
Meraih kesuksesan
c)
Mengalami kegagalan
d)
Mendapat banyak teman
48.
Arti penting persatuan dan kesatuan bagi diri sendiri adalah…………
a)
Mengembangkan sikap tenggang rasa dan saling menghargai dalam hidup bermasyarakat
b)
Menuntut untuk diprioritaskan dalm masyarakat
c)
Tidak mengikuti kegiatan gotong royong
d)
Tidak menjenguk tetangga yang sedang sakit
49.
sebagai warga negara yang baik sikap kita bergaul dengan teman yaitu ….
a)
Tidak membeda-bedakan suku, ras, dan agama.
b)
Memilih teman yang kaya saja.
c)
Memilih teman yang asal daerahnya saja.
d)
Menghindari yng warna kulitnya beda
50.
Akibat tidak adanya kerukunan dan persatuan dalam berteman adalah ….
a)
Berteman terasa nyaman.
b)
Senang bermain.
c)
Terjadi perselisihan.
d)
Mudah bergaul