wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SUMATIF : MENCINTAI KEDAMAIAN-XII TAFSIR

Total questions: 10

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Kata لْعَدْلِ dan قْسِطُ pada QS. Al-Ḥujurāt (49): 9 berarti sama yaitu adil, tetapi memilki makna yang berbeda yaitu ....

a)

Makna al-qisṭ berarti keadilan yang diterapkan sesuai peraturan yang berlaku

b)

Makna al-‘adl adalah keadilan yang dilaksanakan oleh pemerintah, sedangkan alqisṭ oleh non pemerintah

c)

Makna al-‘adl adalah keadilan yang diterapkan atas dua pihak atau lebih agar mereka merasa senang

d)

Makna al-‘adl adalah menempatkan segala sesuatu pada tempatnya walaupun ada pihak yang merasa tidak senang

e)

Makna al-qist adalah menempatkan segala sesuatu pada tempatnya walaupun ada pihak yang merasa tidak senang

2.

Makna kata الْجَاهِلِيْنَ pada QS. Al-A‘rāf (7): 199 adalah ...

a)

Orang yang tidak memiliki akhlakul karimah

b)

Orang yang tidak tahu tetapi tidak sadar bahwa dirinya tidak tahu

c)

Orang yang sombong dan tidak mau menerima kritik dari orang lain

d)

Orang yang tidak tahu, yang merupakan lawan kata dari kata عالم /ālim

e)

Orang yang tidak tahu dan kehilangan kontrol dirinya sehingga melakukan hal-hal yang tidak wajar

3.

“Jika engkau berhubungan dengan orang yang memutuskan silaturahmi denganmu berarti engkau memaafkannya, jika engkau memberi orang yang tidak pernah memberimu berarti engkau menunaikan hal yang ma’ruf, dan jika engkau memaafkan orang yang berbuat aniaya terhadap dirimu berarti engkau berpaling dari orang-orang yang bodoh”

Ayat yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah ….     

a)

اِنَّ الدِّيْنَ عِنْدَ اللّٰهِ الْاِسْلَامُ

b)

خُذِ الۡعَفۡوَ وَاۡمُرۡ بِالۡعُرۡفِ وَاَعۡرِضۡ عَنِ الۡجٰهِلِيۡنَ

c)

رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً ۚ

d)

وَتَبَتَّلْ اِلَيْهِ تَبْتِيْل

4.

Telaah QS. An-Naḥl (16):126 berikut!

وَاِنْ عَاقَبْتُمْ فَعَاقِبُوْا بِمِثْلِ مَا عُوْقِبْتُمْ بِهٖۗ وَلَىِٕنْ صَبَرْتُمْ لَهُوَ خَيْرٌ لِّلصّٰبِرِيْنَ

Cara memperoleh kedamaian yang tidak diajarkan dalam ayat di atas adalah ….

a)

Membalasnya kejahatan dengan yang setimpal

b)

Membalasnya kejahatan dengan yang lebih kejam

c)

Tidak membalasnya kejahatan dengan melampaui batas

d)

Menerima tindakan permusuhan dengan hati yang sabar

e)

Memaafkan kesalahan jika dapat memberi pengaruh yang lebih baik

5.

Didahulukannya kata فَاَمْسِكُوْهُنَّ dari kata فَارِقُوْهُنَّ pada QS. Aṭ-Ṭalāq (65):2 bermakna ….

a)

Mengisyaratkan keutamaan ruju’ atas perceraian

b)

Mengisyaratkan keutamaan perceraian atas ruju’

c)

Perceraian adalah hal yang boleh tetapi dibenci oleh Allah Swt.

d)

Suami meruju’ istrinya bila istri sudah hampir mencapai batas akhir masa iddah

e)

Perceraian merupakan jalan keluar apabila suami istri sudah tidak ada kecocokan

6.

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَاَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِيْنَ

Dalam ayat di atas Allah Swt. memerintahkan Rasul-Nya agar berpegang teguh pada prinsip umum tentang moral dan hukum, yaitu …

a)

Sikap pemaaf dan berlapang dada

b)

Memperhatikan anak yatim

c)

Menyuruh manusia berbuat ’urf (baik)

d)

Tidak mempedulikan gangguan orang jahil

e)

1Membantu fakir miskin

7.

Berdasarkan QS. Aṭ-Ṭalāq (65):2  untuk menghindari perselisihan, maka ruju’ atau cerai hendaklah disaksikan oleh …

a)

Dua orang saksi laki-laki yang adil dan jujur, menegakkan keadilan karena Allah Swt.

b)

Satu orang saksi laki-laki dan perempuan yang adil dan jujur, menegakkan keadilan karena Allah Swt

c)

Dua orang saksi perempuan yang adil dan jujur, menegakkan keadilan karena Allah Swt

d)

Kedua orang tua dari kedua belah pihak

e)

Pemerintah setempat dan pihak keluarga yang adil dan jujur

8.

Makna kata ذَوَيْ عَدْلٍ QS. Pada Aṭ-Ṭalāq (65):2 adalah ….

a)

Kedua saksi

b)

Saksi saksi yang adil

c)

Dua orang saksi yang adil

d)

Saksi adil itu

e)

Saksi yang adil

9.

Makna kata عَاقَبْتُمْ QS. Pada An-Naḥl (16):126 adalah ….

a)

Dibalaskannya

b)

Balaslah

c)

Membalaskannya

d)

Balasan darinya

e)

Kamu membalas

10.

Salah satu prinsip umum tentang moral dan hukum yang Allah perintahkan kepada Rasul-Nya yaitu, Menyuruh manusia berbuat ’urf . makna úrf berarti …

(a)