WorksheetsREMIDI KIMIA FARMASI II
Total questions: 32
Worksheet time: 37mins
Name
Class
Date
1.
Name
4 lines
2.
NIM
4 lines
3.
Salah satu ciri-ciri dari reaksi oksidasi adalah…….
a)
Adanya unsur yang mengalami penurunan bilangan oksidasi
b)
Terjadinya peristiwa penangkap oksigen oleh suatu zat
c)
Adanya zat yang mengikat hidrogen
d)
Adanya sejumlah elektron yang ditangkap
e)
Adanya zat yang melepaskan oksigen
4.
Reaksi titrasi redoks yang menggunakan senyawa dikromat sebagai oksidator kuat adalat medote dari
a)
Serimetri
b)
Permanganometri
c)
Iodometri
d)
Dikromatometri
e)
Bromatometri
5.
Bilangan oksidasi I di dalam ion IO3– adalah ….
a)
+5
b)
+3
c)
+1
d)
-1
e)
-5
6.
Pengertian indikator titrasi pengendapan sesuai dengan metodenya adalah, kecuali :
a)
Metode Volhard : menggunakan ion CHCl3
b)
Metode fajans : menggunakan indicator adsorpsi
c)
Metode Mohr : menggunakan ion kromat
d)
Metode Volhard : menggunakan ion Fe3+ untuk membentuk sebuah kompleks
e)
Metode Mohr : menggunakan ion CrO4-
7.
Di antara senyawa berikut yang atom hidrogennya mempunyai bilangan oksidasi -1 adalah
a)
H2O
b)
Fe(OH)3
c)
AlH3
d)
H2S
e)
Mg(OH)2
8.
Di antara reaksi-reaksi di bawah ini yang merupakan reaksi redoks adalah ….
a)
CuO + 2HCl → CuCl2 + H2O
b)
CuO + H2 → Cu + H2O
c)
NaOH + Ag+ → AgOH + Na+
d)
Fe2O3 + 3H2SO4 → Fe2(SO4)3 + H2O
e)
ZnO + 2HCl → ZnCl2 + H2O
9.
Dibawah ini zat yang termasuk dapat dibuat larutan baku primer,kecuali...
a)
Asam Oksalat
b)
Asam Benzoat
c)
Boraks
d)
NaCl
e)
NaOH
10.
Yang tidak termasuk contoh indikator redoks…
a)
Auto indikator
b)
Indikator Redoks
c)
Indikator Eksternal
d)
Indikator Spesifik
e)
Indikator Pollen
11.
Metode titrasi yang menggunakan sifat Ce(SO4)2 sebagai reduktor adalah :
a)
Dikromatometri
b)
Iodometri
c)
Iodimetri
d)
Serimetri
e)
Bromatometri
12.
Senyawa yang terionisasi untuk melepaskan ion hidrogen atau Proton kelingkunganya disebut
a)
Basa
b)
Asam
c)
Redoks
d)
Alkali
e)
Salah semua
13.
Dibawah ini yang bukan merupakan faktor yang mempengaruhi kelarutan adalah...
a)
Temperatur
b)
Sifat Pelarut
c)
Efek ion lain
d)
Pengaruh ion kompleks
e)
Kepolaran
14.
Metode titrasi yang menggunakan sifat Ce(SO4)2 sebagai reduktor adalah :
a)
Dikromatometri
b)
Iodometri
c)
Iodimetri
d)
Serimetri
e)
Bromatometri
15.
Yang bukan termasuk dari prinsip reaksi diazotasi adalah …….
a)
Pembentukan garam diazonium dari gugus amin aromatic primer
b)
Pembentukan garam diazonium dari gugus amin aromatic tersier
c)
Pembentukan senyawa nitrosamine dari amin alifatik sekunder
d)
Pembentukan senyawa azo dari gugus hidrazida
e)
Pemasukan gugus nitro yang jarang terjadi karena sulitnya titrasi asam nitrit dalam suasana asam
16.
Dalam titrasi redoks menggunakan larutan I₂ sebagai penitrator, reaksi yang terjadi adalah:
a)
Reduksi I₂ menjadi I⁻
b)
Oksidasi I₂ menjadi I⁻
c)
Oksidasi I⁻ menjadi I₂
d)
Reduksi I⁻ menjadi I₂
e)
Reaksi antara I₂
17.
Dalam titrasi diazotasi, senyawa yang akan dititrasi adalah senyawa yang mengandung gugus:
a)
NH₂
b)
-OH
c)
-COOH
d)
-SH
e)
-CO
18.
Pada titrasi ion kompleks, titik akhir (end point) ditandai dengan perubahan warna yang disebabkan oleh:
a)
Pembentukan kompleks baru
b)
Pembentukan garam baru
c)
Pemisahan ion kompleks
d)
Pemisahan ion logam
e)
Reaksi redoks
19.
Kompleks logam yang memiliki koordinasi 6 dengan geometri oktahedral adalah:
a)
[Cu(NH₃)₄]²⁺
b)
[Co(en)₃]³⁺
c)
[Fe(CN)₆]³⁻
d)
[Ni(H₂O)₆]²⁺
e)
[Ag(NH₃)₂]⁺
20.
Contoh reaksi oksidasi adalah . . .
a)
Ag+ (aq) berubah menjadi Ag (s)
b)
Cl2 (g) berubah menjadi Cl‾ (aq)
c)
I– (aq) berubah menjadi I2 (s)
d)
Cr6+ berubah menjadi CrO42¯
e)
H2O (l) berubah menjadi OH‾ (aq)
21.
Dalam titrasi redoks, perubahan warna yang terjadi dapat digunakan sebagai indikator titrasi. Salah satu contoh indikator titrasi redoks adalah:
a)
Fenolftalein
b)
Metil jingga
c)
Metil merah
d)
Kanji
e)
Kuning metil
22.
Dalam titrasi diazotasi, reaksi antara senyawa diazotasi dan senyawa yang dititrasi menghasilkan produk akhir berupa:
a)
Gas nitrogen
b)
Gas oksigen
c)
Gas hidrogen
d)
Gas amonia
e)
Gas karbon dioksida
23.
Dalam titrasi diazotasi, penentuan jumlah senyawa yang akan dititrasi dapat dilakukan dengan menggunakan:
a)
Spektrofotometer
b)
pH meter
c)
Timbangan analitik
d)
Buret
e)
Kromatografi lapis tipis
24.
Jika ion kompleks [Pt(NH₃)₂Cl₂] memiliki muatan keseluruhan 0, maka muatan formal koordinasi kompleks adalah:
a)
0
b)
+2
c)
-2
d)
+4
e)
-4
25.
Berikut ini merupakan aplikasi dari ion kompleks dalam bidang farmasi kecuali
a)
proses fotografi,
b)
metode destilasi,
c)
pengasingan ion logam,
d)
penyepuhan
e)
kromatografi
26.
Dalam proses pengendapan, zat yang digunakan untuk menyebabkan endapan terbentuk disebut:
a)
Zat pelarut
b)
Zat terlarut
c)
Zat pemanas
d)
Zat pengendap
e)
Zat penyerap
27.
Metode argentometri biasanya digunakan untuk analisis kuantitatif senyawa yang mengandung ion:
a)
Ag⁺
b)
Cl⁻
c)
NO₃⁻
d)
SO₄²⁻
e)
HCO₃⁻
28.
Pada analisis kuantitatif menggunakan metode argentometri, titrasi dilakukan dengan menggunakan larutan standar:
a)
AgCl
b)
AgBr
c)
AgI
d)
AgNO₃
e)
Ag₂SO₄
29.
Pada analisis kualitatif menggunakan metode argentometri, endapan putih yang terbentuk setelah penambahan larutan AgNO₃ ke dalam larutan yang mengandung ion klorida (Cl⁻) adalah:
a)
AgCl
b)
AgBr
c)
AgI
d)
Ag₂CO₃
e)
AgOH
30.
Jika 25 mL larutan NaCl 0,1 M dititrasi dengan larutan AgNO₃ 0,05 M hingga terjadi titik ekivalen, maka jumlah larutan AgNO₃ yang digunakan adalah:
a)
10 mL
b)
12,5 mL
c)
15 mL
d)
20 mL
e)
25 mL
31.
Jika larutan AgNO₃ 0,1 M digunakan untuk menitrasi larutan NaCl 0,1 M, maka persamaan reaksinya adalah:
a)
AgNO₃ + NaCl → AgCl + NaNO₃
b)
AgNO₃ + NaCl → NaNO₃ + Ag₂Cl
c)
AgNO₃ + 2NaCl → Ag₂Cl + 2NaNO₃
d)
2AgNO₃ + NaCl → 2AgCl + NaNO₃
e)
2AgNO₃ + 2NaCl → Ag₂Cl + 2NaNO₃
32.
Berikut ini merupakan factor yang mempengaruhi kelarutan, kecuali :
a)
Temperatur
b)
Ph
c)
Pelarut
d)
Massa jenis
e)
Ion kompleks
100 %
