NEW
Font size
WorksheetsBINDO LM XI
Total questions: 35
Worksheet time: 18mins
Cerpen adalah salah satu karya sastra yang berbentuk …
bait
baris
dialog
prosa
nonfiksi
Salah satu unsur Instrinsik cerpen adalah …
Klimaks
Latar/Setting
Sajak
Typografi
Suspens
Cermatilah cerpen di bawah ini!
“Hanya itu alasan Mama melarang Anisa menikah dengan Handoko?” Bibir Anisa menyinggung sinis. “Oh, alangkah piciknya pikiran Mama! Lalu apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Anisa kagumi? Padahal dulu Mama tidak pernah mempermasalahkan status Handoko yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Demikian kakakku yang selama ini mendukungku sekarang berbalik arah.
Konflik yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
Anisa dan Handoko tidak jadi menikah.
Anisa dilarang menikah oleh Mama dan kakaknya.
Mama yang berpikiran picik terhadap Handoko.Mama yang berpikiran picik terhadap Handoko.
Keinginan Mama agar Anisa hidup bahagia
Kakak tidak mendukung pernikahan Anisa dengan Handoko.
Bacalah cerpen di bawah ini !
Dua kegagalan yang lalu berakhir ketika aku diterima di jurusan bahasa Inggris. Kutekuni masa pendidikan tinggi dengan sepenuh hati. Kendala finansial mendorong ku untuk merambah dunia kerja disamping kuliah. Pucuk dicinta ulam tiba. Suatu hari Kak Ica, saudara sepupuku, datang kepadaku. “Nanda, di sebelah toko Bunda ada kios yang dijual. Bagaimana kalau kita patungan untuk membeli kios itu. Lalu kita jual pakaian di sana?” kata Kak Ica.
Ia mengajak berpatungan untuk membeli kios itu. Kami mulai berbisnis pakaian. Tidak kusangka, usaha itu menuai hasil yang gemilang.
Tokoh aku dalam penggalan cerpen di atas adalah …
Ica
Bunda
Nanda
Seorang Siswa
Seorang penjual kios
Bacalah cerpen di bawah ini !
Dua kegagalan yang lalu berakhir ketika aku diterima di jurusan bahasa Inggris. Kutekuni masa pendidikan tinggi dengan sepenuh hati. Kendala finansial mendorong ku untuk merambah dunia kerja disamping kuliah. Pucuk dicinta ulam tiba. Suatu hari Kak Ica, saudara sepupuku, datang kepadaku. “Nanda, di sebelah toko Bunda ada kios yang dijual. Bagaimana kalau kita patungan untuk membeli kios itu. Lalu kita jual pakaian di sana?” kata Kak Ica.
Ia mengajak berpatungan untuk membeli kios itu. Kami mulai berbisnis pakaian. Tidak kusangka, usaha itu menuai hasil yang gemilang.
Kata sepenuh hati dalam cerpen di atas bermakna …
Semangat
Percaya diri
Sungguh-sungguh
Ikhlas
Tabah
Ketika tubuhnya digerogoti penyakit dengan enteng orang miskin itu melenggang ke rumah sakit. Ia menyerahkan Kartu Tanda Miskim pada suster jaga. Karena banyak bangsal kosong, suster itu menyuruhnya menunggu di lorong.”begitulah enaknya jadi orang miskin,” batinnya,”dapat fasilitas gratis tidur di lantai.” Dan orang miskin itu dibiarkan menunggu berhari-hari.
Permasalahan pada kutipan cerpen di atas adalah …
Tubuhnya digerogoti penyakit
Buruknya pelayanan rumah sakit
Susahnya menjadi orang miskin
Banyak bangsal yang kosong
Tidak mendapat fasilitas gratis
Bacalah penggalan cerpen berikut!
Kelihatan seorang kakek berjalan bersama cucunya seorang gadis belia yang cantik. Mereka duduk di bawah pohon yang rindang. Gadis itu meminta kakeknya menceritakan riwayat hidupnya, siapa sebenarnya kedua orang tuanya dan di mana mereka sekarang. Sang kakek terdiam sebentar, kemudian mulailah ia bercerita. “Delapan belas tahun yang lalu, seorang pemuda kota berjalan-jalan ke desa ini. Ia terpikat gadis cantik bunga desa ini, dan mereka pun menikah. Gadis cantik itu adalah putri kakek satu-satunya.
Latar tempat pada cerita di atas adalah...
di bawah pohon rindang.
di perkampungan.
di hutan rimba.
di jalan pedasaan.
di rumah singgah
Bacalah penggalan cerpen di bawah ini dengan cermat!
Dengan tergesa-gesa Ersa menaiki bus yang nyaris meninggalkan suasana yang kurang nyaman baginya. Dari kejauhan terdengan sayup suara “… penumpang bus Gemilang harap untuk segera memasuki kendaraan…”. Hati Ersa agak tenang karena dia sudah berada di dalamnya. “Mudah-mudahan sore nanti aku bisa berada di acara itu,” harapnya dalam hati.
Latar waktu dan tempat pada penggalan cerpen tersebut adalah …
sore hari, terminal
siang hari, perjalanan
siang hari, terminal
pagi hari, rumah
pagi hari, perjalanan
Perhatiakan kutipan cerpen berikut!
“kita sebagai pendidik tidak boleh memandang masalah secara hitam-putih pak, diah itu telah banyak menanggung beban hidup, sudah selayaknya kita ikut mendampingi dan membantunya, bukan malah menambah bebannya.
Amanat yang terkandung dalam kutipan cerpen di atasa adalah…..
sebagai manusia harus saling tolong-menolong
seorang pendidik harus bisa membantu siswanya dalam mengatasi permasalahan hidup
Guru harus bersikap professional dalam mendidik muridnya
guru harus memiliki sikap kasih sayang dalam mendidik
sayang dalam mendidik
Bacalah cerita berikut dengan seksama!
Kita lihat, dari pintu masuk sebuah ruangan di hotel berbintang empat itu, dia membelok ke arah kiri, dia memilih kursi paling samping dari deretan kursi paling belakang. Begitu dia duduk, sejumlah lelaki dekat kursi itu serempak kaasak-kusuk dalam gelap.
Latar tempat penggalan cerpen tersebut adalah...
Pintu masuk
Kursi paling belakang
Arah kiri
Kursi paling samping
Hotel bintang empat
Boleh jadi, itu sikap angkuhnya seorang yang sukses dan kaya menghadapi pemuda kere macam aku. (2) Sebagai pimpinan sebuah bank papan atas di negeri ini, mungkin dia tak rela hati anak gadisnya kupacari. (3) Jadi, amat wajar dia kelihatan tidak suka terhadapku. (4) Apalagi tampangku tidak keren kayak aktor Nicholas Saputra, sementara wajah Mawar memang cakep. (5) Kamu sendiri bilang, Mawar mirip Dian Sastro dengan bodi semampai macam Luna Maya (padahal menurutku, Mawar lebih mirip penyanyi kesukaanmu, Mulan Jamila).
Bukti bahwa watak tokoh ‘dia’ pada kutipan cepen tersebut sombong terletak pada kalimat bernomor .…
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(3) dan (4)
(4) dan (5)
(2) dan (4)
Ku tak mungkin jatuh cinta kan? Tidak sekarang, tidak denganmu. Pesonamu menjeratku tapi aku tak kan membiarkan diriku jatuh cinta kepadamu. Tak kan pernah kupercaya segala tuturmu kepadaku, dan ku akan selalu menganggap bohong apa pun yang kau ucapkan kepadaku sejak itu, termasuk yang itu ... yang dua kali kau sampaikan padaku. Sampai kapan pun kau merayuku, aku tak akan pernah lagi percaya padamu. Kebohongan-kebohonganmu telah merusak cintaku.
Bukti bahwa watak tokoh kamu pembohong dapat diketahui melalui ….
Tingkah laku tokoh kamu
Tingkah laku tokoh aku
Dialog tokoh kamu
Dialog tokoh aku
Ekspresi tokoh aku
Parjimin adalah tukang batu, tetangga Kurdi. Lumayan bagi mereka, mendapat proyek baru. Rupanya, proyek rumah gedong itulah yang selalu diperbincangkan Kurdi disetiap kesempatan. Di tempat perhelatan nikah, supitan, di tempat kerja bakti, sarasehan kampung, sampai ronda malam. Dia senantiasa tidak lupa menceritakan rencananya membangun rumah gedungnya itu.
Berdasarkan kutipan cerpen tersebut, Kurdi bersifat …
pemberani
baik
egois
sombong
baik hati
Perhatikanlah kutipan dari puisi pada bagian berikut ini!
Judul Puisi : Menyesal
Pagiku hilang sudah terbang melayang
Hari mudaku sudah jauh pergi
Kini petang datang membayang
Batang dari usiaku sudah sangat tinggi
Aku adalah orang yang lalai pada hari pagi
Betang lengah saat aku masih muda
Kini hidup sudah meracuni hati
Miskin ilmu juga miskin harta
…(A. Hasyim)
Kata petang dalam puisi tersebut tentunya menyiratkan adanya makna yang melambangkan adanya…
Suasana yang menyelimuti senja
Waktu yang berlangsung pada sore hari
Kehidupan malam yang ia jalani
Masa tua yang ia hadapi
Perasaan manusia yang sedang bercampur aduk
Perhatikanlah kutipan dari puisi pada bagian berikut ini!
Judul Puisi : Menyesal
Pagiku hilang sudah terbang melayang
Hari mudaku sudah jauh pergi
Kini petang datang membayang
Batang dari usiaku sudah sangat tinggi
Aku adalah orang yang lalai pada hari pagi
Betang lengah saat aku masih muda
Kini hidup sudah meracuni hati
Miskin ilmu juga miskin harta
…(A. Hasyim)
Maksud dari deretan bait kedua yang ada dalam puisi tersebut adalah…
Seseorang yang sangat lengah pada waktu pagi hari dan menjadikan hidupnya sangat menderita pada usia muda
Seorang yang menderita dalam kehidupannya karena tidak memiliki ilmu serta harta
Seseorang yang dalam hidupnya miskin harta serta miskin ilmu karena saat masih muda ia selalu lupa akan waktu
Seorang yang sudah menyia-nyiakan masa mudanya dan bermain main dalam menuntut ilmu sehingga pada hari tua hidupnya begitu menderita
Seseorang yang selalu melalaikan waktu pada masa muda karena tidak memiliki ilmu dan juga harta
Perhatikanlah kutipan dari puisi pada bagian berikut ini!
Judul Puisi : Menyesal
Pagiku hilang sudah terbang melayang
Hari mudaku sudah jauh pergi
Kini petang datang membayang
Batang dari usiaku sudah sangat tinggi
Aku adalah orang yang lalai pada hari pagi
Betang lengah saat aku masih muda
Kini hidup sudah meracuni hati
Miskin ilmu juga miskin harta
…(A. Hasyim)
Persamaan bunyi yang ada dalam bait pertama pada puisi tersebut adalah…
Hilang dan juga melayang
Pagiku dan juga melayang
Melayang dan selalu
Pagi dan petang
Pagiku dan juga tinggi
Bacalah puisi di bawah ini!
... Wahai sahabat
Untuk selamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
....
Tema puisi dari puisi diatas adalah ...
Persahabatan
Kegelisahan
Perdamaian
Kelelahan
Kepercayaan
Bacalah puisi di bawah ini!
... Wahai sahabat
Untuk selamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
....
Suasana yang tergambar dalam puisi diatas yaitu sebagai berikut ..
semangat
tegang
sedih
sunyi
gembira
Cintaku Jauh di Pulau
Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama kan merapuh!
mengapa ajal memanggil dulu
sebelum sempat berpeluk dengan cintaku
(Chairil Anwar)
Suasana dari yang tergambar dari pada kutipan puisi tersebut adalah...
marah
sedih
gembira
kecewa
senang
Cintaku Jauh di Pulau
Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama kan merapuh!
mengapa ajal memanggil dulu
sebelum sempat berpeluk dengan cintaku
(Chairil Anwar)
Apa makna dari perahu pada kutipan puisi di atas ?
kehampaan
kematian
kehidupan
kepercayaan
kesedihan
Berikut ini termasuk persiapan pementasan drama, kecuali....
menghafal teks
memahami cerita
bloking dan ekspresi
latihan vokal
meditasi dan mediasi
Kalimat dalam teks drama yang ditulis dalam kurung, tidak didialogkan, melainkan diaktingkan disebut...
monolog
pantomim
prolog
wawancang
kramagung
Salah satu alasan perlunya berlatih pernapasan dalam memerankan drama adalah....
membantu pengaturan dan pertahanan vokal selama pentas berlangsung
membantu pengaturan dan pertahanan nada selama pentas berlangsung
memperlancar dialog antarpemain
memperjelas ekspresi dan gerak anggota tubuh dalam mendukung peran
mempermudah pembedaan karakter dan sifat dasar pemeranan
Sifat dasar yang harus diperankan pemain dalam drama sehingga memungkinkan untuk bertentangan dengan sifat yang dimiliki disebut....
akting
laku
perwatakan
ekspresi
alur
Berikut ini termasuk unsur yang harus ada dalam pementasan drama, kecuali...
panggung
pemain
penonton
naskah
sutradara
Setting sebuah drama mengandung unsur...
tempat terjadinya peristiwa
waktu peristiwa bergulir
suasana cerita
tempat dan waktu cerita
tempat, waktu, dan suasana cerita
Pada tahap persiapan pementasan drama, seorang sutradra melakukan seleksi untuk memilih pemeran yang sesuai dengan peran aka dimainkan. Tahapan ini disebut...
akting
casting
bloking
editing
lighting
Agar terlihat bermuka jahat, pemeran antagonis memerlukan jasa....
seni tata rias
seni tata busana
seni lukis
seni vokal
seni tata lampu
Waktu itu sudah hampir jam satu. Sekolahsudah usai. Bahwa Yanti belum pulang itulah yang menyebabkan Asdiarti terkejut.
Asdiarti : Kau masih ada di sini, Yanti. Belum pulang?
Yanti : (Tidak menjawab. Ia hanya menggeleng dan terus melanjutkan membaca.)
Penggalan drama tersebut memuat latar....
tempat
waktu
suasana
alat
tempat, waktu, suasana, dan alat
Fenita : Kamu harus menentukan sikap. Pilih aku atau dia, sekarang juga!
Verri : Beri aku kesempatan sekali lagi....
Fenita : Tidak perlu basa-basi, kalau tidak aku yang memutuskan, titik!
Penggalan dialog di atas menunjukkan drama sampai pada bagian....
pemaparan
konflik
klimaks
resolusi
penyelesaian
Satilawati : Pengecut! Sedikit diserang kritik orang, engkau hendak melarikan diri. Untuk menjaga nama supaya jangan merosot. Aku sudah maklum.
Ishak : (Sambil menunjuk ke luar) Pergi daripadaku. Engkau boleh memusuhi aku. Untuk cita-cita aku bersedia mengorbankan segalanya juga cintaku.
Watak tokoh Ishak dalam penggalan drama di atas adalah....
pemarah
pembual
pemberani
sombong
tidak bertanggung jawab
Cermati penggalan naskah drama berikut!
Ani : ”Aku menemukan kunci jawaban di tas sekolahku.”
Isti : ”Kemarin aku yang meletakkannya.”
Ami : ”Kenapa kau lakukan ?”
Isti : ”...”
Ami : ”Aku tidak perlu pertolongan seperti itu!”
Kalimat yang tepat untuk melengkapi naskah drama tersebut adalah....
Kamu ini aneh-aneh saja
Aku ingin menolongmu
Mana munkin ada asap bila tak ada api
Coba, tanya lagi pada teman yang lain
Sumpah aku tidak melakukannya.
Cermati penggalan naskah drama berikut!
Ani : ”Aku menemukan kunci jawaban di tas sekolahku.”
Isti : ”Kemarin aku yang meletakkannya.”
Ami : ”Kenapa kau lakukan ?”
Isti : ”...”
Ami : ”Aku tidak perlu pertolongan seperti itu!”
Kalimat yang tepat untuk melengkapi naskah drama tersebut adalah....
Kamu ini aneh-aneh saja.
Aku ingin menolongmu.
Mana munkin ada asap bila tak ada api
Coba, tanya lagi pada teman yang lain.
Sumpah aku tidak melakukannya
Bacalah dengan cermat dialog berikut!
Elli :”Kamu dengar tidak, sepertinya ada suara yang berteriak minta tolong?”
Mengeceknya?”
Elli :”Memangnya kamu berani keluar rumah tengah malam begini?Lingkungan sekitar rumah ini
Kan masih asing bagi kita.”
Intan :”Betul juga ya?Tapi bagaimana sebaiknya karena teriakan itu masih terdengar juga.”
Elli :”Kita telepon keamanan saja. Biar mereka yang mengeceknya.”
Inti penggalan dialog tersebut adalah....
Tinggal di lingkungan yang masih baru harus hati-hati
Berkorbanlah untuk orang lain walaupun belum dikenal.
Jika mengalami kesulitan, mintalah bantuan pada pihak berwajib
Berteriaklah jika kita mengalami kesulitan agar mendapat bantuan
Jangan keluar rumah pada tengah malam karena berbahaya.
Bacalah penggalan drama berikut ini!
Triono :”Tetapi kau menolak pernyataan setia kawanku dengan kau. Sudahlah. Mungkin...Kita memang
tidak harus selalu satu ide.”
Anton :”Tris...Tris...Trisno.
Kardi :”Biarkan saja dia pergi.Kau mau apakan dia?”
Rini :”Tapi dia bisa memihak kepala sekolah.”
Kardi :”Ah nggak. Biar saja dia pergi.”
Anton :”Aku ngerti, mengapa kau tersinggung, tetapi dalam keadaan gawat, kita tak boleh
menggunakan emosi, demi persatuan kita.”
Rini :”Absurd!” (bergegas keluar)
Watak tokoh Kardi ada penggalan drama di atas adalah...
Mudah emosi
Bijak
Sulit dipahami
Baik hati
Absurd
