wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

pengkayaan 1

Total questions: 15

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki-laki umur 25 tahun diantar ke IGD RSJ karena mengamuk sejak seminggu terakhir. Keluarga pasien mengatakan bahwa pasien sering mengamuk dan membuat takut semua orang. Pasien terlihat tidak rapi,menyendiri, bicara seperlunya, tatapan mata tajam, perilaku agresif, . Pasien mengumpat dan memukul saat diwawancara.Perawat telah melakukan control eksternal dengan memasang restrain pada pasien. Apakah hal yang perlu dimonitor dari Tindakan perawat diatas?

a)

Evaluasi kemampuan pasien dalam mengkontrol marah

b)

Evaluasi pemahan pasien akan tindakan

c)

Evaluasi tempat pengekangan

d)

Evaluasi kesadaran pasien

e)

Evaluasi pemahan pasien tentang marah

2.

Seorang laki-laki umur 25 tahun diantar ke IGD RSJ karena mengamuk sejak seminggu terakhir. Keluarga pasien mengatakan bahwa pasien sering mengamuk dan membuat takut semua orang. Saar dilakukan pengkajian pasien  mengatakan tidak mau bicara karea semua orang tidak dapat dipercaya. Perawat kemudian mengatakan bahwa pasien bisa mempercayai perawat.Apakah prinsip etik yang dilakukan pada pasien diatas?

a)

Autonomy

b)

Beneficence

c)

Veracity

d)

non maleficence

e)

confidentiality

3.

Seorang laki-laki umur 25 tahun diantar ke IGD RSJ karena mengamuk sejak seminggu terakhir. Keluarga pasien mengatakan bahwa pasien sering mengamuk dan membuat takut semua orang. Pasien terlihat tidak rapi,menyendiri, bicara seperlunya, tatapan mata tajam, perilaku agresif, . Pasien mengumpat dan memukul saat diwawancara. Perawat akan melakukan control eksternal dengan memasang restrain pada pasien. Setelah 2 jam perawat mendatangi pasien, kemudian mengecek lokasi pengekangan. Apakah prinsip etik yang dilakukan pada pasien diatas?

(a)  

4.

Seorang laki-laki usia 19 tahun diantar ke RSJ karena berbicara dan tertawa sendiri. Pasien mengatakan sering mendengar bisikan yang memanggil namanya. Pasien tampak asyik sendiri, menghindari kegiatan sosial, marah bila diajak komunikasi. Pasien juga terlihat kotor, pakaian tidak rapi dan sesekali bergumam seperti sedang berbincang. Apakah diagnosa keperawatan utama pada kasus diatas?

a)

Resiko perilaku kekerasan

b)

Isolasi sosial

c)

Defisit perawatan diri

d)

Halusinasi

e)

Harga diri rendah

5.

Seorang laki-laki usia 35 tahun diantar ke RSJ karena merusak perabotan rumah. Pasien mengatakan setiap hari mendengar suara laki-laki yang menakutkan sebanyak 5 kali, suara biasanya muncul saat pasien menyendiri di pagi hari dan malam hari. Apakah pengkajian selanjutnya yang bisa dilakukan untuk melengkapai diagnosa keperawatan utama diatas?

a)

Menanyakan frekuensi halusinasi

b)

Menanyakan situasi pencetus halusinasi

c)

Menanyakan respon saat halusinasi

d)

Menanyakan isi halusinasi

e)

Menanyakan jenis halusinasi

6.

Pasien perempuan usia 20 tahum dirawat di RSJ. Pasien terlihat tidak bersih, rambut kotor, gigi kotor, kulit berdaki. Pakaian terlihat kotor, tidak rapi, makan berceceran dan tidak pada tempatnya. Klien suka BAB/BAK tidak pada tempatnya dan juga tidak membersihkan diri dengan baik setelah BAB/BAK. Bagaimanakah rencana tindakan pertama keperawatan pada kasus diatas?

a)

Identifikasi kemampuan klien dalam melakukan kebersihan diri

b)

Jelaskan pentingnya kebersihan diri dengan cara memberikan penjelasan terhadap pentingnya kebersihan diri

c)

Jelaskan peralatan yang dibutuhkan dan cara membersihkan diri

d)

Minta klien memperagakan ulang alat dan cara kebersihan diri

e)

Masukkan dalam jadwal kegiatan klien

7.

Perawat sedang melakukan komunikasi terapeutik dengan pasien yang mengalami masalah keperawatan risiko perilaku kekerasan. Pada tahap orientasi perawat melakukan evaluasi dan validasi masalah pasien. Bagaimana implementasi komunikasi terapeutik saat evaluasi pada tahap orientasi?

a)

“bagaimana perasaan bapak saat ini?”

b)

“baiklah kalau bapak merasa kesal coba lakukan yang seperti kita latih barusan.”

c)

“apa yang membuat bapak marah?”

d)

“apa yang bapak lakukan saat marah.”

e)

bagaimana perasaan bapak setelah kita berdiskusi?”

8.

Seorang perempuan usia 25 tahun dirawat dengan masalah keperawatan utama perilaku kekerasan, pasien sudah mengetahui penyebab, tanda, akibat dan kerugian dari akibat perilaku kekerasan. Apakah tindakan keperawatan selanjutnya untuk kasus diatas?

a)

Melibatkan dalam aktivitas kelompok

b)

Memberikan jadwal harian pasien

c)

Mengenalkan cara mengontrol perilaku kekerasan

d)

Melibatkan dukungan keluarga dalam mengontrol perilaku kekerasan

9.

Seorang  perempuan usia 19 tahun dianter ke UGD dengan kondisi cemas berat. Pasien terlihat tegang, mondar mandir dan sulit diarahkan. Apakah respon terbaik yang diberikan perawat untuk menenangkan pasien tersebut?

a)

" Apa yang sudah kamu lakukan untuk menolong diri sendiri?"

b)

" saya memahami bahwa masalah ibu sangat banyak"

c)

"bisa beritahu saya apa yang menggnaggu pikiran anda?"

d)

"saya akan disini untuk membantu memikirkann jalan keluar  bersama "

e)

" hal itu wajar dirasakan sat cemas"

10.

Seorang perempuan usia 20 tahun, dirawat di RSJ dengan halusinasi pendengaran. Ketika perawat melakukan komunikasi terepeutik tiba - tiba pasien berteriak “ Ayo lari ada bayangan hitam dibelaknmu!". Apakah respon perawat yang tepat dilakukan terhadap kasus diatas?

a)

"Ibu tidak perlu takut, itu hanya perasaan ibu saja"

b)

"ibu tidak perlu takut, saya akan menjaga ibu"    

c)

"saya percaya ibu mendengar suara tersebut, tetapi saya tidak mendengarnya"

d)

"saya lihat ibu benar benar mendengar suara tersebut, tampaknya sangat menakutkan"

e)

A.  "ibu sepertinya sedang berkhayal, karena tidak ada orang lain yang mendengarkan suara tersebut"

11.

Seorang laki-laki umur 25 tahun diantar ke IGD RSJ oleh keluarga karena mengamuk dan sering berbicara sendiri. Hasil pengkajian penampilan terlihat tidak rapi, menyendiri, tatapan mata tajam, perilaku agresif, terlihat tegang, nada suara tinggi dan ketus, saat diwawancarai pasien mengumpat dan mengancam akan memukul. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

a)

Halusinasi

b)

Isolasi sosial

c)

Perilaku kekerasan

d)

Defisit perawatan diri

e)

Resiko perilaku kekerasan

12.

Seorang laki-laki umur 25 tahun diantar ke IGD RSJ karena mengamuk. Keluarga pasien mengatakan bahwa pasien sering berbicara sendiri dan tidak bisa diarahkan. Pasien terlihat tidak rapi,menyendiri, bicara seperlunya, tatapan mata tajam, perilaku agresif. Pasien mengumpat dan mengancam memukul saat akan diwawancara. Pasien terlihat tegang, nada suara tinggi dan ketus. Apakah kriteria hasil pada kasus diatas?

a)

Pasien mampu mengkontrol marah

b)

Pasien mampu mengkontrol sumber marah

c)

Pasien mampu mengidentifikasi perilaku marah

d)

Pasien mampu mencari pertolongan ketika marah

e)

Pasien mampu mengidentifikasi sumber pendukung

13.

Seorang perempuan umur 24 tahun, sedang menjalani kemoterapi. Pada saat di ruang perawatan , pasien terlihat murung, menunduk dan menolak saat melihat cermin. Pasien mengatakan “ saya menjadi perempuan yang tidak menarik lagi karena saya sekarang botak dan sakit sakitan”. Apakah diagnosa keperawatan pada kasus diatas?

a)

harga diri rendah situasional

b)

gangguan citra tubuh

c)

gangguan pola peran

d)

keputusasaan

e)

isolasi sosial

14.

Seorang perempuan umur 24 tahun, sedang menjalani kemoterapi. Pasien terlihat murung, menunduk dan menolak saat melihat cermin. Pasien mengatakan “ saya menjadi perempuan yang tidak menarik lagi karena saya sekarang botak dan sakit sakitan”. Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk kasus diatas?

a)

melakukan distraksi

b)

menganjurkan memakai protese

c)

melatih afirmasi bagian tubuh yang sehat

d)

memberikan kesempatan untuk mengekspresikan perasaan

e)

melakukan tindkan kolaborasi

15.

Seorang perawat jiwa melakukan pengkajian kepada pasien yang telah kehilangan anak pertamanya karena meninggal dunia. Saat pengkajian pasien mengatakan “Jika saya bisa menggantikan, lebih baik saya saja yang meninggal dunia, kenapa harus anak saya yang meninggal dunia padahal kami sama sama terkonfirmasi COVID-19”. Apakah fase kehilangan pada kasus diatas?

a)

Marah

b)

menyangkal

c)

Tawar menawar

d)

depresim

e)

menerima