wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

IPC Sediaan Cair

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Suatu sediaan cair memiliki sifat-sifat berikut ini.

1.       Merupakan campuran homogen dari 2 cairan yang tidak bercampur

2.       Digunakan sebagai obat oral dan obat luar

3.       Terdiri atas 2 tipe, minyak dalam air dan air dalam minyak

 

a)

Solutio

b)

Suspensi

c)

Emulsi

d)

Elixir

e)

Infus

2.

Pernyataan berikut yang benar adalah ..

a)

Pada sediaan cair, dosis zat berkhasiat sulit terdistribusi secara homogen ke seluruh cairan tubuh

b)

Stabilitas sediaan cair lebih baik daripada sediaan padat

c)

Penggunaan sediaan cair memungkinkan pasien dapat menggunakan takaran obat dengan lebih tepat

d)

Pada proses pembuatan sediaan cair, zat tambahan misalnya pewarna, pemanis, dan lain-lain lebih mudah untuk ditambahkan

e)

Dengan bentuk sediaan obat cair,  zat yang memiliki aroma dan rasa yang kurang menyenangkan lebih mudah untuk ditutupi.

3.

Dalam suatu pengujian IPC sediaan obat sirup, dilakukan uji bobot jenis selanjutnya di peroleh hasil sebagai berikut

Bobot piknometer kosong = 15,98 g

Bobot piknometer + air = 25,67 g

Bobot piknometer + sampel sediaan = 24,92 g

Berapakah bobot jenis sediaan tersebut

a)

0,92 g/mL

b)

0,85 g/mL

c)

1,01 g/mL

d)

0,98 g/mL

e)

0,57 G/mL

4.

Dalam suatu pengujian IPC diperoleh hasil pengujian sebagai berikut ;

a)

  Uji kejernihan, bobot jenis, viskositas

b)

Uji organoleptis, bobot jenis, pH

c)

Uji kejernihan, pH, viskosi

tas

d)

Uji organoleptis, pH, bobot jenis

e)

Uji organoleptis, pH, viskositas

5.

  1. Uji bobot jenis

2. Uji viskositas

3. Uji organoleptis

4. Uji volume terpindahkan

5. uji tipe emulsi

6. uji pyrogen

7. uji sterilitas

Diantara pengujian-pengujian di atas, manakah yang dilakukan dalam IPC sediaan cair suspensi oral

a)

2,3,4

    

 

b)

1,3,4

c)

5,6,7

d)

3,4,5,6

e)

2,4,6,7

6.

Diketahui hasil IPC dari sediaan suspensi antasida adalah sebagai berikut (lihat gambar)

Berdasarkan data di atas, hasil pengujian yang memenuhi syarat adalah

a)

Organoleptis, bobot jenis

b)

Organoleptis, viskositas

c)

pH, viskositas

d)

viskositas, bobot jenis

e)

pH, bobot jenis

7.

Berikut adalah alat-alat pengujian yang digunakan dalam IPC sediaan emulsi. Secara berurutan, alat tersebut digunakan untuk

 

a)

Uji homogenitas, Uji bobot jenis, Uji pH

b)

Uji bobot jenis, Uji tipe emulsi, Uji pH

c)

Uji tipe emulsi, uji homogenitas, Uji bobot jenis

d)

Uji pH, Uji bonot jenis, uji homogenitas

e)

  Uji tipe emulsi, uji bobot jenis, uji pH

8.

Tujuan utama dari uji homogenitas pada emulsi sediaan obat adalah

a)

Menentukan viskositas emulsi

b)

Mengevaluasi kestabilan emulsi

c)

Memastikan distribusi homogen bahan aktif dan zat pembantu dalam emulsi

d)

Mengukur pH emulsi

e)

Memastikan keseragaman kadar dalam sediaan emulsi

9.

1.       Pengujian bobot jenis pada sediaan emulsi penting dilakukan karena alas an berikut.

1.       Memberikan informasi tentang kepadatan relatif sediaan emulsi.

2.       Dalam emulsi yang homogen, partikel-partikel bahan aktif dan zat pembantu terdispersi secara seragam di dalam fase air atau fase minyak. Distribusi yang merata penting agar setiap bagian sediaan memberikan konsentrasi yang konsisten dari bahan aktif, sehingga menghasilkan efek terapeutik yang diinginkan.

3.       Mengetahui sejauh mana partikel-partikel emulsi terdispersi dalam fase air atau fase minyak

4.       Bobot jenis yang tidak sesuai dalam sediaan emulsi dapat menyebabkan iritasi atau reaksi tidak diinginkan pada bagian tubuh atau permukaan yang bersentuhan dengan produk tersebut. .

5.       Dengan mengukur bobot jenis, kita dapat mendeteksi perubahan dalam bobot jenis yang mungkin menunjukkan pemisahan fase.

6.       Memungkinkan identifikasi dini dan tindakan korektif yang diperlukan untuk mempertahankan stabilitas emulsi.

 

Alasan yang  tepat terdapat pada poin....

a)

1,2,3,4

b)

1,2,4,6

c)

1,3,5,6

d)

1,3,4,6

e)

2,3,5,6

10.

  pH pada sediaan intravena misalnya infus, harus berada dalam rentang yang di persyaratkan, karena pH berkaitan dengan hal-hal berikut, pernyataan yang kurang tepat adalah

a)

Rentang pH sediaan menjadi pertimbangan kompatibilitasnya dengan tubuh manusia

b)

Dengan mempertahankan pH dalam rentang yang dekat dengan kondisi fisiologis, sediaan cair intravena dapat mengurangi potensi efek negatif pada jaringan atau organ.

c)

Sediaan cair intravena dengan pH di luar rentang yang ditentukan dapat menyebabkan iritasi pada vena atau jaringan di sekitarnya.

d)

pH yang lebih tinggi relatif lebih aman dan serta tidak berkaitan langsung dengan peningkatan risiko terjadinya reaksi inflamasi atau nekrosis.

e)

pH yang tidak sesuai rentang yang diizinkan dapat memengaruhi stabilitas kimia obat dan mempercepat degradasi atau kerusakan obat.