Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KD2 Pola Keruangan Desa dan Kota

Total questions: 65

Worksheet time: 33mins

Name
Class
Date
1.
Desa didefinisikan sebagai kesatuan masyarakat umum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/ atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Merupakan pengertian desa menurut .....
a)
UU No 6 tahun 2014
b)
UU No 7 tahun 2014
c)
UU No 5 tahun 2014
d)
UU No 4 tahun 2014
e)
UU No 8 tahun 2014
2.
Ciri-ciri desa adalah sebagai berikut.
a)
Perbandingan lahan dengan penduduk. Jumlah penduduk desa bisa dikatakan lebih sedikit apabila dibandingkan dengan penduduk yang tinggal di kota sehingga lahan di desa lebih luas dan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lain seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan lain-lain.
b)
Lapangan pekerjaan dominasi di bidang pertanian. Sebagian besar penduduk bermata pencaharian sebagia petani. Pengaruh teknologi belum terlalu besar. Ini disebabkan karena minimnya tingkat Pendidikan, tidak tersedianya lahan pekerjaan lain, lahan yang tersedia untuk pertanian masih luas, dan kemampuan turun menurun di bidang pertanian.
c)
Hubungan kekerabatan masih erat. Kehidupan masyarakat desa masih berdasar asas kekerabatan dan kekeluargaan.
d)
Tradisi yang berlaku masih dianut dengan teguh. Tradisi ini dipandang penting karena dianggap sebagai pedoman hidup dan bersikap dan berprilaku.
3.
Potensi sumber daya alam di desa antara lain:
a)
Lokasi desa, lokasi desa dapat menjadi indikator bagi perkembangan desa tersebut. Desa yang berada pada lokasi strategis memiliki potensi untuk lebih berkembang dan maju dibandingkan desa yang terletak di daerah terpencil
b)
Luas desa, wilayah desa meliputi luas lahan pertanian, permukiman, dan penggunaan lahan lainnya.
c)
Keadaan tanah, keadaan tanah dapat mencirikan kesuburan lahan pertanian. Keadaan iklim, mencakup curah hujan, temperature, kelembaban, penyinaran, matahari, dan angin.
d)
Ketersediaan sumber daya nabati, jenis hewan, dan produksinya
e)
Keadaan bentang alam. Bentang alam suatu daerah merupakan faktor alam yang penting karena mempunyai hubungan erat dengan persebaran penduduk serta member ciri pada bentuk ruamg gerak manusia.
4.
Penduduk memiliki karakteristik atau ciri-ciri khusus seperti:
a)
Komposisi umur, jenis kelamin, dan rasio ketergantungan
b)
Organisasi masyarakat
c)
Tingkat pendidikan, jumlah siswa, dan jumlah guru
d)
Tingkat kesehatan, tingkat kematian, tingkat kelahiran, dan kualitas lingkungan
e)
Swadaya masyarakat dan gotong royong untuk pembangunan daerah. Adat istiadat dan kebiasaan
5.
Agar sebuah desa menjadi kuat, maka setiap desa harus memiliki lembaga. Data sumber daya kelembagaan yang diperlukan untuk menganalisis potensi desa menurut Peraturan Mentri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2007 meliputi:
a)
lembaga pemerintahan desa dan kelurahan -- lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan
b)
lembaga sosial kemasyarakatan -- organisasi profesi
c)
partai politik -- lembaga perekonomian -- lembaga pendidikan
d)
lembaga adat -- lembaga keamanan dan ketertiban
e)
lembaga hukum dan individu
6.
Data prasarana dan sarana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 meliputi: 1) transportasi, 2) informasi dan komunikasi 3) prasarana air bersih dan sanitasi 4) prasarana dan kondisi irigasi 5) prasarana dan sarana pemerintahan 6) prasarana dan sarana lembaga kemasyarakatan 7) prasarana peribadata prasarana olah raga 8) prasarana dan sarana kesehatan 9) prasarana dan sarana pendidikan 10) prasarana dan sarana energi dan penerangan 11) prasarana dan sarana hiburan dan wisata 12) prasarana dan sarana kebersihan
a)
Benar-
b)
Salah-
7.
Berikut ini indikator desa swadaya adalah ....
a)
Sebagian besar penduduknya masih menggantungkan pada alam dan hasil usaha digunakan untuk kebutuhan sehari-hari
b)
Administrasi belum dilaksanakan dengan baik
c)
Lembaga-lembaga desa belum berfungsi dengan baik
d)
Tingkat pendidikan dan produktivitas penduduknya masih rendah
e)
Belum mampu menyelenggarakan urusan pemerintahan sendiri
8.
Berikut ini indikator desa swakarya adalah ....
a)
Mata pencaharian mulai beragam dan adat istiadat mulai longgar
b)
Administrasi desa sudah berjalan
c)
Lembaga sosial dan lembaga pemerintahan sudah berfungsi
d)
Sudah ada hubungan dengan daerah sekitar
e)
Sudah mampu menyelenggarakan urusan pemerintahan sendiri
9.
Berikut ini indikator desa swadaya adalah ....
a)
Mata pencaharian sebagian besar penduduk di bidang jasa dan perdagangan
b)
Pola pikir masyarakat lebih rasional
c)
Pengelolaan administrasi sudah dilaksanakan dengan baik
d)
Lembaga sosial dan pemerintahan sudah berfungsi dnegan baik
e)
Saran dan prasarana desa lengkap serta sudah mampu menyelenggarakan urusan pemerintahan sendiri
10.
Struktur dan Pola Ruang Penggunaan Lahan Desa Berdasarkan lahan desa/ letak geografis antara lain:
a)
Desa pedalaman
b)
Desa Pegunungan
c)
Desa Dataran Tinggi
d)
Desa Dataran Rendah
e)
Desa Pesisir/ Pantai
11.
Struktur dan Pola Ruang Penggunaan Lahan Desa Berdasarkan pola pemukiman Menurut Soekandar Wiriaatmadja, pola pemukiman desa dibagi menjadi
a)
Pola Permukiman Menyebar
b)
Pola Permukiman Memanjang
c)
Pola Permukiman Berkumpu
d)
Pola Permukiman Melingkar
e)
Pola Permukiman Persegi
12.
Struktur dan Pola Ruang Penggunaan Lahan Desa Berdasarkan kegiatan ekonomi antara lain: Desa Pesisir/Nelayan (DNL), Desa Persawahan (DPS), Desa Perladangan (DPL), Desa Perkebunan (DRS), Desa Peternakan (DPT), Desa Perdagangan (DJP), Desa Pertambangan (DPG), Desa Industri Kecil dan kerajinan (DIK), dan Desa Industri Sedang dan Besar (DIB)
a)
Benar-
b)
Salah-
13.
Kondisi geografis Indonesia yang berupa kepulauan merupakan potensi sekaligus masalah yang harus dihadapi bersama. Misalnya distribusi penduduk yang tidak merata menyulitkan proses pembangunan. Sebagian besar desa yang tertinggal berada di lokasi berbukit dan terpencil seperti pulau-pulau yang jauh dari pusat pemerintahan.
a)
Permasalahan di Desa Kaitannya dengan Kondisi Geografis
b)
Permasalahan di Desa Kaitannya dengan Kondisi Masyarakat
c)
Permasalahan di Desa Kaitannya dengan Pemerintahan dan Kelembagaan
14.
Kemampuan penduduk desa dalam memenuhi hidupnya sangat bervariasi, ada mampu memenuhi dan ada yang kurang mampu. Permasalahan tersebut seperti kurang gizi, distribusi tidak merata, penduduk jarang, fasilitas pendidikan dan kesehatan rendah, dan kesadaran masyarakat yang minim
a)
Permasalahan di Desa Kaitannya dengan Kondisi Geografis
b)
Permasalahan di Desa Kaitannya dengan Kondisi Masyarakat
c)
Permasalahan di Desa Kaitannya dengan Pemerintahan dan Kelembagaan
15.
Dari pemerintah desa, kabupaten maupun provinsi belum berfungsi sebagaimana mestinya. Kondisi ini ditambah dengna belum maksimalnya koordinasi pelayanan pemerintah dari pemerintahan terkecil sampai pusat. Dengan demikian, perencaaan pembangunan kurang maksimal, kebijakan yang diambil sulit diterapkan sehingga pembangunan terganggu.
a)
Permasalahan di Desa Kaitannya dengan Kondisi Geografis
b)
Permasalahan di Desa Kaitannya dengan Kondisi Masyarakat
c)
Permasalahan di Desa Kaitannya dengan Pemerintahan dan Kelembagaan
16.
Upaya pemerintah dalam mengembangkan desa adalah sebagai berikut.
a)
Menempatkan penduduk desa dalam kedudukan sebagai warga desa yang sebenarnya, artinya dalam pembangunan tidak membedakan antara penduduk desa dengna penduduk kota. Semua penduduk merupakan sama sebagai warga negara Indonesia yang harus dilindungi dari aspek apapun
b)
Menguasakan supaya corak kehdiupan penduduk desa dapat meningkat
c)
Mengusahakan supaya penduduk desa dapat lebih kreatif, inovatif, dinamis, dan fleksibel dalam menghadapi tantangan yang ada. Dengan demikian penduduk lebih semangat dalam melakukan pembangunan.
d)
Mengupayakan agar keadaan berjalan secara natural apa adanya
17.
Luas kepemilikan lahan penduduk desa masih tinggi, hal ini disebabkan karena ....
a)
harga tanah di desa dapat dijangkau, sehingga memungkinkan penduduk membeli dalam jumlah yang banyak
b)
lahan yang dimiliki penduduk desa merupakan lahan yang diberikan secara turun temurun
c)
lahan yang ada di desa yang tidak digunakan masih melimpah, sehingga penduduk masih memungkinkan untuk memilikinya
d)
sistem kepemilikan lahan (administrasi) di desa mudah dan murah, sehingga penduduk diberi keleluasaan memiliki lahan
e)
sedikitnya jumlah penduduk, sementara luas lahan yang masih tersedia jumlahnya banyak
18.
Penyebab utama penduduk desa sebagian besar bekerja di sektor pertanian adalah ....
a)
sumber daya manusia yang ada di desa masih rendah
b)
tingkat pendidikan yang ada di desa tergolong rendah
c)
rendahnya tingkat pendapatan penduduk
d)
belum masuknya pengaruh industri di desa
e)
penduduk desa masih meneruskan tradisi dalam pengolahan lahan pertanian
19.
Perhatikan pernyataan berikut. 1) sumber air melimpah; 2) wilayahnya merupakan dataran rendah yang subur; 3) sebagian besar penduduk bekerja di bidang pertanian. Pola desa sesuai pernyataan tersebut adalah ....
a)
menyebar
b)
mengelompok
c)
radial
d)
linier
e)
tersebar
20.
Salah satu ciri desa swasembada adalah ....
a)
mata pencaharian mulai beragam
b)
mata pencaharian penduduk sebagian besar di bidang jasa dan perdagangan
c)
sebagian besar kehidupan penduduknya masih menggantungkan pada alam
d)
tingkat pendidikan dan produktivitas penduduknya massih rendah
e)
belum mampu menyelenggarakan urusan pemerintahan sendiri
21.
Desa yang bila bagian terbesar penduduknya hidup tergantung dari usaha pertanian ladang (palawija/padi gogo/hortikultural) merupakan ciri desa ....
a)
pertambangan
b)
industri kecil
c)
pertanian
d)
perladangan
e)
pesisir
22.
Menurut UU No 22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah, Kawasan perkotaan adalah kawasan yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial, dan kegiatan ekonomi.
a)
Benar-
b)
Salah-
23.
Secara garis besar, menurut Bintarto ciri kota dikelompokkan menjadi dua, yaitu ciri fisik dan ciri sosial. Ciri fisik kota antara lain
a)
Sarana perekonomian seperti pasar atau supermarket.
b)
Tempat parkir yang memadai.
c)
Tempat rekreasi dan olahraga.
d)
Alun-alun.
e)
Gedung-gedung pemerintahan
24.
Secara garis besar, menurut Bintarto ciri kota dikelompokkan menjadi dua, yaitu ciri fisik dan ciri sosial. Ciri sosial kota antara lain
a)
Masyarakatnya heterogen dan Bersifat individualistis dan materialistis.
b)
Mata pencaharian nonagraris dan Corak kehidupannya bersifat gesselschaft (hubungan kekerabatan mulai pudar).
c)
Terjadi kesenjangan sosial antara golongan masyarakat kaya dan masyarakat miskin serta Norma-norma agama tidak begitu ketat
d)
Pandangan hidup lebih rasional dan Menerapkan strategi keruangan, yaitu pemisahan kompleks atau kelompok sosial masyarakat secara tegas
25.
Ciri kehidupan kota adalah sebagai berikut:
a)
Adanya pelapisan sosial ekonomi misalnya perbedaan tingkat penghasilan, tingkat pendidikan dan jenis pekerjaan. Serta Adanya jarak sosial dan kurangnya toleransi sosial di antara warganya.
b)
Adanya penilaian yang berbeda-beda terhadap suatu masalah dengan pertimbangan perbedaan kepentingan, situasi dan kondisi kehidupan. Serta warga kota umumnya sangat menghargai waktu.
c)
Cara berpikir dan bertindak warga kota tampak lebih rasional dan berprinsip ekonomi.
d)
Masyarakat kota lebih mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan sosial disebabkan adanya keterbukaan terhadap pengaruh luar.
e)
Pada umumnya masyarakat kota lebih bersifat individu sedangkan sifat solidaritas dan gotong royong sudah mulai tidak terasa lagi. (stereotip ini kemudian menyebabkan penduduk kota dan pendatang mengambil sikap acuh tidak acuh dan tidak peduli ketika berinteraksi dengan orang lain. Mereka mengabaikan fakta bahwa masyarakat kota juga bisa ramah dan santun dalam berinteraksi.
26.
Ciri Masyarakat Kota
a)
Egois. Tumbuhnya sikap egois disebabkan karena adanya pengaruh individualis sehingga melahirkan persaingan antar warga.
b)
Memiliki pekerjaan yang beraneka ragam. Pekerjaan masyarakat kota pada umumnya bergerak di bidang jasa dan perdagangan.
c)
Masyarakat kota berfungsi sebagai agent of change (agen perubahan) karena pola pikir masyarakat kota terbuka dalam menerima budaya pengaruh dari luar.
d)
Kehidupan keagamaan masyarakat kota sudah berkurang karena kesibukan kerja, masyarakat menjadi materialistis, memiliki kontrol sosial rendah, dan emosi keagamaan berkurang.
e)
Kota memiliki kesempatan kerja yang luas. Pekerjaan di kota meliputi pekerjaan formal dan non formal dengan berbagai bidang kehidupan yang ada.
27.
Ciri Masyarakat Kota
a)
Penduduk kota tidak mengenal gotong-royong dalam menyelesaikan permasalahan seperti halnya warga desa.
b)
Kehidupan penduduk kota bersifat glamour (mewah) karena masyarakat kota memiliki banyak uang untuk memenuhi kebutuhan hidup.
c)
Antar masyarakat kota terdapat kesenjangan sosial tinggi. Perbedaan antara kaya dan miskin sangat mencolok dan memberi status sosial bagi masyarakat.
d)
Penduduk kota umumnya memiliki tingkat pendidikan tinggi karena kesadaran untuk memenuhi kualifikasi lapangan pekerjaan yang tersedia.
e)
Sebagian besar masyarakat kota bekerja di bidang industri. Tidak terdapat pekerjaan bidang agraris di wilayah kota.
28.
Kota berkembang membentuk pola tertentu. Pola kota tersebut di antaranya adalah: Pola sentralisasi, Pola desentralisasi, Pola nukleasi, Pola segresi
a)
Benar-
b)
Salah-
29.
Merupakan pola dimana kota pola persebaran kegiatan kota yang cenderung mengelompok pada satu wilayah utama.
a)
Pola sentralisasi
b)
Pola desentralisasi
c)
Pola nukleasi
d)
Pola segresi
30.
Merupakan pola persebaran yang cenderung menjauhi pusat atau inti kota.
a)
Pola sentralisasi
b)
Pola desentralisasi
c)
Pola nukleasi
d)
Pola segresi
31.
Merupakan pola persebaran kegiatan kota yang menyerupai pola sentralisasi, tetapi skala ukuran lebih kecil. Inti kegiatan perkotaan berada di daerah utama
a)
Pola sentralisasi
b)
Pola desentralisasi
c)
Pola nukleasi
d)
Pola segresi
32.
Merupakan pola persebaran kota yang terpisah-pisah berdasarkan keadaan sosial, ekonomi, budaya, dan sebagainya.
a)
Pola sentralisasi
b)
Pola desentralisasi
c)
Pola nukleasi
d)
Pola segresi
33.
Teori Konsentris, kota dibagi menjadi 5 zona yaitu
a)
Daerah pusat kegiatan (central business district)
b)
Zona peralihan (transition zone)
c)
Daerah tempat tinggal para pekerja (zones of Working men’s home)
d)
Daerah tempat tinggal kelas menengah (zone of middle class dwellers)
e)
Daerah tempat tinggal para penglaju (zone of commuters)
34.
Merupakan pusat kehidupan soaial, ekonomi, budaya, dan politik sehingga pada zona ini terdapat bangunan utama untuk kegiatan sosial, ekonomi, politik, dan budaya. Jaringan transportasi semuanya memusat ke zona ini, sehingga zona ini memiliki aksesibilitas yang tinggi.
a)
Daerah pusat kegiatan (central business district)
b)
Zona peralihan (transition zone)
c)
Daerah tempat tinggal para pekerja (zones of Working men’s home)
d)
Daerah tempat tinggal kelas menengah (zone of middle class dwellers)
e)
Daerah tempat tinggal para penglaju (zone of commuters)
35.
Zone pada lapisan ini banyak dihuni oleh golongan penduduk berpenghasilan rendah, para migran yang datang dari desa, sehingga kawasan ini berkembang sebagai kawasan sesak atau slum area.
a)
Daerah pusat kegiatan (central business district)
b)
Zona peralihan (transition zone)
c)
Daerah tempat tinggal para pekerja (zones of Working men’s home)
d)
Daerah tempat tinggal kelas menengah (zone of middle class dwellers)
e)
Daerah tempat tinggal para penglaju (zone of commuters)
36.
Perumahan pada zone ini pada umumnya lebih baik serta sudah mulai teratur. Kebanyakan penghuninya adalah bekas penghuni zona kedua sebagai pekerja pabrik, buruh dan lain sebagainya.
a)
Daerah pusat kegiatan (central business district)
b)
Zona peralihan (transition zone)
c)
Daerah tempat tinggal para pekerja (zones of Working men’s home)
d)
Daerah tempat tinggal kelas menengah (zone of middle class dwellers)
e)
Daerah tempat tinggal para penglaju (zone of commuters)
37.
Kawasan ini dihuni oleh kelas menengah yang terdiri dari orang-orang profesional, pemilik sendiri, pengusaha, para pegawai dsb. Perumahan penduduknya terdiri dari rumah-rumah pribadi, rumah bangsa rendah dan terdapat pusat perniagaan kecil untuk memenuhi kebutuhan warga setempat.
a)
Daerah pusat kegiatan (central business district)
b)
Zona peralihan (transition zone)
c)
Daerah tempat tinggal para pekerja (zones of Working men’s home)
d)
Daerah tempat tinggal kelas menengah (zone of middle class dwellers)
e)
Daerah tempat tinggal para penglaju (zone of commuters)
38.
Merupakan bagian terluar dari suatu kota dan merupakan kawasan perumahan mewah. Pada lapisan ini hanya ditempati oleh mereka yang mempunyai kendaraan pribadi yang mampu berulang alik ke tempat kerja di pusat kota, zona ini berkembang sebagai kawasan subur da nada yang berkembang sebagai kota-kota satelit, tergantung waktu dan luas dan aktivitas penduduknya. Contoh-contoh negara dengan teori konsentris.
a)
Daerah pusat kegiatan (central business district)
b)
Zona peralihan (transition zone)
c)
Daerah tempat tinggal para pekerja (zones of Working men’s home)
d)
Daerah tempat tinggal kelas menengah (zone of middle class dwellers)
e)
Daerah tempat tinggal para penglaju (zone of commuters)
39.
Bergell berpendapat bahwa ketinggian bangunan di wilayah kota perlu diperhatikan. Variabel ini menjadi perhatian bagi negara maju, karena berkaitan dengan hak setiap orang menikmati sinar matahari dari tempat tertentu. Hubungan ketinggian bangunan dengan penggunaan lahan sebaiknya diperhatikan dalam merumuskan pola penggunaan lahan yang akan datang sehingga kesemrawutan kota dapat dihindari.
a)
Teori Ketinggian Bangunan
b)
Teori Sektor
c)
Teori Konsentris
d)
Teori Inti Ganda atau Pusat Kegiatan Banyak
40.
Munculnya ide mempertimbangkan variabel sektor pertama kali dikemukakan oleh Yot (1939). Teori sektor membagi wilayah menjadi lima, yaitu sebagai berikut.
a)
Daerah Pusat Kota atau CBD, terdiri atas pusat ekonomi, sosial, pemerintahan, dan budaya.
b)
Zone of wholesale light manufacturing terdiri atas industri kecil dan perdagangan.
c)
Zona permukiman kelas rendah merupakan tempat tinggal bagi pekerja industri di kota dengan penghasilan rendah.
d)
Zona permukiman kelas menengah merupakan daerah yang ditinggali oleh penduduk dengan penghasilan tinggi.
e)
Zona permukiman kelas tinggi, yaitu permukiman golongan atas
41.
Teori inti ganda dikembangkan pertama kali ole C.D. Harris dan F.L. Ullmann (1945). Mereka beranggapan bahwa struktur ruang kota tidka tumbuh dalam ekspresi keruangan yang hanya ada satu pusat kegiatan saja. Namun, terbentuk secar terus-menerus sehingga terhadap beberapa pusat kegiatan baru yang terpisah.
a)
Benar-
b)
Salah-
42.
Struktur ruang kota menurut teori inti ganda adalah sebagai berikut. 1) Pusat kota atau CBD 2) Kawasan niaga dan industri ringan 3) Kawasan murbawisma atau permukiman kualitas rendah 4) Kawasan madyawisma atau permukiman kualitas sedang. 5) Kawasan adwisma atau tempat tingga kualitas tinggi 6) Pusat industri berat 7) Pusat niaga atau perbelanjaan lain di pinggir kota *) Upakota (Suburban) kawasan industri.
a)
Benar-
b)
Salah-
43.
Adanya berbagai kegiatan di pusat kota, akan menimbulkan adanya pengelompokan (segregasi) dan penyebaran jenis-jenis kegiatan. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti: a. Ketersediaan ruang dalam kota b. Jenis-jenis kebutuhan warga kota c. Tingkat teknologi yang ada d. Perencanaan pembangunan perkotaan e. Faktor geografis setempat.
a)
Benar-
b)
Salah-
44.
Mengingat kota yang mempunyai fungsi sebagai pusat kegiatan, maka penataan ruangnya harus melalui perencanaan yang cermat, agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari. Perencanaan penataan ruang perlu memperhatikan aspek-aspek sebagai berikut:
a)
Aspek sosial seperti, kependudukan, sosial budaya, pendidikan, agama, status sosial, struktur sosial masyarakat;
b)
Aspek ekonomi seperti pendapatan per kapita, produksi, perdagangan, pertambangan dll;
c)
Aspek fisik seperti relief, tanah dll.
45.
Penduduk yang menempati kawasan perkotaan umumnya memiliki pencaharian di bidang nonagraris yang beraneka ragam. Kegiatan ekonomi yang menggunakan lahan perkotaan antara lain. Perumahan. Industri, Jasa, Sarana Pemerintahan, Tempat Pemasaran, Pusat pendidikan, Kesehatan, Peribadatan, Rekreasi dan Olahraga.,
a)
Benar-
b)
Salah-
46.
Pada teori konsentris terdapat Central Bussines District, yaitu ....
a)
merupakan pusat kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan politik kota, sehingga pada zona ini terdapat bangunan utama untuk kegiatan sosial, ekonomi, politik, dan budaya.
b)
daerah yang mengalami penurunan kualitas lingkungan pemukiman, terdapat pemukiman kumuh dan kriminalitas tinggi
c)
zona yang banyak ditempati oleh pekerja yang bekerja di pusat kegiatan maupun pada zona dua dan pemukiman lebih baik
d)
zona yang dihuni oleh penduduk yang status ekonominya menengah ke atas, dengan kondisi ekonomi pada zona ini lebih stabil bila dibandng dengan zona lainnya.
e)
daerah ini merupakan pusat dari semua kegiatan manusia di kota dan sebagian penduduknya merupakan penglaju.
47.
Pada teori sektor terdapat Zone of wholesale light manufacturing, yaitu ...
a)
merupakan pusat kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan politik kota, sehingga pada zona ini terdapat bangunan utama untuk kegiatan sosial, ekonomi, politik, dan budaya.
b)
daerah yang mengalami penurunan kualitas lingkungan pemukiman, terdapat pemukiman kumuh dan kriminalitas tinggi
c)
terdiri atas industri kecil dan perdagangan
d)
zona yang dihuni oleh penduduk yang status ekonominya menengah ke atas, dengan kondisi ekonomi pada zona ini lebih stabil bila dibandng dengan zona lainnya.
e)
daerah ini merupakan pusat dari semua kegiatan manusia di kota dan sebagian penduduknya merupakan penglaju.
48.
Pada pola keruangan kota terdapat pola segresi, yaitu ....
a)
merupakan pola dimana kota pola persebaran kegiatan kota yang cenderung mengelompok pada satu wilayah utama.
b)
merupakan pola persebaran yang cenderung menjauhi pusat atau inti kota
c)
merupakan pola persebaran kegiatan kota yang menyerupai pola sentralisasi, tetapi skala ukuran lebih kecil
d)
merupakan pola persebaran kota yang terpisah-pisah berdasarkan keadaan sosial, ekonomi, budaya, dsb
e)
merupakan pusat dari semua kegiatan manusia di kota dan sebagian penduduknya merupakan penglaju.
49.
Kegiatan ekonomi yang menggunakan lahan perkotaan antara lain, kecuali ....
a)
perumahan
b)
industri
c)
pendidikan
d)
kesehatan
e)
pertanian
50.
Pola persebaran yang cenderung menjauhi pusat atau inti adalah ...
a)
sentralisasi
b)
desentralisasi
c)
nukleasi
d)
segresi
e)
agresi
51.
Faktor yang mempengaruhi interaksi desa kota terbagi dua yaitu, faktor pendorong dan faktor penarik. Berikut yang termasuk faktor pendorong yakni :
a)
Polusi, kemacetan, criminal, tidak ada ruang terbuka hijau sehingga penduduk tidak nyaman (special force)
b)
Lokasi sudah tidak sesuaI untuk kegiatan industri, sehingga pindah ke pinggiran kota yang lalu lintasnya lancer dan penduduk belum padat (site force)
c)
Harga tanah mahal, pajak tinggi, dan jumlah penduduk banyak (force of sosial evaluation)
d)
Ketidakpuasan fungsi ruang, pemukiman sempit dan tidak sehat (situasional force)
e)
Fasilitas umum tidak memadai, tidak lengkap, dan cenderung membahayakan pengguna (statu and organization of occupance)
52.
Faktor yang mempengaruhi interaksi desa kota terbagi dua yaitu, faktor pendorong dan faktor penarik. Berikut yang termasuk faktor penarik yakni :
a)
Lokasi dekat dengan pusat kota yang dinilai lebih strategis bagi kegiatan industri (site attraction)
b)
Terdapat kegiatan bisnis dengan kemudahan aksesibilitas (functional convenience maximum accessibility)
c)
Adanya fasilitas umum untuk olahraga, hiburan, seni budaya yang dapat dikunjungi penduduk (functional magnetism)
d)
Orang akan lebih bangga tinggal dengan pusat kegiatan perdagangan atau perbelanjaan (functional prestige)
53.
Dampak Positif Interaksi Desa dan Kota bagi Desa
a)
Meningkatnya taraf Pendidikan dan Informasi dan komunikasi dapat mudah diterima masyarakat
b)
Pembangunan infrastruktur di desa sehingga memudahkan aksesibilitas
c)
Meningkatnya produktivitas penduduk desa dengan teknologi tepat guna
d)
Meningkatnya kesejahteraan penduduk dengan meratanya pembangunan
e)
Berkembangnya organisasi di desa yang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kesejahteraan penduduk
54.
Dampak Negatif Interaksi Desa dan Kota bagi Desa
a)
Modernisasi pengaruh kota telah melunturkan orientasi petani sebag mata pencaharian serta Siaran televisi dapat mempengaruhi sikap masyarakat desa untuk hidup konsumerisme dan kriminalitas
b)
Tenaga muda di desa lebih tertarik bekerja di kota daripada menjadi petani
c)
Alih fugsi lahan akibat adanya pertumbuhan kota yang mengarah di perbatasan desa-kota
d)
Tata cara dan pola hidup masyarakat kota cenderung mengubah masyarakat desa
e)
Pecemaran lingkungan, meningkatnya pengangguran, pembangunan tidak terkendali, berkurangnya bahan pangan, dsb.
55.
Dampak Positif Interaksi Desa dan Kota bagi Kota
a)
Tercukupinya kebutuhan pangan bagi penduduk kota yang berasal dari desa
b)
Jumlah tenaga kerja di kota yang melimpah
c)
Produk-produk kota dapat dipasarkan di desa
d)
Peluang untuk berwirausaha yangluas.
56.
Dampak Negatif Interaksi Desa dan Kota bagi Kota
a)
Penduduk desa yang datang ke kota tanpa keahlian menimbulkan permasalahan
b)
Penduduk berpendapatan rendah sulit memenuhi kebutuhan hidup
c)
Nilai lahan di kota mahal, warga yang tidak mampu terpaksa menggunakan lahan yang tidak layak huni
d)
Terjadinya degradasi lingkungan karena pembangunan yang tidak terkendali
57.
Peran desa dalam pembangunan adalah sebagai berikut: 1) sebagai penghasil bahan baku untuk kegiatan di kota 2) sebagai penyedia tenaga kerja yang dibutuhkan di kota 3) menjadi destinasi tujuan pemasaran hasil produksi industri di kota 4) sebagai tempat tujuan untuk wisata yang dimanfaatkan oleh masyarakat kota
a)
Benar-
b)
Salah-
58.
Peran kota dalam pembangunan adalah 1) sebagai pusat pendidikan yang dibutuhkan masyarakat desa 2) sebagai pemasok barang-barang industri yang dibutuhkan di desa 3) sebagai pusat pemerintahan, berbagai kebijakan yang diambil dapat mempengaruhi pembangunan desa 4) sebagai pusat informasi dan perkembangan teknologi yang hasilnya dibutuhkan oleh desa.
a)
Benar-
b)
Salah-
59.
Berikut yang bukan merupakan peran desa terhadap kota adalah ....
a)
desa menyediakan tenaga kerja yang dibutuhkan di kota
b)
desa merupakan tuuan pemasaran komoditas kota
c)
desa merupakan pemasok bahan baku utama industri di kota
d)
desa merupakan pusat kegiatan pendidikan yang dibutuhkan kota
e)
desa merupakan penghasil sumber makanan yang dibutuhkan kota
60.
Berikut yang bukan merupakan pengaruh interaksi desa dan kota ialah ....
a)
meningkatnya jumlah penglaju dari desa ke kota
b)
kebutuhan lahan semakin meningkat
c)
meningkatnya alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan nonpertanian
d)
meningkatnya jalur transportasi
e)
kebutuhan akan pendidikan semakin tinggi
61.
Perhatikan pernyataan berikut. 1. Sikap terbuka masyarakat untuk menerima hal baru; 2. Memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah; 3. Kemajuan di bidang tehnologi dan informasi; 4. Memiliki jumlah penduduk yang sangat besar; 5. Merupakan daerah dataran rendah yang subur. Faktor non fisik yang menjadi alasan suatu wilayah menjadi pusat pertumbuhan terdapat pada angka ....
a)
1, 2, dan 3
b)
1, 3, dan 4
c)
1, 2, dan 5
d)
2, 4, dan 5
e)
2, 3, dan 5
62.
Tahapan perkembangan kota menjadi megapolis ditandai dengan ....
a)
pelayanan administrasi semakin meningkat
b)
tingkat kriminalitas tinggi dan tidak terkendali
c)
menyatunya beberapa kota oleh aktivitas industri
d)
meningkatnya jumlah penduduk karena urbanisasi
e)
perubahan pola hidup bertani menjadi aktivitas industri
63.
Faktor yang mendukung kekuatan interaksi antara dua wilayah adalah.....
a)
Jumlah penduduk dan jarak antar wilayah
b)
Sarana transportasi dan topografi
c)
Jaringan jalan dan topografi
d)
Bentuk lahan dan sarana transportasi
e)
Jumlah penduduk dan potensi ekonomi
64.
Suatu kawasan permukiman di perkotaan yang terdiri atas bangunan-bangunan dengan kondisi tidak memenuhi persyaratan sebuah permukiman, disebut ....
a)
Central business distric
b)
Slum area
c)
Rural zone
d)
Commuters zone
e)
Nucleated zone
65.
Kota bersinar merupakan lokasi pemusatan penduduk. Sebagian besar kegiatan ekonomi penduduknya berada di sektor industri. Berdasarkan tahap perkembangannya, Kota bersinar termasuk kota ....
a)
Polis
b)
Eopolis
c)
Metropolis
d)
Megapolis
e)
Nekropolis