NEW
Font size
WorksheetsKUIS_KMB_KARDIOVASKULER
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Seorang pasien laki-laki berusia 60 tahun dirawat diruang jantung dengan diagnose CHF. Hasil pengkajian perawat, pasien mengeluh sesak, tampak tidak nyaman Ketika berbaring, frekuensi nafas 30x/menit, terdapat penggunaan otot bantu pernafasan, tampak megap megap dan saturasi oksigen 89%. Pasien mengatakan sesak bertambah Ketika beraktifitas. Hamper semua kebutahan pasien di bantu oleh keluarga dan perawat
Apakah diagnose prioritas pada kasus di atas ?
•Bersihan jalan nafas tidak efektif
•Defisit perawatan diri
•Pola nafas tidak efektif
•Gangguan ventilasi spontan
•Intoleransi aktifitas
Seorang pria, 65 tahun, datang ke poliklinik penyakit dalam dengan riwayat hipertensi. keluhan sakit kepala dan cepat lelah saat beraktivitas. Hasil pengkajian: pusing dan cepat lelah saat beraktvitas, lemah dan pucat, sesak, edema pada tungkai bawah +2; TD 190/110mmHg, frekuensi nadi 100x/menit, frekuensi napas 22 x/menit, suhu 37.4 0C. Pasien mendapatkan terapi captopril 1 x 12,5 mg
Apa yang harus diperhatikan oleh perawat pada pasien tersebut?
monitor sakit kepala
monitor tekanan darah
monitor edema tungkai
monitor aktivitas pasien
monitor tanda perdarahan
Seorang laki – laki, 48 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan sesak napas. Hasil pengkajian: sesak napas bertambah berat saat beraktivitas dan berkurang apabila istirahat; kebersihan diri dan eliminasi dibantu oleh perawat, TD 160/90 mmHg, frekuensi nadi 90 x/menit, frekuensi napas 30 x/menit, CRT > 3 detik; Hasil pemeriksaan laboratorium: Hb 13 gr/dL, leukosit 6000m3.
Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?
Manajemen energi
Dukungan ambulasi
Edukasi Latihan fisik
Manajemen medikasi
Dukungan perawatan diri
Seorang laki – laki, 44 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosis Chronic Heart Failure. Sesuai dengan tujuan dari luaran keperawatan pada masalah keperawatan penurunan curah jantung, anda akan mengevaluasi setelah 3 x 24 jam pemberian asuhan keperawatan.
Apakah indikator objektif pada luaran keperawatan curah jantung meningkat?
Kekuatan nadi perifer meningkat
Tingkat kesadaran meningkat
Turgor kulit membaik
Pola nafas membaik
Konfusi menurun
Klien wanita, 40 tahun, mengeluh nyeri dada skala 5. Hasil observasi : tekanan darah 170/90 mmHg, Suhu tubuh 37,3 OC. Hasil interpretasi EKG Sinus Takikardi. Dokter menyarankan segera untuk meminum obat Amlodipin 10 mg/24 jam. Riwayat hipertensi 3 tahun yang lalu.
Apakah rencana tindakan keperawatan yang tepat pada pasien tersebut ?
•Monitor tekanan darah 15 menit pertama setelah mengkonsumsi obat
•Menganjurkan untuk Bedrest Total
•Pasang oksigen 2 L/Menit
•EKG ulang
•Atur posisi orthophenic
Seorang laki-laki, 50 tahun dirawat dengan Infark Miokard Akut. Hasil pengkajian ditemukan data pasien masih mengeluh nyeri di dada kirinya. Seorang perawat akan melakukan pemeriksaan EKG. Perawat telah memasang elektroda V5 sejajar dengan V4 pada garis anterior aksila.
apakah tindakan selanjutnya?
•Memasang elektroda V6 pada interkosta ke 5 mid klavikula
•Memasang elektroda V6 pada mid aksila sejajar dengan V4
•Memasang elektroda ektremitas bawah
•Memasang elektroda ektremitas atas
•Mengatur kecepatan ekaman EKG
Seorang laki laki umur 40 datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada kiri. Hasil pengkajain, pasien mengeluh sulit bernafas, nyeri dada seperti ditekan benda berat, pundak kiri terasa pegal, keluarga pasien mengatakan pasien keluhan dirasakan saat pasien sedang bekerja. Pasien tampak meringis, napas pendek, berkeringat banyak dan memegangi area dada. TD 190/100 mmHg, frekuensi nadi 110 x/ menit, frekuensi napas 16 x/ menit.
Apakah pemeriksaan penunjang utama pada kasus tersebut?
Pemeriksaan lab darah lengkap
Pemeriksaan Rontgen thorak
Pemeriksaan ureum kreatinin
Pemeriksaan CT Scan
Pemeriksaan EKG
Seorang laki- laki umur 70 tahun dirawat di Ruang Penyakit dalam dengan diagnosa medis Decompensia Cordis. Pasien mengeluh sesak dan lemas, apalagi kalau setelah bangun dari tempat tidur, area tubuh bagian belakang panas. hasil pemeriksaan fisik pasien tampak lemah, palpitasi, kaki edema. TD 170/100 mMhg, frekuensi nadi 110 x/ menit, frekuensi napas 26 x/ menit, terpasang oksigen dengan nasal canule. Pasien telah dirawat selama 1 minggu bedrest.
Apakah tindakan utama pada kasus tersebut
Memposisi kaki lebih tinggi
melakukan latihan rentang gerak aktif
melakukan latihan rentang gerak pasif
memberikan aktifitas ringan pada pasien
berkolaborasi untuk dilakukan transfusi darah
Seorang laki-laki ,umur 53 tahun,dirawat di RS dengan keluhan sesak napas dan nyeri pada dada sebelah kiri. Pasien mengatakan nyeri hilang timbul. Hasil pemeriksaan menunjukan Oedema di kedua kaki,frekuensi napas 26x/menit,bibir sianosis,Pasien mendapatkan terapi furosemide.Apakah evaluasi keperawatan prioritas pada kasus tersebut
Keseimbangan cairan
Pola napas
Tingkat aktivitas
Tanda-tanda vital
Perfusi jatingan perifer
Seorang laki-laki, umur 50 tahun, dirawat di RS dengan infark miokard akut. Pasien mengeluh nyeri dada sebelah kiri, menyebar ke lengan kiri. Hasil pemeriksaan menunjukan wajah pucat, TD 150/90 mmHg, frekuensi napas 26x/menit, frekuensi nadi 90x/menit. Saat ini perawat akan memasang elektroda precordial V3 pada daerah intercosta.Dimanakah posisi elektroda yang tepat pada kasus tersebut?
Intercosta IV linea sternalis kiri.
Intercosta IV linea sternalis kanan
Intercocta V linea mid klavikula kiri.
diantara V2 dan V4
Intercosta V linea mid axila.
