wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

GERAKAN DESINTEGRASI

Total questions: 50

Worksheet time: 12hrs 16mins

Name
Class
Date
1.

Salah satu bukti belum terwujudnya integrasi nasional pada masa awal kemerdekaan Indonesia. pada masa Demokrasi Liberal, dan Demokrasi Terpimpin ditandai dengan....

a)

terjadinya berbagai gerakan desintegrasi bangsa

b)

silih bergantinya kabinet yang berkuasa

c)

sulitnya mengembangkan perekonomian nasional

d)

terjadinya persaingan yang berat antar partai

e)

besarnya pengaruh asing terhadap keberlangsungan pemerintah Indonesia

2.

Pemberontakan yang terjadi pada awal kemerdekaan yang dilatarbelakangi konflik ideologi adalah ....

a)

APRA

b)

PRRI

c)

RMS/Permesta

d)

Gerakan Andi Aziz

e)

PKI Madiun 1948

3.

Mengapa faktor sejarah di katakan faktor pembentuk integrasi nasional....

a)

Karena adanya rasa senasib dan seperjuangan

b)

Karena adanya ketidakadilan

c)

Karena adanya kesenjangan sosial

d)

Karena adanya desintegrasi

e)

karena keinginan untuk melakukan pembauran hingga menjadi kesatuan yang utuh dan bulat

4.

Selain tidak meluasnya pembangunan ekonomi dan insfrastruktur sehingga mendorong munculnya ketidakpuasan daerah terhadap pemerintah pusat, faktor penghambat integrasi nasional adalah ....

a)

adanya perasaan etnosentrisme

b)

adanya perasaan Chauvinism

c)

adanya perasaan nasionalisme

d)

adanya otonomi daerah

e)

perbedaan ideologi

5.

Kelompok komunis yang dipimpin Amir Syarifuddinn menentang keras program Kabinet Hatta yang berkaitan dengan pengurangan jumlah pasukan TNI karena ....

a)

TNI masih diperlukan dalam pembangunan

b)

kurangnya biaya pensiun bagi para TNI

c)

mayoritas anggota TNI yang terkena program adalah kelompok komunis

d)

pertahanan Indonesia akan kurang

e)

Indonesia akan mudah dijajah tanpa adanya TNI

6.

Dalam upaya penumpasan pemberontakan PKI Madiun tahun 1948, pemerintah melancarkan gerakan operasi militer yang dipimpin ....

a)

Letkol Sarbini

b)

Letkol Ahmad Yani

c)

Kolonel A.H. Nasution

d)

Kolonel Gatot Subroto

e)

Jendral Sudirman

7.

Puncak integrasi nasional yaitu pada saat penyerahan kedaulatan Indonesia pasca prklamasi kemerdekaan yaitu pada peristiwa ....

a)

Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945

b)

Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928

c)

Konferensi Meja Bundar

d)

Perjanjian Linggajati

e)

Agresi Militer Belanda

8.

Lokasi Pemberontakan PKI Madiun 1948 ditunjukkan nomor ....

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

9.

Berikut ini yang bukan merupakan tokoh tokoh yang terlibat dalam PKI Madiun 1948 adalah ....

a)

Musso

b)

Amir Syarifuddin

c)

D.N Aidit

d)

Syafruddin Prawiranegara

e)

M.H Lukman

10.

Pembentukan Negara Islam Indonesia (NII) pernah diproklamasikan oleh salah satu seorang pemimpin DI/TII yang bernama ....

a)

Tengku Daud Beureuh

b)

Kartosuwiryo

c)

Kahar Muzakar

d)

Ibnu Hajar

e)

Ahmad Husain

11.

Kronologi Pada 19 September 1948, FDR/PKI di bawah pimpinan Musso dan Amir Syarifuddin mengumumkan berdirinya Negara Republik Soviet Indonesia.  Di awali dengan peristiwa - peristiwa berikut ini kecuali ....

a)

Situasi politik di dalam negeri semakin memanas ketika mulai terjadi pemogokan buruh di mana – mana yang diprovokasi PKI

b)

Anggota serikat buruh, pemuda dan tentara dihasut agar bergerak sama menentang pemerintah. Kekacauan diakibatkan oleh provokasi PKI ini mencapai puncaknya pada 13 – 16 September 1948.

c)

Diawali dengan terjadinya bentrokan antara TNI dan sekelomok orang bersenjata di Solo. Pada peristiwa ini, dr. Muwardi pimpinan barisan Banteng yang anti FDR diculik kemudian dibunuh.

d)

Selanjutnya terjadi pemogokan besar – besaran disalah satu pabrik di Delanggu.

e)

setelah menduduki Madiun, PKI dengan segala aksinya mulai menangkapi dan membunuh tokoh pemerintah dan partai yang tidak mau tunduk kepada PKI. Dalam waktu singkat, PKI berhasil menguasai beberapa kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah, seperti Sarangan, Ngawi, Ponorogo, Rembang dan Purwodadi.

12.

DII/TII merupakan pemberontakan yang bertujuan memisahkan diri dari NKRI dan membentuk Negara Islam Indonesia (NII). Pemberontakan diawali dengan diproklamasikannya berdirinya Negara Islam Indonesia pada 7 Agustus 1949, daerah yang menjadi tempat berkembangnya DI/TII adalah sebagai berikut, kecuali ....

a)

Jawa Barat

b)

Jawa Tengah

c)

Kalimantan Selatan

d)

Aceh

e)

Sulawesi Utara

13.

Munculnya gerakan DI/TII di Jawa Barat yang dipimpin oleh Kartosuwiryo disebabkan oleh …

a)

rasa tidak puas terhadap pemerintah republik Indonesia

b)

rasa tidak puas terhadap hasil perjanjian Renvile

c)

keinginan untuk mendirikan negara sendiri yang terlepas dari pemerintahan Indonesia

d)

rasa tidak puas terhadap hijrah pasukan TNI ke Jawa Tengah

e)

keinginan memperbaiki taraf kehidupan mayarakat Jawa Barat

14.

Hasil persetujuan Renville dianggap merugikan bangsa Indonesia karena.....

a)

Indonesia dibentuk menjadi RIS

b)

Wilayah Republik Indonesia semakin sempit

c)

Wilayah Republik Indonesia semakin luas.

d)

Indonesia harus membayar hutang-hutang Belanda

e)

Diberlakukannya masa demokrasi terpimpin

15.

Pemimpin DI/ TII di Jawa Tengah yaitu....

a)

Amir Fatah

b)

Ibnu Hajar

c)

Kahar Muzakar

d)

Teuku Daud Beureuh

e)

Kartosuwiryo

16.

Tentara Hizbullah termasuk kelompok yang memiliki andil besar dalam beberapa pemberontakan yang terjadi di Indonesia. persitiwa tersebut terjadi pada masa yang bersamaan dengan upaya mendapatkan pengakuan kedaulatan Indonesia sebagai bangsa dan negara yang merdeka. tokoh yang tidak terkait dengan pemberontakan tentara Hizbullah adalah.....

a)

Ibnu Hajar

b)

Kartosuwiryo

c)

Kahar Muzakar

d)

Amir Fatah

e)

Musso

17.

Pemberontakan DI/TII di Kalimantan Selatan dilatarbelakangi oleh kekecewaan pasukan tentara yang harus didemobilisasi atau mendapatkan posisi yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Hal ini menyebabkan perasaan tidak adil bagi para pejuang kemerdekaan. Gerakan di Kalimantan Selatan ini dipimpin oleh Ibnu Hadjar, yang membuat pasukan bernama …

a)

Angkatan Umat Islam

b)

Angkatan Umat Tertindas

c)

Angkatan Proletar

d)

Kesatuan Rakyat yang Tertindas

e)

Pasukan Tuntutan Rakyat

18.

Pemberontakan DI/TII yang bisa diselesaikan dengan cara diplomasi adalah ....

a)

Aceh

b)

Jawa Barat

c)

Jawa Tengah

d)

Sulawesi Selatan

e)

Kalimantan Selatan

19.

Pasukan yang dikirim untuk menumpas pemberontakan DI/TII Jawa Tengah adalah ....

a)

Gerakan Pasukan SIliwangi

b)

Gerakan Pasukan Hizbullah

c)

Gerakan Banteng Negara / Banteng Raiders

d)

Pasukan Sabilillah

e)

Pasukan Bharatayudha

20.

Operasi militer untuk menumpas pemberontakan DI/TII di Jawa Barat, adalah ……

a)

Operasi Bharatayuda dengan strategi pagar bagus

b)

Operasi Bharatayuda dengan strategi pagar betis

c)

Operasi Tegas

d)

Operasi Guntur”, Dengan Membentuk “Pasukan Banteng Raiders

e)

Operasi Sapta Marga Dengan Strategi Pagar Betis

21.

 Salah satu penyebab terjadinya pemberontakan DI/TII di Aceh adalah …

a)

Diturunkannya Daud Beureuh sebagai Bupati Aceh

b)

Diturunkannya Daud Beureuh sebagai Bupati Aceh

c)

Mendukung poros nasionalisme, agama, dan komunisme

d)

Diturunkannya Aceh dari daerah istimewa menjadi karesidenan

e)

Ingin menjalin hubungan dagang dengan Belanda

22.

Latar belakang Kahar Muzakar menyatakan Sulawesi Selatan bagian dari NII dibawah pimpinan Kartosuwiryo adalah ....

a)

tuntutan KGSS agar dimasukkan ke dalam APRIS dengan nama Brigade Hasanuddin

b)

pemerintah membentuk Brigade Hasanudin

c)

untuk mendirikan negara Sulawesi Selatan yang otonom

d)

kekecewaan terhadap pemerintah pusat

e)

pembangunan yang tidak merata antara pusat dan daerah

23.

Selain Bandung, APRA merencanakan gerakan di Jakarta. Menurut rencana, gerakan APRA di Jakarta. Bahkan mereka juga merencanakan untuk membunuh menteri pertahanan yang saat itu dijabat oleh ....

24.

Alasan gerakan separatis APRA mempertahankan Negara Pasundan adalah ....

a)

mempertahankan bentuk negara RIS

b)

merebut kekuasaan pemerintah pusat

c)

mengembalikan Indonesia ke tangan Belanda

d)

melindungi aset aset ekonomi kolonial yang ada diwilayah Pasundan

e)

mewujudkan ramalan Jayabaya akan adanya ratu adil sebagai penyelamat bangsa

25.

Selain Bandung, APRA merencanakan gerakan di Jakarta. Menurut rencana, gerakan APRA di Jakarta yang dibantu oleh....

a)

Amir Syarifuddin

b)

Syafruddin Prawiranegara

c)

Sutan Hamid II

d)

Sri Sultan Hamengkubuwono

e)

Moh. Hatta

26.

Pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA). Pemberontakan APRA didalangi oleh golongan kolonialis Belanda yang berupaya untuk mempertahankan berdirinya Negara Pasundan dengan APRA sebagai pasukan militer resminya. Tokoh dalam pemberontakan ini adalah ....

a)

dr. Soumokil

b)

Kapten Raymond Westerling

c)

Letnan Kolonel A. J. Mokoginta

d)

Kolonel A. E Kawilarang

e)

Kolonel A. J. Mokoginta

27.

Pergolakan di Sulawesi Selatan yang dipimpin oleh Andi Azis pada dasarnya dilandasi oleh adanya keinginan untuk ....

a)

menguasai seluruh daerah Sulawesi Selatan

b)

memindahkan pusat pemerintahan ke Makassar

c)

membentuk tentara khusus untuk wilayah Sulawesi Selatan

d)

menolak kedatangan pejabat yang ditugaskan oleh pemerintah pusat

e)

mempertahankan bentuk negara federal

28.

Gerakan yang bersifat separatis yang melibatkan mantan jaksa Negara Indonesia Timur dengan tuntutan mempertahankan bentuk federalis dengan  dukungan KNIL merupakan pemberontakan .....

a)

Republik Maluku Selatan

b)

Angkatan Perang Ratu Adil

c)

Gerakan Andi Azis

d)

Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia

e)

Gerakan Perjuangan Rakyat Semesta

29.

Tindakan yang dilakukan Soumokil yang dianggap membahayakan persatuan dan kesatuan negara Indonesia adalah ....

a)

mencetuskan berdirinya DI/TII Jawa Barat

b)

memproklamasikan berdirinya Republik Maluku Selatan di Ambon

c)

memimpin pasukan bebas KNIL untuk menentang kebijakan pemerintah yang ingin mengganti APRIS dengan TNI

d)

menangkap beberapa menteri yang sedang menghadiri sidang kabinet

e)

mengangkap Presiden Soekarno yang dianggap tidak dapat memimpin Indonesia

30.

Tindakan yang dilakukan Soumokil yang dianggap membahayakan persatuan dan kesatuan negara Indonesia berupaya ditumpas melalui diplomasi yaitu dengan cara mengirim tokoh untuk melakukan perundingan, tokoh yang dimaksud adalah ....

a)

dr. Leimena

b)

Kolonel Kawilarang

c)

Kolonel A. J. Mokoginta

d)

Mohammad Natsir

e)

Moh. Hatta

31.

Karena gagal dalam upaya diplomasi, pemberontakan yang dilakukan dr. Soumokil ditumpas dengan operasi militer yang dipimpin oleh ....

a)

Kolonel A. J. Mokoginta

b)

Kol. Kawilarang

c)

Kapten Raymond Westerling

d)

Letnan Kolonel A. J. Mokoginta

e)

Jendral A.H Nasution

32.

Upaya desintegrasi yang pernah terjadi di Indonesia diantaranta adalah Republik Persatuan Indonesia (RPI) yang pernah dilakukan oleh kelompok PRRI yang berkedudukan di ....

a)

Manado

b)

Makassar

c)

Palembang

d)

Sumatera Utara

e)

Sumatera Tengah

33.

Salah satu bukti keterlibatan pihak asing dalam gerakan separatis PRRI/Permesta adalah ....

a)

peralatan tempur yang digunakan berasal dari negara asing

b)

ditemukannya pilot asing dalam pesawat PRRI/Permesta yang jatuh tertembak

c)

ditemukannya dokumen kerjasama antara PRRI/Permesta dengan negara asing

d)

tokoh - tokoh PRRI/Permesta adalah perwira-perwira TNI yang dilatih oleh negara asing

e)

pascapenumpasan gerakan PRRI/Permesta, tokoh - tokoh banyak melarikan diri ke Luar Negeri

34.

Pemberontakan yang dipimpin oleh Westerling, Andi Azis dan Soumokil dilatarbelakangi oleh masalah pokok, yaitu keinginan mereka untuk ....

a)

mempertahankan bentuk negara federal di Indonesia

b)

memiliki pasukan pengamanan sendiri diwilayah konflik

c)

mempunyai pemerintahan sendiri di luar NKRI

d)

tidak bergabung dengan Negara Indonesia Timur (NIT)

e)

memperoleh status kemiliteran yang jelas dan NKRI

35.

Tokoh yang merupakan salah satu pemimpin bangsa Indonesia dan sempat memimpin kabinet pada masa awal kemerdekaan Indonesia. Kabinet yang dipimpin oleh tokoh ini sempat meneruskan program kabinet sebelumnya, yaitu program Reorganisasi dan Rasionalisasi (Rera). Program tersebut justru menimbulkan penolakan yang berujung pemberontakan yang puncaknya terjadi di Madiun. Tokoh yang dimaksud adalah ....

a)

Burhanuddin Harahap

b)

Ali Sastroamidjojo

c)

Amir Syarifuddin

d)

Sutan Syahrir

e)

Moh. Hatta

36.

 Menurut Ernest Renan faktor pendorong terwujudnya integrasi adalah ....

a)

Masih adanya etnosentrisme

b)

Sikap atau pandangan yang berpangkal pada masyarakat dan kebudayaan sendiri

c)

Perasaan tidak senasib dan tidak mempunyai tujuan yang sama

d)

Keinginan tidak bersatu

e)

Perasaan senasib dan mempunyai tujuan yang sama

37.

Pemberontakan yang dipimpin oleh Andi Aziz, seorang mantan perwira KNIL yang bergabung dalam pasukan APRIS dan juga mantan ajudan presiden Negara Indonesia Timur (NIT) terjadi di kota yang ditunjukkan oleh nomor ....

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

38.

Konferensi Meja Bundar (23 Agustus - 2 November 1949) di Den Haag, salah satu hasilnya adalah Belanda menyerahkan kedaulatan bangsa indonesia dalam bentuk ....

a)

Republik Indonesia Serikat

b)

Negara Republik Soviet Indonesia

c)

Negara Indonesia Timur

d)

Republik Indonesia

e)

Negara Indonesia Islam

39.

Republik Maluku Selatan (RMS) merupakan upaya disintegrasi di wilayah Indonesia Timur. Wilayah Maluku Selatan ini semula merupakan bagian dari ....

a)

Pemerintah Negara Timur

b)

Kawasan Indonesia Timur

c)

Negara Nusa Tenggara TimurWilayah Indonesia Timur

d)

Wilayah Indonesia Timur

e)

Negara Indonesia Timur

40.

Pergolakan daerah yang juga berpotensi sebagai upaya desintegrasi terjadi pada masa Kabinet Ali Sastroamidjojo II.

Pergolakan yang muncul di Sumatera dan Sulawesi dipicu oleh faktor

a)

ingin membentuk pemerintahan yang baru

b)

ketidakpuasan terhadap alokasi dana pembangunan yang diterima dari pemerintah pusat

c)

rasa ketidakpercayaan terhadap pemerintah

d)

ketidakpuasan dengan hasil pemilihan presiden

e)

menuntut keadilan masyarakat Indonesia untuk melakukan otonomi daerah sendiri

41.

Dalam PRRI/Permesta, Dewan Banteng dibentuk di daerah ....

a)

Sumatera Tengah

b)

Sumatera Utara

c)

Makassar

d)

Sumatera Selatan

e)

Manado

42.

Pemberongtakan PRRI/Permesta, darah Makassar membentuk Dewan ....

a)

Banteng

b)

Gajah

c)

Garuda

d)

Lambung Mangkurat

e)

Manguni

43.

Dewan Garuda di Sumatera Selatan dipimpin oleh ....

a)

Let.Kol Ahmad Husain

b)

Kol. Maludin Simbolon

c)

Let.Kol Barlian

d)

A.H Nasuiton

e)

Let.Kol Rukminto

44.

Kol. Maludin Simbolon merupakan tokoh pemimpin dewan daerah dari (a)   (nama provinsinya)

45.

Dewan Garuda di Sumatera Selatan yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Barlian mengambil alih kekuasan dari Gubernur Sumatera Selatan yang ketika itu dijabat oleh ....

a)

Winarno Danuatmodjo

b)

Wahyu Danuatmodjo

c)

Ruslan Muljohardjo

d)

Ruslan Danuatmodjo

e)

Let.Kol Ahmad Husain

46.

Selain di Sumatera, terjadi pergolakan yang serupa PRRI/Permesta di Manado yang bernama dewan ....

a)

Manguni

b)

Lambung Mangkurat

c)

Hasanuddin

d)

Alauddin

e)

Sam Ratulangi

47.

Dalam upaya penumpasan PRRIa pemerintah mengunakan kekuatan militer dengan melibatkan berbagai kesatuan secara penuh (laut, udara dan darat). Pasukan gabungan yang diberi nama ....

a)

operasi pagar betis

b)

bharatayudha

c)

nama Operasi 17 Agustus

d)

trikora

e)

dwikora

48.

Sementara dalam rangka menumpas gerakan Permesta, pemerintah melancarkan operasi militer yaitu ....

a)

operasi 17 Agustus

b)

operasi merdeka

c)

operasi deklarasi kemerdekaan

d)

bharatayudha

e)

pagar betis

49.

TNI menemukan bukti adanya keterlibatan pihak asing dalam gerakan Permesta, yaitu ketika salah satu pesawat asing ditembak jatuh oleh pasukan TNI di perairan Ambon pada 18 Mei 1958. Pesawat denga pilot A.L. Pope merupakan milik negara ....

a)

Inggris

b)

Rusia

c)

Amerika Serikat

d)

Uni Soviet

e)

Jerman

50.

Berikut ini perbedaan PRRI dan Permesta yang tidak tepat yaitu ....

a)

Waktu Deklarasi

b)

Wilayah

c)

Pemimpin

d)

Dewan

e)

Kebijakan