wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Simulasi 12

Total questions: 100

Worksheet time: 1hrs 17mins

Name
Class
Date
1.
Kendaraan adalah …
a)

prasarana angkut di jalan yang terdiri atas kendaraan bermotor dan kendaraan tidak bermotor

b)

seluruh alat transportasi yang beroperasi di jalan raya

c)

sarana angkut di jalan yang terdiri atas kendaraan bermotor dan kendaraan tidak bermotor

d)

prasarana dan sarana angkut di jalan yang terdiri atas kendaraan bermotor umum dan pribadi

e)

seluruh kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan raya

2.
Yang tidak termasuk kegiatan pembinaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagaimana dimaksud dalam UU No. 22 Tahun 2009 Pasal 5 yaitu …
a)

perencanaan

b)

pengaturan

c)

pengawasan

d)

pengendalian

e)

pembinaan

3.
Kendaraan bermotor adalah …
a)
seluruh kendaraan yang dioperasikan di jalan raya
b)
setiap kendaraan yang digerakkan oleh mesin
c)
seluruh kendaraan yang dioperasikan di jalan raya yang memiliki peralatan mesin
d)
setiap kendaraan yang digerakkan oleh peralatan mekanik dan yang berjalan di atas rel
e)
setiap kendaraan yang digerakkan oleh peralatan mekanik berupa mesin selain kenddaraan yang berjalan di atas rel
4.
Pengembangan jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 berpedoman pada …
a)
Rencana Nasional Pengembangan Jalan oleh Kementerian Perhubungan
b)
Rencana Strategis Jaringan Jalan Nasional
c)
Rencana Induk Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
d)
Rencana Induk Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nasional
e)
Rencana Induk Jaringan Jalan Nasional
5.
Peraturan Menteri Perhubungan No. 133 Tahun 2015 mengatur tentang …
a)
Pengujian Kendaraan Bermotor
b)
Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor
c)
Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor
d)
Kompetensi Penguji Berkala Kendaraan Bermotor
e)
Kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor
6.
Pengujian kendaraan bermotor adalah …
a)
kegiatan memeriksa dan menguji kendaraan bermotor, kereta gandengan dan kereta tempelan
b)
kegiatan menguji kendaraan bermotor, kereta gandengan dan kereta tempelan dalam rangka memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan
c)
serangkaian kegiatan memeriksa dan menguji kendaraan bermotor, kereta gandengan dan kereta tempelan
d)
serangkaian kegiatan menguji dan/atau memeriksa kendaraan bermotor, kereta gandengan dan kereta tempelan untuk memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan
e)
serangkaian kegiatan menguji dan/atau memeriksa bagian atau komponen kendaraan bermotor, kereta gandengan dan kereta tempelan dalam rangka pemenuhan terhadap persyaratan teknis dan laik jalan
7.
Penguji kendaraan bermotor adalah …
a)
pegawai yang bertugas melakukan pengujian terhadap kendaraan bermotor
b)
petugas yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan pengujian berkala kendaraan bermotor
c)
pegawai yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan pengujian kendaraan bermotor
d)
petugas yang memiliki kompetensi sebagai penguji kendaraan bermotor
e)
setiap pegawai yang bertugas di kantor pengujian kendaraan bermotor
8.
Sertifikat Kompetensi Penguji Berkala Kendaraan Bermotor dikeluarkan oleh …
a)
Badan Nasional Sertifikasi Profesi
b)
Kementerian Perhubungan
c)
Lembaga Sertifikasi Profesi
d)
Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Penguji
e)
Dinas Perhubungan
9.
Uji Berkala adalah …
a)
pengujian kendaraan bermotor yang dilakukan secara berkala terhadap setiap kendaraan bermotor, kereta gandengan dan kereta tempelan yang dioperasikan di jalan
b)
pengujian kendaraan yang dilakukan terhadap kendaraan bermotor, kereta gandengan dan kereta tempelan
c)
pengujian yang dilakukan terhadap seluruh kendaraan yang akan dioperasikan di jalan
d)
pengujian kendaraan bermotor yang dilakukan terhadap setiap kendaraan bermotor, kereta gandengan dan kereta tempelan yang dioperasikan di jalan
e)
pengujian secara berkala terhadap setiap kendaraan bermotor
10.
Jumlah Berat yang Diperbolehkan adalah …
a)
berat maksimum rangkaian kendaraan bermotor termasuk muatannya yang diperbolehkan menurut rancangannya
b)
berat minimum kendaraan bermotor termasuk muatannya yang diperbolehkan menurut rancangannya
c)
berat maksimum kendaraan bermotor berikut muatannya yang diperbolehkan menurut rancangannya
d)
berat minimum rangkaian kendaraan bermotor berikut muatannya yang diperbolehkan menurut rancangannya
e)
berat maksimum kendaraan bermotor berikut muatannya yang diperbolehkan menurut kelas jalannya
11.
Tujuan utama pengujian berkala kendaraan bermotor adalah untuk ...
a)
memberikan kepastian keselamatan terhadap kendaraan bermotor
b)
memberikan jaminan keselamatan secara teknis terhadap penggunaan kendaraan bermotor di jalan
c)
memberikan pelayanan atas permintaan pimpinan
d)
melaksanakan sebagian tugas dari dinas perhubungan
e)
agar tidak terjadi kecelakaan akibat pengoperasian kendaraan bermotor di jalan
12.
Pengujian tipe kendaraan bermotor diatur dalam …
a)
Peraturan Menteri Perhubungan No. 23 Tahun 2021
b)
Peraturan Menteri Perhubungan No. 133 Tahun 2016
c)
Peraturan Menteri Perhubungan No. 55 Tahun 2018
d)
Peraturan Menteri Perhubungan No. 155 Tahun 2016
e)
Peraturan Menteri Perhubungan No. 33 Tahun 2018
13.
Uji Tipe dilakukan terhadap …
a)
rancang bangun dan rekayasa kendaraan bermotor sebelum kendaraan bermotor dibuat dan/atau dirakit dan/atau diimpor secara massal
b)
rancang bangun dan rekayasa kendaraan bermotor yang dimodifikasi sebelum kendaraan bermotor dibuat dan/atau dirakit dan/atau diimpor secara massal
c)
fisik kendaraan bermotor, kereta gandengan sebelum kendaraan bermotor dibuat dan/atau dirakit dan/atau diimpor secara massal serta kendaraan bermotor yang dimodifikasi
d)
setiap kendaraan bermotor yang akan diproduksi secara massal
e)
fisik kendaraan bermotor, kereta gandengan, kereta tempelan sebelum kendaraan bermotor dibuat dan/atau dirakit dan/atau diimpor secara massal serta kendaraan bermotor yang dimodifikasi
14.
Peraturan tentang Kendaraan diatur secara resmi dalam …
a)
PM No. 55 Tahun 2012
b)
PP No. 55 Tahun 2012
c)
PM No. 155 Tahun 2015
d)
PP No. 115 Tahun 2015
e)
PM. No. 156 Tahun 2016
15.
Kendaraan bermotor meliputi …
a)
sepeda motor, mobil penumpang dan mobil bus
b)
sepeda motor, mobil penumpang, mobil bus dan mobil barang
c)
sepeda motor, mobil penumpang, mobil bus dan mobil barang yang dioperasikan di jalan
d)
sepeda motor, mobil penumpang, mobil bus, mobil barang dan kendaraan khusus
e)
sepeda motor, mobil penumpang, mobil bus, mobil barang dan kendaraan khusus yang dioperasikan di jalan
16.
Yang bukan merupakan ketentuan mobil bus kecil adalah ...
a)
JBB lebih dari 3.500 (tiga ribu lima ratus) sampai dengan 5.000 (lima ribu) kg
b)
ukuran lebar keseluruhan melebihi ukuran landasan dan tidak lebih dari 5.000 (lima ribu) mm
c)
ukuran lebar keseluruhan tidak melebihi ukuran landasan dan tidak melebihi 2.100 (dua ribu seratus) mm
d)
ukuran tinggi kendaraan tidak lebih dari 1,7 (satu koma tujuh) kali lebar kendaraannya
e)
ukuran panjang keseluruhan tidak melebihi ukuran landasan dan tidak lebih dari 6.000 (enam ribu) mm
17.
Yang bukan merupakan jenis mobil barang adalah ...
a)
mobil bak muatan terbuka
b)
mobil bak muatan tertutup
c)
mobil tangki
d)
mobil penarik
e)
mobil tempelan
18.
Mobil bus tingkat dirancang dengan …
a)
ukuran tinggi Mobil Bus tingkat tidak lebih dari 4.200 (empat ribu dua ratus) mm
b)
ukuran lebar keseluruhan tidak melebihi 2.100 (dua ribu seratus) mm
c)
ukuran panjang keseluruhan lebih dari 13.500 (tiga belas ribu lima ratus) milimeter sampai dengan 18.000 (delapan belas ribu) mm
d)
JBKB paling sedikit 22.000 (dua puluh dua ribu) kg sampai dengan 26.000 (dua puluh enam ribu) kg
e)
JBB lebih dari 16.000 (enam belas ribu) kg sampai dengan 24.000 (dua puluh empat ribu) kg
19.
Kendaraan bermotor jenis kendaraan khusus yaitu kendaraan yang dirancang bangun untuk fungsi tertentu. Yang bukan merupakan fungsi tertentu pada kendaraan khusus yaitu ...
a)
kendaraan militer
b)
kendaraan yang digunakan untuk ketertiban dan keamanan masyarakat
c)
kendaraan yang digunakan untuk mobilitas penyandang cacat
d)
alat produksi
e)
kendaraan pengangkut mobil
20.
Jumlah Berat yang Diizinkan adalah …
a)
berat maksimum kendaraan bermotor termasuk muatannya yang diizinkan berdasarkan rancangannya
b)
berat minimum kendaraan bermotor tidak termasuk muatannya yang diizinkan berdasarkan rancangan sumbunya
c)
berat minimum rangkaian kendaraan bermotor tidak termasuk muatannya yang diizinkan berdasarkan rancangan sumbunya
d)
berat maksimum kendaraan bermotor termasuk muatannya yang diizinkan berdasarkan kelas jalan yang dilalui
e)
berat minimum kendaraan bermotor termasuk muatannya yang diizinkan berdasarkan kelas jalan yang dilalui
21.
Peraturan Menteri Perhubungan No. 156 Tahun 2016 mengatur tentang …
a)
Kompetensi Penguji Tipe Kendaraan Bermotor
b)
Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor
c)
Kompetensi Penguji Berkala Kendaraan Bermotor
d)
Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor
e)
Akreditasi Unit Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor
22.
Yang bukan merupakan bagian isi dari sertifikat kompetensi penguji berkala kendaraan bermotor adalah …
a)
tanda tangan Direktur Jenderal
b)
tanda tangan Menteri
c)
sanksi administrasi
d)
wewenang, tugas dan tanggung jawab
e)
nomor sertifikat
23.
Nomor registrasi Penguji Berkala Kendaraan Bermotor berupa alfanumerik yang terdiri atas paling sedikit …
a)
12 buah
b)
10 buah
c)
11 buah
d)
15 buah
e)
16 buah
24.
Akreditasi Pengujian Kendaraan Bermotor diatur dalam …
a)
Keputusan Menteri Perhubungan No. KM. 69 Tahun 1993
b)
Peraturan Dirjenhubdat No. SK. 1071/AJ.402/DRDJ/2015
c)
Peraturan Dirjenhubdat No. SK. 1076/AJ.402/DRDJ/2015
d)
Keputusan Menteri Perhubungan No. KM. 71 Tahun 1993
e)
Peraturan Dirjenhubdat No. SK. 1471/AJ.402/DRDJ/2017
25.
Untuk memperoleh akreditasi unit pelaksana pengujian berkala kendaraan bermotor harus memenuhi kriteria berikut ini, kecuali ...
a)
persyaratan kompetensi penguji
b)
persyaratan lokasi
c)
persyaratan fasilitas prasarana pengujian
d)
persyaratan jumlah kendaraan wajib uji
e)
persyaratan keakurasian peralatan pengujian
26.
Yang bukan merupakan persyaratan lokasi pada Akreditasi unit pelaksana pengujian berkala kendaraan bermotor yaitu ...
a)
mudah dijangkau oleh pemilik kendaraan
b)
sesuai dengan rencana umum tata ruang daerah
c)
terletak didekat pusat pemerintahan
d)
memenuhi analisis dampak lalu lintas
e)
memiliki atau menguasai area tanah sesuai kebutuhan
27.
Setiap unit pelaksana pengujian berkala kendaraan bermotor wajib melakukan Kalibrasi terhadap peralatan pengujian secara berkala, hal ini sesuai dengan …
a)
PM No. 55 Tahun 2012 pasal 18
b)
PM No. 133 Tahun 2015 pasal 19
c)
PM No. 156 Tahun 2012 pasal 20
d)
UU No. 22 Tahun 2009 pasal 21
e)
PM No. 33 Tahun 2018 pasal 22
28.
Pelaksanaan kalibrasi terhadap peralatan pengujian kendaraan bermotor dilakukan setiap …
a)
1 tahun sekali
b)
6 bulan sekali
c)
tergantung kondisi peralatan
d)
2 tahun sekali
e)
3 tahun sekali
29.
Pedoman teknis penerbitan bukti lulus uji berkala kendaraan bermotor diatur dalam …
a)
Keputusan Dirjenhubdat No. KP.DRJD 3921 Tahun 2020
b)
Keputusan Dirjenhubdat No. KP.DRJD 1471 Tahun 2021
c)
Peraturan Dirjenhubdat No. SK.2874/AJ.402/DRJD/2017
d)
Peraturan Dirjenhubdat No. KP- DRJD 1527 Tahun 2021
e)
Keputusan Dirjenhubdat No. KP.DRJD 3291 Tahun 2021
30.
Setiap kendaraan bermotor wajib uji yang telah dinyatakan lulus … diberikan bukti lulus uji berkala kendaraan bermotor.
a)
pemeriksaan laik jalan
b)
pemeriksaan teknis
c)
pemeriksaan administrasi
d)
pemeriksaan dan pengujian fisik
e)
pemeriksaan rancang bangun
31.
Bukti lulus uji berkala kendaraan bermotor berupa …
a)
kartu uji
b)
buku uji
c)
kartu uji dan tanda uji
d)
tanda uji
e)
RFID
32.
Informasi yang tidak terdapat dalam kartu uji atau smart card adalah ...
a)
identitas pemilik kendaraan
b)
kelas jalan tertinggi yang boleh dilalui
c)
identitas kendaraan bermotor
d)
nomor uji kendaraan
e)
hasil uji berkala
33.
Seorang penguji berkala kendaraan bermotor apabila melakukan pelanggaran saat melaksanakan tugasnya akan mendapatkan sanksi administratif. Berikut ini yang bukan merupakan bentuk sanksi administratif tersebut adalah ...
a)
peringatan lisan
b)
peringatan tertulis
c)
denda administratif
d)
pembekuan/skorsing
e)
pencabutan sertifikat kompetensi dan tanda kualifikasi sebagai penguji berkala kendaraan bermotor
34.
Jenjang kompetensi penguji berkala kendaraan bermotor terdapat …
a)
4 jenjang
b)
5 jenjang
c)
6 jenjang
d)
7 jenjang
e)
8 jenjang
35.
Pelayanan prima memiliki beberapa prinsip penting. Berikut ini yang bukan merupakan prinsip pelayanan prima yaitu ...
a)
kesederhanaan
b)
kejelasan
c)
ketepatan
d)
apa adanya
e)
keterbukaan
36.
Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada pelanggan atau konsumen, seorang penguji kendaraan bermotor hendaknya …
a)
memilih-milih konsumen yang akan dilayani
b)
melayani sesuai dengan SOP apabila diminta
c)
memberikan respon yang cepat dan tidak bertele-tele terhadap konsumen
d)
tidak memberikan informasikan dengan jelas kepada konsumen
e)
menunggu konsumen datang untuk dilayani
37.
Beberapa kendala dalam penerapan konsep pelayanan prima pada umumnya yaitu ...
a)
kualitas sdm memadai
b)
etos kerja yang rendah
c)
service awareness sudah tinggi
d)
sistem reward masih kurang
e)
perintah langsung dari pimpinan
38.
Pengujian terhadap persyaratan laik jalan kereta gandengan dan kereta tempelan meliputi berikut ini, kecuali ...
a)
uji emisi gas buang
b)
kemampuan rem utama
c)
uji sistem penerangan
d)
kedalaman alur ban
e)
kemampuan rem parkir
39.
Modifikasi kendaraan bermotor yang tidak diizinkan sesuai dengan UU 22 tahun 2009 pasal 52 yaitu …
a)
modifikasi ukuran
b)
modifikasi daya angkut
c)
modifikasi dimensi
d)
modifikasi mesin
e)
modifikasi rem
40.
Akses keluar darurat berupa jendela pada mobil bus dengan jumlah tempat duduk untuk 60 orang paling sedikit berjumlah …
a)
1 akses keluar pada sisi kanan dan kiri
b)
2 akses keluar pada sisi kanan dan kiri
c)
4 akses keluar pada sisi kanan dan kiri
d)
3 akses keluar pada sisi kanan dan kiri
e)
6 akses keluar pada sisi kanan dan kiri
41.
Mobil Barang, Kereta Gandengan atau Kereta Tempelan wajib dilengkapi dengan perisai kolong yang tinggi ujung landasan dibagian samping badannya ... diukur dari permukaan jalan, dan/atau sumbu paling belakang ... diukur dari sisi terluar bagian belakang.
a)
700 mm dan 500 mm
b)
1.000 mm dan 1.000 mm
c)
700 mm dan 1.000 mm
d)
1.000 mm dan 700 mm
e)
550 mm dan 650 mm
42.
Persyaratan susunan pada kendaraan bermotor harus memiliki motor penggerak, meliputi diantaranya adalah …
a)
motor bensin dan motor diesel
b)
motor bakar, motor listrik, kombinasi motor bakar listrik
c)
kombinasi motor uap dan gas
d)
kombinasi motor bensin dan diesel
e)
kombinasi motor bakar dan motor listrik
43.
Beberapa persyaratan rem utama pada kendaraan bermotor yaitu …
a)
ditempatkan di ruang pengemudi dan bekerja pada semua roda-roda sesuai dengan besarnya beban pada masing-masing sumbu
b)
ditempatkan di ruang penumpang dan bekerja pada roda-roda di sumbu tertentu
c)
menggunakan sistem rem angin dan fluida
d)
memiliki koefisien gesek yang baik
e)
memiliki pedal rem dan kanvas rem
44.
Diketahui ukuran ban 9.50-16-14PR. Angka 9.50 dalam ukuran ban tersebut menunjukkan ...
a)
diameter pelek
b)
aspek rasio ban
c)
lebar ban
d)
tinggi ban
e)
lebar telapak ban
45.
Diketahui spesifikasi ban yaitu 225/70 R16. Ban tersebut merupakan jenis ban …
a)
mati
b)
tubles
c)
radial
d)
bias
e)
semislick
46.
Yang tidak termasuk “Ukuran” pada kendaraan bermotor yaitu …
a)
front over hang
b)
rear over hang
c)
ground clearance
d)
total height
e)
total length
47.
Karoseri pada kendaraan bermotor meliputi bagian berikut ini, kecuali …
a)
kaca
b)
sistem penerus daya
c)
tempat duduk
d)
pintu
e)
engsel
48.
Persyaratan kaca pada kendaraan bermotor yaitu seperti berikut ini, kecuali …
a)
bukan jenis kaca safety
b)
tahan gores
c)
bening, tidak mudah pudar
d)
apabila pecah tidak membahayakan
e)
tidak mengganggu penglihatan pengemudi
49.
Setiap rangka landasan kendaraan bermotor harus dilengkapi dengan nomor rangka landasan dengan ketentuan …
a)
ditulis pada plat khusus yang kemudian ditempelkan secara permanen pada rangka landasan
b)
merupakan bagian terpisah dari rangka landasan
c)
wajib diletakkan dibagian atas rangka landasan
d)
hanya dapat dibaca dengan menggunakan alat tertentu
e)
ditulis dalam bentuk embos ke dalam atau ke luar
50.
Sistem pembuangan pada kendaraan bermotor dirancang dengan ketentuan …
a)
arah pipa pembuangan harus ke atas
b)
asap yang dikeluarkan tidak boleh berwarna hitam
c)
asap yang dikeluarkan boleh mengarah ke roda pada sumbu belakang
d)
pipa pembuangan tidak melebihi sisi samping atau sisi belakang kendaraan bermotor
e)
dirancang dan dibuat dari bahan fiber
51.
Sebuh truck memiliki berat S1:3.500 kg dan S2: 6.000 Kg. Gaya rem pada kedua sumbu tersebut S1:1.800 Kg dan S2:3.200 Kg. Berapakah efisiensi rem pada truck tersebut ?
a)
0.55
b)
0.5
c)
0.52
d)
0.54
e)
0.58
52.
Pengujian menggunakan alat uji Headlight Tester bertujuan untuk …
a)
mengetahui besar dan arah penyimpangan dari lampu kabut
b)
mengetahui besar dan arah penyimpangan dari pancaran lampu utama jauh dan dekat
c)
mengetahui jenis lampu yang digunakan
d)
mengetahui intensitas kuat pancar lampu tambahan
e)
mengetahui intensitas kuat pancar lampu utama dekat
53.
Berapa kecepatan referensi yang diharuskan oleh ketentuan perundang undangan pada saat menguji pada side slip tester?
a)
5 km/jam
b)
10 km/jam
c)
15 km/jam
d)
18 km/jam
e)
20 km/jam
54.
Ambang batas emisi gas buang motor bakar cetus api 4 langkah untuk tahun pembuatan dibawah 2007 adalah …
a)
CO <= 4,5% dan HC <= 200 ppm
b)
CO < 1,5% dan HC < 200 ppm
c)
CO < 4,5% dan HC < 12000 ppm
d)
CO < 1,5% dan HC < 1200 ppm
e)
CO <= 4,5% dan HC <= 1200 ppm
55.
Mengapa pada saat pengujian menggunakan CO/HC Tester, penguji tidak melakukan pengegasan (throtle up) pada kendaraan?
a)
karena pada kondisi tersebut penggunaan bahan bakar lebih sedikit sehingga dapat menekan tingkat CO
b)
karena pada kondisi tersebut udara yang masuk lebih sedikit sehingga dapat menekan tingkat HC
c)
karena pada kondisi tersebut perbandingan udara dan bahan bakar mendekati sempurna pada proses pembakaran
d)
karena pada kondisi tersebut perbandingan udara dan bahan bakar tidak sempurna pada proses pembakaran
e)
karena pada kondisi tersebut solar yang disemprotkan oleh injector sesuai dengan kebutuhan mesin
56.
Tujuan utama dilaksanakannya pengujian terhadap emisi gas buang kendaraan bermotor adalah …
a)
untuk memudahkan dalam penyetelan kadar emisi gas buang pada kendaraan bermotor
b)
untuk mengontrol kadar emisi gas buang pada kendaraan bermotor
c)
untuk mengetahui kadar emisi gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan tergantung dari jenis bahan bakarnya
d)
untuk mengetahui kadar emisi gas buang secara total di Indonesia
e)
untuk membatasi kadar emisi gas buang kendaraan bermotor
57.
Pengujian menggunakan alat uji Speedometer Tester dilakukan dengan cara …
a)
memacu kendaraan menggunakan gigi 4 hingga kecepatan 45 km/jam
b)
membandingkan kecepatan yang ditunjukkan oleh alat uji dengan kecepatan yang ditunjukkan oleh speedometer di kendaraan
c)
menempatkan sumbu depan kendaraan pada alat uji
d)
menempatkan sumbu belakang kendaraan pada alat uji
e)
memacu kendaraan menggunakan gigi 4 hingga kecepatan 40 km/jam
58.
Pengujian tingkat kebisingan klakson pada kendaraan bermotor menggunakan alat …
a)
Sound level meter
b)
Tint tester
c)
Chasiss dyno tester
d)
Micrometer screw gauge
e)
Measuring tape
59.
Perlambatan minimal yang harus dipenuhi pada saat pengujian efisiensi pengereman yaitu …
a)
5 meter per detik
b)
10 milimeter per detik kuadrat
c)
6 meter per detik
d)
10 meter per detik kuadrat
e)
5 meter per detik kuadrat
60.
Pada saat melakukan pengujian menggunakan alat uji Side Slip Tester, hasil yang ditunjukkan oleh alat yaitu -3, artinya …
a)
setiap berjalan 1 kilometer ke depan, roda tersebut mengalami penyimpangan ke kiri sebesar 3 meter
b)
setiap berjalan 1 kilometer ke depan, roda tersebut mengalami penyimpangan ke kanan sebesar 3 milimeter
c)
setiap berjalan 1 meter ke depan, roda tersebut mengalami penyimpangan ke kanan sebesar 3 milimeter
d)
setiap berjalan 1 meter ke depan, roda tersebut mengalami penyimpangan ke kiri sebesar 3 milimeter
e)
setiap berjalan 1 kilometer ke depan, roda tersebut mengalami penyimpangan ke kanan sebesar 3 meter
61.
Mengapa pada saat pengujian menggunakan Smoke Tester, penguji melakukan pengegasan (throtle up) pada kendaraan?
a)
karena pada kondisi tersebut penggunaan bahan bakar lebih sedikit sehingga dapat menekan tingkat CO/HC
b)
karena pada kondisi tersebut perbandingan udara dan bahan bakar mendekati sempurna pada proses pembakaran
c)
karena pada kondisi tersebut tingkat ketebalan asap yang dikeluarkan kendaraan lebih maksimal
d)
karena pada kondisi tersebut perbandingan udara dan bahan bakar tidak sempurna pada proses pembakaran
e)
karena pada kondisi tersebut solar yang disemprotkan oleh injector sesuai dengan kebutuhan mesin
62.
Sebuah kendaraan bermotor memiliki saluran pembuangan sebanyak 2 (dua), pada saat melakukan pengujian emisi gas buang maka yang dilakukan oleh seorang penguji adalah …
a)
melakukan pengujian melalui kedua lubang pembuangan secara bersamaan
b)
menutup salah satu lubang pembuangan dan melakukan pengujian emisi melalui salah satu lubang saja (lubang utama yang diprioritaskan)
c)
melakukan pengujian melalui kedua lubang pembuangan secara bergantian
d)
tidak bersedia melakukan pengujian emisi karena belum ada SOP nya
e)
melakukan pengujian emisi melalui salah satu lubang saja (lubang utama yang diprioritaskan) dan lubang lain dibiarkan terbuka saat melakukan pengujian
63.
Diketahui rem parkir pada sebuah kendaraan dengan konfigurasi sumbu 1.22 berada diantara transmisi dan propeller shaft, pada saat pengujian efisiensi rem parkir dilakukan dengan cara …
a)
meletakkan sumbu ke-2 di atas alat uji rem (roller brake)
b)
meletakkan sumbu ke-3 di atas alat uji rem (roller brake)
c)
meletakkan sumbu ke-1 di atas alat uji rem (roller brake)
d)
meletakkan sumbu ke-1 dan ke-2 di atas alat uji rem (roller brake) secara bergantian
e)
meletakkan sumbu ke-2 dan ke-3 di atas alat uji rem (roller brake) secara bergantian
64.
Termasuk Perlengkapan kendaraan bermotor antara lain …
a)
Sabuk keselamatan, ban cadangan, segitiga pengaman, kotak peralatan, pembuka roda, helm dan rompi pemantul cahaya bagi kendaraan bermotor beroda >4 tanpa rumah-rumah, pertolongan pertama pada kecelakaan
b)
Sabuk keselamatan, kaca spion, segitiga pengaman, kotak peralatan, pembuka roda, helm dan rompi pemantul cahaya bagi kendaraan bermotor beroda <4 tanpa rumah-rumah, pertolongan pertama pada kecelakaan
c)
Sabuk keselamatan, kaca spion, segitiga pengaman, kotak peralatan, pembuka roda, helm dan rompi pemantul cahaya bagi kendaraan bermotor beroda >4 tanpa rumah-rumah, pertolongan pertama pada kecelakaan
d)
Sabuk keselamatan, kaca spion, spakboard, kotak peralatan, pembuka roda, helm dan rompi pemantul cahaya bagi kendaraan bermotor beroda >4 tanpa rumah-rumah, pertolongan pertama pada kecelakaan
e)
Sabuk keselamatan, ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, helm dan rompi pemantul cahaya bagi kendaraan bermotor beroda >4 tanpa rumah-rumah, pertolongan pertama pada kecelakaan
65.
Termasuk dalam komponen Pendukung kendaraan bermotor antara lain …
a)
pengukur kecepatan, kaca spion, penghapus kaca, sabuk pengaman, perisai kolong
b)
pengukur kecepatan, kaca spion, penghapus kaca, sabuk pengaman, perisai kolong dan bumper
c)
pengukur kecepatan, kaca spion, penghapus kaca, klakson dan sabuk pengaman
d)
pengukur kecepatan, kaca spion, penghapus kaca, klakson, sparkboard, bumper dan pengarah angin
e)
pengukur kecepatan, kaca spion, penghapus kaca, sabuk pengaman, sparkboard dan bumper
66.
Setiap rangka landasan memiliki nomor identitas, standar jumlah digit pada nomor identitas rangka tersebut yaitu …
a)
12 digit (huruf dan angka)
b)
15 digit (huruf dan angka)
c)
17 digit (huruf dan angka)
d)
19 digit (huruf dan angka)
e)
21 digit (huruf dan angka)
67.
Yang terjadi pada sistem pengereman saat pengemudi melakukan pengereman utama sampai dengan kendaraan berhenti yaitu …
a)
pedal - vaccum booster - master rem - silinder roda - pipe/flexible hose - kampas rem menekan tromol
b)
pedal - vaccum booster - master rem - pipe/flexible hose - silinder roda - kampas rem menekan tromol
c)
vaccum booster - silinder roda - master rem - pipe/flexible hose - kampas rem menekan tromol
d)
vaccum booster - silinder roda - pipe/flexible hose - master rem - kampas rem menekan tromol
e)
pedal - kawat penghubung - master rem - pipe/flexible hose - silinder roda - kampas rem menekan tromol
68.
Berdasarkan konstruksinya, sistem suspensi pada kendaraan bermotor terdiri atas …
a)
dependent dan independent
b)
unsprung weight dan sprung weight
c)
macpherson dan double wishbone
d)
suspensi roda depan dan suspensi roda belakang
e)
leaf spring dan coil spring
69.
Transmisi memiliki beberapa komponen, berikut ini yang bukan merupakan komponen transmisi manual adalah ...
a)
extension housing
b)
shift linkage
c)
transmission case
d)
speedometer gear
e)
shift transmission
70.
Daya motor penggerak minimum yang diperolehkan untuk Rangkaian Kereta Gandengan/Tempelan adalah sebesar …
a)
8,5 KW / 1 ton
b)
7,5 KW / 1 ton
c)
6,5 KW / 1 ton
d)
5,5 KW / 1 ton
e)
4,5 KW / 1 ton
71.
Diketahui wheel base mobil truck sumbu belakang tunggal sepanjang 3.350 mm, maka panjang maksimum dari mobil truck tersebut adalah …
a)
7.025 mm
b)
7.045 mm
c)
7.035 mm
d)
7.055 mm
e)
7.015 mm
72.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.55 Tahun 2012, tempat duduk pengemudi harus memenuhi syarat-syarat minimum berikut, kecuali ...
a)
Tidak ada gangguan cahaya dari dalam kendaraan
b)
Dapat diatur sesuai dengan kenyamanan pengemudi
c)
Mempunyai lebar paling sedikit 400 (empat ratus) milimeter dan simetris dengan pusat roda kemudi
d)
memungkinkan pengemudi mempunyai pandangan yang bebas ke depan dan ke samping
e)
Ditempatkan pada bagian dalam badan Kendaraan yang memungkinkan pengemudi dapat mengendalikan Kendaraannya
73.
Daya motor penggerak minimal yang dibutuhkan untuk mobil barang yang memiliki JBB sebesar 21 ton adalah ...
a)
94,5 KW
b)
95,5 KW
c)
96,5 KW
d)
97,5 KW
e)
98,5 KW
74.
Alat pemantul cahaya berwarna merah yang ditempatkan pada sisi kiri dan kanan bagian belakang Kendaraan Bermotor harus dapat dilihat oleh pengemudi kendaraan lain yang berada di belakang kendaraan pada malam hari dari jarak minimal …
a)
20 meter
b)
40 meter
c)
60 meter
d)
80 meter
e)
100 meter
75.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.55 Tahun 2012, beberapa syarat alat perangkai pada Kereta Gandengan dan Tempelan, kecuali ...
a)
dapat berupa alat perangkai otomatis
b)
dilengkapi alat pengunci
c)
dilengkapi dengan kaki-kaki penopang
d)
dikonstruksi dengan gerakan terbatas
e)
dapat berupa alat perangkai non otomatis
76.
Kendaraan bermotor harus dilengkapi pula dengan rem pelambat dengan ketentuan …
a)
memiliki JBI >8 ton
b)
memiliki JBI <7 ton
c)
memiliki JBB >7 ton
d)
memiliki JBB =7 ton
e)
memiliki JBI <8 ton
77.
Alat penunjang pengujian berkala kendaraan bermotor yang berfungsi untuk membantu dalam pemeriksaan teknis bagian bawah kendaraan bermotor terutama pada saat melaksanakan pemeriksaan terhadap sistem suspensi yang digerakkan oleh tenaga angin adalah …
a)
side slip tester
b)
ply detector
c)
flashlight
d)
hammer
e)
compressor
78.
Dalam pengujian lampu utama apabila hasilnya dalam satu lux maka harus dikonversikan ke satuan candela dengan acuan yaitu …
a)
1 lux = 1000 cd
b)
1 lux = 625 cd
c)
1 lux = 12000 cd
d)
1 lux = 600 cd
e)
1 lux = 650 cd
79.
Yang tidak termasuk dalam peralatan utama pada pengujian berkala kendaraan bermotor adalah ...
a)
headlight tester
b)
axle load meter
c)
tint tester
d)
smoke tester
e)
flashlight
80.
Pada saat melakukan perawatan pada Side Slip Tester kegiatan yang dilakukan adalah …
a)
membersihkan bagian plat dengan sikat kawat dan sabun
b)
melapisi permukaan plat dengan oli agar tidak korosi
c)
melakukan penyemprotan disinfectan atau pembasmi serangga
d)
gunakan alat penyedot debu untuk membersihkan celah-celah kecil pada alat uji
e)
cuci bersih seluruh komponen alat uji
81.
Pada alat uji Axle Load and Brake Tester terdapat beberapa sensor utama, yaitu …
a)
Fotocell dan Force sensor
b)
Load sensor dan Speed sensor
c)
Presence sensor dan Proximity sensor
d)
Presence sensor dan Speed sensor
82.
Setiap unit pelaksana pengujian berkala kendaraan bermotor wajib dilengkapi dengan Generator Set, adapun ketentuan kapasitas minimalnya sesuai dengan SE Dirjenhubdat No. A.1080/UM.107/2/1991 yaitu …
a)
30 kVA
b)
40 kVA
c)
50 kVA
d)
60 kVA
e)
70 kVA
83.
Setiap Kendaraan wajib uji yang telah dilakukan Uji Berkala untuk pertama kali diberi nomor uji Kendaraan Bermotor, minimal harus memuat informasi ...
a)
kode provinsi, kode Kabupaten/Kota, kode jenis Kendaraan Bermotor, kode tahun pendaftaran uji, dan nomor urut pengujian
b)
kode daerah, kode Kabupaten/Kota, kode jenis Kendaraan Bermotor, kode tahun pendaftaran uji, dan nomor urut pengujian
c)
kode provinsi, kode Kabupaten/Kota, kode jenis Kendaraan Bermotor, kode tahun STNK, dan nomor urut pengujian
d)
kode negara, kode Kabupaten/Kota, kode jenis Kendaraan Bermotor, kode tahun pendaftaran uji, dan nomor urut pengujian
e)
kode negara, kode provinsi, kode Kabupaten/Kota, kode jenis Kendaraan Bermotor, kode tahun STNK, dan nomor urut pengujian
84.
Pendaftaran kendaraan wajib uji berkala sebagaimana dimaksud dalam PM 133 Tahun 2015 Pasal 4 ayat (2) huruf a dilakukan pada Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor sesuai domisili pemilik kendaraan paling lama …
a)
14 (empat belas) bulan sejak diterbitkannya Bukti Lulus Uji Kendaraan Bermotor yang pertama kali
b)
1 (satu) Tahun sejak diterbitkannya Buki Pemilikan Kendaraan Bermotor yang pertama kali
c)
14 (empat belas) hari sejak diterbitkannya Surat Registrasi Uji Type yang pertama kali
d)
1 (satu) bulan sejak diterbitkannya Buki Pemilikan Kendaraan Bermotor yang pertama kali
e)
14 (empat belas) hari sejak diterbitkannya Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang pertama kali
85.
Pemilik kendaraan bermotor wajib uji berkala harus mengajukan permohonan untuk dilakukan uji berkala perpanjangan masa berlaku kepada unit pelaksana pengujian berkala kendaraan bermotor sesuai dengan domisili kendaraan bermotor yang bersangkutan selambat-lambatnya ...
a)
20 (dua puluh) hari sebelum habis masa berlaku uji berkala kendaraan bermotor
b)
14 (empat belas) hari sebelum habis masa berlaku uji berkala kendaraan bermotor
c)
10 (sepuluh) hari sebelum habis masa berlaku uji berkala kendaraan bermotor
d)
30 (tiga puluh) hari sebelum habis masa berlaku uji berkala kendaraan bermotor
e)
25 (dua puluh lima) hari sebelum habis masa berlaku uji berkala kendaraan bermotor
86.
Kendaraan bermotor wajib uji berkala yang tidak melakukan uji berkala selama 2 tahun sejak masa berlaku uji berkala berakhir maka …
a)
dilakukan pemeriksaan persyartan teknis kendaraan bermotor
b)
dilakukan pengujian laik jalan kendaraan bermotor
c)
dihapus dari daftar kendaraan bermotor wajib uji
d)
wajib melakukan rubah bentuk
e)
wajib melakukan numpang uji
87.
Apabila ada perubahan kepemilikan, spesifikasi teknis dan/atau wilayah operasi Kendaraan, pemilik atau pemilik baru Kendaraan wajib mengajukan permohonan perubahan bukti lulus Uji, dengan melengkapi, kecuali …
a)
lulus Uji Berkala untuk Kendaraan yang mengalami perubahan spesifikasi teknisnya
b)
melampirkan foto kendaraan sesuai spesifikasi yang baru
c)
memiliki bukti lulus Uji Berkala sebelumnya
d)
keterangan mengenai perubahan kepemilikan
e)
keterangan mengenai spesifikasi teknis Kendaraan Bermotor dan/atau wilayah operasi Kendaraan
88.
Sistem informasi yang mencatat transaksi kedokumen-dokumen dasar kemudian mengolahnya ke dalam sistem informasi yang diolah untuk dijadikan informasi-informasi pencatatan nilai disebut ...
a)
Transaction Processing Systems
b)
spreadsheet
c)
SMS Gateaway
d)
Neraca
e)
Sistem Informasi Manajemen
89.
Berikut ini yang bukan merupakan tujuan utama dari dikembangkannya SIM-PKB adalah ...
a)
Transparansi dan akurat
b)
akuntabilitas
c)
memberikan kemudahan dalam proses penyelenggaraan sistem PKB
d)
memberikan pelayanan yang lebih cepat
e)
menurunkan biaya retribusi
90.
Tujuan disusunnya SOP (Standar Oprasional Prosedur) pengujian kendaraan bermotor adalah ...
a)
sebagai alat bagi pengambilan keputusan
b)
sebagai alat pengganti penggunaan cara manual
c)
sebagai bentuk kegiatan administrasi
d)
sebagai standarisasi cara/proses yang dilakukan dalam menyelesaikan pekerjaan
e)
sebagai alat bagi pengambilan kebijaksanaan
91.
Penyelenggaraan Sistem Informasi Uji Berkala Kendaraan Bermotor sesuai dengan amanah …
a)
UU No. 22 Tahun 2009 pasal 53
b)
PM No. 55 Tahun 2012 pasal 63
c)
PM No. 133 Tahun 2015 pasal 73
d)
PM No. 156 Tahun 2016 pasal 83
e)
PM No. 33 Tahun 2018 pasal 93
92.
Diketahui sebuah mobil bus konfigurasi sumbu 1.22 dengan keterangan sebagai berikut ... JBB : 21.000 kg a1 : 680 cm a2 : 100 cm q : 575 cm S1 : 2.455 kg S2 : 3.555 kg S3 : 3.540 kg G : 45 orang Kekuatan Ban : 2.000 kg tiap roda Berapakah nilai Daya Angkut mobil bus tersebut?
a)

3140 kg

b)

3135 kg

c)

3130 kg

d)

3125 kg

e)

3120 kg

93.
Diketahui sebuah mobil bus konfigurasi sumbu 1.22 dengan keterangan sebagai berikut ... JBB : 21.000 kg a1 : 680 cm a2 : 100 cm q : 575 cm S1 : 2.455 kg S2 : 3.555 kg S3 : 3.540 kg G : 45 orang Kekuatan Ban : 2.000 kg tiap roda Berapakah nilai Muatan Sumbu Terberat mobil bus tersebut?
a)
4751,64 kg
b)
4761,64 kg
c)
4771,64 kg
d)
4781,64 kg
e)
4791,64 kg
94.
Diketahui sebuah mobil barang konfigurasi sumbu 1.2 dengan keterangan sebagai berikut ... JBB : 15.000 kg G : 3 orang S1 : 2.250 kg Ban : 2.500 kg tiap roda S2 : 2.100 kg p : 50 cm di depan S1 a : 365 cm Kelas Jalan : III q : 280 cm Berapakah nilai Daya Angkut mobil barang tersebut?
a)

7655,93 kg

b)

7656,93 kg

c)

7657,93 kg

d)

7658,93 kg

e)

7659,93 kg

95.
Diketahui sebuah mobil barang konfigurasi sumbu 1.2 dengan keterangan sebagai berikut ... JBB : 15.000 kg G : 3 orang S1 : 2.250 kg Ban : 2.500 kg tiap roda S2 : 2.100 kg p : 50 cm di depan S1 a : 365 cm Kelas Jalan : III q : 280 cm Berapakah nilai Muatan Sumbu Terberat mobil barang tersebut?
a)
10000 kg pada S1
b)
9500 kg pada S1
c)
8000 kg pada S2
d)
9000 kg pada S2
e)
10100 kg pada S2
96.
Diketahui sebuah truk tangki konfigurasi sumbu 1.22 dengan keterangan sebagai berikut ... JBB : 21.000 kg a1 : 450 cm a2 : 105 cm S1 : 2.900 kg S2 : 2.550 kg S3 : 2.500 kg G : 3 orang Ban : 3.000 kg tiap roda q : 425 cm p : 50 cm di depan S1 BJ : 0,77 kg/L Vol Tangki : 16.000 L Kelas Jalan : II Berapakah nilai Daya Angkut dan Muatan Sumbu Terberat truck tersebut?
a)
DA brg = 12.220 kg dan MST = 7748,95 kg
b)
DA brg = 12.320 kg dan MST = 7749,95 kg
c)
DA brg = 12.520 kg dan MST = 7750,95 kg
d)
DA brg = 12.330 kg dan MST = 7745,95 kg
e)
DA brg = 12.320 kg dan MST = 7747,95 kg
97.
Diketahui sebuah mobil barang konfigurasi sumbu 1.22 dengan keterangan sebagai berikut ... JBB : 21.000 kg a1 : 400 cm a2 : 100 cm S1 : 3.250 kg S2 : 2.350 kg S3 : 2.300 kg G : 3 orang Ban : 2.500 kg tiap roda q : 400 cm p : 75 cm di depan S1 Kelas Jalan : III Berapakah nilai Muatan Sumbu Terberat mobil barang tersebut?
a)
DA brg = 11587,5 kg dan DA org = 180 kg
b)
DA brg = 11586,5 kg dan DA org = 180 kg
c)
DA brg = 11585,5 kg dan DA org = 170 kg
d)
DA brg = 11585,5 kg dan DA org = 160 kg
e)
DA brg = 11587,5 kg dan DA org = 150 kg
98.
JBI ditetapkan oleh penguji kendaraan bermotor berdasarkan beberapa aspek, kecuali …
a)
kekuatan ban
b)
jumlah berat yang diperbolehkan
c)
kelas jalan yang akan dilalui
d)
kekuatan rancang sumbu
e)
daya motor penggerak
99.
Berikut ini adalah beberapa penyebab gagalnya fungsi pengereman, kecuali …
a)
adanya kebocoran pada master silinder roda
b)
adanya kebocoran/kerusakan pada flexible hose pada jalur pengereman
c)
kurangnya tekanan angin yang tersedia pada air tank
d)
tekanan >7 bar
e)
adanya air pada air tank
100.
Salah satu kemungkinan penyebab rem tidak pakem pada kendaraan bermotor adalah sebagai berikut, kecuali …
a)
sepatu rem aus
b)
ada kebocoran pada silinder roda
c)
terdapat udara pada saluran hidrolis
d)
pipa penghubung bocor
e)
dust cover aus