wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Simulasi 13

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.
Pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 133 Tahun 2015 Kompetensi Penguji dan Tanda Kualifikas Teknis Penguji Kendaraan Bermotor diberikan oleh …
a)
Bupati
b)
Gubernur
c)
Presiden
d)
Ketua Ikatan Penguji Kendaraan Bermotor
e)
Direktur Jendral Perhubungan Darat
2.
Dasar Hukum yang mengatur tentang Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor adalah …
a)
PM 156 Tahun 2016
b)
PM 133 Tahun 2015
c)
PM 19 Tahun 2021
d)
UU 22 Tahun 2009
e)
PM 33 Tahun 2018
3.
Berat maksimum kendaraan bermotor berikut muatannya yang diperbolehkan menurut rancangannya disebut juga …
a)
JBI
b)
MST
c)
JBB
d)
JBKI
e)
JBKB
4.
Berat maksimum kendaraan bermotor berikut muatannya yang diizinkan berdasarkan kelas jalan yang dilalui disebut juga …
a)
JBI
b)
MST
c)
JBB
d)
JBKI
e)
JBKB
5.
Sarana untuk mengangkut barang yang dirancang untuk ditarik dan sebagian bebannya ditumpu oleh kendaraan bermotor penariknya disebut dengan …
a)
Kereta Gandengan
b)
Kereta Tempelan
c)
Sepeda motor
d)
Mobil Bus
e)
Mobil penumpang
6.
Sarana untuk mengangkut barang yang seluruh bebannya ditumpu oleh sarana itu sendiri dan dirancang untuk ditarik oleh kendaraan bermotor disebut dengan …
a)
Kereta Gandengan
b)
Kereta Tempelan
c)
Sepeda motor
d)
Mobil Bus
e)
Mobil penumpang
7.
Uji sampel adalah …
a)
Pengujian kesesuaian spesifikasi teknis seri produksi terhadap sertifikat Uji Tipe.
b)
Perubahan terhadap spesifikasi teknis dimensi, mesin, dan/atau kemampuan daya angkut Kendaraan Bermotor.
c)
Pengujian yang dilakukan terhadap fisik Kendaraan Bermotor atau penelitian terhadap rancang bangun dan rekayasa Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan atau Kereta Tempelan sebelum Kendaraan Bermotor dibuat dan/atau dirakit dan/atau diimpor secara massal serta Kendaraan Bermotor yang dimodifikasi.
d)
Bagian dari Kendaraan Bermotor jenis Mobil Penumpang, Mobil Bus, Mobil Barang, atau Sepeda Motor yang berada pada landasan berbentuk ruang muatan, baik untuk orang maupun barang
e)
Kendaraan Bermotor yang dirancang sebagian atau seluruhnya untuk mengangkut barang
8.
Uji Tipe Kendaraan Bermotor adalah …
a)

Pengujian kesesuaian spesifikasi teknis seri produksi terhadap sertifikat Uji Tipe

b)

Perubahan terhadap spesifikasi teknis dimensi, mesin, dan/atau kemampuan daya angkut Kendaraan Bermotor

c)

Pengujian yang dilakukan terhadap fisik Kendaraan Bermotor atau penelitian terhadap rancang bangun dan rekayasa Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan atau Kereta Tempelan sebelum Kendaraan Bermotor dibuat dan/atau dirakit dan/atau diimpor secara massal serta Kendaraan Bermotor yang dimodifikasi

d)

Bagian dari Kendaraan Bermotor jenis Mobil Penumpang, Mobil Bus, Mobil Barang, atau Sepeda Motor yang berada pada landasan berbentuk ruang muatan, baik untuk orang maupun barang

e)

Kendaraan Bermotor yang dirancang sebagian atau seluruhnya untuk mengangkut barang

9.
Kendaraan Bermotor, Rumah-Rumah, Bak Muatan, Kereta Gandengan, Kereta Tempelan, dan Kendaraan Bermotor yang dimodifikasi dan telah dilakukan Registrasi Uji Tipe maka diberikan …
a)
SUT
b)
SRUT
c)
Buku uji
d)
Kartu Induk
e)
Smart Card
10.
Berikut adalah kode (huruf) jenis kendaraan mobil Penumpang umum yang tercantum pada nomor uji …
a)
A
b)
F
c)
E
d)
D
e)
C
11.
Berikut adalah kode (huruf) jenis kendaraan Kereta Gandengan yang tercantum pada nomor uji …
a)
G
b)
F
c)
E
d)
D
e)
C
12.
Kode nomor uji berkala kendaraan bermotor berupa alfanumerik paling sedikit … digit
a)
15
b)
14
c)
13
d)
12
e)
11
13.

6 digit angka terakhir pada nomor uji berkala menjelaskan …

a)

Menunjukan nomor urut pengujian

b)

Menunjukkan kode tahun pendaftaran Uji Berkala

c)

Menunjukkan jenis Kendaraan Bermotor

d)

Menunjukkan kode Kota/Kabupaten

e)

Menunjukkan kode Provinsi

14.

2 digit huruf awal nomor uji berkala menjelaskan …

a)

Menunjukan nomor urut pengujian

b)

Menunjukkan kode tahun pendaftaran Uji Berkala

c)

Menunjukkan jenis Kendaraan Bermotor

d)

Menunjukkan kode Kota/Kabupaten

e)

Menunjukkan kode Provinsi

15.

2 digit angka setelah kode provinsi pada nomor uji berkala menjelaskan …

a)

Menunjukan nomor urut pengujian

b)

Menunjukkan kode tahun pendaftaran Uji Berkala

c)

Menunjukkan jenis Kendaraan Bermotor

d)

Menunjukkan kode Kota/Kabupaten

e)

Menunjukkan kode Provinsi

16.
Nomor Uji Berkala adalah …
a)
Nomor registrasi kendaraan bermotor wajib uji berkala yang di tetapkan dalam peraturan Direktur Jenderal
b)
Nomor Registrasi kendaraan bermotor yang di tetapkan Kepala Dinas Perhubungan
c)
Nomor Registrasi kendaraan bermotor yang di tetapkan Kepolisian Negara Republik Indonesia
d)
Nomor Registrasi kendaraan bermotor yang di tetepkan Samsat
e)
Nomor Registrasi kendaraan Bermotor yang di tetapkan Kepala Unit Pengujian Kendaraan Bermotor
17.
Kendaraan bermotor wajib uji adalah …
a)
Jenis kendaraan bermotor yang wajib melakukan uji berkala antara lain: mobil penumpang umum, Mobil Barang, Kereta gandengan dan kereta tempelan yang di operasikan di jalan
b)
Jenis kendaraan bermotor yang wajib melakukan uji berkala antara lain: mobil penumpang umum, Mobil Bus, Mobil Barang, Kereta gandengan dan kereta tempelan yang di operasikan di jalan
c)
Jenis kendaraan bermotor yang wajib melakukan uji berkala antara lain: mobil penumpang umum, Mobil Bus, Mobil Barang,dan kereta tempelan yang di operasikan di jalan
d)
Jenis kendaraan bermotor yang wajib melakukan uji berkala antara lain: mobil penumpang umum, Mobil Bus, Mobil Barang, Kereta gandengan dan yang di operasikan di jalan
e)
Jenis kendaraan bermotor yang wajib melakukan numpang uji antara lain: mobil penumpang umum, Mobil Bus, Mobil Barang, Kereta gandengan dan kereta tempelan yang di operasikan di jalan
18.
Penguji Kendaraan Bermotor adalah …
a)
Orang yang telah memiliki kompetensi diberi tugas, tanggung jawab, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan tugas pengujian kendaraan bermotor
b)
Orang yang telah memiliki kompetensi diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan tugas pengujian kendaraan bermotor
c)
Orang yang telah memiliki kompetensi diberi tugas,tanggung jawab, wewenang, dan hak setengah oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan tugas pengujian kendaraan bermotor
d)
Orang yang telah memiliki kompetensi diberi tugas,wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan tugas pengujian kendaraan bermotor
e)
Orang yang telah memiliki kompetensi diberi tugas,tanggung jawab, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan tugas pengujian kendaraan bermotor
19.
Uji Tipe adalah …
a)
Pengujian yang dilakukan terhadap fisik Kendaraan tak Bermotor atau penelitian terhadap rancang bangun dan rekayasa Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan atau Kereta Tempelan sebelum Kendaraan Bermotor dibuat dan/atau dirakit dan/atau diimpor secara massal serta Kendaraan Bermotor yang dimodifikasi
b)
Pengujian yang dilakukan terhadap metafisik Kendaraan Bermotor atau penelitian terhadap rancang bangun dan rekayasa Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan atau Kereta Tempelan sebelum Kendaraan Bermotor dibuat dan/atau dirakit dan/atau diimpor secara massal serta Kendaraan Bermotor yang dimodifikasi
c)
Pengujian yang dilakukan terhadap fisik Kendaraan Bermotor atau penelitian terhadap rancang bangunan sipil dan rekayasa Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan atau Kereta Tempelan sebelum Kendaraan Bermotor dibuat dan/atau dirakit dan/atau diimpor secara massal serta Kendaraan Bermotor yang dimodifikasi
d)
Pengujian yang dilakukan terhadap fisik Kendaraan Bermotor atau penelitian terhadap rancang bangun dan rekayasa Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan atau Kereta Tempelan sebelum Kendaraan Bermotor dibuat dan/atau dirakit dan/atau diimpor secara massal serta Kendaraan Bermotor yang dimodifikasi
e)
Pengujian yang dilakukan terhadap fisik Kendaraan Bermotor atau penelitian terhadap rancang bangun dan rekayasa Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan atau Kereta Tempelan setelah Kendaraan Bermotor dibuat dan/atau dirakit dan/atau diimpor secara massal serta Kendaraan Bermotor yang dimodifikasi
20.
Penelitian Rancang Bangun adalah …
a)
Pemeriksaan secara setengah teliti atas desain sesuai dengan persyaratan teknis
b)
Pemeriksaan secara teliti atas desain yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis
c)
Pemeriksaan secara teliti atas desain sesuai dengan persyaratan teknis
d)
Pemeriksaan secara teliti atas desain sesuai dengan laik jalan
e)
Pemeriksaan secara kasat mata atas desain sesuai dengan persyaratan teknis
21.
Uji sampel adalah …
a)
Pengujian pertama spesifikasi teknis seri produksi terhadap Sertifikat Uji Tipe
b)
Pengujian berkala spesifikasi teknis seri produksi terhadap Sertifikat Uji Tipe
c)
Pengujian kesesuaian spesifikasi teknis seri produksi terhadap Sertifikat Uji Tipe
d)
Pengujian kesesuaian spesifikasi teknis seri produksi terhadap bukti lulus uji
e)
Pengujian kesesuaian spesifikasi teknis seri produksi terhadap Sertifikat registrasi uji tipe
22.
Surat Registrasi Uji Tipe adalah …
a)
Bukti bahwa setiap Kendaraan Bermotor dalam keadaan lengkap, Kereta Gandengan, yang dibuat, dirakit, dan/atau diimpor memiliki spesifikasi teknis dan unjuk kerja yang sama/sesuai dengan tipe kendaraan yang telah disahkan dan memiliki Sertifikat Uji Tipe
b)
Bukti bahwa setiap Kendaraan Bermotor dalam keadaan lengkap, Kereta Tempelan, yang dibuat, dirakit, dan/atau diimpor memiliki spesifikasi teknis dan unjuk kerja yang sama/sesuai dengan tipe kendaraan yang telah disahkan dan memiliki Sertifikat Uji Tipe
c)
Bukti bahwa setiap Kendaraan Bermotor dalam keadaan lengkap, Kereta Gandengan, Kereta Tempelan, yang dibuat, dirakit, dan/atau diimpor memiliki spesifikasi teknis dan unjuk kerja yang sama/sesuai dengan tipe kendaraan yang telah disahkan dan memiliki Sertifikat Uji Tipe
d)
Bukti bahwa setiap Kendaraan Bermotor dalam keadaan lengkap, Kereta Gandengan, Kereta Tempelan, yang dibuat, dirakit, dan/atau diimpor memiliki spesifikasi teknis dan unjuk kerja yang tidak sesuai dengan tipe kendaraan yang telah disahkan dan memiliki Sertifikat Uji Tipe
e)
Bukti bahwa setiap Kendaraan Bermotor dalam keadaan tidak lengkap, Kereta Gandengan, Kereta Tempelan, yang dibuat, dirakit, dan/atau diimpor memiliki spesifikasi teknis dan unjuk kerja yang sama/sesuai dengan tipe kendaraan yang telah disahkan dan memiliki Sertifikat Uji Tipe
23.
Landasan Kendaraan Bermotor dan Kendaraan Bermotor dalam Keadaan Lengkap yang telah lulus pengujian fisik diberikan …
a)
SUT
b)
SRUT
c)
Sertifikat rancang bangun
d)
STNK
e)
Sertifikat rubah bentuk
24.
Kriteria Pengujian Fisik Uji Tipe Kendaraan Bermotor terdapat pada pasal … PM 33 Tahun 2018.
a)
10
b)
11
c)
13
d)
15
e)
17
25.
Dalam hal permohonan uji fisik kendaraan bermotor dinyatakan memenuhi persyaratan dan kewajiban maka diterbitkan …
a)
SRUT
b)
SUT
c)
BAP pemeriksaan
d)
Bukti pembayaran sah
e)
Surat pengantar Uji Tipe Kendaraan Bermotor secara online.
26.
Laporan pengujian terhadap unit tipe Kendaraan Bermotor yang diuji disampaikan oleh Kepala Unit Pelaksana Uji Tipe Kepada Direktur Jenderal dalam waktu paling lama … sejak selesai pelaksaanaan pengujian.
a)
1 hari
b)
2 hari
c)
3 hari
d)
4 hari
e)
5 hari
27.
Penetapan lulus atau tidak lulus terhadap tipe Kendaraan Bermotor yang dilakukan Uji Tipe Kendaraan Bermotor ditetapkan dengan …
a)
Keputusan Menteri Perhubungan
b)
Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan
c)
Keputusan Kepala Unit Pelaksana Uji Tipe
d)
Keputusan Penguji Pemeriksa
e)
Keputusan bersama antara Penguji Pemeriksa dan Kepala Unit Pelaksana Uji Tipe
28.
Berdasarkan laporan pengujian terhadap unit tipe Kendaraan, Direktur Jenderal memberikan bukti lulus Uji Tipe Kendaraan Bermotor kepada pemohon paling lama …
a)
3 hari
b)
5 hari
c)
7 hari
d)
14 hari
e)
30 hari
29.
Pengesahan Bukti Lulus Uji Tipe Kendaraan Bermotor diberikan oleh Direktur Jenderal secara …
a)
Lisan
b)
Tertulis
c)
BAP
d)
Sertifikat
e)
Elektronik
30.
Pemberitahuan Tidak Lulus Uji Tipe Kendaraan Bermotor disampaikan kepada pemohon paling lama … hari kerja sejak laporan diterima dari unit pelaksana uji tipe.
a)
3 hari
b)
5 hari
c)
7 hari
d)
14 hari
e)
30 hari
31.
Uji Tipe Kendaraan Bermotor ulang dapat dilakukan sebanyak …
a)
1 kali
b)
2 kali
c)
3 kali
d)
4 kali
e)
7 kali
32.
Batas waktu pelaksanaan pengajuan permohonan Uji Tipe Kendaraan Bermotor ulang selama masa tenggang tertentu sejak tanggal diberikan surat keterangan tidak lulus Uji Tipe Kendaraan Bermotor. Waktu yang diberikan maksimal …
a)
7 hari
b)
14 hari
c)
20 hari
d)
30 hari
e)
90 hari
33.
Pemohon yang tidak melakukan Uji Tipe Kendaraan Bermotor ulang pada waktu dan tempat yang telah ditetapkan, maka dianggap …
a)
Membatalkan uji tipe
b)
Mengundurkan diri
c)
Mengganti jadwal
d)
Tidak bersedia melakukan uji ulang
e)
Tidak mampu melakukan uji ulang
34.
Pengujian fisik Kendaraan Bermotor yang dilakukan di luar negeri, wajib dilaporkan kepada Direktur Jenderal paling lama ... hari kerja sejak selesainya pelaksanaan pengujian.
a)
3
b)
5
c)
7
d)
14
e)
30
35.
Sub pasal yang khusus membahas tentang Penelitian Rancang Bangun dan Rekayasa Kendaraan Bermotor terdapat pada pasal ... PM 33 Tahun 2018.
a)
39
b)
40
c)
42
d)
46
e)
56
36.
Penelitian Rancang Bangun dan Rekayasa Kendaraan dilakukan terhadap Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan, dan Kereta Tempelan sebelum …
a)
Diproduksi
b)
Diimpor
c)
Dirakit
d)
Diekspor
e)
Digunakan
37.
Persetujuan atau penolakan permohonan pengesahan desain Rancang Bangun Dan Rekayasa Kendaraan Bermotor diberikan dalam jangka waktu paling lama ... hari kerja sejak permohonan diterima secara lengkap dan benar.
a)
3
b)
7
c)
14
d)
30
e)
60
38.
Dalam hal Unit Pelaksana Uji Tipe belum dapat melaksanakan penelitian terhadap desain rancang bangun dan rekayasa Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan, Kereta Tempelan, dan modifikasi Kendaraan Bermotor serta desain lain sesuai dengan perkembangan teknologi, maka dapat dilaksanakan oleh ...
a)
Pemprov sesuai domisili pemohon
b)
UPUBKB Pemkab/Pemkot sesuai domisili pemohon
c)
Direkteorat di Bidang IPTEK
d)
Direktorat di Bidang Sarana Perhubungan Darat
e)
Badan LITBANG
39.
Apabila dari hasil penelitian dan pemeriksaan kesesuaian fisik Kendaraan Bermotor masih terdapat ketidaksesuaian antara fisik Kendaraan Bermotor dengan desain rancang bangun dan rekayasa Kendaraan Bermotor, wajib dilakukan …
a)
Perbaikan terhadap fisik Kendaraan Bermotor
b)
Uji banding
c)
Permohonan ulang
d)
Mengganti unit yang di uji fisik
e)
Permohonan baru
40.
SUT dibuat dalam versi Bahasa …
a)
Indonesia dan Bahasa Inggris
b)
Inggris dan bahasa mandarin
c)
Indonesia
d)
Inggris
e)
Indonesia dan bahasa jerman
41.
Pengajuan permohonan penerbitan SRUT untuk Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan dan Kereta Tempelan yang dibuat, dirakit, dan/atau diimpor berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal tentang Pengesahan Tipe Kendaraan Bermotor, selain dilengkapi dengan dokumen bukti pembayaran biaya penerbitan SRUT Kendaraan Bermotordan surat pernyataan yang menyatakan bahwa setiap unit Kendaraan Bermotor yang dibuat, dirakit, dan/atau diimpor memiliki spesifikasi teknis dan unjuk kerja yang sama serta kesesuaian fisik yang sama dengan tipenya, tetapi juga harus dilengkapi dengan ...
a)
Fotocopy SUT Kendaraan Bermotor dan menunjukkan aslinya
b)
Fotocopy SUT saja
c)
Asli SUT saja
d)
Fotocopy Berita Acara Pemeriksaan Fisik Rancang Bangun Sarana Angkutan Jalan dan menunjukkan aslinya
e)
Asli BAP Fisik Rancang Bangun Sarana Angkutan Jalan
42.
Pengajuan permohonan penerbitan SRUT untuk Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan dan Kereta Tempelan yang dibuat, dirakit, dan/atau diimpor berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal tentang Pengesahan Rancang Bangun dan Rekayasa Kendaraan Bermotor, selain dilengkapi dengan dokumen bukti pembayaran biaya penerbitan SRUT Kendaraan Bermotordan surat pernyataan yang menyatakan bahwa setiap unit Kendaraan Bermotor yang dibuat, dirakit, dan/atau diimpor memiliki spesifikasi teknis dan unjuk kerja yang sama serta kesesuaian fisik yang sama dengan tipenya, tetapi juga harus dilengkapi dengan ...
a)
Fotocopy SUT Kendaraan Bermotor dan menunjukkan aslinya
b)
Fotocopy SUT saja
c)
Asli SUT saja
d)
Fotocopy Berita Acara Pemeriksaan Fisik Rancang Bangun Sarana Angkutan Jalan dan menunjukkan aslinya
e)
Asli BAP Fisik Rancang Bangun Sarana Angkutan Jalan
43.
Pemohon dapat melakukan pengisian nomor rangka dan nomor mesin untuk setiap Kendaraan Bermotor yang akan diterbitkan SRUT Setelah pemohon ...
a)
Mendapat persetujuan dari Direktur Jenderal setelah semua dokumen memenuhi syarat
b)
Mendapatkan persetujuan dari kementerian perhubungan
c)
Mengajukan permohonan untuk diterbitkan SRUT
d)
Selesai pelaksanaan Uji Tipe kendaraan bermotor
e)
Memproduksi secara masal
44.
Pelaksanaan uji berkala untuk yang pertama kali sebagaimana dilakukan setelah … sejak diterbitkannya Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK).
a)
14 hari
b)
30 hari
c)
90 hari
d)
60 hari
e)
1 tahun
45.
SRUT dan gambar tampak utama kendaraan, merupakan dokumen untuk persyaratan …
a)
Penerbitan BPKB dan STNK
b)
Penerbitan STNK dan TNKB
c)
Penertbitan BPKB, STNK, TNKB dan uji berkala pertama kali
d)
Uji berkala pertama kali
e)
Penerbitan STNK dan uji berkala pertama
46.
Pelaksanaan uji sampel terhadap keputusan pengesahan rancang bangun dan rekayasa kendaraan bermotor dilaksanakan oleh …
a)
UP PKB
b)
BPTD
c)
Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor
d)
Pemerintah Provinsi
e)
Pemerintah Daerah
47.
Biaya jasa pelayan PKB sesuai dengan PM No. 19 Tahun 2021 dihitung berdasarkan …
a)
Biaya modal dan Biaya perijinan berusaha
b)
Biaya perijinan berusaha
c)
Biaya operasional dan Biaya pegawai
d)
Biaya pegawai, Biaya modal, Biaya perijinan berusaha dan Biaya operasional
e)
Biaya ditentukan oleh pemerintah daerah melalui peraturan daerah
48.
Sebutkan jenis-jenis kendaraan bermotor sesuai dengan Pemerintah nomor 55 tahun 2012 tentang kendaraan !
a)
Sepeda Motor, Mobil Penumpang, Mobil Bus, Mobil Barang, dan Kereta gandengan
b)
Sepeda Motor, Mobil Penumpang, Mobil Bus, Mobil Barang, dan Kereta Tempelan
c)
Sepeda Motor, Mobil Penumpang, Mobil Bus, Kereta gandengan, dan Kereta Tempelan
d)
Sepeda Motor, Mobil Penumpang, Mobil Bus, Mobil Barang, dan Kendaraan khusus
e)
Mobil Penumpang, Mobil Bus, Mobil Barang, Kereta gandengan, dan Kereta Tempelan
49.
Alasan utama dilaksanakan pengujian kendaraan bermotor di Jalan adalah …
a)
Setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan dijalan berpotensi menyebabkan kecelakaan dan menimbulkan pencemaran lingkungan
b)
Menciptakan transportasi darat yang aman, nyaman, dan selamat
c)
Mendukung terciptanya zero zccident
d)
Memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan
e)
Peralatan cadangan kendaraan bermotor
50.
Dibawah ini bukan merupakan persyaratan Bukti lulus uji berkala sesuai Peraturan Pemerintah nomor 55 Tahun 2012 adalah …
a)
Memiliki uji berkala sebelumnya
b)
Memiliki bukti kepemilikan kendaraan bermotor
c)
Surat keterangan perubahan kepemilikan spesifikasi teknis Kendaraan Bermotor dan atau Wilayah operasi Kendaraan
d)
Bukti Pembayaran Pengujian
e)
Memiliki SRUT
51.
Berikut ini adalah peraturan perundang-undangan terkait pengujian kendaraan bermotor adalah …
a)
UU No. 22 Tahun 2002
b)
PP No 55 Tahun 2016
c)
PM. 134 Tahun 2015
d)
PM No 19 Tahun 2021
e)
PM No 57 Tahun 2021
52.
Sesuai dengan PP 55 Tahun 2012 mobil bus sedang dirancang dengan …
a)
ukuran panjang keseluruhan tidak melebihi ukuran landasan dan ukuran panjang keseluruhan Kendaraan Bermotor lebih dari 9.000 (sembilan ribu) milimeter sampai dengan 12.000 (dua belas ribu) milimeter
b)
ukuran panjang keseluruhan tidak melebihi ukuran landasan dan panjang keseluruhan tidak melebihi 9.000 (sembilan ribu) milimeter
c)
ukuran panjang keseluruhan lebih dari 12.000 (dua belas ribu) milimeter sampai dengan 13.500 (tiga belas ribu lima ratus) milimeter
d)
ukuran panjang keseluruhan tidak melebihi ukuran landasan dan tidak lebih dari 6.000 (enam ribu) milimeter
e)
ukuran panjang keseluruhan lebih dari 13.500 (tiga belas ribu lima ratus) milimeter sampai dengan 18.000 (delapan belas ribu) milimeter
53.
Berikut yang bukan merupakan syarat lokasi uji berkala yang harus dipenuhi adalah …
a)
Luas areal tanah yang tersedia sesuai dengan kebutuhan
b)
Tidak mengganggu kelestarian lingkungan
c)
Terletak pada tempat yang datar
d)
Sesuai dengan rencana umum tata ruang daerah
e)
Memiliki lahan parkir yang cukup
54.
Mobil barang dengan konfigurasi 1.22 termasuk jenis kendaraan barang …
a)
Tunggal
b)
Gandengan
c)
Tempelan
d)
Khusus
e)
Maxi
55.
Jika pemohon uji tidak dapat menghadirkan kendaraan ketempat pengujian, maka …
a)
Dapat disesuaikan dengan kondisi
b)
Biaya pembayaran pendaftaran retribusi dikembalikan kepada pemohon
c)
Tetap dapat dilakukan pengujian dengan informasi dari pemilik kendaraan
d)
Biaya uji tidak dapat diminta kembali dan pengujian dianggap batal
e)
Pengujian tetap dilakukan dan kendaraan bisa di uji pada waktu yang berbeda
56.
Masa berlaku uji pertama berkala adalah selama …
a)
1 tahun
b)
6 bulan
c)
9 bulan
d)
12 bulan
e)
3 bulan
57.
Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 mengatur tentang …
a)
Angkutan Kota Antar Provinsi
b)
Angkutan Kota Dalam Provinsi
c)
Angkutan Pariwisata
d)
Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan
e)
Lalu Lintas Dan Penyebrangan Jalan
58.
Aturan yang membahas tentang Uji Berkala Kendaraan Bermotor adalah …
a)
PP No.55 Tahun 2012
b)
PM No.156 Tahun 2016
c)
PM No. 133 Tahun 2015
d)
PM No.156 Tahun 2015
e)
PM No.19 Tahun 2021
59.
Yang dimaksud dengan Uji Berkala adalah …
a)
Pengujian kendaraan bermotor yang dilakukan secara berkala terhadap setiap kendaraan bermotor, kereta gandengan, kereta tempelan, kendaraan khusus dan sepeda motor yang dioperasikan dijalan.
b)
Pengujian kendaraan bermotor yang dilakukan secara berkala terhadap setiap kendaraan bermotor, kereta gandengan, kereta tempelan, kendaraan khusus yang dioperasikan dijalan.
c)
Pengujian kendaraan bermotor yang dilakukan secara berkala terhadap setiap kendaraan bermotor, kereta gandengan, kereta tempelan yang dioperasikan dijalan agar memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.
d)
Pengujian kendaraan bermotor yang dilakukan secara berkala terhadap setiap kendaraan bermotor, kereta gandengan, kereta tempelan, kendaraan khusus yang dioperasikan dijalan dalam rangka pemenuhan terhadap persyaratan teknis dan laik jalan.
e)
Pengujian kendaraan bermotor yang dilakukan secara berkala terhadap setiap kendaraan bermotor, kereta gandengan, kereta tempelan yang dioperasikan dijalan.dalam rangka pemenuhan terhadap persyaratan teknis dan laik jalan.
60.
Ada berapa tingkatan jenjang kompetensi penguji dimulai dari rendah sampai paling tinggi …
a)
6
b)
7
c)
8
d)
9
e)
10
61.
Keahlian, wewenang dan tanggung jawab pembantu penguji adalah …
a)
Adminitrasi uji berkala pertama dan merawat alat uji
b)
Administrasi uji berkala masa perpanjang
c)
Administrasi uji berkala masa perpanjang dan merawat alat uji
d)
Merawat alat uji
e)
Adminitrasi uji berkala pertama
62.
Keahlian, wewenang dan tanggung jawab penguji pemula adalah …
a)
Adminitrasi uji berkala pertama dan merawat alat uji
b)
Administrasi uji berkala masa perpanjang
c)
Administrasi uji berkala masa perpanjang dan merawat alat uji
d)
Merawat alat uji
e)
Adminitrasi uji berkala pertama
63.
Keahlian, wewenang dan tanggung jawab tingkat satu adalah …
a)
Uji mobil penumpang umum tanpa pengesahan hasil uji
b)
Uji mobil penumpang umum dan pengesahan hasil uji
c)
Uji mobil penumpang bukan umum tanpa pengesahan hasil uji
d)
Uji mobil bus tanpa pengesahan hasil uji
e)
Uji mobil bus dan pengesahan hasil uji
64.
Selain jenis kendaraan bermotor yang dikelompokkan berdasarkan PP 55 Tahun 2012 yaitu …
a)
Sepeda motor
b)
Kendaraan khusus
c)
Mobil barang
d)
Mobil penumpang
e)
Mobil Pribadi
65.
Setiap Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan, Kereta Tempelan Dan Kendaraan Khusus sebelum disetujui untuk diimpor atau diproduksi dan atau dirakit secara massal wajib dilakukan uji tipe, yang berupa uji landasan Kendaraan Bermotor maupun dalam keadaan lengkap dan ditandai dengan pemberian ...
a)
Sertifikat Uji Tipe.
b)
Surat Registrasi uji tipe.
c)
Surat Keterangan Rancan Bangun
d)
Surat Ketetapan Retribusi.
e)
Surat Tanda Nomor Kendaran
66.
Persyaratan teknis dan laik jalan merupakan merupakan kewajiban setiap kendaraan bermotor. Sebagaimana diamanahkan dalam Undang – Undang No.22 Tahun 2012 Tentang LLAJ, pasal 48 ayat (2) persyaratan teknis terdiri dari …
a)
Susunan, perlengakapan, ukuran, karoseri, rancangan teknis sesuai peruntukannya, pemuatan, penggunaan, penggandengan kendaraan bermotor, dan/ penempelan kendaraan bermotor.
b)
Susunan, ukuran, perlengkapan, penggunaan, penggandengan kendaraan bermotor, penempelan kendaraan bermotor, pemuatan dan karoseri.
c)
Susunan, ukuran, perlengkapan, penempelan kendaraan bermotor, penggunanaan, pemuatan, karoseri, penempelan kendaraan bermotor.
d)
Susunan, peruntukan, penggunaan, karoseri, penggandengan kendaraan bermotor, penempelan kendaraan bermotor.
e)
Susunan, ukuran, perlengkapan, penggunaan, penggandengan kendaraan bermotor, penempelan kendaraan bermotor, pemuatan.
67.
Jalan dikelompokan menjadi beberapa kelas jalan, yaitu Kelas Jalan I, Kelas Jalan II, Kelas Jalan III dan Kelas Jalan Khusus, hal tersebut diatur dalam Undang – Undang No 22 Tahun 2009, pasal …
a)
Pasal 18 ayat (2);
b)
Pasal 19 ayat (2);
c)
Pasal 20 ayat (2);
d)
Pasal 21 ayat 2);
e)
Pasal 22 ayat (2)
68.
Tanda Kualifikasi penguji wajib dikenakan oleh penguji kendaraan bermotor. Hal tersebut tercantum dalam PP No 55 Tahun 2012, apabila penguji tidak memakai tanda kualifikasi tersebut maka dikenakan denda sebesar …
a)
Rp.25.000.000,­
b)
Rp.20.000.000,­
c)
Rp.15.000.000,­
d)
Rp.10.000.000,­
e)
Rp.11.000.000,­
69.
Persyaratan kendaraan bermotor harus mempunyai rangka landasan sebagaimana diatur dalam PP 55 Tahun 2012 Tentang Kendaraan, yaitu pasal …
a)
Pasal 8 Ayat (1)
b)
Pasal 8 Ayat (2);
c)
Pasal 9 Ayat (1);
d)
Pasal 10 Ayat (1 dan 2);
e)
Pasal 11 Ayat 3
70.
Apa tujuan adanya SOP (Standar Operasional Prosedur) Pengujian Kendaraan Bermotor …
a)
Sebagai standarisasi cara yang dilakukan dalam menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya.
b)
Sebagai alat data administrasi.
c)
Sebagai alat bagi pengambilan keputusan.
d)
Sebagai alat pengganti penggunaan cara manual.
e)
Sebagai validasi hasil uji kendaraan
71.
Berikut peraturan yang mengatur tentang Pelayanan Publik adalah …
a)
UU No: 22/2009
b)
UU No: 25/2009
c)
PP No: 55/2012
d)
PM No: 133/2015
e)
PM No 156/2015
72.
Dibawah ini yang buakan merupakan tujuan dari Pelayanan Prima adalah …
a)
Memberikan pelayanan yang dapat memenuhi dan memuaskan masyarakat.
b)
Memberikan fokus pelayanan kepada pelanggan.
c)
Pelayanan diberikan dengan tekad bahwa pelayanan adalah pemberdayaan.
d)
Menyediakan tahapan yang dapat digunakan sebagai pedoman mengembangkan Sistem
e)
Menyediakan informasi yang dibutuhkan dalam pelayanann
73.
Peralatan kalibrasi wajib dirawat dan dikalibrasi secara berkala setiap …
a)
6 bulan sekali sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan
b)
1 tahun sekali sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan
c)
2 tahun sekali sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan
d)
4 tahun sekali sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan
e)
3 bulan sekali sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan
74.
Permohonan kalibrasi peralatan uji berkala kendaraan bermotor, wajib diajukan paling lambat …
a)
1 bulan sebelum masa berlaku sertifikat kalibrasi terakhir
b)
2 bulan sebelum masa berlaku sertifikat kalibrasi terakhir
c)
3 bulan sebelum masa berlaku sertifikat kalibrasi terakhir
d)
6 bulan sebelum masa berlaku sertifikat kalibrasi terakhir
e)
1 tahun sebelum masa berlaku sertifikat kalibrasi terakhir
75.
Nomor uji kendaraan bermotor paling awal harus memuat …
a)
Kode Provinsi
b)
Kode Kabupaten/Kota
c)
Kode Jenis Kendaraan Bermotor
d)
Nomor Urut Pengujian
e)
Tahun Pembuatan
76.
Berikut adalah kode (huruf) jenis kendaraan kereta tempelan yang tercantum pada nomor uji …
a)
G
b)
F
c)
E
d)
D
e)
C
77.
Berikut adalah kode (huruf) jenis kendaraan mobil Barang yang tercantum pada nomor uji …
a)
G
b)
F
c)
E
d)
D
e)
C
78.
Berikut adalah kode (huruf) jenis kendaraan mobil Bus yang tercantum pada nomor uji …
a)
B
b)
F
c)
E
d)
D
e)
C
79.
Berikut adalah kode (huruf) jenis kendaraan mobil Penarik yang tercantum pada nomor uji …
a)
G
b)
F
c)
E
d)
D
e)
C
80.
Yang tidak termasuk keadaan tertentu pelaksanaan Uji berkala dengan menggunakan Unit uji keliling adalah …
a)
Kondisi geografisnya tidak memungkinkan kendaraan dari tempat-tempat tertentu mencapai lokasi tempat pelaksanaan uji berkala
b)
Jumlah kendaraan wajib uji relatif sedikit dibandingkan dengan luas daerah yang harus dilayani
c)
Ternpat-tempat lain yang ditentukan oleh Direktur Jenderal
d)
Tidak memiliki alat uji lengkap
e)
Kondisi geografisnya tidak memungkinkan kendaraan dari tempat-ternpat tertentu mencapai lokasi tempat pelaksanaan uji berkala (terletak di pegunungan atau kepulauan)
81.
Keadaan ketika masa berlaku uji berkala telah jatuh tempo sedangkan kendaraan bermotor sedang berada di luar daerah domisili pemilik kendaraan merupakan keadaan tertentu sebagai syarat untuk dapat dilakukan uji …
a)
Mutasi uji
b)
Numpang uji
c)
Rubah bentuk
d)
Uji keliling
e)
Uji mutu
82.
Syarat Kendaraan bermotor dinyatakan lulus uji berkala adalah …
a)
memenuhi persyaratan akreditasi, memenuhi persyaratan teknis kendaraan bermotor, memenuhi ambang batas laikjalan kendaraan bermotor
b)
memenuhi persyaratan admistrasi, memenuhi jumlah kendaraan bermotor, memenuhi ambang batas laikjalan kendaraan bermotor
c)
memenuhi persyaratan admistrasi, memenuhi persyaratan teknis kendaraan bermotor, memenuhi ambang batas laikjalan kendaraan bermotor
d)
memenuhi persyaratan admistrasi dan memenuhi persyaratan teknis kendaraan bermotor
e)
memenuhi persyaratan admistrasi dan memenuhi ambang batas laikjalan kendaraan bermotor
83.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 156 Tahun 2016 tentang kompetensi penguji kendaraan bermotor, yang dimaksud penguji kendaraan bermotor adalah …
a)
Orang yang melakukan tugas menguji kendaraan bermotor dijalan
b)
Orang yang telah memiliki kompetensi diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan tugas pengujian kendaraan bermotor
c)
Orang yang melakukan tugas menguji kendaraan bermotor sebagai wujud pengawasan pemrintah guna memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan
d)
Orang yang telah memiliki kompetensi diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh Menteri Perhubungan untuk melakukan tugas pengujian kendaraan bermotor
e)
Orang yang melakukan tugas pemeriksanaan komponen- komponen kendaraan bermotor dijalan
84.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 133 tahun 2015, Untuk mencapai maksud dan tujuan pengujian kendaraan bermotor, maka penyelenggaran pengujian kendaraan bermotor harus memenuhi persyaratan sebagai berikut (sebutkan minimal 3 syarat) …
a)
Unit pelaksana uji kendaraan bermotor wajib dilengkapi dengan fasilitas dan peralatan pengujian, pengujian kendaraan bermotor dilakukan oleh tenaga penguji yang memiliki kompetensi dibidang pengujian kendaraan bermotor, memiliki lokasi strategis di dalam perkotaan
b)
Unit pelaksana uji kendaraan bermotor wajib dilengkapi dengan fasilitas dan peralatan pengujian, pengujian kendaraan bermotor dilakukan pemerintah kota/kab, Unit pelaksana uji kendaraan bermotor harus melaksanakan pengujian sesuai dengan akreditasi yang diberikan
c)
Unit pelaksana uji kendaraan bermotor wajib dilengkapi dengan fasilitas dan peralatan pengujian, pengujian kendaraan bermotor dilakukan oleh tenaga penguji yang memiliki kompetensi dibidang pengujian kendaraan bermotor, Unit pelaksana uji kendaraan bermotor harus melaksanakan sesuai dengan peraturan daerah kota/kab
d)
Unit pelaksana uji kendaraan bermotor wajib dilengkapi dengan gedung uji, pengujian kendaraan bermotor dilakukan oleh tenaga penguji yang memiliki kompetensi dibidang pengujian kendaraan bermotor, Unit pelaksana uji kendaraan bermotor harus melaksanakan pengujian sesuai dengan akreditasi yang diberikan
e)
Unit pelaksana uji kendaraan bermotor wajib dilengkapi dengan fasilitas dan peralatan pengujian, pengujian kendaraan bermotor dilakukan oleh tenaga penguji yang memiliki kompetensi dibidang pengujian kendaraan bermotor, Unit pelaksana uji kendaraan bermotor harus melaksanakan pengujian sesuai dengan akreditasi yang diberikan
85.
Salah satu yang wajib dilakukan oleh penguji kendaraan bermotor dalam melaksanakan tugasnya adalah …
a)
Mengenakan tanda kualifikasi penguji dengan benar
b)
Menggunakan alat pelindung diri
c)
Menggunakan sepatu safety
d)
Menggunakan masker anti polusi
e)
jawaban a, b, dan c benar
86.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 55 tahun 2012 tentang kendaraan disebutkan bahwa setiap kendaraan bermotor yang mengalami perubahan terhadap spesifikasi teknis (modifikasi kendaraan bermotor) wajib dilakukan pengujian tipe ulang. Spesifikasi teknis yang dimaksud adalah perubahan terhadap ...
a)
Perubahan terhadap spesifikasi teknis jarak sumbu, mesin, dan/atau kemampuan daya angkut Kendaraan Bermotor
b)
Perubahan terhadap spesifikasi teknis dimensi, mesin, dan/atau sistem pengereman Kendaraan Bermotor
c)
Perubahan terhadap spesifikasi teknis dimensi, sistem suspensi, dan/atau kemampuan daya angkut Kendaraan Bermotor
d)
Perubahan terhadap spesifikasi teknis jarak sumbu, mesin, dan/atau sistem pengereman Kendaraan Bermotor
e)
Perubahan terhadap spesifikasi teknis dimensi, mesin, dan/atau kemampuan daya angkut Kendaraan Bermotor
87.
Jika suatu kendaraan bermotor tunggal memiliki panjang sebesar 10.000 mm dengan lebar sebesar 2100 mm dan tinggi sebesar 3500 mm serta muatan sumbu terberatnya adalah 8000 kg, maka kendaraan tersebut diijinkan untuk melewati kelas jalan berapa ?
a)
Kelas Jalan I
b)
Kelas Jalan II
c)
Kelas Jalan III
d)
Kelas Jalan Khusus
e)
Kelas Jalan I dan II
88.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 55 tahun 2012 tentang kendaraan, Jumlah berat yang diperbolehkan (JBB) dan/atau Jumlah berat kombinasi yang diperbolehkan (JBKB) dihitung berdasarkan …
a)
Kekuatan konstruksi, daya motor, kapasitas pengereman, kemampuan ban, kekuatan sumbu dan ketinggian tanjakan jalan.
b)
Kekuatan konstruksi, daya motor, kapasitas pengereman, kemampuan ban, kekuatan sumbu dan dimensi kendaraan.
c)
Kekuatan konstruksi, daya motor, sistem suspensi, kemampuan ban, kekuatan sumbu dan ketinggian tanjakan jalan.
d)
Kekuatan konstruksi, daya motor, kapasitas pengereman, kemampuan ban, jenis rem dan ketinggian tanjakan jalan.
e)
Kekuatan konstruksi, daya angkut, kapasitas pengereman, kemampuan ban, kekuatan sumbu dan ketinggian tanjakan jalan.
89.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 55 tahun 2012 tentang kendaraan, Jumlah berat yang diijinkan (JBI) dan/atau Jumlah berat kombinasi yang diijinkan (JBKI) dihitung berdasarkan …
a)
Berat kosong Kendaraan, JBB dan/atau JBKB, Muatan sumbu terberat, titik berat muatan dan pengemudi, kelas jalan, dan jumlah tempat duduk yang tersedia, bagi Mobil Bus.
b)
Berat kosong Kendaraan, JBB dan/atau JBKB, dimensi Kendaraan dan bak muatan, titik berat muatan dan pengemudi, daya motor, dan jumlah tempat duduk yang tersedia, bagi Mobil Bus.
c)
Kekuatan konstruksi, JBB dan/atau JBKB, dimensi Kendaraan dan bak muatan, titik berat muatan dan pengemudi, kelas jalan, dan jumlah tempat duduk yang tersedia, bagi Mobil Bus.
d)
Berat kosong Kendaraan, JBB dan/atau JBKB, dimensi Kendaraan dan bak muatan, titik berat muatan dan pengemudi, kelas jalan, dan jumlah tempat duduk yang tersedia, bagi Mobil Bus.
e)
Berat kosong Kendaraan, JBB dan/atau JBKB, kekuatan ban, titik berat muatan dan pengemudi, kelas jalan, dan jumlah tempat duduk yang tersedia, bagi Mobil Bus.
90.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 55 tahun 2012 tentang kendaraan, Persyaratan laik jalan ditentukan berdasarkan kinerja minimal Kendaraan Bermotor yang paling sedikit meliputi …
a)
Emisi gas buang, kebisingan suara, efisiensi sistem rem utama, efisiensi sistem rem parkir, kincup roda depan, suara klakson, daya pancar dan arah sinar lampu utama, radius putar, akurasi alat penunjuk kecepatan, kesesuaian kinerja roda dan kondisi ban
b)
Emisi gas buang, kebisingan suara, efisiensi sistem rem utama, efisiensi sistem rem parkir, kincup roda depan, suara klakson, daya pancar dan arah sinar lampu utama, radius putar, akurasi alat penunjuk kecepatan, kesesuaian kinerja roda dan kondisi ban, dan kesesuaian daya mesin penggerak terhadap berat Kendaraan.
c)
Emisi gas buang, kebisingan suara, efisiensi sistem rem utama, efisiensi sistem rem parkir, kincup roda depan, ketembusan sinar, daya pancar dan arah sinar lampu utama, radius putar, akurasi alat penunjuk kecepatan, kesesuaian kinerja roda dan kondisi ban, dan kesesuaian daya mesin penggerak terhadap berat Kendaraan.
d)
Emisi gas buang, kebisingan suara, efisiensi sistem rem utama, efisiensi sistem rem parkir, kincup roda depan, suara klakson, daya pancar dan arah sinar lampu utama, kedalaman alur ban, akurasi alat penunjuk kecepatan, kesesuaian kinerja roda dan kondisi ban, dan kesesuaian daya mesin penggerak terhadap berat Kendaraan.
e)
Emisi gas buang, kebisingan suara, efisiensi sistem rem utama, efisiensi sistem rem parkir, kincup roda depan, suara klakson, daya pancar dan arah sinar lampu utama, radius putar, kesesuaian kinerja roda dan kondisi ban, dan kesesuaian daya mesin penggerak terhadap berat Kendaraan.
91.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 55 tahun 2012 tentang kendaraan, Persyaratan teknis terdiri atas …
a)
Susunan, perlengkapan, ukuran, karoseri, rancangan teknis Kendaraan sesuai dengan peruntukannya, pemuatan, pengoperasian, penggandengan Kendaraan Bermotor, dan/atau penempelan Kendaraan Bermotor.
b)
Susunan, peralatan, ukuran, karoseri, rancangan teknis Kendaraan sesuai dengan peruntukannya, pemuatan, penggunaan, penggandengan Kendaraan Bermotor, dan/atau penempelan Kendaraan Bermotor.
c)
Susunan, perlengkapan, ukuran, karoseri, rancangan teknis Kendaraan sesuai dengan peruntukannya, penimbangan, penggunaan, penggandengan Kendaraan Bermotor, dan/atau penempelan Kendaraan Bermotor.
d)
Susunan, perlengkapan, ukuran, karoseri, rancangan teknis Kendaraan sesuai dengan peruntukannya, pemuatan, penggunaan, kombinasi Kendaraan Bermotor, dan/atau penempelan Kendaraan Bermotor.
e)
Susunan, perlengkapan, ukuran, karoseri, rancangan teknis Kendaraan sesuai dengan peruntukannya, pemuatan, penggunaan, penggandengan Kendaraan Bermotor, dan/atau penempelan Kendaraan Bermotor.
92.
Yang tidak termasuk salah satu persyaratan Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 55 tahun 2012 tentang kendaraan, Rangka landasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf a adalah …
a)
Dengan konstruksi menyatu, terpisah, atau sebagian menyatu sebagian terpisah dengan badan Kendaraan
b)
Dapat menahan seluruh beban getaran dan goncangan Kendaraan berikut muatannya sebesar JBB atau JBKB
c)
Dapat menahan seluruh sistem-sistem yang ada pada kendaraan bermotor
d)
Tahan terhadap korosi
e)
Dilengkapi dengan alat pengait di bagian depan dan bagian belakang Kendaraan Bermotor, kecuali Sepeda Motor
93.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 55 tahun 2012 tentang kendaraan, Pipa pembuangan kendaraan bermotor harus diarahkan ke …
a)
Bawah, belakang, sisi kanan disebelah belakang ruang penumpang dengan sudut kemiringan tertentu terhadap garis tengah kendaraan bermotor untuk Kendaraan Bermotor selain Sepeda Motor
b)
Atas, belakang, sisi kanan disebelah belakang ruang penumpang dengan sudut kemiringan tertentu terhadap garis tengah kendaraan bermotor untuk Kendaraan Bermotor selain Sepeda Motor
c)
Atas, belakang, sisi kiri disebelah belakang ruang penumpang dengan sudut kemiringan tertentu terhadap garis tengah kendaraan bermotor untuk Kendaraan Bermotor selain Sepeda Motor
d)
Bawah, belakang, sisi kiri disebelah belakang ruang penumpang dengan sudut kemiringan tertentu terhadap garis tengah kendaraan bermotor untuk Kendaraan Bermotor selain Sepeda Motor
e)
Atas, belakang, sisi tengah disebelah belakang ruang penumpang dengan sudut kemiringan tertentu terhadap garis tengah kendaraan bermotor untuk Kendaraan Bermotor selain Sepeda Motor
94.
Mengapa pipa pembuangan tidak diperbolehkan melebihi sisi samping atau sisi belakang Kendaraan Bermotor ?
a)
untuk menghindarkan asap kendaraan bermotor langsung mengarah ke pejalan kaki atau pengemudi kendaraan di belakangnya
b)
untuk mencegah asap kendaraan bermotor merusak lingkungan secara langsung
c)
untuk menghindarkan terjadinya gesekan langsung dengan bodi kendaraan lainnya
d)
untuk menghindari terjadinya pusaran-pusaran (turbulensi) yang dapat mengakibatkan masuknya asap atau gas buang ke ruang penumpang, termasuk dalam hal ini pipa pembuangan yang tidak terlalu pendek
e)
karena tidak terlalu bagus apabila dipandang dari segi konstruksi dan karoseri kendaraan bermotor
95.
Pernyataan 1 : Modifikasi dimensi hanya dapat dilakukan pada perpanjangan atau pemendekan landasan (chassis) tanpa mengubah jarak sumbu dan konstruksi Kendaraan Bermotor tersebut. Pernyataan 2 : Modifikasi mesin dilakukan dengan mengganti mesin dengan mesin yang merek dan tipenya tidak sama dengan aslinya. Penyataan 3 : Modifikasi daya angkut hanya dapat dilakukan pada Kendaraan Bermotor dengan menambah sumbu bagian belakang tanpa mengubah jarak sumbu aslinya dan sumbu yang ditambahkan harus memiliki material yang sama dengan sumbu aslinya dan harus dilakukan perhitungan sesuai dengan daya dukung jalan yang dilalui.
a)
Pernyataan 1 benar
b)
Pernyataan 2 benar
c)
Pernyatan 3 benar
d)
Pernyatan 1 dan 3 benar
e)
Pernyataan 1, 2, dan 3 benar
96.
Penelitian Rancang Bangun dan Rekayasa Kendaraan Bermotor adalah …
a)
Pemeriksaan dengan menggunakan peralatan teknis
b)
Pemeriksaan secara teliti atas desain sesuai dengan persyaratan teknis
c)
Pemeriksaan secara visual atas desain sesuai dengan persyaratan teknis
d)
Pemeriksaan secara berkala atas desain sesuai dengan persyaratan teknis
e)
Pemeriksaan secara ringkas atas desain sesuai dengan persyaratan teknis
97.
Pengujian yang dilakukan terhadap fisik kendaraan bermotor atau penelitian terhadap rancang bangun dan rekayasa kendaraan bermotor, kereta gandengan atau kereta tempelan sebelum kendaraan dibuat dan/atau dirakit dan/atau diimpor secara massal serta kendaraan bermotor yang dimodifikasi adalah ...
a)
Uji berkala
b)
Uji tipe
c)
Uji ulang
d)
Uji masa berlaku
e)
Uji perpanjang
98.
Bagian dari kendaraan bermotor jenis mobil penumpang, mobil bus, mobil barang atau sepeda motor yang berada pada landasan berbentuk ruang muatan baik untuk orang maupun barang disebut …
a)
Rumah-rumah
b)
Perlengkapan
c)
Susunan
d)
Rangka landasan
e)
Karoseri
99.
Kendaraan bermotor yang yang dirancang sebagian atau seluruhnya untuk mengangkut barang adalah …
a)
Sepeda motor
b)
Mobil penumpang
c)
Mobil barang
d)
Mobil bus
e)
Kendaraan khusus
100.

Sarana untuk mengangkut barang yang seluruh bebannya ditumpu oleh sarana itu sendiri dan dirancang untuk ditarik oleh kendaraan bermotor adalah …

a)

Mobil bus

b)

Kereta gandengan

c)

Kereta tempelan

d)

Mobil barang

e)

Mobil penumpang