NEW
Font size
WorksheetsPRETEST Pelatihan Bidang Keamanan&Keselamatan Transportasi LAUT
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
1. Standar keselamatan maritim diatur dalam konvensi internasional berikut :
MLC 2006
STCW 1978
SOLAS 1974
ISPS Code
MARPOL 1973
2. Perubahan penting yang terdapat pada STCW Amandemen Manila 2010 adalah mencakup hal-hal berikut, kecuali :
Revisi jam kerja dan istirahat pelaut
Meningkatkan upaya mencegah pemalsuan sertifikat pelaut
Pengenalan thd metode pembelajaran jarak jauh dan internet
Pelaksanaan tugas jaga di atas kapal baik di deck maupun di kamar mesin
pencegahan terhadap penyalahgunaan alkohol & obat terlarang
3. Berikut ini adalah hak, kewajiban dan tanggung jawab negara bendera (flag state), kecuali :
Melakukan registrasi kapal-kapal dengan benar
Membuat peraturan-peraturan standar keselamatan dan keamanan maritim serta pencegahan pencemaran
Menyelenggarakan Diklat dan sertifikasi untuk para pelaut sesuai ketentuan
Melaksanakan inspeksi, survey dan sertifikasi kapal-kapal yang mengibarkan benderanya
Melakukan investigasi secara berkala
4. ISPS Code harus diimplementasikan pada kriteria berikut, KECUALI :
Kapal penumpang yang melakukan pelayaran internasional
Kapal Tanker berukuran 500 GT atau lebih yang beroperasi di pelayaran internasional
Kapal cargo 300 GT
Mobile offshore drilling units
Fasilitas Pelabuhan yang melayani kapal pelayaran internasional
5. Menetapkan prosedur dan sistem keamanan Pelabuhan untuk mengurangi ancaman, merupakan tugas dari :
Syahbandar
Port Security Committee (PSC)
Port Security Officer (PSO)
Ship Security Officer (SSO)
Port Facility Security Officer (PFSO)
6. Berikut ini yang BUKAN persyaratan mendapatkan DOC (Documen of Compliance) adalah :
SMS dokumen telah disetujui oleh Flag State /organisasi yg ditunjuk
Perusahaan telah membuat SMS yg memenuhi persyaratan ISM Code
Telah dilakukan internal audit dan sudah disetujui
Telah dilakukan audit oleh Flag State dan disetujui diterbitkan DOC
SMS telah dijalankan minimal 1 tahun
7. Dokumen yg diterbitkan untuk kapal yang menandakan bahwa perusahan dan manajemen kapalnya telah beroperasi sesuai dg sistim manajemen keselamatan yg diakui disebut :
a. Document of Complaince
b. Safety Management Certificate
c. Safe Manning Certificate
d. Document of Safety Management System
e. Semua salah
8. ISM Code terdiri dari :
a. 10 elemen
b. 12 elemen
c. 14 elemen
d. 16 elemen
e. 18 elemen
9. Yang BUKAN keuntungan memberlakuakan ISM bagi pelaut ( terutama nahkoda )
a. meningkatkan kesadaran nahkoda,& ABK terhadap keselamatan kapal & lingkungan sekitar.
b. menambah kepercayaan perusahaan thd nahkoda dan ABK
c. meningkatkan kesejahteraan nahkoda dan ABK
d. menjadikan kapal sebagai tempat bekerja yg aman bagi pelaut
e. mengurangi angka kecelakaan dan pencemaran lingkungan
10. Document of Compliance (DOC) berlaku selama :
a. 1 tahun
b. 2 tahun
c. 3 tahun
d. 4 tahun
e. 5 tahun
11. Berikut ini adalah aturan pengangkutan barang berbahaya dalam SOLAS 1974 :
a. Konstruksi kapal yang mengangkut bahan kimia cair berbahaya dalam jumlah besar.
b. Konstruksi kapal yang membawa gas cair dalam jumlah besar.
c. persyaratan khusus untuk pengangkutan bahan bakar nuklir iradiasi, plutonium dan limbah radioaktif tingkat tinggi di atas kapal.
d. Semua jawaban benar
e. Semua jawaban salah
12. Pembentukan Komite keamanan Pelabuhan merupakan wewenang dari :
a. Dirjen Hubla
b. Syahbandar
c. KPLP
d. TNI AL
e. Semua salah
13. Dampak bagi kapal / pelabuhan yang tidak dapat memenuhi ketentuan ISPS Code :
a. Penolakan kapal dimaksud oleh Pelabuhan di negara tujuan
b. Pelabuhan dimaksud bebas dimasuki kapal asing
c. Perdagangan dan perekomonian negara meningkat
d. Pelabuhan akan ditutup
e. Semua salah
14. Negara yang pelabuhannya disinggahi kapal-kapal asing disebut sebagai :
a. Coastal state
b. Flag state
c. Port State
d. United state
15. Solas 1974 as amended mengatur hal-hal berikut, kecuali :
a. Alat-alat keselematan dan penataan nya
b. Keselamatan navigasi
c. Pengangkutan
d. Langkah-langkah keselamatan untuk kapal kecepatan tinggi
e. Standar Latihan, sertifikasi dan dinas jaga untuk pelaut
16. Persyaratan minimum yang harus dipenuhi pelaut untuk dapat bekerja di kapal diatur dalam :
a. STCW
b. ILO
c. MARPOL
d. MLC
e. SOLAS
17. Konvensi internasional yang mengatur upaya pencegahan dan penanggulangan pencemaran lingkungan perairan akibat kegiatan pelayaran adalah…
a. MLC
b. SOLAS
c. STCW
d. MARPOL
e. IMDG Code
18. Marpol 73/78 terdiri dari :
a. 8 Annex
b. 7 Annex
c. 6 Annex
d. 5 Annex
e. 4 Annex
19. Jenis-jenis pencemaran yang diatur dalam Marpol 73/78 adalah :
a. Pencemaran oleh bahan minyak dari kapal
b. Pencemaran oleh sampah (garbage) dari kapal
c. Pencemaran oleh bahan berbahaya dalam bentuk kemasan
d. Pencemaran oleh kotoran (sewage) dari kapal
e. Semua benar
20. Pembebasan persyaratan pemasangan peralatan pemisah air berminyak dapat diberikan pada kondisi berikut, kecuali :
a. Kapal yang tidak memiliki kamar mesin
b. Kapal tangki minyak dengan tonase kotor GT 150 atau lebih
c. Kapal kayu yang dibuat secara tradisional
d. Kapal kecepatan tinggi yang hanya berlayar tidak lebih dari 24 jam
e. Tidak cukup ruangan di kamar mesin untuk pemasangan peralatan pemisah air berminyak
