NEW
Font size
WorksheetsMGMP Biologi Asniar, Linda, Riama dan Indah
Total questions: 12
Worksheet time: 5mins
Di samping ini ditampilkan data pengamatan level ekspresi gen GFP dari pustaka mutan berdasarkan perbedaan karakter codon adaptation index (CAI) dan perubahan energi bebas (ΔG) pembentukan struktur sekunder daerah 10 kodon awal. Semakin tinggi nilai CAI, semakin tinggi komposisi codon usage bias dari mutan tersebut
Variasi level ekspresi gen tidak dipengaruhi oleh karakter CAI dari daerah N-terminal
Kodon-kodon langka kemungkinan memiliki preferensi basa A/T pada daerah kodon wobble nya
Kehadiran struktur sekunder di daerah N-terminal menurunkan level ekspresi gen
Mutan-mutan dengan level ekspresi GFP yang rendah kemungkinan memiliki daerah N-terminal yang kaya akan basa G/C
Semakin tinggi nilai CAI suatu mutan, semakin besar perbedaan komposisi basa Nterminal mutan tersebut dengan komposisi basa pada wild type
Sejumlah bakteri diketahui memiliki kemampuan untuk melakukan N-Glikosilasi pada protein yang sebelumnya dipercaya hanya dapat dilakukan oleh eukarya. Adapun enzim yang bertanggung jawab untuk mengkatalisis reaksi tersebut pada bakteri adalah PglB, suatu oligosaccharyl transferase, yang memasangkan substrat oligosakarida ke asam amino aspargin protein target. Namun tidak seperti enzim oligosaccharyl transferase pada Eukarya, PglB mengenali motif daerah glikosilasi yang berbeda pada protein targetnya (D/E-X-N-X-S/T pada PglB, N-X-S/T pada oligosaccharyltransferase eukarya).
Di samping ini ditampilkan hasil analisis homologi daerah substrate-binding pocket protein oligosaccharyl transferase dari kedua kelompok organsisme. Data ini dijadikan sebagai referensi studi awal untuk mengidentifikasi perbedaan mekanisme pengenalan substrat oleh enzim masing-masing kelompok organisme.
Tentukanlah mana pernyataan di bawah ini yang tepat terkait glikosilasi protein pada kedua kelompok organisme di atas
Oligosaccharyl transferase kedua kelompok organisme tersebut memiliki struktur primer protein yang sama
Asam amino/motif lestari yang ditemukan pada oligotransferase kedua kelompok organisme kemungkinan memiliki fungsi kunci yang berbeda dalam mendukung aktivitas enzim tersebut
Glikosilasi protein pada bakteri kemungkinan terjadi di daerah organel sebagaimana yang terjadi pada eukarya
Oligosaccharyl transferase pada kedua kelompok organisme memiliki motif lestarinya masing-masing yang kemungkinan berperan besar dalam menentukan spesifisitas substrat enzim tersebut
Glikoprotein umumnya ditemukan pada protein-protein yang berfungsi di sitosol
Suatu pot berisi tanaman disirami air dan pot tersebut dibungkus dengan kantong plastik dan disegel pada bagian pangkal batang untuk mencegah kebocoran (lihat gambar). Pot tanaman diletakkan di tempat terbuka di bawah pencahayaan alami. Tumbuhan ditimbang tanpa bungkus plastik pada jam 9 pagi dan jam 4 sore. Selama selang waktu tersebut, bobot segar tanaman berkurang 32 gram
Manakah kesimpulan berikut ini yang TIDAK tepat berdasarkan hasil percobaan di atas?
Laju transpirasi tanaman tersebut adalah sekitar 4,6 g air per jam
Hasil yang sama akan diperoleh pada percobaan yang dilakukan di tempat terang dan di tempat gelap
Penyiraman tanaman dengan air bertujuan untuk memastikan tersedianya sumber air
Penutupan pot dengan kantong plastik berguna untuk mencegah difusi karbon dioksida dari lingkungan
Jawaban A dan C
Data di bawah ini menunjukan pertumbuhan mikroba ketika dua tikus mutan dan tikus normal di suntik dengan mikroba pathogen. Mutan I mengalami mutasi yang menyebabkan endosom dan lisosom pada sel makrofag tidak dapat berfusi. Mutant II mengalami mutase pada gen-gen yang terlibat pada pembentukan antibody sehingga di dalam darahnya tidak di temukan sel B
Berdasarkan keterangan tersebut, kurva yang menunjukan pertumbuhan mikroba pada tikus mutan I, mutant II dan tikus normal secara berturut-turut adalah……
X-Y-Z
Y-X-Z
Y-Z-X
Z-X-Y
X-Z-Y
Warna bulu pada mamalia dikendalikan oleh reseptor hormon yang disebut oleh reseptor melanocortin. Ketika reseptor ini berikatan dengan hormon MSH, sel-sel pigmen memproduksi eumelanin yang berwarna gelap. Ketika reseptor ini berikatan dengan antagonis MSH yang mencegah pengikatan MSH, sel-sel pigmen menghasilkan pheomelanin yang berwarna kuning/merah. Pada suatu hewan mamalia, warna bulu yang berwarna merah dapat disebabkan mutasi pada
Reseptor yang mencegah pengikatan dari antagonis pada reseptor tersebut
Reseptor yang mencegah MSH berikatan dengan reseptor
Protein MSH sehingga protein ini dapat lebih efisien berikatan dengan reseptor
Antagonis sehingga tidak dapat berikatan dengan reseptor
Tidak ada jawaban yang benar
Seorang laki-laki dan wanita dengan penglihatan normal menikah dan memiliki 4 orang anak. Frekuensi alel buta warna pada laki-laki dari populasi kedua pasangan tersebut yaitu 0.40. Kemungkinan anak pertama dari pasangan tersebut menderita buta warna adalah
0.500
0.285
0.250
0.240
0.165
Seorang peneliti bernama Mr. Strange memperkirakan bahwa pada silsilah tersebut terdapat individu yang memiliki genotip untuk penyakit tersebut tapi tidak mengekspresikannya. Jika individu dari kiri ke kanan dinotasikan dengan angka arab, kemungkinan individu yang memiliki genotip penyakit tapi tidak mengekspresikannya adalah
I-1
I-2
II-1
II-4
III-9
Jane mengisolasi RNA total pada sel yang diambil dari dua jaringan yang berbeda yaitu jaringan A dan B. Sampel RNA tersebut kemudian dilakukan Northern Blotting menggunakan probe berukuran 20 bp. Sampel A menghasilkan band berukuran 8 kb, sedangkan sampel B berukuran 5 kb. Protein tertentu yang berkaitan dengan RNA tersebut kemudian diisolasi dan dianalisis menggunakan SDS-PAGE. Hasilnya sampel A menunjukkan band yang bermigrasi lebih jauh dibandingkan sampel B. Berdasarkan penelitian tersebut kesimpulan berikut ini yang paling dapat menjelaskan hal tersebut adalah
RNA dari kedua sampel memiliki urutan yang sama setidaknya sebanyak 30%
Sampel A kemungkinan memiliki DNA yang termutasi
Lebih banyak segmen yang tidak ditranslasikan pada sampel A daripada sampel B
Sampel B kemungkinan memiliki protein dengan quartenary structure
Fenomena tersebut merupakan akibat dari frameshift mutation
Sebuah peternakan di Neverland memelihara kelinci dalam jumlah yang banyak selama bertahun-tahun. Tahun ini, peternakan tersebut memiliki 500 ekor kelinci berwarna hitam dan putih. Seorang pembeli akan membeli kelinci dari peternakan tersebut tahun depan. Namun, pembeli tersebut hanya menginginkan anakan sebanyak 800 ekor dengan warna hitam semua. Peternak tersebut terpaksa membuang 21 ekor kelinci yang berwarna putih sehingga didalam kandang hanya tinggal kelinci berwarna hitam semua. Untuk membantu memenuhi pesanan, peternakan tersebut membeli kelinci hitam dari Wonderland sebanyak 321 ekor. Kelinci hitam Wonderland tersebut dihasilkan dari perkawinan indukan putih dan hitam galur murni. Jika warna ditentukan oleh satu gen dan perkawinan terjadi secara acak, maka perkiraan keturunan pada generasi berikutnya adalah
Semua berwarna hitam
Semua berwarna putih
Warna hitam dan warna putih dalam jumlah yang sama
Warna hitam lebih banyak daripada warna putih
Warna hitam lebih sedikit daripada warna putih
Perhatikan pedigree berikut ini
Pedigree tersebut menunjukkan pola penurunan suatu penyakit. Warna gelap menunjukkan individu yang mengekspresikan penyakit tersebut. Selain itu, pada pedigree tersebut juga terdapat data mengenai lokus SNP yang memiliki alel 1 dan 2. Alel yang dimiliki oleh masing-masing individu ditunjukkan pada bagian bawah simbol. Berdasarkan keterangan tersebut, berikut ini pernyataan yang berkaitan dengan hubungan antara lokus SNP dan alel penyakt adalah...
Gen penyebab penyakit dan lokus SNP terpaut dengan jarak kurang dari 25 cM
Alel penyakit berada di kromosom yang sama dengan alel SNP 1 pada semua generasi
Terjadi pindah silang pada laki-laki yang merupakan keturunan pada generasi kedua
Rekombinasi hanya terjadi satu kali selama 4 generasi pada pedigree tersebut
Kedua sifat tersebut tidak terpaut sama sekali
Warna bulu pada sebuah ras ayam diatur oleh 2 gen : gen A yang menghasilkan pigmen warna hitam dan gen B yang menghasilkan pigmen berwarna putih. Persilangan antara ayam galur murni berbulu hitam dengan ayam berbulu putih menghasilkan ayam berbulu coklat. Hal ini menunjukkan bahwa
Warna bulu hitam merupakan sifat resesif
Warna bulu putih merupakan sifat resesif
Warna bulu hitam merupakan sifat dominan
Warna bulu putih merupakan sifat dominan
Dominasi sifat tidak dapat ditentukan
Diketahui jarak antara gen A dan B pada lalat buah adalah 20 cM. Sebuah penelitian menyilangkan lalat AB homozigot dengan lalat ab homozigot, menghasilkan lalat heterozigot. Lalat kemudian di testcross. Proporsi gamet hasil persilangan testcross yang bergenotipe aaBb adalah
10%
20%
40%
50%
Tidak dapat ditentukan
