wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QH D3B TROMBO

Total questions: 10

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Seorang ATLM di suatu laboratorium klinik melakukan pemeriksaan Laju endap darah pada pasien dengan diagnose TB kelenjar. Didapatkan hasil pemeriksaan LED yang lebih dari normal pada pasien tersebut. Pada proses LED fase 10 menit pertama darah membentuk rouleaux. Apakah fase 40 menit selanjutnya pada pemeriksaan tersebut?

a)

Pembentukan sel eritrosit

b)

Pegendapan eritrosit secara cepat

c)

Pengendapan sel plasma

2.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan LED metode westergreen. ATLM tersebut melakukan pencampuran darah dengan Natrium Sitrat 3,8%. Dengan perbandingan yang tepat antara keduanya, selanjutnya pipet westergreen diletakkan pada rak penyangga di meja yang jauh dari getaran. Pembacaan kolom plasma dilakukan 1 jam kemudian. Berapakah darah dan antikoagulan dalam pemeriksaan tersebut ?

a)

0,4 ml darah + 1,6 ml Na Sitrat

b)

1,6 ml Darah + 0,4 ml Na Sitrat

c)

1 ml drah + 1 ml Na Sitrat

3.

Seorang ATLM menerima surat pengantar dari dokter untuk pemeriksaan hitung jumlah trombosit terhadap pasien anak-anak usia 10 tahun dengan kecurigaan adanya infeksi demam berdarah. ATLM melakukan sampling darah pasien. Hasil yang dilaporkan adalah terdapat trombosit 80.000 sel/ul darah. Apa istilah dari kondisi pasien tersebut?

a)

Trombositopenia

b)

Trombositosis

c)

Trombositemia

4.

Seorang ATLM menerima surat pengantar dari dokter untuk pemeriksaan hitung jumlah trombosit terhadap pasien anak-anak usia 10 tahun dengan kecurigaan adanya infeksi demam berdarah. ATLM melakukan sampling darah pasien. Pemeriksaan dilakukan dengan alat hemositometer, pipet thoma eritrosit dan reagensia rees ecker. Rees ecker mengandung pengencer dan pewarna untuk trombosit. Apakah reagensia yang berperan sebagai pewarna pada pemeriksaan tersebut?

a)

Brilliant cresyl blue

b)

Methylene blue

c)

Giemsa

5.

Seorang ATLM melakan pemeriksaan hitung jumlah eritrosit di suatu laboratorium Puskesmas X. Pada pemeriksaan hitung jumlah Eritrosit menggunakan hemositometer. Darah pasien dipipet sampai tanda 0,5 selanjutnya larutan pengencer dipipet sampai tanda 11, lalu dicampur sampai homogen. Selanjutnya diteteskan tetesan kedua ke kamar hitung untuk selanjutnya dihitung jumlahnya.  Apakah nama larutan pengencer yang dimaksud?

a)

Turk

b)

Hayem

c)

Rees ecker

6.

Seorang ATLM memeriksa jumlah leukosit menggunakan kamar hitung Improved Neubauer. Perhitungan dilakukan pada 4 kotak sedang (luas tiap kotak ¼ mm × ¼ mm × 1/10 mm). Didapatkan 188 leukosit dalam dengan pengenceran 20 kali. Berapa jumlah leukosit pada pemeriksaan tersebut ?

a)

3.900 sel/µL

b)

7.800 sel/µL

c)

9.400 sel/µL

7.

ATLM melakukan uji konfirmasi pemeriksaan trombosit dengan pipet Thoma Eritrosit pada penderita DHF (Dengue Hemoragic Fever) darah K3EDTA dihisap 0,5, larutan ammonium oksalat 3,2 sampai 11 dihomogenkan, dibuang 1 tetes, tetesan berikutnya dimasukkan ke kamar hitung, diperiksa dengan pada 1 kotak besar ditengah didapat 405 sel. Berapa jumlah trombosit per uL darah sampel pada kasus tersebut?

a)

81 x 103/uL

b)

91 x 103/uL

c)

111 x 103/uL

8.

Pemeriksaan jumlah thrombosit dengan pipet Thoma eritrosit darah tersebut dipipet sampai angka 0,5 dan kemudian dipipet larutan Rees Echer sampai angka 101, dihomogenkan dibuang 1 tetes dan tetesan berikutnya diteteskan ke dalam bilik hitung Improved Neubauer, didiamkan dalam chamber, diperiksa dengan mikroskop, pada 1 kotak besar ditengah diperoleh 255 sel. Berapa jumlah trombosit per mm darah sampel pada tersebut?

a)

310,0 x 103 sel/uL

b)

410,0 x 103 sel/uL

c)

510,0 x 103 sel/uL

9.

Pemeriksaan jumlah eritrosit dengan pipet Thoma eritrosit darah tersebut dipipet sampai angka 0,5 dan kemudian dipipet larutan pengencer sampai angka 101, dihomogenkan dibuang 1 tetes dan tetesan berikutnya diteteskan ke dalam bilik hitung Improved Neubauer, diperiksa dengan mikroskop, pada 5 kotak kecil ditengah. Berapa pembesaran lensa obyektif pada kasus tersebut?

a)

10 kali

b)

40 kali

c)

100 kali

10.

Pemeriksaan jumlah eritrosit dengan pipet Thoma eritrosit darah tersebut dipipet sampai angka 0,5 dan kemudian dipipet larutan pengencer sampai angka 101, dihomogenkan dibuang 1 tetes dan tetesan berikutnya diteteskan ke dalam bilik hitung Improved Neubauer, diperiksa dengan mikroskop, pada 5 kotak kecil ditengah diperoleh 355 sel. Berapa jumlah sel darah per mm darah pada sampel tersebut?

a)

2,55 x 106 sel/uL

b)
  1. 3,55 x 106 sel/uL

c)

4,55 x 106 sel/uL